Claim Missing Document
Check
Articles

Pemijahan Induk Ikan Gurami (Osphronemus GouramyLac) Kampar di Desa Sawah Baru Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar Aryani, Netti; Hasibuan, Saberina; Fajri, Nur El; Suharman, Indra; Asiah, Nur
Journal of Community Engagement Research for Sustainability Vol. 2 No. 6 (2022): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/cers.2.6.288-294

Abstract

A group of farmers in Sawah Baru Village work at the Kampar Gurami fish hatchery. The Pulai Jaya farmer group used natural techniques for gouramy spawning in the hatchery activities. Due to insufficient spawning eggs and intermittent seed production, this group has a challenge that results in very little revenue from its operations. The following goals of community service projects are : 1) Transfer technology for semi-natural gourami spawning to a farmer group in Pulai Jaya so they can produce more kampar gourami seeds. 2) Raise the revenue of the Pulai Jaya Farmers chairman and members and generate jobs, 3) In Sawah Baru Village, information agents and skills about the hatchery technology for semi-natural Kampar Gourami are being developed in order to be shared with other villages. The chairman and members of the Pulai Jaya farmer group have been motivated once again to carry out seeding activities as a result of this activity, according to the findings of observations made of them. They can also effectively absorb and put to use the provided information.
Pemanfaatan Tepung Daun Mengkudu (Morinda citrifolia L) yang Difermentasi Menggunakan Rhyzopus sp dalam Pakan Benih Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) Samuel LG, Febri; Suharman, Indra; Siagian, Desi Rahmadani
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 3 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.3.354-366

Abstract

Daun mengkudu (Morinda citrifolia L) merupakan sumber protein nabati yang menjanjikan untuk pakan ikan karena kandungan protein kasarnya yang tinggi, berkisar antara 15% hingga 22,11%. Namun, karena kandungan serat kasar yang tinggi pada daun mengkudu, hal ini dapat mengurangi daya cerna nutrisi. Oleh karena itu, diperlukan pengolahan untuk meningkatkan kualitas daun mengkudu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung daun mengkudu yang difermentasi dengan Rhyzopus sp dalam pakan untuk meningkatkan efisiensi pakan dan pertumbuhan benih ikan patin. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL). Lima jenis pakan diformulasikan mengandung 35% protein, dengan pakan P0 yang mengandung 100% tepung kedelai (pakan kontrol), dan pakan P1, P2, P3, dan P4 yang menggantikan tepung kedelai dengan tepung fermentasi daun mengkudu (TFDM) masing-masing pada tingkat 25%, 50%, 75%, dan 100%. Benih ikan patin (dengan rata-rata berat tubuh 3,15 - 3,42 g) ditebar dalam keramba jaring apung berukuran 1 × 1 × 1 (m) dengan kepadatan 30 ikan per keramba. Pakan percobaan diberikan sebanyak 10% dari biomassa ikan uji dengan frekuensi tiga kali sehari pada pukul 08.00, 12.00, dan 16.00 WIB, selama 56 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TFDM dalam pakan berpengaruh nyata terhadap efisiensi pakan dan pertumbuhan benih ikan patin. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan TFDM sebanyak 75% dapat menggantikan tepung kedelai dalam pakan ikan patin, dengan kecernaan pakan (59,32%), kecernaan protein (81,05%), retensi protein (25,29%), efisiensi pakan (43,34%), dan laju pertumbuhan spesifik (3,62%).
PEMANFAATAN  TEPUNG  MAGGOT (Hermetia illucens) DIFERMENTASI MENGGUNAKAN Aspergillus niger DALAM PAKAN UNTUK PERTUMBUHAN BENIH IKAN GURAMI (Osphronemus goramy) Romadhan, Wahyu; Adelina, Adelina; Suharman, Indra
Journal of Fish Nutrition Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfn.v5i2.8303

Abstract

This study evaluated the utilization of maggot flour fermented with Aspergillus niger in gourami fish seed feed. The research was conducted using a one-factor Complete Random Design (RAL) with five treatments and three replications. The treatment used was feed without fermented maggot flour (P0), feed containing 25% fermented maggot flour (P1), feed containing 50% fermented maggot flour (P2), feed containing 75% fermented maggot flour (P3), and 100% feed containing fermented maggot flour (P4). Fish with an average initial weight of 2.93 ± 4.00 g were stocked into 15 net cages (1 × 1 × 1 m³) at a density of 25 fish per cage. The fish were fed test feeds at 10% of their body weight, 3 times daily (08:00, 13:00, and 17:00), for 56 days. Feed digestibility was assessed in an aquarium (60 × 40 × 40 cm³) at a dense stocking density of 10 fish per m³. The test feed contained 0,5 % Cr2O3. The results indicated that the inclusion of 75% fermented maggot meal yielded the best outcomes, with feed digestibility of 74.36%, protein digestibility of 88.76%, feed efficiency of 46.10%, protein retention of 33.38%, specific growth rate of 3.29% per day, and a survival rate of 100%.
Pemberdayaan Lingkungan Masyarakat Melalui Sosialisasi Hidroponik System Wick (sumbu) Di Desa Tanjung Simandolak, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau Syahputra Syahputra; Indra Suharman; Divo Afrianto; Enggar Akbar Nur Izza; Muhammad Sorim Arkan; Septia Nursa; Amirah Mardhiyah; Ayu Lestari; Mika Handayani; Eka Wahyu Ningsih; Retno Tri Pratiwi
Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 4 (2023): November: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/faedah.v1i4.332

