Claim Missing Document
Check
Articles

Use of Rubber Trees (Havea brasiliensis) Tube Fermentated by using Rumen Cow in feed for Growth of Asian Redtail Catfish (Hemibagrus nemurus) Manurung, Roy Andre Parsaoran; Adelina, Adelina; Suharman, Indra
Jurnal Akuakultur SEBATIN Vol. 4 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jas.4.1.33-47

Abstract

This research was conducted at the Fish Nutrition Laboratory and Experimental Reservoir of the Faculty of Fisheries and Marine, University of Riau which was carried out from June to August 2021. This study aims to determine the effect of the use of rubber seed flour which is fermented using cow rumen fluid for the growth of tropical catfish (Hemibagrus nemurus) fry. This study used a Complete Randomized Design (RAL) with 5 levels of treatment and 3 repeats. The tropical catfish fry used had an average weight of 0.67 ± 0.07 g. Test fish were put into the cage am with a stocking density of 25 heads. The test feed used is in the form of pellet with a protein content of 37.71-38.92%. The treatment in this study was in the form of the use of fermented rubber seed flour in the feed by 0.5, 10, 15, 20%. Test feed is given as much as 10% of the weight of biomass with a frequency of feeding 3 times a day, feeding is carried out for 56 days. To measure the digestibility of fish feed, feed is given containing Cr2O3 as much as 0.5% of the amount of feed. Test fish weighing 0.67 ± 0.07 g are introduced into the aquarium with a stocking density of 10 heads. After feeding, fish feces are collected and dried to measure cr 2O3 levels and their proteins. The results of this study showed that the best treatment was found in P2, the use of 35% fermented rubber seed flour which resulted in 77.27% feed digestibility, 82.64% protein digestibility, 53.59% feed efficiency, 30.53% protein retention, 4.14% specific growth rate and 98.66% dilution
Growth Performance of Striped Catfish (Pangasianodon hypopthalmus) Fed by Fermented Water Hyacinth Ramayani, Santi; Suharman, Indra; Lukistyowati, Iesje
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 27 No. 3 (2022): October
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Fermented water hyacinth by Aspergillus niger can be used as alternative ingredient replacing soymeal for feed in striped catfish. The experimental designed consist of five treatment substitution of soymeal used fermented water hyacinth and three repliacate: T0 (feed without FWH); T1 (25% FWH); P2 ( 50% FWH); P3 (75% FWH); and P4 (100% FWH. ). A total of 375 Striped catfish weight 4.21 ± 0.42 g were stocked with a density of 25 fish m-3 in fixed net cages. The study wasconducted for 42 days. The results showed that the treatment given improved growth, feed convertion, and survival rate of striped catfish at dose FWH 50% It is recommended that substitution FWH 50% can used to replacing soymeal for feed striped catfish.
Application of Photoperiod Manipulation and Type of Feed on the Growth and Survival of Clarias gariepinus Fry Pandiangan, Dian Pramanda; Suharman, Indra; Aryani, Netti
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 3 (2023): October
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

African catfish (Clarias gariepinus) is a freshwater fish that has the advantages of fast growth, high economic value, adaptability to environmental changes, and easy marketing. This study aims to analyze the growth rate, survival rate, and nutritional content of African catfish after being treated with photoperiod and different types of feed. The research was conducted from September to December 2022, at the Fish Health Laboratory at the Matauli Marine and Fishery College, Central Tapanuli. The method used is an experimental method by applying a Completely Randomized Design Factorial, two factors, and three replications. The first factor is the photoperiod (B), namely natural (B1), 18 hours dark 6 hours light (B2), 24 hours dark (B3), and the second factor is the type of feed (A), commercial feed (A1) and maggot (A2). The test fish used were obtained from the Central Tapanuli Fish Cultivation Seed Center measuring 16.01±0.02 cm and weighing 30.00 ± 0.00 g for a total of 126 individuals. Fish were reared for four weeks in rearing containers with a stocking density of 1 fish/10L. Feed is given four times a day, namely at 06.00, 12.00, 18.00, and 24.00 ad satiation. The results showed that photoperiod manipulation and different types of feed affected the growth and survival of African catfish fry (p<0.05). The combination of photoperiod 24 hours dark and maggot feed (B3A2) gave the best results on absolute weight growth of 22.70g, absolute length of 2.56 cm, a specific growth rate of 2.01%/day, a survival rate of 100%, and nutritional content of fish meat such as protein of 18.97%, 8.68% fat, 0.73% fiber, 1.54% ash, and 80.26% water.
