Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengaruh Teman Sebaya Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Pada Matakuliah Analisa Sistem Tenaga Listrik Mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro Angkatan 2023 Sukarman Purba; Enjelina Lumban Gaol; Sry Yani Hutagalung; Pardan Salim; Steven Elvantino Sirait
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak dari teman sebaya terhadap motivasi dan hasil akademik dalam mata kuliah Analisa Sistem Tenaga Listrik bagi mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro angkatan 2023 di Universitas Negeri Medan. Pengkajian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan yang bersifat korelasional. Data diperoleh melalui distribusi kuesioner dan pengumpulan dokumen nilai mahasiswa . Sampel diambil dengan teknik pengambilan acak, melibatkan total 30 siswa sebagai responden . Proses analisis data menggunakan IBM SPSS Statistics melalui uji normalitas, uji linearitas, analisis regresi berganda, uji t, dan uji F. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa data tersebut mengikuti distribusi normal dengan nilai Asymp. tanda tangan. mencapai 0,064 yang lebih besar dari 0,05. Uji linearitas mengindikasikan bahwa hubungan antara teman sebaya dan hasil belajar bersifat linier dengan nilai signifikansi 0,183 , yang juga lebih besar dari 0,05, sedangkan hubungan antara motivasi belajar dan hasil belajar menunjukkan linearitas dengan nilai signifikansi 0,264, kembali lebih besar dari 0,05. Dalam uji t diperoleh nilai signifikansi untuk variabel teman sebaya sebesar 0,020 yang lebih kecil dari 0,05 , sedangkan untuk motivasi belajar mencapai 0,018 yang juga lebih kecil dari 0,05, menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mempunyai dampak yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Hasil dari uji F menghasilkan nilai signifikansi 0,017 yang lebih kecil dari 0,05 , menandakan bahwa secara simultan, teman sebaya dan motivasi belajar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Oleh karena itu , disimpulkan bahwa adanya pengaruh positif dari teman sebaya dan motivasi belajar terhadap hasil akademik siswa dalam mata kuliah Analisa Sistem Tenaga Listrik.
Analisis Pengaruh Media Pembelajaran Digital terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan: Studi Literatur pada Konteks Pembelajaran Vokasional Samuel Silaban; Sukarman Purba; Lewis Pasaribu; Dihon Simanullang; Hilman Limbong
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1012

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah merangsang perubahan dalam pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan melalui penggunaan media pembelajaran digital. Namun, efektivitas penggunaan media digital untuk meningkatkan hasil belajar siswa tetap terpengaruh oleh berbagai aspek, termasuk kemampuan guru, akses infrastruktur, dan mutu materi pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dampak media pembelajaran digital terhadap hasil belajar siswa di Sekolah Menengah Kejuruan berdasarkan penelitian yang sudah diterbitkan. Metode yang diterapkan adalah studi literatur sistematis berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses. Data dikumpulkan dari 42 artikel akademis yang relevan dan dipublikasikan dalam periode 2019 hingga 2025 melalui berbagai basis data akademik. Temuan studi menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran digital, seperti video interaktif, sistem manajemen pembelajaran, pembelajaran berbasis perangkat mobile, dan simulasi virtual, memberikan efek positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Selain membantu pemahaman konsep dan prestasi akademik, media digital juga dapat meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, kemampuan berpikir kritis, serta kemandirian dalam belajar. Efektivitas penerapannya sangat dipengaruhi oleh keterampilan digital guru, persiapan peserta didik, dukungan kebijakan dari sekolah, ketersediaan teknologi, dan mutu konten pembelajaran. Oleh karena itu, media pembelajaran digital bisa menjadi metode yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran vokasional dan mempersiapkan lulusan dengan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja di era digital yang sedang berlangsung.
Evaluasi Kesiapan Mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro Dalam Menghadapi Pembelajaran Berbasis Praktik di Era Digital Sukarman Purba; Fransisco Saragi; Klose Aimar Simangunsong; Frengki Hutapea
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14721

