Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Buletin KKN Pendidikan

PENGUATAN PENDIDIKAN ETIKA DAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA DI SMP MUHAMMADIYAH 10 MATESIH, KARANGANYAR Ratih, Koesoemo; Utami, Ratnasari Dyah; Fuadi, Djalal; Mulyasih, Sri; Febriani, Dinar; Asmara, Sampdoria Fajar; Aprilianti, Diana Riza; Rianti, Arum Wahyu; Santiana, Dewi; Rahmawati, Heni; Adlina, Livya Mora; Rosyidi, Bastian; Hidayat, Muhammad Taufik
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i1.10770

Abstract

Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menumbuhkan dan memberikan penguatan  kepedulian guru dan siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih Karanganyar terhadap lingkungan sosial-budaya sekolah dalam pendidikan etika dan karakter di era komunikasi global sekarang ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan guru dan siswa berjumlah 34 siswa yang ada di SMP Muhammadiyah 10 Matesih yang diawali dengan pengamatan terlibat aktif, wawancara mendalam secara langsung dilanjutkan dengan teknik Partisipatory Rural Appraisal kepada guru dan siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa dengan adanya pendidikan etika dan karakter peduli lingkungan siswa yang ada di SMP Muhammadiyah 10 Matesih lebih menanggapi akan pentingnya lingkungan yang bersih, serta siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih telah dapat memanfaatkan botol-botol bekas sebagai pot bunga dan lebih bertanggung jawab atas sampah yang ada di lingkungan sekolah dengan membuang sampah pada tempat sampah yang telah di sediakan oleh tim KKN-Dik maka dengan diadakannya pengabdian masyarakt pendidikan ini dapat mengetahui bahwa dengan diadakannya pendidikan etika dan karekter peduli lingkungan ini dapat menumbuhkan etika dan karakter siswa dalam bertanggung jawab terhadap lingkungan yang bersih, rapi, indah, dan nyaman. Oleh sebab itu, guru dan siswa perlu didorong secara berkala dan berkelanjutan dalam pendidikan etika dan karakter yang berbasis pada potensi lingkungan sosial-budaya sekolah.
PENGEMBANGAN DEWI MENARI SEBAGAI DESA WISATA TANON LERENG GUNUNG TELOMOYO DI KECAMATAN GETASAN, KABUPATEN SEMARANG Fuadi, Djalal; Suharjo, Suharjo; Ratih, Koesoemo; Utami, Ratnasari Diah; Sarbini, Dwi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i1.11268

Abstract

Dusun Tanon lereng gunung Telomoyo Kecamatan Getasan, kabupaten Semarang memiliki potensi Desa wisata (Dewi) menari yang dicanangkan  sejak tahun 2012. Dewi yang menjadi salah satu destinasi wisata yang khas dan unik, dengan sajian paket hiburan menari oleh masyarakat dusun Tanon, disamping pagelaran seni, dolanan tradisional, wisata pembelajaran (outbond), wisata psikoterapi dll belum dikelola secara maksimal dan profesional. Seiring dengan perkembangan usaha paket wisata di desa menari Tanon, persoalan penataan lingkungan, pengembangan potensi untuk produksi industri kreatif, dan pengelolaan peternakan yang bersih perlu menjadi perhatian. Kegiatan Ipteks bagi Desa Mitra (IbDM) ini, difokuskan pada dua kegiatan. Pertama, bidang lingkungan dan kedua, kegiatan berbasis pada aspek ekonomi dalam mengangkat potensi tanaman lokal, yaitu pegagan dan sayur-sayuran. Pendampingan penataan lingkungan asri, pengelolaan peternakan bersih dan pengembangan usaha hasil pertanian berbasis potensi lokal, dapat menambah daya tarik dan kenyamanan pengunjung untuk menikmati suasana pedesaan, meningkatkan jumlah pengunjung, meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pembelian produk-produk olahan kreatif dari masyarakat, yang muaranya adalah peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di desa wisata, serta terwujudnya pengelolaan dan pengembangan desa wisata yang lebih menarik dan kreatif, pengelolaan peternakan yang bersih, dikembangkan pertanian produktif serta diversifikasi aneka produk olahan berbasis potensi lokal.
Penguatan Pendidikan Etika dan Karakter Peduli Lingkungan Sosial Budaya di SMP Muhammadiyah 10 Matesih, Karanganyar Ratih, Koesoemo; Utami, Ratnasari Dyah; Fuadi, Djalal; Mulyasih, Sri; Febriani, Dinar; Asmara, Sampdoria Fajar; Aprilianti, Diana Riza; Rianti, Arum Wahyu; Santiana, Dewi; Rahmawati, Heni; Adlina, Livya Mora; Rosyidi, Bastian; Hidayat, Muhammad Taufik
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i1.10770