Penambahan Asam Lemak EPA dan DHA pada Pakan untuk Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Baung (Hemibagrus nemurus) Muhammad Nur Fajri; Indra Suharman; Adelina Adelina
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 2 (2024): Juli
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.12.2.329-335

Abstract

Ikan baung (Hemibagrus nemurus) merupakan komoditas ikan air tawar andalan Provinsi Riau yang mempunyai nilai komersil tinggi. Ikan baung memiliki kandungan dan mutu protein yang bagus dan kandungan lemak yang rendah. Permasalahan pada budidaya ikan baung ini adalah nutrisi pakan yang belum tercukupi secara maksimal sehingga mengakibatkan pertumbuhan dan sintasan yang rendah. Kandungan nutrisi pada pakan ikan baung yang belum memenuhi kebutuhan seperti kandungan lemak dan asam lemak esensial. Salah satu upaya untuk meningkatkan lemak ikan baung adalah penambahan asam lemak EPA dan DHA pada pakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2022 yang bertempat di Jalan Kubang Raya No.16, Panam Pekanbaru. Metode penelittian yang digunakan adalah metode eksperimen,dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu factor dengan 4 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan. Taraf perlakuan tersebut adalah tanpa penambahan EPA dan DHA, penambahan EPA dan DHA 5 g/kg pakan, penambahan EPA dan DHA 10 g/kg pakan, penambahan EPA dan DHA 15 g/kg pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan EPA dan DHA pada pakan memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan baung. Penambahan EPA dan DHA terbaik diperoleh pada penambahan 10 g/kg pakan.
Pemanfaatan Tepung Daun Indigofera (Indigofera sp) Terfermentasi Menggunakan Kombucha dalam Pakan terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Patin Siam (Pangasianodon hypophthalmus) Ayu Puspita Sembiring; Adelina Adelina; Indra Suharman
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Patin siam (Pangasianodon hypophthalmus) adalah spesies ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis penting untuk dibudidayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jumlah tepung daun indigofera terfermentasi dalam pakan yang dapat menghasilkan efisiensi pakan dan pertumbuhan benih ikan patin siam terbaik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan, perlakuannya adalah pakan tanpa tepung daun indigofera terfermentasi (P0), pakan dengan tepung daun indigofera terfermentasi 10% (P1), 20% (P2), 30% (P3) dan 40% (P4). Pakan uji diberikan ke ikan uji yang dipelihara di dalam keramba berukuran 1x1x1 m3 dengan padat tebar 25 ekor/m3 dan diamati pertumbuhan ikan dan kecernaan pakan, dengan ukuran akuarium 60x40x40 cm dengan padat tebar 15 ekor/cm3. Pakan diberikan 3 kali sehari sebanyak 10% dari total bobot tubuh ikan selama 56 hari. Pengukuran kecernaan pakan dilakukan dengan pemberian pakan uji sebanyak 3 kali sehari secara ad satiation yang telah dicampurkan Cr2O3 sebanyak 0,5%. Setelah pemberian pakan, feses dikumpulkan dan dikeringkan untuk dianalisa kandungan Cr2O3 dan proteinnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subtitusi tepung kedelai dengan tepung daun indigofera yang difermentasi menggunakan kombucha sebanyak 30% mampu dimanfaatkan dengan baik oleh benih ikan patin siam dan menghasilkan kecernaan pakan 54,50%, kecernaan protein 71,80%, efisiensi pakan 45,13%, retensi protein 25,03%, laju pertumbuhan spesifik 3,23% dan kelulushidupan ikan 97,3%.
