p-Index From 2021 - 2026
9.848
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA KADIKMA Transmisi AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) at-tamkin: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Matematika (JUDIKA EDUCATION) AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Auladuna : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (JIML) JOURNAL OF INNOVATIVE MATHEMATICS LEARNING Journal of Education and Learning Mathematics Research (JELMaR) JURNAL AXIOMA : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Elementeris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) Griya Journal of Mathematics Education and Application SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) Journal of General Education and Humanities Pancaran Pendidikan Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika NUMBERS: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JEID Riemann : Research of Mathematics and Mathematics Education Kreano, Jurnal Matematika Kreatif Inovatif Jurnal Tadris Matematika EDUCATIONAL JOURNAL (General and Specific Research)
Claim Missing Document
Check
Articles

Exploring the Relationship Between Lateral Thinking and Creativity Crismono, Prima Cristi; Pambudi, Didik Sugeng; Lestari, Nurcholif Diah Sri; Suwito, Abi
Journal of Education and Learning Mathematics Research (JELMaR) Vol 6 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Wisnuwardhana University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/jelmar.v6i1.3818

Abstract

This study aims to analyze the relationship between lateral thinking ability and creativity among high school students. A total of 158 students were assessed using lateral thinking and creative thinking tests to evaluate their skills. The results revealed a significant positive correlation between these two abilities, indicating that students with higher lateral thinking scores tend to have better creative thinking scores. Linear regression analysis showed that lateral thinking skills could be a significant predictor of student creativity. However, despite the regression model indicating a strong relationship, some data variation suggests that other factors, such as motivation or learning environment, may also influence creativity. This study highlights the importance of lateral thinking skills in fostering creativity and provides recommendations for further research to consider additional variables and employ more complex modeling approaches
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PERSAMAAN LINGKARAN DITINJAU DARI KEPRIBADIAN DISC Farisa Nurillah; Sunardi, Sunardi; Suwito, Abi; Yudianto, Erfan
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2023): Matematika dan Pendidikan Matematika: Permasalahan dan Solusinya
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v6i2.2853

Abstract

Berpikir kritis memiliki peranan krusial pada potensi memecahkan persoalan sampai penarikan kesimpulan. Proses berpikir peserta didik dipengaruhi oleh tipe kepribadian yang berbeda. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah persamaan lingkaran ditinjau dari kepribadian DISC. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 4 siswa dari masing-masing tipe kepribadian. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan hanya tipe kepribadian Steadiness dan Compliance yang memiliki kemampuan berpikir kritis sedangkan tipe kepribadian Dominance dan Influence tidak.
Analisis Habits of Mind Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Segi Empat Ditinjau Dari Gaya Kognitif Field Dependent dan Field Independent Wahidah, Nurul; Sunardi, Sunardi; Suwito, Abi; Yudianto, Erfan; Ambarwati, Reza
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Sustainable Development Goal in Mathematics and Mathematics Education
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i1.3131

Abstract

Rutinitas cara berpikir siswa saat menangani permasalahan persegi menjadi data utama dalam penelitian kualitatif ini. Siswa kelas VIII SMPN 8 Probolinggo berpartisipasi dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa kelas VIII SMPN 8 Probolinggo ditinjau dari gaya kognitif field dependent dan field independent dalam penerapannya pada penyelesaian permasalahan persegi. Studi ini menyoroti pentingnya kebiasaan berpikir seperti ketekunan, refleksi pada pemikiran sendiri, fleksibilitas pikiran, dan ketepatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tes dan wawancara dapat digunakan sebagai alat pengumpulan data. Pada tahap persisting, siswa dengan tipe kognitif field dependent dan field independent dapat menilai dengan baik informasi apa yang ada dalam masalah, yang mendukung temuan penelitian. Siswa dengan tipe kognitif yang bergantung pada lingkungan atau field dependent dan tidak bergantung pada lingkungan atau field independent dapat dengan benar menghitung solusi untuk masalah persegi dalam fase "berpikir tentang berpikir" dan "berpikir fleksibel". Siswa dengan gaya kognitif field independent mampu menarik kesimpulan untuk memecahkan masalah, memeriksa kembali pekerjaannya, dan memberikan bukti pendukung bahwa jawabannya benar pada tahap mengupayakan keakuratan proses pembelajaran, sedangkan siswa dengan gaya kognitif field dependent tidak dapat melakukan hal-hal ini.
Pengembangan Modul Ajar Trigonometri Pembelajaran Diferensiasi Berbasis PBL untuk Meningkatkan Bernalar Kritis Siswa Prastika, Sulia Anis; Suwito, Abi; Lestari, Nurcholif Diah Sri; Yudianto, Erfan; Pambudi, Didik Sugeng
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2025): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i2.17579