Abstract

The socialization of hydroponics to the village community is an effort to develop the independence and welfare of the community by improving knowledge, attitudes, skills, Hydroponics is a cultivati Wick hydroponics is a simple hydroponic method that uses a wick as a link between nutrients and the roots of the growing media. This activity was carried out in Tanjung Simandolak Village, Benai District, Kuantan Singingi, Riau. This activity began with a theoretical and practical explanation with pakcoy mustard plants as an example, the practice carried out starting from seed sowing, wick system, transplanting and continued with a discussion session. The results of this activity are that the Tanjung Simandolak village community knows hydroponics in general, wick system hydroponics, plant maintenance, handing over hydroponics to the This activity adds to the knowledge and insight of the Tanjung Simandolak village community about hydroponics and can spread and teach the knowledge.
Struktur Komunitas Dan Indeks Fisiologis Ikan Sebagai Indikator Kondisi Ekosistem Perairan Pasir Pengaraian Riau Agus Putra AS; Indra Suharman; Afrah Junita; Saiful Mahdi
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v5i2.8616

Abstract

Perairan umum Pasir Pengaraian Riau merupakan habitat penting bagi ikan air tawar serta berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas dan kondisi fisiologis ikan di perairan Pasir Pengaraian. Struktur komunitas dianalisis menggunakan kelimpahan relatif, indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), indeks keseragaman (E), dan indeks dominansi (C), sedangkan kondisi fqisiologis dievaluasi melalui Viscerosomatic Index (VSI) dan Hepatosomatic Index (HSI). Identifikasi ikan dilakukan berdasarkan karakteristik morfologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 961 individu yang terdiri atas 30 spesies dari 11 famili, dengan famili Cyprinidae sebagai kelompok dominan, khususnya genus Labiobarbus dan Barbonymus. Nilai indeks keanekaragaman (H’) sebesar 2,75 menunjukkan keanekaragaman sedang, indeks keseragaman (E) sebesar 0,81 menunjukkan komunitas yang relatif stabil, dan indeks dominansi (C) sebesar 0,09 menunjukkan tingkat dominansi yang rendah. Nilai VSI berkisar antara 0,93–12,38, sedangkan HSI berkisar antara 0,01–4,76. Selain itu, nilai faktor kondisi (FK) ikan berkisar antara 0,07– 4,65, yang menunjukkan variasi kondisi tubuh dan status energi antarspesies. Secara umum, perairan Pasir Pengaraian masih mampu mendukung komunitas ikan yang beragam dan relatif stabil. Integrasi analisis komunitas dan fisiologis memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi ekosistem serta mendukung pengelolaan sumber daya perikanan air tawar secara berkelanjutan
Sosialisasi Pembangunan Rasa Percaya Diri Siswa SMAN 2 Kampar Untuk Melanjutkan Pendidikan Tingkat Universitas Muhammad Andryan Juliardy; Bunga Cantika; Soufyana Zahra Minda; T. Nalacintia Miazara; Radhiansyah Fikri; Triani Cahya Fitri Sabilah; Deta Anjellyta; Anugrah Aurora Dhearesta; Febri Samuel L.G; Muhammad Fadil Ghifari; Indra Suharman
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.2789

Abstract

Abstrak Rendahnya minat untuk melanjutkan jenjang pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi merupakan suatu permasalahan dalam bidang pendidikan di Desa Koto Tibun tepatnya di SMAN 2 Kampar. Hal ini diakibatkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi minat siswa-siswi dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, faktor ekonomi, tidak memiliki kepercayaan diri, dan tidak ada bimbingan untuk melangkah ke pendidikan yang lebih tinggi. Dalam pengabdian tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Koto Tibun membuat sebuah kegiatan sosialisasi dengan sasaran siswa-siswi kelas 12 untuk menanyakan dan meyakinkan diri para siswa-siswi untuk berani mengambil keputusan untuk melanjutkan pendidikan tidak hanya berakhir di tingkat SMA. Kata Kunci: Pendidikan, Perguruan Tinggi, SMA
THE USE OF FERMENTED COCONUT MEAL (Cocos nucifera) USING EM4 IN FEED ON THE GROWTH OF GURAMI FISH (Osphronemus gouramy) Annisa Meliana; Niken Ayu Pamukas; Indra Suharman
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 9 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ajoas.9.1.95-100