Pengaruh Penggunaan Tepung Lemna (Lemna minor) yang Difermentasi Menggunakan Kombucha Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Patin Siam (Pangasianodon hypophthalmus) Muhammad Ilham Syarif; Adelina Adelina; Indra Suharman
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 10 No. 2 (2022): Juli
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus - Oktober 2020 bertempat di Laboratorium Nurisi Ikan dan Waduk Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase pengunaan tepung lemna (Lemna minor) fermentasi terbaik dalam pakan buatan untuk meningkatkan efisiensi pakan dalam pertumbuhan benih ikan patin siam (Pangasianodon hypophthalmus). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah penggunaan fermentasi tepung lemna fermentasi dalam pakan dengan persentase yang berbeda, yaitu P0 (0% TLF), P1 (25% TLF), P2 (50% TLF), P3 (75% TLF) dan P4 (100% TLF) dalam pakan. Kadar protein pakan 32%. Pakan uji yang diberikan ke benih ikan patin siam sebanyak 10% dari bobot biomassa yang diberikan 3 kali sehari, yaitu pada pukul 08.00, 12.00 dan 16.00 WIB. Benih ikan patin siam yang digunakan dengan bobot rata-rata berkisar 2,13±0,09 g/ekor dan dipelihara dalam keramba berukuran 1x1x1 m. Benih ikan patin siam yang dipelihara di dalam masing-masing keramba berjumlah 25 ekor. Wadah yang digunakan untuk pengamatan parameter kecernaan adalah akuarium berukuran 60x40x40 cm dengan jumlah 20 ekor setiap akuariumnya. Pakan yang digunakan untuk parameter kecernaan pakan dan kecernaan protein ditambahkan dengan Cr2O3 sebanyak 0,5% dari jumlah pakan yang dibuat. Pakan diberikan secara ad satiation dengan frekuensi 3 kali sehari, yaitu pada pukul 08.00, 12.00 dan 16.00 WIB. Feses yang dikumpulkan, kemudian dikeringkan dan diuji kandungan Cr2O3 dan proteinnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tebaik terdapat pada P4 (100% TLF dan 0% TK) dengan kecernaan pakan 68,20%, kecernaan protein 85,20%, efisiensi pakan 40,00%, retensi protein 21,30%, laju pertumbuhan spesifik 3,54% dan kelulushidupan 96%. Kualitas air selama penelitian adalah suhu 27,5-29οC, pH 6-8 dan DO 5-6,4 mg/L.
Pemanfaatan Tepung Daun Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) Difermentasi Menggunakan Cairan Rumen Sapi Terhadap Pertumbuhan Ikan Baung (Hemibagrus nemurus) Rahmat Kurniawan; Indra Suharman; Adelina Adelina
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 10 No. 1 (2022): Maret
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Eceng gondok mempunyai kandungan protein serta kandungan serat kasar yang cukup tinggi sehingga perlu dilakukan pengolahan sebelum digunakan sebagai bahan pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung daun eceng gondok terfermentasi terhadap pertumbuhan benih ikan baung. Penelitian ini dilaksanakan pada September-November 2019 yang bertempat di BBI, Sei Tibun, Kabupaten Kampar, Riau. Ikan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih ikan baung yang berukuran 5 cm dengan rata-rata bobot awal 1,26±1,17 g sebanyak 400 ekor. Benih ini diperoleh di Desa Lipat Kain Kampar, Riau. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap satu faktor dengan 5 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan adalah pemberian pakan persentase subsitusi tepung kedelai dengan tepung daun eceng gondok terfermentasi yang berbeda yaitu (100:0%), (90:10%), (80:20%), (70:30%), dan (60:40%). Wadah yang digunakan pada penelitian ini adalah keramba yang berukuran 1x1x1m3 sebanyak 15 unit, dengan padat tebar sebanyak 20 ekor/wadah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung daun eceng gondok terfermentasi sebagai bahan pakan ikan baung mampu mengurangi penggunaan tepung kedelai, ini terlihat dari pertambahan bobot rata-rata benih ikan baung setiap periodenya. Penggunaan tepung daun eceng gondok terfermentasi dalam pakan sebanyak 30% menghasilkan pertumbuhan benih ikan baung terbaik yang menghasilkan efisiensi pakan 46,64%, retensi protein 18,73%, laju pertumbuhan spesifik 3,85% dan kelulushidupan 99-100%.