Abstract

Mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro menghadapi tantangan dalam pembelajaran praktik berbasis teknologi, seperti kurangnya fasilitas laboratorium, bimbingan dosen, dan akses ke sumber belajar digital. Faktor-faktor ini meliputi keterbatasan alat, pengalaman praktik yang minim, serta kurangnya kesiapan dalam menggunakan teknologi modern. Berdasarkan analisis situasi ini, diperlukan evaluasi menyeluruh untuk memahami kesiapan mahasiswa dalam menghadapi pembelajaran berbasis praktik. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, menggunakan metode kuesioner terhadap 53 responden dan wawancara dengan 7 narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kesiapan mahasiswa berada pada kategori sedang (X̄ = 3,25). Faktor utama yang mempengaruhi kesiapan adalah fasilitas laboratorium (75,5%), bimbingan dosen (71,7%), serta pengalaman praktik sebelumnya (66%). Kendala utama yang dihadapi mahasiswa adalah kurangnya fasilitas laboratorium (56,6%), kesulitan dalam menggunakan alat teknologi (37,74%), dan kurangnya bimbingan dari dosen (28,3%). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan fasilitas, penguatan bimbingan dosen, serta akses ke sumber belajar digital dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam pembelajaran praktik berbasis teknologi.
Hubungan Minat Belajar dan Lingkungan Belajar dengan Prestasi Siswa pada Mata Pelajaran Instalasi Penerangan Listrik Sukarman Purba; Sadat Zulgani; Joan Emanuella Sitorus; Kevin Stefhani Telaumbanua; Putri Kaylana Pasyah
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v5i2.6235

Abstract

This study aims to determine the relationship between learning interest and learning environment with student achievement in the Electrical Lighting Installation subject at SMKS Sinar Husni 2 TR Labuhan Deli. The study used a quantitative approach with a correlational design. The study population was 45 students of class X Electrical Power Installation Engineering (TITL), while the research sample was 20 students selected using a random sampling technique. Data on learning interest and learning environment were collected through a questionnaire, while student achievement data were obtained from the documentation of Electrical Lighting Installation subject scores. Data analysis was carried out using Pearson Product Moment correlation to test partial relationships and multiple correlations to test simultaneous relationships between variables with the help of SPSS version 27. The results showed that learning interest had a positive relationship with student achievement with a correlation coefficient of 0.680 which is included in the strong category. The learning environment also had a positive relationship with student achievement with a correlation coefficient of 0.718 which is included in the strong category. Simultaneously, learning interest and learning environment had a positive relationship with student achievement. These findings indicate that the increase in student achievement in the Electrical Lighting Installation subject is influenced by internal factors in the form of learning interest and external factors in the form of the learning environment. Therefore, increasing interest in learning and creating a conducive learning environment are essential for improving student achievement.
Humanist-Based Student Management Model dan Pengaruhnya terhadap Kedisiplinan Siswa di Sekolah Menengah Atas Lediana Sinurat; Eka Daryanto; Sukarman Purba
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4325

Abstract

Masih tingginya permasalahan kedisiplinan siswa serta perlunya inovasi manajemen kesiswaan yang humanis dan berorientasi pada pembentukan karakter menjadi latar belakang penelitian ini. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pembinaan yang selama ini diterapkan belum sepenuhnya mampu menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab siswa secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Humanist-Based Student Management Model dalam meningkatkan kedisiplinan siswa pada SMA swasta di Kota Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa, terdiri atas 30 siswa kelompok eksperimen dan 30 siswa kelompok kontrol yang dipilih melalui purposive sampling. Kelompok eksperimen memperoleh perlakuan berupa penerapan Humanist-Based Student Management Model, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pola pembinaan konvensional. Data dikumpulkan melalui angket kedisiplinan, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kedisiplinan kelompok eksperimen meningkat dari 68,27 menjadi 84,60, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 67,80 menjadi 73,10. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, Humanist-Based Student Management Model terbukti lebih efektif dibandingkan pendekatan konvensional dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Model ini berhasil melalui penguatan empati, komunikasi positif, penghargaan, pembinaan preventif, dan pendekatan restoratif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah perlu mengembangkan sistem manajemen kesiswaan humanis sebagai strategi inovatif untuk memperkuat budaya disiplin dan pendidikan karakter siswa.
Rancang Bangun dan Analisis Sistem Kendali Kecepatan Motor BLDC Berbasis IoT Menggunakan ESP32 Rahmad Hidayat; Sukarman Purba; Rusdi Syafii Hutabarat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10318