Abstract

Copra meal flour is used as a fish feed ingredient with a fairly high protein content of 18–24%. However, its crude fiber content is high, which can reduce its digestibility. Therefore, fermentation is needed to improve the quality of copra meal. This study aims to determine the percentage of copra meal flour fermented with EM4 in feed to produce the best feed efficiency and growth of gorami fish. This study employed an experimental method with a completely randomized design (CRD). Five types of feed were formulated to contain 32% protein, with feed P0 containing 100% soybean meal (control feed), and feeds P1, P2, P3, and P4 replacing soybean meal with fermented copra meal at 25%, 50%, 75%, and 100%, respectively gorami fish fry (with an average body weight of 2.08 ± 0.11 g) were stocked in floating net cages measuring 1 × 1 × 1 m3 at a density of 25 fish per cage. The experimental feed was given at 10% of the test fish biomass frequency three times a day at 08.00, 12.00, and 16.00 WIB, for 56 days. Feed digestibility was measured by giving the test feed three times a day to satiation, mixed with Cr2O3 and protein. The results showed that the use of TBKF in the feed significantly improved feed efficiency and gorami fry growth. Based on the results, it can be concluded that the use of 75% fermented copra meal can replace soybean meal in gorami feed, with feed digestibility (57.63%),  protein digestibility (80.08%), protein retention (37.56%), feed efficiency (52.31%), and specific growth rate (4.05%).
Pengaruh Penambahan Tepung Biji Ketapang (Terminalia catappa) yang Difermentasi EM-4 dalam Pakan terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Patin Siam (Pangasianodon hypophthalmus) Nur Aini; Adelina Adelina; Indra Suharman
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 14 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.14.2.160-169