Abstract

Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menumbuhkan dan memberikan penguatan  kepedulian guru dan siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih Karanganyar terhadap lingkungan sosial-budaya sekolah dalam pendidikan etika dan karakter di era komunikasi global sekarang ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan guru dan siswa berjumlah 34 siswa yang ada di SMP Muhammadiyah 10 Matesih yang diawali dengan pengamatan terlibat aktif, wawancara mendalam secara langsung dilanjutkan dengan teknik Partisipatory Rural Appraisal kepada guru dan siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa dengan adanya pendidikan etika dan karakter peduli lingkungan siswa yang ada di SMP Muhammadiyah 10 Matesih lebih menanggapi akan pentingnya lingkungan yang bersih, serta siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih telah dapat memanfaatkan botol-botol bekas sebagai pot bunga dan lebih bertanggung jawab atas sampah yang ada di lingkungan sekolah dengan membuang sampah pada tempat sampah yang telah di sediakan oleh tim KKN-Dik maka dengan diadakannya pengabdian masyarakt pendidikan ini dapat mengetahui bahwa dengan diadakannya pendidikan etika dan karekter peduli lingkungan ini dapat menumbuhkan etika dan karakter siswa dalam bertanggung jawab terhadap lingkungan yang bersih, rapi, indah, dan nyaman. Oleh sebab itu, guru dan siswa perlu didorong secara berkala dan berkelanjutan dalam pendidikan etika dan karakter yang berbasis pada potensi lingkungan sosial-budaya sekolah.
Penguatan Nilai dan Karakter Nasionalisme melalui Lagu Wajib Nasional di MI Muhammadiyah Tanjungsari, Boyolali Ratih, Koesoemo; Srijono, Djoko; Laksono, Gilang Yudha; Dewi, Ayuana Kartika; Jusup, Bacharuddin; Fitriyani, Friska; Hasanah, Alfi Uswatun; Farida, Kun; Pramesti, Meylani Eko; Styaningsih, Nina Putri; Darojati, Siti Mubarokatut; Mirwanti, Winda
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 2, Desember 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i2.10793

Abstract

Lagu wajib nasional sering juga disebut lagu perjuangan karena setiap lirik lagunya terdapat makna yang mengandung berbagai peristiwa sejarah penting bagi kemerdekaan bangsa Indonesia. Lagu wajib nasional dapat dimanfaatkan dalam penanaman nilai dan karakter nasionalisme karena kandungan sejarahnya dan juga berbentuk lagu sehingga mudah untuk dihafalkan. Namun, kenyataan di lapangan banyak pendidik terutama guru kurang maksimal dalam memanfaatkan lagu wajib nasional untuk menanamkan nilai dan karakter nasionalisme pada siswa. Tim KKNDik FKIP UMS ingin memanfaatkan lagu wajib nasional dengan cara yang efektif dan kreatif guna meningkatkan Nilai dan Karakter Nasionalisme. Jenis pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatori. Tim melakukan analisis situasi di lapangan yang dilanjutkan dengan penerapan tindakan. Hasil pengabdian  ini menunjukkan bahwa dengan memanfaatkan lagu nasional dengan cara yang efektif dan kreatif akan meningkatkan nilai dan karakter nasionalisme Siswa MIM Tanjungsari Boyolali
Pengembangan Dewi Menari sebagai Desa Wisata Tanon Lereng Gunung Telomoyo di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang Fuadi, Djalal; Suharjo, Suharjo; Ratih, Koesoemo; Utami, Ratnasari Diah; Sarbini, Dwi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i1.11268