Pemanfaatan Fermentasi Tepung Daun Pepaya (Carica papaya) Menggunakan Rhizopus sp. dalam Pakan terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Patin Siam (Pangasianodon hypophthalmus) Marni Anita Silalahi; Indra Suharman; Ade Ad
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 10 No. 1 (2022): Maret
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini telah dilaksanakan pada November 2019 sampai Januari 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan fermentasi tepung daun pepaya dalam pakan terhadap pertumbuhanikan patin siam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Ikan dipelihara didalam keramba berukuran 1 m3 dengan padat tebar ikan 25 ekor/m3. Percobaan pemberian pakan dilakukan dengan menggantikan tepung kedelai dengan fermentasi tepung daun pepaya sebanyak P1(0%), P2(10%), P3(20%), P4(30%), P5(40%). Bobot ikan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 0,66 ± 0,14g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fermentasi tepung daun pepaya berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan ikan patin siam. Pakan yang mengandung 20% fermentasi tepung daun pepaya dan 80% tepung kedelai (P3) memberikan hasil terbaik dengan laju pertumbuhan (5,52%/hari), efisiensi pakan (51,57%), kecernaan pakan (77,06%), retensi protein (60,40%). Berdasarkan dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa fermentasi tepung daun pepaya dapat digunakan sebagai pengganti tepung kedelai didalam pakan ikan patin siam
Pengaruh Tepung Daun Lemna (Lemna minor) Fermentasi pada Pakan Formulasi terhadap Pertumbuhan Ikan Gurame (Osphronemus gouramy) Slamat Harianto Sukran; Indra Suharman; Adelina Adelina
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2016 s/d Februari 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah tepung daun lemna fermentasi dalam pakan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan efisiensi pakan ikan gurami (Osphronemus gouramy). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, lima taraf perlakuan dan tiga ulangan. Ikan yang digunakan berukuran bobot rata-rata 1,5 g dan panjang 4 cm. Ikan dipelihara dalam keramba berukuran 1 m3 dengan padat tebar 25 ekor/m3. Perlakuan pada penelitian ini adalah pemberian pakan dengan penggantian tepung kedelai dengan tepung daun lemna fermentasi, adapun perlakuannya adalah kontrol P0 (0:100%), P1 (10:90%), P2 (15:85%), P3 (20:80%) dan P4 (25:75%) untuk kandungan protein 30%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung daun lemna fermentasi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan, efisiensi pakan dan retensi protein. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa protein bungkil daun lemna yang difermentasi dapat menggantikan hingga 10% dari tepung kedelai dalam pakan untuk pertumbuhan ikan gurami.
Pengaruh Daun Lemna (Lemna minor) Fermentasi pada Pakan terhadap Pertumbuhan Ikan Gurame (Osphronemus gouramy) Khairudin Khairudin; Adelina Adelina; Indra Suharman
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini dilakukan selama 56 hari dari bulan Februari sampai Maret 2020, yang bertujuan untuk mendapatkan jumlah tepung daun lemna fermentasi terbaik dalam pakan untuk pertumbuhan ikan gurami (Osphronemus gouramy). Ikan gurami yang digunakan memiliki bobot rata-rata 1,74-1,76 g, ikan dipelihara dalam keramba berukuran 1x1x1 m dengan padat tebar 20 ekor/m3. Pakan yang digunakan dalam percobaan menggunakan tepung kedelai yang diganti dengan tepung daun lemna fermentasi, sebanyak 0, 10, 15, 20, dan 25% dengan kandungan protein pakan sebesar 35%. Pakan diberikan tiga kali sehari sebanyak 10% dari berat badan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen satu faktor Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan daun lemna yang difermentasi dalam pakan mampu menggantikan tepung kedelai dan mempengaruhi laju pertumbuhan ikan gurami. Substitusi daun lemna fermentasi 20% merupakan perlakuan terbaik, menghasilkan kecernaan pakan 70,23%, kecernaan protein 81,41, efisiensi pakan 40,31%, retensi protein 31,05%, laju pertumbuhan spesifik 3,77%, dan kelangsungan hidup 98,33%. Hasil pengukuran kualitas air selama penelitian adalah suhu 29-31oC, pH 5-5,6, dan oksigen terlarut 6-8 ppm.