Abstract

Motor Brushless Direct Current (BLDC) banyak digunakan pada sistem otomasi modern karena memiliki efisiensi tinggi, respons dinamis yang cepat, dan tingkat keandalan yang baik. Namun, pengendalian kecepatan motor BLDC masih umumnya dilakukan secara lokal sehingga membatasi fleksibilitas pemantauan dan pengaturan jarak jauh. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis sistem kendali kecepatan motor BLDC berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32. Sistem dikembangkan dengan memanfaatkan local web server berbasis Wi-Fi untuk mengatur nilai Pulse Width Modulation (PWM) secara real-time. Metode penelitian meliputi perancangan sistem, perakitan perangkat keras, pemrograman ESP32, serta pengujian performa motor pada variasi nilai PWM. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan nilai PWM dari 1250 hingga 2000 menyebabkan arus meningkat dari 1,1 A menjadi 4,2 A, daya dari 13 W menjadi 50 W, dan kecepatan motor dari 49.000 RPM menjadi 94.000 RPM. Tegangan sistem hanya mengalami penurunan sebesar 0,06 V pada kondisi beban maksimum sehingga sistem tetap bekerja stabil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mengendalikan kecepatan motor BLDC secara responsif dan efektif melalui jaringan Wi-Fi lokal. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa kenaikan PWM menghasilkan peningkatan kecepatan secara konsisten, sedangkan penurunan tegangan relatif kecil. Arsitektur local web server mengurangi ketergantungan pada layanan cloud dan memungkinkan pengoperasian melalui perangkat dalam jaringan yang sama. Sistem ini berpotensi dikembangkan dengan umpan balik kecepatan, proteksi arus dan suhu, serta pencatatan data untuk meningkatkan akurasi dan keamanan operasional.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING) DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI INSTALASI LISTRIK DI SMK DWIWARNA MEDAN Sukarman Purba; Bona Felix Hutasoit; Rohit Solim Sihite; Putri Amelia; Aidil Farhansyah Damanik
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.3365

Abstract

Abstract: This study aims to examine the implementation of the project-based learning model (PjBL) in improving student competency in electrical installation subjects at SMK Dwiwarna Medan. The competencies in question include aspects of knowledge, skills, and work attitudes needed in the electrical world of work. The method used is classroom action research (CAR) with a qualitative and quantitative approach. Data were obtained through observation, interviews, documentation, and assessment of student project results. The results of the study showed that the implementation of the PjBL model significantly increased student active participation, creativity, problem-solving skills, and accuracy in carrying out electrical installations according to work safety standards. With the existence of real projects that are relevant to the industrial world, students become more motivated and responsible in the learning process. In conclusion, project-based learning is effective in improving electrical installation competency in SMK and can be used as an alternative approach in strengthening students' vocational skills. Keywords: Project-Based Learning, competency, electrical installation, vocational                  learning, vocational school Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi model pembelajaran berbasis proyek (Project -Based Learning/PjBL) dalam meningkatkan kompetensi siswa pada mata pelajaran instalasi listrik di SMK Dwiwarna Medan. Kompetensi yang dimaksud mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam dunia kerja kelistrikan. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta penilaian hasil proyek siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL secara signifikan meningkatkan partisipasi aktif siswa, kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, serta ketepatan dalam melakukan instalasi listrik sesuai standar keselamatan kerja. Dengan adanya proyek nyata yang relevan dengan dunia industri, siswa menjadi lebih termotivasi dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran. Kesimpulannya, pembelajaran berbasis proyek efektif dalam meningkatkan kompetensi instalasi listrik di SMK dan dapat dijadikan sebagai pendekatan alternatif dalam penguatan keterampilan vokasional siswa. Kata kunci: Project-Based Learning, kompetensi, instalasi listrik, pembelajaran vokasi, SMK.