Abstract

Penelitian ini fokus mengembangkan modul ajar matematika kurikulum merdeka materi trigonometri SMA Fase E. Modul ajar yang dikembangkan menggunakan pembelajaran diferensiasi berbasis Problem Based Learning (PBL) materi trigonometri fase E. Tujuan penelitian ini menghasilkan produk yang valid, praktis, dan efektif. Produk yang dikembangkan berupa modul ajar pembelajaran diferensiasi berbasis PBL yang dilengkapi dengan LKPD, bahan ajar trigonometri, soal pretest dan soal posttest. Prosedur pengembangan produk yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang meliputi analyze, design, development, implementation dan evaluation. Modul ajar, LKPD, bahan ajar, soal pretest dan posttest bernalar kritis yang dihasilkan dari penelitian ini memenuhi kriteria kevalidan dengan skor validasi berturut-turut adalah 3.77; 3.69; 3.81; 3.89; dan 3.78 dengan skala 1-4. Selain itu produk yang dikembangkan juga memenuhi kriteria kepraktisan karena hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran diperoleh rata-rata sebesar 83.3% masuk kategori sangat baik dan angket respon siswa sebesar 3.14 masuk kategori baik. Produk yang dikembangkan juga memenuhi kriteria keefektifan karena 83% tuntas secara klasikal dan peningkatan kemampuan bernalar kritis siswa berdasarkan analisis N-Gain sebesar 0.38 dengan kategori sedang.
EKSPLORASI KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMECAHKAN SOAL OPEN-ENDED MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SENSING DAN INTUITION KONTEN MASJID CHENGHO JEMBER Hikam, Fashia Ikhlasul; Susanto, Susanto; Suwito, Abi; Firmansyah, Frenza Fairuz
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.5717

Abstract

This study aims to analyze students' ability in solving open-ended mathematical problems on the material of flat-sided solids using the architecture of the Cheng Ho Mosque in Jember as a learning context. The use of open-ended problems and local cultural contexts is expected to encourage in-depth mathematical thinking and increase student relevance and engagement. This study used a qualitative descriptive method with subjects of grade IX junior high school students in Jember Regency. Data were collected through open-ended problem tests integrated with the context of the mosque, in-depth interviews, and participatory observations. Data analysis focused on four stages of problem solving and students' thinking processes which were distinguished based on sensing and intuition learning styles. The results showed significant differences between the two learning styles. Students with a sensing learning style were able to go through all stages of problem solving systematically, but were identified as having weaknesses in the re-checking stage. They tend not to re-verify because of their high confidence in the accuracy of their structured calculations. In contrast, students with an intuition learning style showed a more creative approach, utilizing visualization and projection abilities without being fixated on formulas. They also managed to complete all stages well, although the calculation process was not systematic. These findings underscore the importance of encouraging accuracy through re-checking for sensing students and recognizing the effectiveness of non-formulaic approaches for intuition students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam memecahkan soal open-ended matematika pada materi bangun ruang sisi datar dengan menggunakan arsitektur Masjid Cheng Ho Jember sebagai konteks pembelajaran. Penggunaan soal open-ended dan konteks budaya lokal diharapkan dapat mendorong pemikiran matematis yang mendalam serta meningkatkan relevansi dan keterlibatan siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas IX SMP di Kabupaten Jember. Data dikumpulkan melalui tes soal open-ended yang terintegrasi konteks masjid, wawancara mendalam, dan observasi partisipatif. Analisis data difokuskan pada empat tahapan pemecahan masalah serta proses berpikir siswa yang dibedakan berdasarkan gaya belajar sensing dan intuition. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua gaya belajar. Siswa dengan gaya belajar sensing mampu melalui seluruh tahapan pemecahan masalah secara sistematis, namun teridentifikasi memiliki kelemahan pada tahap pemeriksaan kembali. Mereka cenderung tidak melakukan verifikasi ulang karena keyakinan tinggi pada akurasi perhitungannya yang terstruktur. Sebaliknya, siswa dengan gaya belajar intuition menunjukkan pendekatan yang lebih kreatif, memanfaatkan kemampuan visualisasi dan proyeksi tanpa terpaku pada rumus. Mereka juga berhasil memenuhi semua tahapan dengan baik, meskipun proses perhitungannya tidak sistematis. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mendorong ketelitian melalui pengecekan ulang bagi siswa sensing dan mengakui efektivitas pendekatan non-formulaik pada siswa intuition.
Pengembangan Modul Ajar Trigonometri Pembelajaran Diferensiasi Berbasis PBL untuk Meningkatkan Bernalar Kritis Siswa Prastika, Sulia Anis; Suwito, Abi; Lestari, Nurcholif Diah Sri; Yudianto, Erfan; Pambudi, Didik Sugeng
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2025): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i2.17579

