Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH VARIASI JUMLAH POMPA TERHADAP PERFORMA MESIN SPRAYER DORONG Xander Salahudin; Sri Widodo; Aris Priyatmoko; Miftahkul Khoir
Journal of Mechanical Engineering Vol 2, No 1 (2018): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jom.v2i1.805

Abstract

Knapsack sprayer is the most widely used type of sprayer by farmers, but it is quite tiring when used, because it has to carry a sprayer weighing up to 15 kg and manually pumping to get the pressure requirement in the tank (pressure required of 2 - 7 kg / cm2). Based on these problems, researchers innovate with a new type of sprayer (utilizing wheel rotation that is converted into translational motion to press the pump). The purpose of this study is analyze the influence of the number of pumps to resulting pressure. The study was conducted with 5 repetitions and the distance of experiment was 25 meter. The results show that the number of pumps has little effect, since the number of pumps has no direct effect on the amount of compressed air (this is affected by the same total pumping distance between the use of 1 pump and 2 pumps). Testing using 1 pump and 2 pumps produced a pressure between 1.9 - 2.2 kg / cm2.Keywords: knapsack, sprayer, creative technology.
MESIN PENGIRIS PISANG DENGAN VARIASI DIAMETER PULLY TERHADAP PUTARAN DAN TEBAL IRISAN Edi Handoyo; Catur Pramono; Xander Salahudin; Sri Hastuti
Journal of Mechanical Engineering Vol 3, No 1 (2019): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jom.v3i1.1522

Abstract

This research is based on the background of many banana slicing machines needed by home industries. Therefore, to increase production capacity, simplify work and shorten work time with optimum results new innovations are needed. The purpose of this study was to make a prototype of a banana slicing machine with variations in pulley diameter to the rotational speed and thickness of the slices and to know the capacity of the banana slicing machine. The prototype of a banana slicing machine made using a 1400 rpm electric motor is assembled with a 40 mm pulley, to reduce the v-belt rotational speed to pulley with a diameter of 125 mm pulley, 150 mm, 175 mm. The capacity of the first pulley slices at a speed of 448 rpm, the pulley diameter of 125 mm is 7.66 grams / second and the slice thickness is 2 mm. The sliced capacity of the second pulley uses a 150 mm pulley diameter of 6.42 grams / second and a slice thickness of 1-2 mm. The capacity of the third pulley slice uses a 175 mm pulley diameter of 5.51 kg / hour and a slice thickness of 1 mm and not a rule.
ANALISIS VARIASI FRAKSI VOLUME SERAT IJUK SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT TERHADAP KEKUATAN TARIK Xander Salahudin; Catur Pramono; Moh. Ibah Alfauzi; Endang Mawarsih
Journal of Mechanical Engineering Vol 4, No 1 (2020): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jom.v4i1.3400

Abstract

Komposit adalah material yang terdiri dari dua atau lebih yang disusun sedemikian rupa dalam skala makroskopik sehingga diperoleh kombinasi sifat fisik dan mekanik yang lebih  baik. Perkembangan teknologi komposit saat ini sudah mengalami pergeseran dari bahan komposit berpenguat serat sintetis atau glass menjadi komposit berpenguat serat alam. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui variasi fraksi volume serat ijuk sebagai bahan komposit terhadap kekuatan tarik. Material komposit yang digunakan dalam penelitian adalah serat ijuk sebagai penguat yang disusun secara acak dengan panjang serat 90 mm dan resin yang digunakan adalah resin polyester yang berfungsi sebagai pengikat serat ijuk, pembuatan komposit ini menggunakan metode hand lay up. Variasi fraksi volume serat ijuk yang dipakai adalah 35%, 40%, 45% dan 50%, pada penelitian komposit serat ijuk, metode pengujian yang digunakan adalah kekuatan tarik. Berdasarkan hasil penelitian didapat nilai kekuatan tarik tertinggi komposit serat ijuk yaitu pada fraksi volume serat 45% dengan nilai kekuatan tarik rata-rata 70,22  MPa, sedangkan nilai kekuatan tarik terendah komposit serat ijuk pada fraksi volume serat 35% dengan nilai kekuatan tarik rata-rata 46,4 MPa.
Analisis Variasi Arus Pada Pengelasan TIG (Tungsten Inert Gas) Terhadap Ketangguhan Impak Sambungan Butt Joint Pada Plat Aluminium 5083 Bagus Saputra; Xander Salahudin; Catur Pramono
Teknosia Vol. 16 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/teknosia.v16i1.18993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketangguhan impak material aluminium 5083 terhadap beban kejut dilautan. Beban kejut di lautan yang dimaksud adalah ketika kapal menabrak bebatuan atau karang. Selain itu penelitian ini juga bertujuan mengetahui pengaruh struktur mikro terhadap ketangguhan impak sambungan pengelasan.
PEMANFAATAN SERAT ALAM DAN SERAT SINTETIS SEBAGAI MATERIAL BILAH HORIZONTAL AXIS WIND TURBINE Crodita Bangkit Wiranegara; Xander Salahudin; Sri Hastuti
JURNAL FOUNDRY Vol. 5 No. 2 (2022): JURNAL FOUNDRY
Publisher : LPPM Politeknik Manufaktur Ceper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62944/jf.v5i2.57