Co-Authors ', Adelina Abdul Rasyid Lubis Ade Ad Ade Irma Agustina Adelina Adelina &#039; Adelina Adelina Adelina Adelina Adelina Adelina Adelina Adelina Adelina, Adelina Adelina, Adelina Adelina, Adelina Afan Sholeh Afdola, Afdola Agussani Mendefa Ahmad Zulfahmi aida ningsih, nur Aidil Irvan Aisenodni, Aga Fifty Al Fajri S aliya setiyani, metty Amaliah, Novi Amirah Mardhiyah anda restu, delpa Andesca, Yofi Devara Andri Hendrizal Andri Yosia Anggi Wulandari Annisa Nur Aliyah Anri M Shaleh Deana, Anri M Shaleh Anugrah Aurora Dhearesta Anugrah Aurora Dhearesta Arif Riandra Auliya, Rizki Ayu Lestari Ayu Puspita Sembiring Azyzi Syahren Revina Bunga Cantika Bunga Cantika chaniago, alfi Citra Panjaitan Dani Yosi R.Sibarani David Sibarani Desenieli Harefa Desi Rahmadani Siagian Deta Anjellyta Deta Anjellyta Divo Afrianto Eka Wahyu Ningsih Enggar Akbar Nur Izza Erica Silvia Erlangga Putra Fajri, Muhammad Nur Febri Ridho Putra Febri Ridho Putra Febri Samuel L.G Febri Samuel L.G Febrico Febrico Ferdhi Aulio Rahmad fitriyasari Fx. Jodhi P.U Geri Gunawan Geri Gunawan Gunawan, Geri Halil, Fitrahadi Hamdan Alawi Hamdan Alawi Hana Delia Hutabarat Herlita Noveni Samosir Husnaini, Radiatul Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Indra Lesmana Indra Lesmana Irdoni HS Irma Apri Nanda Irwan Effendi James Parlindungan Panjaitan Khairani Putri, Khairani Khairudin Khairudin Khairudin Khairudin Khairudin Khairudin Kurniawan, Dhidy Lala Indriani Lukisyowati, Iesje Mahdi Arif Siregar Malik Malik Manurung, Roy Andre Parsaoran Marni Anita Silalahi Marni Anita Silalahi Masjudi, Heri Mhd Andry Kurniawan Mika Handayani Muhammad Ahlun Nazar Muhammad Andryan Juliardy Muhammad Andryan Juliardy Muhammad Arief Wibowo Muhammad Fadil Ghifari Muhammad Fadil Ghifari Muhammad Fakhrusy Syakirin Muhammad Firdaus Muhammad Ilham Syarif Muhammad Ilham Syarif Muhammad Nur Fajri Muhammad Sorim Arkan Muhammad Syarif, Muhammad Mulyadi , Mulyadi Mulyadi . Mulyadi Mulyadi Mutya Syaraswati Nababan, Fatisah Nadya Oviantari Lubis Nazar, Muhammad Ahlun Netti Aryani Niken Ayu Pamukas Niken Ayu Pamungkas Nirwan Fadli Pulungan nopika, depi Nova Sintya Sary Novendri, Rizki Novreta Ersyi Darfia Nugie Nugraha Nur Asiah Nur Asiah NUR FADILAH Nuraini El Fajri Nuraini Nuraini Nurhidayatina Kamil, Nurhidayatina Nursal Nursal Nurwijayanti Oky Priawan Operiman Hulu Pandiangan, Dian Pramanda Panuturi Julianto Siboro Puji Haryadi Puspita Dewi Putra, Febri Ridho Putri Tri Ghaziah Radhiansyah Fikri Radhiansyah Fikri Radiatul Husnaini Radiatul Husnaini Rafika, Fitria Rahmat Kurniawan Rahmat Kurniawan Rahmat Kurniawan Rangkuti, Putra Raudah, Peggi Rehma Natalia Silaban Retno Tri Pratiwi Rian Hidayat Riatman Cahyadi, Riatman Ridho Ahadana Riga Oganda Riko Martinus S Rima Maisarah Riski Rahmadana Riza, Subkhan Rizky Rinaldi Roma Uli Purba Ronal P Sianturi Ronna Ginting Roy Andre Parsaoran Manurung Rudy Agam Rudy Hartawan Rambe, Rudy Hartawan Rusliadi Rusliadi Ruthmawati, Abigael Saberina Hasibuan Samuel LG, Febri Samuel Sitorus Santi Ramayani Santi Ramayani, Santi Sella Nur Happy Sembiring, Ayu Puspita Septia Nursa Shafira Nurjannah Silalahi, Marni Simangunsong, Gidion Simbolon, Lensofa Sirait, Lestari Roindah Siska Wulan Sari Sitanggang, Firnando Sitorus Sitorus Slamat Harianto Sukran Slamat Harianto Sukran Sofwan Said Daulay Soufyana Zahra Minda Soufyana Zahra Minda Subiantoro, Yusuf Sukran, Slamat Harianto Sunarto Sunarto Syahputra Syahputra Syakirin, Muhammad Fakhrusy T. Nalacintia Miazara T. Nalacintia Miazara Tampubolon, Irma Megawati Tomi Ramadona Triani Cahya Fitri Sabilah Triani Cahya Fitri Sabilah Trisla Warningsih Warman Fatra, Warman Winda Sari Yudho Harjoyudanto Yudho Harjoyudanto Yuliani Yuliani Yustina Yustina