Abstract

Ikan patin siam (Pangasianodon hypophthalmus) merupakan salah satu komoditas unggulan budidaya ikan air tawar di Provinsi Riau yang terus mengalami peningkatan produksi dan permintaan. Kondisi tersebut menyebabkan kebutuhan pakan dalam kegiatan budidaya semakin meningkat, sehingga berdampak pada tingginya biaya produksi, mengingat pakan menyumbang sekitar 60–70% dari total biaya dan masih bergantung pada tepung kedelai impor yang harganya relatif mahal serta ketersediaannya terbatas. Oleh karena itu, diperlukan bahan pakan alternatif berbasis sumber daya lokal yang lebih ekonomis. Biji ketapang (Terminalia catappa) memiliki kandungan protein cukup tinggi, namun mengandung serat kasar dan senyawa antinutrisi yang dapat menurunkan kecernaan. Fermentasi menggunakan EM-4 dapat meningkatkan kualitas nutrisi dan kecernaan bahan. Penelitian dilaksanakan pada September–November 2025 di Laboratorium Nutrisi Ikan dan waduk Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah pakan tanpa tepung biji ketapang terfermentasi (P0) dan pakan mengandung tepung biji ketapang terfermentasi yaitu sebanyak 30%, 40%, 50%, dan 60% (P1, P2, P3, P4). Benih ikan yang digunakan adalah benih ikan patin siam dengan bobot 2,41g ± 0,26g dipelihara selama 56 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung kedelai dengan tepung biji ketapang terfermentasi sebanyak 50% memberikan hasil terbaik terhadap kecernaan pakan 61,83%, kecernaan protein 83,23%, efisiensi pakan 44,45%, retensi protein 30,12%, laju pertumbuhan spesifik 4,08% per hari, dan kelulushidupan 97,3–100%. Kualitas air selama penelitian berada pada kisaran optimal untuk pertumbuhan ikan patin siam yaitu berkisar suhu 27,2 – 29oC, pH 6,6 – 7,1 dan oksigen terlarut 5,3 – 6,2 mg/L.
Co-Authors ', Adelina ', Adelina Abdul Rasyid Lubis Ade Ad Ade Irma Agustina Adelina Adelina ' Adelina Adelina Adelina, Adelina Adelina, Adelina Adelina, Adelina Afan Sholeh Afdola, Afdola Afrah Junita Agus Putra AS Agussani Mendefa Ahmad Zulfahmi aida ningsih, nur Aidil Irvan Aisenodni, Aga Fifty Al Fajri S aliya setiyani, metty Amaliah, Novi Amirah Mardhiyah Amirah Mardhiyah anda restu, delpa Andesca, Yofi Devara Andri Hendrizal Andri Yosia Anggi Wulandari Annisa Meliana Annisa Nur Aliyah Anri M Shaleh Deana, Anri M Shaleh Anugrah Aurora Dhearesta Arif Riandra Auliya, Rizki Ayu Lestari Ayu Lestari Ayu Puspita Sembiring Azyzi Syahren Revina Bunga Cantika chaniago, alfi Citra Panjaitan Dani Yosi R.Sibarani David Sibarani Desenieli Harefa Desi Rahmadani Siagian Deta Anjellyta Divo Afrianto Divo Afrianto Eka Wahyu Ningsih Eka Wahyu Ningsih Enggar Akbar Nur Izza Enggar Akbar Nur Izza Erica Silvia Erlangga Putra Fajri, Muhammad Nur Febri Ridho Putra Febri Ridho Putra Febri Samuel L.G Febrico Febrico Ferdhi Aulio Rahmad fitriyasari Fx. Jodhi P.U Geri Gunawan Geri Gunawan Gunawan, Geri Halil, Fitrahadi Hamdan Alawi Hamdan Alawi Hana Delia Hutabarat Herlita Noveni Samosir Husnaini, Radiatul Iesje Lukistyowati Iesje Lukistyowati Indra Lesmana Irdoni HS Irma Apri Nanda Irwan Effendi James Parlindungan Panjaitan Khairani Putri, Khairani Khairudin Khairudin Khairudin Khairudin Khairudin Khairudin Kurniawan, Dhidy Lala Indriani Lukisyowati, Iesje Mahdi Arif Siregar Malik Malik Manurung, Roy Andre Parsaoran Marni Anita Silalahi Marni Anita Silalahi Masjudi, Heri Mhd Andry Kurniawan Mika Handayani Mika Handayani Muhammad Ahlun Nazar Muhammad Andryan Juliardy Muhammad Arief Wibowo Muhammad Fadil Ghifari Muhammad Fakhrusy Syakirin Muhammad Firdaus Muhammad Ilham Syarif Muhammad Ilham Syarif Muhammad Nur Fajri Muhammad Sorim Arkan Muhammad Sorim Arkan Muhammad Syarif, Muhammad Mulyadi , Mulyadi Mulyadi . Mulyadi Mulyadi Mutya Syaraswati Nababan, Fatisah Nadya Oviantari Lubis Nazar, Muhammad Ahlun Netti Aryani Niken Ayu Pamukas Niken Ayu Pamukas Niken Ayu Pamungkas Nirwan Fadli Pulungan nopika, depi Nova Sintya Sary Novendri, Rizki Novreta Ersyi Darfia Nugie Nugraha Nur Aini Nur Asiah Nur Asiah NUR FADILAH Nuraini El Fajri Nuraini Nuraini Nurhidayatina Kamil, Nurhidayatina Nursal Nursal Nurwijayanti Oky Priawan Operiman Hulu Pandiangan, Dian Pramanda Panuturi Julianto Siboro Puji Haryadi Puspita Dewi Putra, Febri Ridho Putri Tri Ghaziah Radhiansyah Fikri Radiatul Husnaini Radiatul Husnaini Rafika, Fitria Rahmat Kurniawan Rahmat Kurniawan Rahmat Kurniawan Rangkuti, Putra Raudah, Peggi Rehma Natalia Silaban Retno Tri Pratiwi Retno Tri Pratiwi Rian Hidayat Riatman Cahyadi, Riatman Ridho Ahadana Riga Oganda Riko Martinus S Rima Maisarah Riski Rahmadana Riza, Subkhan Rizky Rinaldi Roma Uli Purba Romadhan, Wahyu Ronal P Sianturi Ronna Ginting Roy Andre Parsaoran Manurung Rudy Agam Rudy Hartawan Rambe, Rudy Hartawan Rusliadi Rusliadi Ruthmawati, Abigael Saberina Hasibuan Saiful Mahdi Samuel LG, Febri Samuel Sitorus Santi Ramayani, Santi Sella Nur Happy Sembiring, Ayu Puspita Septia Nursa Septia Nursa Shafira Nurjannah Silalahi, Marni Simangunsong, Gidion Simbolon, Lensofa Sirait, Lestari Roindah Siska Wulan Sari Sitanggang, Firnando Sitorus Sitorus Slamat Harianto Sukran Slamat Harianto Sukran Sofwan Said Daulay Soufyana Zahra Minda Subiantoro, Yusuf Sukran, Slamat Harianto Sunarto Sunarto Syahputra Syahputra Syahputra Syahputra Syakirin, Muhammad Fakhrusy T. Nalacintia Miazara Tampubolon, Irma Megawati Tomi Ramadona Triani Cahya Fitri Sabilah Trisla Warningsih Warman Fatra, Warman Winda Sari Yudho Harjoyudanto Yudho Harjoyudanto Yuliani Yuliani Yustina Yustina