Abstract

Penelitian ini fokus mengembangkan modul ajar matematika kurikulum merdeka materi trigonometri SMA Fase E. Modul ajar yang dikembangkan menggunakan pembelajaran diferensiasi berbasis Problem Based Learning (PBL) materi trigonometri fase E. Tujuan penelitian ini menghasilkan produk yang valid, praktis, dan efektif. Produk yang dikembangkan berupa modul ajar pembelajaran diferensiasi berbasis PBL yang dilengkapi dengan LKPD, bahan ajar trigonometri, soal pretest dan soal posttest. Prosedur pengembangan produk yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang meliputi analyze, design, development, implementation dan evaluation. Modul ajar, LKPD, bahan ajar, soal pretest dan posttest bernalar kritis yang dihasilkan dari penelitian ini memenuhi kriteria kevalidan dengan skor validasi berturut-turut adalah 3.77; 3.69; 3.81; 3.89; dan 3.78 dengan skala 1-4. Selain itu produk yang dikembangkan juga memenuhi kriteria kepraktisan karena hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran diperoleh rata-rata sebesar 83.3% masuk kategori sangat baik dan angket respon siswa sebesar 3.14 masuk kategori baik. Produk yang dikembangkan juga memenuhi kriteria keefektifan karena 83% tuntas secara klasikal dan peningkatan kemampuan bernalar kritis siswa berdasarkan analisis N-Gain sebesar 0.38 dengan kategori sedang.
Analisis Berpikir Geometri Siswa SMA Ditinjau dari Motivasi Belajar dan Pembelajaran Berbasis Teknologi Fauzi, Amiratul Muhsinah; Firmansyah, Frenza Fairuz; Suwito, Abi; Susanto
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/zva7fj38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan berpikir geometri siswa SMA berdasarkan teori van Hiele dengan mempertimbangkan aspek motivasi belajar dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya pencapaian siswa dalam materi geometri yang ditunjukkan oleh hasil survei internasional seperti TIMSS serta pengamatan di lapangan yang menunjukkan kurangnya motivasi belajar dan minimnya penggunaan media berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 39 siswa kelas XI di salah satu SMA di Jawa Timur. Instrumen utama yang digunakan adalah Van Hiele Geometry Test (VHGT) serta wawancara mendalam. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum tergolong dalam tahapan berpikir geometri menurut teori van Hiele karena tidak mampu menjawab minimal 3 soal dalam satu level. Sebanyak 20 siswa tidak termasuk dalam tahap manapun (infit), 4 siswa berada pada tahap infit kondisi khusus, 13 siswa berada pada tahap visualisasi, dan hanya 2 siswa pada tahap analisis. Wawancara mengungkap bahwa rendahnya motivasi belajar, minimnya dukungan dari keluarga, serta terbatasnya penggunaan media teknologi menjadi faktor dominan yang memengaruhi hasil ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pembelajaran geometri sangat bergantung pada pemilihan strategi pembelajaran yang sesuai dengan tahap berpikir siswa dan penguatan motivasi belajar, baik intrinsik maupun ekstrinsik. Penggunaan media teknologi menjadi alternatif yang potensial untuk memfasilitasi visualisasi konsep-konsep geometri yang abstrak
Analysis of Middle School Students' Mathematical Representation Ability on Triangle Material Based on Learning Style Rahmayani, Sekar Ayu; Susanto; Suwito, Abi
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2023): April
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v12i2.783