Abstract

Energi angin dapat dikonversi menjadi energi listrik menggunakan mesin turbin angin. Komponen penting pada turbin angin salah satunya yaitu bilah. Material bilah berbahan dasar kayu sering mengalami permasalah berupa pelapukan yang disebabkan adanya cuaca ekstrim dan pengaruh partikel atau debu. Maka, diperlukan material alternatif yang lebih kuat namun lebih ringan yaitu material komposit. Komposit yang digunakan adalah komposit hybrid (serat abaca-serat e-glass CSM/epoxy). Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh varian fraksi volume serat pada komposit hybrid (serat abaca dan serat e-glass CSM/epoxy) bersusun acak-lurus-acak terhadap sifat mekanik dan sifat fisiknya. Proses pembuatan komposit menggunakan metode press molding. Pengujian impak dilakukan menggunakan standar ASTM E-23 dan pengujian bending menggunakan standar ASTM D790-02. Hasil dari penelitian ini didapat nilai ketangguhan impak tertinggi pada varian fraksi volume serat 17,5%-abaca:17,5%-fiberglass:65%-epoxy sebesar 0,035J/mm2, kemudian nilai kekuatan bending tertinggi pada varian fraksi volume serat 27,5%-abaca:27,5%-fiberglass:45%-epoxy sebesar 151,96N/mm² dan memiliki nilai optimum modulus elastisitas bending sebesar 6313,24MPa. Hasil foto penampang patahan pada spesimen dapat diketahui bahwa kegagalan atau cacat yang terjadi pada patahan adalah adanya serat yang terlepas atau fiber pull out akibat ikatan yang lemah antara matriks dan serat, serta adanya celah pada interface akibat kegagalan matriks mengikat serat, terdapat rongga udara (void) dan terjadinya penumpukan serat.
Pelatihan Rancang Bangun Mini Vacuum Cleaner Robot untuk Mendukung Program “Santri Berdikari, Mandiri Teknologi” di Desa Kalirejo Magelang Ikhwan Taufik; Fuad Hilmy; Xander Salahudin; El Vionna Laellyn Nurul Fatich
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i2.1756

Abstract

Salah satu kemajuan teknologi dalam robotika rumah tangga adalah robot penyedot debu. Meskipun terjadi peningkatan penjualan yang signifikan, harga robot ini masih relatif mahal. Robot penyedot debu ini dirancang untuk membersihkan ruangan dari debu atau kotoran kecil, bahkan sampai ke sudut-sudut ruangan. Hal ini sejalan dengan salah satu tujuan mendasar robot: untuk menggantikan tugas manusia yang berulang dan membosankan. Melihat beberapa contoh kemajuan teknologi robot, kegiatan sosialisasi ini dilakukan melalui metode pelatihan yang berfokus pada perancangan dan konstruksi robot penyedot debu mini untuk keperluan rumah tangga. Perancangan robot didasarkan pada platform tricycle dan Arduino Uno. Hasilnya, peserta mendapat tambahan pemahaman dan pengetahuan mengenai teknologi robotika. Terjadi transfer knowledge antara tim sosialisasi dengan para pemuda masjid. Pelatihan tersebut juga diikuti oleh anggota IPNU dan IPPNU di Desa Kalirejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.
Optimalisasi Komposit Matriks UPRS Ramah Lingkungan Berpenguat Cocofiber Dengan Penambahan Clay Xander Salahudin; Sri Hastuti; Nani Mulyaningsih; Isro Nurul Hadi; Tegar Armanto
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i1.3983