Abstract

Dusun Tanon lereng gunung Telomoyo Kecamatan Getasan, kabupaten Semarang memiliki potensi Desa wisata (Dewi) menari yang dicanangkan  sejak tahun 2012. Dewi yang menjadi salah satu destinasi wisata yang khas dan unik, dengan sajian paket hiburan menari oleh masyarakat dusun Tanon, disamping pagelaran seni, dolanan tradisional, wisata pembelajaran (outbond), wisata psikoterapi dll belum dikelola secara maksimal dan profesional. Seiring dengan perkembangan usaha paket wisata di desa menari Tanon, persoalan penataan lingkungan, pengembangan potensi untuk produksi industri kreatif, dan pengelolaan peternakan yang bersih perlu menjadi perhatian. Kegiatan Ipteks bagi Desa Mitra (IbDM) ini, difokuskan pada dua kegiatan. Pertama, bidang lingkungan dan kedua, kegiatan berbasis pada aspek ekonomi dalam mengangkat potensi tanaman lokal, yaitu pegagan dan sayur-sayuran. Pendampingan penataan lingkungan asri, pengelolaan peternakan bersih dan pengembangan usaha hasil pertanian berbasis potensi lokal, dapat menambah daya tarik dan kenyamanan pengunjung untuk menikmati suasana pedesaan, meningkatkan jumlah pengunjung, meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pembelian produk-produk olahan kreatif dari masyarakat, yang muaranya adalah peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di desa wisata, serta terwujudnya pengelolaan dan pengembangan desa wisata yang lebih menarik dan kreatif, pengelolaan peternakan yang bersih, dikembangkan pertanian produktif serta diversifikasi aneka produk olahan berbasis potensi lokal.
Pelatihan Seni sebagai Upaya Optimalisasi Potensi Hemisfer Kanan pada Anak Usia Sekolah Purwanti, Shandy Novilya; Nurcahyo, Aditya; Ratih, Koesoemo; Supriyadi, Hendra
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 1, Juli 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v3i1.14644

Abstract

Era globalisasi semakin merambah ke berbagai penjuru dunia, terlebih lagi dalam dunia pendidikan. Paradigma yang muncul memiliki arah yang lebih condong terhadap otonomi pendidikan. Pendidikan yang didapatkan melalui pendidikan formal dan nonformal. Adanya pandemi covid-19 yang menyerang hampir di berbagai penjuru dunia, membuat peserta didik harus melaksanakan pendidikan formal di rumah masing-masing. Pandemi covid-19 ini memiliki dampak yang cukup banyak, salah satunya yaitu dampak akan perkembangan hemisfer kanan (otak kanan) peserta didik. Peserta didik yang sering dituntut untuk mengejar akademisnya, membuat tenaga pendidik, pemerintah, maupun orang tua peserta didik lupa akan perkembangan hemisfer kanan peserta didik. Sebagai usaha dalam mengatasi permasalahan tersebut, maka pelaksanaan kegiatan KKN-Dik yang bertempat di wilayah RT 03 RW 04 Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal membuat program kerja pelatihan seni guna mengoptimalkan potensi hemisfer kanan pada peserta didik. Kegiatan dengan menggunakan metode pengabdian kepada masyarakat dan menggunakan teknik wawancara serta observasi ini memiliki hasil bahwa pelatihan seni yang ditujukan kepada peserta didik mampu mengoptimalkan potensi hemisfer kanan peserta didik. Dikatakan berhasil karena peserta didik dapat berkomunikasi dengan baik, mampu bersosialisasi, memiliki kreativitas dan imajinasi yang luas, serta mampu mengingat dan berekspresi dengan baik. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan seni dalam KKN-Dik ini sangat penting dilakukan dan dapat diteruskan oleh warga maupun orang tua peserta didik supaya hemisfer kanan peserta didik tetap optimal.
Pelatihan Seni sebagai Upaya Optimalisasi Potensi Hemisfer Kanan pada Anak Usia Sekolah Purwanti, Shandy Novilya; Nurcahyo, Aditya; Ratih, Koesoemo; Supriyadi, Hendra
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 1, Juli 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v3i1.14644