Abstract

Perlu adanya penelitian yang dapat mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa ditinjau dari gaya belajar mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah 20 siswa kelas VII-D SMPN 4 Jember. Pengambilan sampel subjek dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui angket gaya belajar, tes kemampuan representasi matematis dan wawancara. Analisis data dilakukan dalam tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Siswa yang memiliki gaya belajar visual dominan pada kemampuan representasi visual, dan siswa yang memiliki gaya belajar auditori dominan pada kemampuan representasi verbal. Sedangkan pada siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik terlihat dominan pada kemampuan simbolik. Sehingga pembelajaran matematika yang memperhatikan gaya belajar siswa diperlukan, agar dapat mempermudah guru untuk memberikan stimulus yang tepat pada setiap kelompok sehingga memperoleh respon positif dari siswa dalam merepresentasikan ide-ide matematikanya. There is a need for research that can describe students' mathematical representation abilities in terms of their learning styles. This study uses a descriptive qualitative approach. The subjects of this study were 20 students of class VII-D SMPN 4 Jember. The subject sampling was by using purposive sampling technique. Data collection techniques through learning style questionnaires, mathematical representation ability tests and interviews. There were 3 steps of data analysis, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Students who have a visual learning style are dominant in visual representation abilities, and students who have an auditory learning style are dominant in verbal representation abilities. Meanwhile, students who have a kinesthetic learning style are dominant in symbolic abilities. So that learning mathematics that pays attention to student learning styles is needed, in order to make it easier for teachers to provide the right stimulus to each group so as to get a positive response from students in representing their mathematical ideas.
Thinking Process of Mildly Retarded Students in Solving Square and Rectangle Contextual Problems Based on IDEAL Problem Solving Suwito, Abi; Annisa Istiqomah; Erfan Yudianto; Safrida, Lela; Susanto, Susanto; Reza Ambarwati
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 4 (2024): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v13i4.1614

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis proses berpikir siswa tunagrahita ringan dalam menyelesaikan masalah kontekstual persegi dan persegi panjang berdasarkan pemecahan masalah IDEAL. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah 2 siswa tunagrahita ringan di SLB-C TPA Negeri 1 Branjangan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Instrumen penelitian ini yaitu peneliti, soal tes, dan pedoman wawancara. Proses berpikir kedua subjek cenderung mengalami proses disequilibrium, asimilasi, akomodasi dan equilibrium pada lima tahap IDEAL. Subjek mengalami disequilibrium ketika subjek tidak dapat memahami maksud dari soal karena belum pernah menjumpai masalah kontekstual sebelumnya, mengalami asimilasi ketika subjek menjawab pertanyaan dari peneliti secara spontan, mengalami akomodasi ketika subjek dapat menjawab pertanyaan dengan benar yang awalnya salah, dan mengalami equilibrium ketika subjek mampu memahami serta menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan benar. Hasil penelitian ini berimplikasi bagi dunia Pendidikan khususnya sekolah yang memiliki siswa tunagrahita ringan dalam mendesain pembelajaran yang dapat memfasilitasi pemecahan masalah. Abstract The purpose of this research was to analyze the thought process of mildly retarded students in solving square and rectangular contextual problems based on IDEAL problem solving. This type of research was descriptive research with a qualitative approach. The subjects were 2 mildly retarded students at SLB-C TPA Negeri 1 Branjangan. The data collection methods used were tests and interviews. The instruments of this research were researchers, test questions, and interview guidelines. The thinking process of the two subjects tends to experience the process of disequilibrium, assimilation, accommodation and equilibrium at the five stages of IDEAL. The subject experienced disequilibrium when the subject could not understand the meaning of the problem because he had never encountered contextual problems before, experienced assimilation when the subject answered questions from the researcher spontaneously, experienced accommodation when the subject could answer questions correctly which were initially wrong, and experienced equilibrium when the subject was able to understand and answer the questions. The results of this study have implications for the world of education, especially schools with mildly retarded students in designing learning that can facilitate problem solving.
Analisis Micro Structure pada Aluminium Silikon Berpenguat TiO2 Dika, Johan Wayan; Wibowo, Salnan Sabdo; Mashudi, Mashudi; Suwito, Abi
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 8 No 4 (2023): Volume 8 Nomor 4, November 2023
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v8i4.1348