Abstract

Material komposit ramah lingkungan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan industri, seperti pada industri otomotif, penerbangan dan konstruksi. Pengembangan material komposit mengarah pada penggunaan material yang biodegradable, seperti sabut kelapa. Sabut kelapa merupakan material ramah lingkungan yang terdiri dari serbuk sabut kelapa dan serat sabut kelapa (cocofiber). Komposisi sabut kelapa memiliki potensi untuk dijadikan sebagai bahan komposit. Keuntungan menggunakan komposit antara lain material ringan, tahan korosi, tahan terhadap air, dan tanpa proses permesinan. Selain itu, terdapat material geopolimer seperti genteng sokka/lempung yang memiliki potensi sebagai material alternatif komposit berpenguat hybrid, yang dapat digunakan untuk meningkatkan sifat mekanik material komposit. Komposit berpenguat serat alam memiliki kekuatan 40% lebih kuat dan lebih ringan dari pada komposit serat gelas. Oleh karena itu, material komposit serat alam dapat diproyeksikan menjadi material alternatif pengganti komposit serat sintetis. Penelitian dilakukan pada komposit dengan matriks UPRs berpenguat serat sabut kelapa dan penambahan clay particle. Clay particle diperoleh dari genteng sokka yang dijadikan serbuk halus dengan ukuran mesh 200. Perlakuan serat sabut kelapa yaitu perendaman 15% NaOH selama 5 jam. Variasi komposisi komposit dengan perbandingan Matriks UPRs: clay particle: cocofiber yaitu 60%: 0 % : 40%, 60%: 10 % : 30%, 60%: 20 % : 20%, dan 60%: 30 % : 10%. Pengujian mekanik yang dilakukan pada spesimen komposit yaitu uji impak. Pembuatan spesimen mengacu pada standar ASTM D6110. Hasil penelitian didapatkan energi serap tertinggi dan nilai ketangguhan impak tertinggi pada komposit dengan perbandingan fraksi volume matriks : clay : cocofiber sebesar 60%: 0%: 40%, dengan energi serap rata-rata 2,42 Joule dan nilai ketangguhan impak rata-rata 0,0235 J/mm2. Hasil ini dikuatkan dengan pengamatan penampang patahan uji impak, dimana terlihat jumlah serat yang dominan dibanding variasi yang lain dan cukup dominan serat pada kondisi putus (fiber break).Kata kunci : cocofiber; geopolimer; impak; komposit.
Analisis Kekuatan Adhesive Bonding Sambungan Tumpang Tunggal Aluminium 6063 - Komposit Serat Sabut Kelapa Sri Hastuti; Xander Salahudin; Azam Akmal Nur Irsan; Akhmad Nurdin
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 2 (2023): Volume 18, Nomor 2, Agustus 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i2.4304

Abstract

Sambungan tumpang tunggal banyak digunakan pada beda material atau sama material antar adherend pada komponen sambungan mekanik. Sambungan ini diaplikasikan pada industri transportasi darat, laut dan udara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan adhesive bonding sambungan tumpang tunggal bermaterial adherend aluminium paduan 6063 dengan komposit serat sabut kelapa. Adherend diberikan kekasaran permukaan menggunakan sandpapering grid 150. Adhesive menggunakan material perekat campuran lateks karet/getah karet dengan resin epoksi (Epoksi A dan Epoksi B dengan perbandingan 1:1). Sambungan tumpang tunggal dengan ketebalan 0,4 mm dicetak dengan cetakan dan tekanan 0,1 MPa. Sambungan di post-curing 100 0C selama 100 menit. Pengujian mekanik dilakukan uji tarik geser mengacu pada standar ASTM D1002. Hasil pengujian kekasaran menunjukkan kekasaran permukaan permukaan adherend 1,93 μm. Pengujian tarik geser menunjukkan kekuatan tertinggi pada variasi campuran perekat dengan penambahan 10% getah karet dengan ketebalan perekat 0,4 mm. Kekuatan tarik geser berbanding lurus dengan modulus elastisitas sambungan tumpang tunggal. Hal ini didukung dengan pengamatan secara makro terjadi mechanical interlocking akibat kekasaran permukaan dan memberikan pengaruh peningkatkan daya rekat adhesive terhadap adherend. Mode kegagalan pada sambungan tumpang tunggal terjadi stok—break failure mode, two-stage failure mode, dan thin layer cohesive failure mode.
ANALISIS PEREKAT CAMPURAN SIKAFLEX-EPOXY TERHADAP KEKUATAN TARIK GESER PADA SINGLE LAP JOINT ALUMINIUM DENGAN VARIASI SURFACE PATTERN Dullah, Muhammad Firdaus Ubai; Hastuti, Sri; Salahudin, Xander
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/je.v11i2.293