Abstract

Era globalisasi semakin merambah ke berbagai penjuru dunia, terlebih lagi dalam dunia pendidikan. Paradigma yang muncul memiliki arah yang lebih condong terhadap otonomi pendidikan. Pendidikan yang didapatkan melalui pendidikan formal dan nonformal. Adanya pandemi covid-19 yang menyerang hampir di berbagai penjuru dunia, membuat peserta didik harus melaksanakan pendidikan formal di rumah masing-masing. Pandemi covid-19 ini memiliki dampak yang cukup banyak, salah satunya yaitu dampak akan perkembangan hemisfer kanan (otak kanan) peserta didik. Peserta didik yang sering dituntut untuk mengejar akademisnya, membuat tenaga pendidik, pemerintah, maupun orang tua peserta didik lupa akan perkembangan hemisfer kanan peserta didik. Sebagai usaha dalam mengatasi permasalahan tersebut, maka pelaksanaan kegiatan KKN-Dik yang bertempat di wilayah RT 03 RW 04 Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal membuat program kerja pelatihan seni guna mengoptimalkan potensi hemisfer kanan pada peserta didik. Kegiatan dengan menggunakan metode pengabdian kepada masyarakat dan menggunakan teknik wawancara serta observasi ini memiliki hasil bahwa pelatihan seni yang ditujukan kepada peserta didik mampu mengoptimalkan potensi hemisfer kanan peserta didik. Dikatakan berhasil karena peserta didik dapat berkomunikasi dengan baik, mampu bersosialisasi, memiliki kreativitas dan imajinasi yang luas, serta mampu mengingat dan berekspresi dengan baik. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan seni dalam KKN-Dik ini sangat penting dilakukan dan dapat diteruskan oleh warga maupun orang tua peserta didik supaya hemisfer kanan peserta didik tetap optimal.
Penguatan Pendidikan Etika dan Karakter Peduli Lingkungan Sosial Budaya di SMP Muhammadiyah 10 Matesih, Karanganyar Ratih, Koesoemo; Utami, Ratnasari Dyah; Fuadi, Djalal; Mulyasih, Sri; Febriani, Dinar; Asmara, Sampdoria Fajar; Aprilianti, Diana Riza; Rianti, Arum Wahyu; Santiana, Dewi; Rahmawati, Heni; Adlina, Livya Mora; Rosyidi, Bastian; Hidayat, Muhammad Taufik
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i1.10770

Abstract

Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menumbuhkan dan memberikan penguatan  kepedulian guru dan siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih Karanganyar terhadap lingkungan sosial-budaya sekolah dalam pendidikan etika dan karakter di era komunikasi global sekarang ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan guru dan siswa berjumlah 34 siswa yang ada di SMP Muhammadiyah 10 Matesih yang diawali dengan pengamatan terlibat aktif, wawancara mendalam secara langsung dilanjutkan dengan teknik Partisipatory Rural Appraisal kepada guru dan siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa dengan adanya pendidikan etika dan karakter peduli lingkungan siswa yang ada di SMP Muhammadiyah 10 Matesih lebih menanggapi akan pentingnya lingkungan yang bersih, serta siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih telah dapat memanfaatkan botol-botol bekas sebagai pot bunga dan lebih bertanggung jawab atas sampah yang ada di lingkungan sekolah dengan membuang sampah pada tempat sampah yang telah di sediakan oleh tim KKN-Dik maka dengan diadakannya pengabdian masyarakt pendidikan ini dapat mengetahui bahwa dengan diadakannya pendidikan etika dan karekter peduli lingkungan ini dapat menumbuhkan etika dan karakter siswa dalam bertanggung jawab terhadap lingkungan yang bersih, rapi, indah, dan nyaman. Oleh sebab itu, guru dan siswa perlu didorong secara berkala dan berkelanjutan dalam pendidikan etika dan karakter yang berbasis pada potensi lingkungan sosial-budaya sekolah.
Penguatan Nilai dan Karakter Nasionalisme melalui Lagu Wajib Nasional di MI Muhammadiyah Tanjungsari, Boyolali Ratih, Koesoemo; Srijono, Djoko; Laksono, Gilang Yudha; Dewi, Ayuana Kartika; Jusup, Bacharuddin; Fitriyani, Friska; Hasanah, Alfi Uswatun; Farida, Kun; Pramesti, Meylani Eko; Styaningsih, Nina Putri; Darojati, Siti Mubarokatut; Mirwanti, Winda
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 2, Desember 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i2.10793