Abstract

Aluminium Silikon merupakan material paduan yang kebermanfaatannya dapat digunakan diberbagai aplikasi otomotif dan industri dirgantara. Dengan potensi kemampuan yang luar biasa seperti castability, ketahanan abrasi dan korosi yang sangat tinggi, serta kekuatan yang sangat baik, maka membuat material ini untuk terus dilakukan rekayasa penelitian. Salah satau upaya meningkatkan mechanical properties pada aluminium silikon adalah dengan menambahkan penguat. Titanium dioksida (TiO2) merupakan salah satu jenis penguat yang mampu meningkatkan nilai kekuatan mekanik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi yang optimal Titanium dioksida (TiO2) sebagai penguat tambahan pada aluminium silikon. Adapun variasi penambahan penguat yang dilakukan adalah 0,2, dan 4%. Metode yang digunakan adalah stir casting. Hasil yang didapatkan adalah semakin tinggi penambahan partikel penguat akan berbanding lurus dengan jumlah porositas. Hal ini juga didukung dengan hasil pengamatan struktur mikro bahwa bertambahnya partikel penguat berupa Titanium dioksida (TiO2) pada aluminium silikon, maka partikel penguat tersebut mengalami nukleasi. Dengan demikian berdampak pada aliran logam cair yang dapat menimbulkan porositas.
Co-Authors 3Nurcholif Diah Sri Lestari Adillia Natasya Saputri Afifah, Ngizatul Aliyah Is Karimah Ambarwati, Reza Angrenani, Arin Berliana Annisa Istiqomah Annizar, Anas Ma'ruf Antonius Cahya Prihandoko Apriyono, Fikri Arika Indah Kristiana Astuti, Noviarini Indah A’yun, Qurrotul Brigita Wanda Pangestika Budi Wahyu Agung Pramana Crismono, Prima Cristi Dewi Izzatus Tsamroh Dian Kurniati Dian Novita Rohmatin Didik Sugeng Pambudi Dika, Johan Wayan Dinar Aulia Wahyuningtyas Dinawati Trapsilasiwi Dinda Rizkina Dwi Susanti Endro Siswantoro Erfan Yudianto Ervin Oktavianingtyas Fahmi, Moh. Abqoriyun Nabighul Farisa Nurillah Fauzi, Amiratul Muhsinah Fina Mifta Vebianti Firdaus, Zuhal Firmansyah, Frenza Fairuz Fitri Annisa Frenza Frenza Fairuz Firmansyah Hanifah Rizki Mubarokah Hasanah, Nur Wahidatul Hikam, Fashia Ikhlasul Jatmiko, Dhanar Dwi Hary Jesi Irwanto, Jesi Johan Wayan Dika Johan Wayan Dika Lela Safrida Lestari, Nurcholif Diah Sri Lia Mabda'ur Rohmah Lioni Anka Monalisa, Lioni Anka Lutfiana Ramadani Luthfiyah, Ishmah Mashudi Mashudi Misbahul Munir Moh. Fauzi Jamiludin Muhammad Farid Fajar Sururi Munawwir, Zainul Murtafiah, Inni Nayyiroh, Zulfi Nurcholif Diah Sri Lestari Nurul Wahidah Nuzula Erlisa Nuraziza Prastika, Sulia Anis Pratiwi, Y. R. Putri, Reni Albertin Randi Pratama Murtikusuma Reza Ambarwati Safrida, Lela Sekar Ayu Rahmayani Shofilah, Dita Ayu Sinta Priciliya Sunardi Sunardi Sunardi sunardi sunardi Sunardi, Sunardi SUSANTO Susanto Susanto Susanto, Susanto Tilawah, Hilwatut Titik Sugiarti Toto Bara Setiawan Ummah, Fina Rohmatul Wibowo, Salnan Sabdo Yeni Ratih Pratiwi Zafar Muhamad Sidik Zahro, Sofhia Ma'rifatuz ZAHRO, SOFHIA MA’RIFATUZ