Abstract

Vehicle construction requires strong joints to connect various materials. Many connections are made by welding, riveting, and adhesive bonding. Adhesive bonding has the advantages of efficiency, corrosion resistance, and ease of application. This research aims to analyze the effect of using sikaflex (SK) - epoxy (EP) mixed adhesive on the shear tensile strength of single lap joint aluminum. The material used was aluminum 5083 and sika flex and epoxy adhesives with an adhesive thickness of 0.4 mm, as well as variations in surface pattern treatment. The results showed that the highest tensile strength and modulus of elasticity in the variation of 10% SK: 90% EP with surface pattern 90º cross-type amounted to 2.34 MPa and 79.29 MPa. The highest strain was in the variation of 30% SK and 70% EP composition with a 0º horizontal surface pattern of 0.0466. The failure modes that occur are cohesive failure and thin-layer cohesive failure.
PENGARUH VARIASI PENGELASAN SMAW TERHADAP KARAKTERISTIK MEKANIK PADA BAJA GALVANIS Samodro, Tegar; Salahudin, Xander; Sulistyo, Raka Mahendra
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/je.v11i2.296

Abstract

Industrial growth, especially iron and steel, is growing rapidly today. In this industry, welding is an important aspect that needs to be considered to achieve results that meet standards. The SMAW welding process is often used to improve joint quality. This study aims to explore the effect of the combination of current strength and electrode diameter on the hardness and tensile strength of galvanized steel welded with an E6013 electrode. The results showed that the combination of current strength of 80 A and electrode diameter of 2.6 mm produced the highest hardness value of 221.5 VHN and the largest tensile strength of 358.16 MPa, with ferrite dominance in the microstructure.
Co-Authors Abdul Rahman Wahid Aris Priyatmoko Aris Priyatmoko Aris Priyatmoko Azam Akmal Nur Irsan Azhari, Fadhlan Azhari, Fadlan Aziz , Syahrul Fatchul Bagas Dwi Prakoso Bagus Saputra Bintoro, Sefrian Rizki Catur Pramono Crodita Bangkit Wiranegara Danang Henri Wibowo Danang Henri Wibowo Dullah, Muhammad Firdaus Ubai Edi Handoyo Edi Waluyo Eko Saputra Eko Saputra El Vionna Laellyn Nurul Fatich El Vionna Laellyn Nurul Fatich Endang Mawarsih Erics Kharisma Danang Perdana Fathoni, Achmad Luthfian Fuad Hilmy Gilang Fitra Sanubari Gito Sugiyanto Hasugian, Panca Putra Hendri Setiawan Hidayat, Ilyas Ibnu Suseno Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ihsan Hadi Nugroho Ikhsan, Ivan Hardi Nurul Indrawati, Ragil Tri Isro Nurul Hadi Kun Suharno Kun Suharno Laksono Trisnantoro M Rozak Ardiyanto M. Yogi Riyantama Isjoni Mahdi, Jausyan Al Margi Luhur, Galih Maulana Miftahkul Khoir Miftahkul Khoir Moh. Ibah Alfauzi Muhamad Agung Prasetyo Muhammad Cahya Wicaksana Muhammad Hasan Zuhdi Nani dkk. Mulyaningsih Naufal Widiyatama Aslam Nurdin, Akhmad Paryanto Pratama, Hidayat Putri, Ericha Dwi Wahyu Syah Putri, Farika Tono Rachman Satya Pamungkas Rachman Satya Pamungkas Rahayu, Yunita Raka Mahendra Sulistiyo Ranny Puspita Dewi Ridwan Afandi Rizki Dwi Ardika Ryantika Dyah Safitri Salim, Muhammad Faiz Samodro, Tegar Solly Aryza Sri Hastuti Sri Hastuti Sri Widodo Sri Widodo Sri Widodo Sri Widodo Sri Widodo Sri Widodo Sulistyo, Raka Mahendra Taufik, Ikhwan Tegar Adi Prabowo Tegar Armanto Trisma Jaya Saputra Wahyu Isti Nugroho Yudhistira, Dida Ardito Yusril Ihza Yusuf Satrio Wibowo Zainab Luxfi’i