Abstract

Lagu wajib nasional sering juga disebut lagu perjuangan karena setiap lirik lagunya terdapat makna yang mengandung berbagai peristiwa sejarah penting bagi kemerdekaan bangsa Indonesia. Lagu wajib nasional dapat dimanfaatkan dalam penanaman nilai dan karakter nasionalisme karena kandungan sejarahnya dan juga berbentuk lagu sehingga mudah untuk dihafalkan. Namun, kenyataan di lapangan banyak pendidik terutama guru kurang maksimal dalam memanfaatkan lagu wajib nasional untuk menanamkan nilai dan karakter nasionalisme pada siswa. Tim KKNDik FKIP UMS ingin memanfaatkan lagu wajib nasional dengan cara yang efektif dan kreatif guna meningkatkan Nilai dan Karakter Nasionalisme. Jenis pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatori. Tim melakukan analisis situasi di lapangan yang dilanjutkan dengan penerapan tindakan. Hasil pengabdian  ini menunjukkan bahwa dengan memanfaatkan lagu nasional dengan cara yang efektif dan kreatif akan meningkatkan nilai dan karakter nasionalisme Siswa MIM Tanjungsari Boyolali
Co-Authors Adi Jufriansah Adlina, Livya Mora Ahmad Muzaqi Akrom, Akrom Al Fattah, Habib Al Sanaani, Ali Essam Anam Sutopo Aprilianti, Diana Riza Ariyanto , Zahy Riswahyudha Asmara, Sampdoria Fajar Atik Astrini Bana Handaga Darojati, Siti Mubarokatut Dayanti, Gista Rahma Dewi, Ayuana Kartika Dian Artha Kusumaningtyas Djalal Fuadi Djoko Srijono Dwi Sarbini Eko Purnomo Endang Fauziati Eny Pemilu Kusparlina Eriza Putri Ayu Ning Tias Erma Ainun Maghfiroh Fadilla, Maya Ratu Fahmi Johansyah, Muhammad Farida, Kun Febriani, Dinar Fitriyani, Friska Hamidah, Jamiatul Handayani, Winda Sri Hariyatun Hariyatun Harun Joko Prayitno Hasanah, Alfi Uswatun Heri Siswanto Husni Thamrin Ifani, Muhammad Zulfi Imas Suryati Irna Ganda Setyawati Istiqamah, Istiqamah Jenny Buckworth Jusup, Bacharuddin Khafidhta Qudsiana Nurul Arifah Ku Ares Tawandorloh Laili Etika Rahmawati Laksono, Gilang Yudha Latifa, Helmia Mahamad, Abd Kadir Maryadi Maryadi Maryadi Maryadi Maulana, Mahesa Mauly Halwat Hikmat Mirwanti, Winda Muamaroh Muamaroh Muamaroh, M Muhammad Fahmi Johan Syah Muhammad Taufik Hidayat Mulyasih, Sri Murtiningsih, Tenny Nafiah, Silvia Umrotun Ninda Alfia Noviafitri, Kartika Satya Nugroho, Febriyanto Arif Nur Fatinah, Farida Nurcahyo, Aditya Nurhidayat Nurhidayat Pamungkas, Damar Jati Phoumchay Vongvilay Pramesti, Meylani Eko Purwanti, Shandy Novilya Puspa Dewi Rahmawati, Heni Ratnasari Diah Utami Rianti, Arum Wahyu Richa Yusrin Fanida Rosyidi, Bastian Sally Jarin Sandi, Muhamad Santhyami Santhyami Santiana, Dewi Saon, Sharifah Sartini Shairmane Lava Silvia Umrotun Nafiah Siti Nuraini Ajid Sofiyudin, Muh Styaningsih, Nina Putri Sugeng Riyanto Suharjo Suharjo Sulistyono , Yunus Supriyadi, Hendra Syams Kusumaningrum Taha A, Ali Abdulraoof Taha Ibrahim Ahmad Badri Umi Fadlilah, Umi Utami , Nindy Muji Winda Sri Handayani Yamin, Siti Ashabul