Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Penataan Rumah Tinggal Berbasis Efisiensi Energi untuk Komunitas Ibu Hebat, Tapos, Depok Purwantiasning, Ari Widyati; Hantono, Dedi; Prayogi, Lutfi; Maghfurah, Fadwah; Halimah, Hana; Aisy, Karlina Rohadatul; Sari, Yeptadian
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i07.2449

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi komunitas hunian urban dalam mewujudkan efisiensi energi melalui redesain rumah berkelanjutan. Sasaran kegiatan adalah “Komunitas Ibu Hebat” di BCI 2, Tapos, Depok, dengan menerapkan prinsip net zero carbon guna mengatasi tingginya konsumsi energi dan mendorong hunian yang ramah iklim. Pendekatan yang digunakan mencakup audit energi, lokakarya desain partisipatif, serta strategi penataan ulang rumah yang melibatkan ventilasi pasif, optimalisasi pencahayaan alami, dan pemilihan material ramah lingkungan. Hasil kegiatan ini adalah model desain rumah tinggal hemat biaya yang aplikatif serta mendukung misi Indonesia menuju Net Zero Carbon pada tahun 2060. Anggota komunitas menunjukkan peningkatan kesadaran dan mulai menerapkan perbaikan praktis seperti mengganti lampu menjadi LED dan meningkatkan sirkulasi udara dalam rumah.
KAJIAN PERMEABILITAS PADA KAWASAN WISATA KOTA TUA JAKARTA Hantono, Dedi; Purwantiasning, Ari Widyati; Sari, Yeptadian; Hanafiah, Ully Irma Maulina; Sidabutar, Yuanita F D; Musthapha, Zainal
RUSTIC Vol 4 No 1 (2024): RUSTIC
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/rustic.v4i1.2377

Abstract

Setiap kota memiliki nilai historisnya masing-masing, termasuk aset bangunan tua, dan begitu pula dengan kota Jakarta. Selain untuk dinikmati, bangunan-bangunan tua ini memberikan pengalaman dan pemandangan masa lalu kota Jakarta. Dalam upaya melestarikan kawasan tersebut, Jakarta telah melakukan beberapa kali upaya revitalisasi, terutama dalam aspek aksesibilitas bagi pejalan kaki. Setelah dilakukannya revitalisasi tersebut, penulis melakukan studi mengenai keberhasilan program revitalisasi tersebut. Terlebih lagi, terdapat pelebaran jalur pejalan kaki dengan mengubah jalan raya menjadi jalur khusus untuk pejalan kaki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa upaya revitalisasi dengan melakukan konversi jalan dinilai cukup berhasil sehingga Kawasan Wisata Kota Tua Jakarta dapat dengan mudah dikenali, khususnya oleh pejalan kaki.
KAJIAN INDOOR HEALTH AND COMFORT PADA RUANG KELAS SDN GROGOL SELATAN 09 PAGI Rifa Nur Habibah; Yeptadian Sari
RUSTIC Vol 4 No 2 (2024): RUSTIC
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/rustic.v4i2.2383

Abstract

The classroom is a room used for teaching and learning activities. These rooms tend to be crowded, occupied by a number of active students and teachers, making it possible for disease transmission to occur if the classrooms are uncomfortable and do not meet health standards. Because various factors can influence the success of teaching and learning activities, it is important to have classrooms that meet health and comfort standards. This research will focus on classes at elementary school level, with the research object being SDN Grogol Selatan 09 Pagi which is located in South Jakarta. The research method used is descriptive qualitative by conducting field observations and literature analysis. The aim of this research is to determine the quality of Indoor Health and Comfort (IHC) in the classrooms of SDN Grogol Selatan 09 Pagi in order to create an optimal learning environment. The research results show that five of the eight points of Indoor Health and Comfort criteria have been met, namely outdoor air introduction, chemical pollutants, visual comfort, thermal comfort, and acoustic levels.
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR BIOKLIMATIK PADA BANGUNAN PUSAT PERBELANJAAN CENTRAL PARK, JAKARTA Mutia Setya Wardany; Yeptadian Sari
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 9 No. 01 (2025): Purwarupa Vol 9 No 1 Maret 2025
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Iklim tropis di Indonesia, ditandai dengan kondisi suhu yang tinggi, kelembapan, dan curah hujan yang bervariasi, menjadi semakin kompleks dalam menghadapi perubahan suhu yang ekstrem. Berdasarkan hasil analisis dari 116 stasiun pengamatan BMKG, suhu udara rata-rata bulan Agustus 2023 adalah sebesar 26.7 °C. Normal suhu udara klimatologis untuk bulan Agustus 2023 periode 1991-2020 di Indonesia adalah sebesar 26.2 °C (dalam kisaran normal 20.1 °C - 28.6 c). Penelitian ini mempelajari konsep dasar arsitektur bioklimatik, meneliti bagaimana strategi desain pasif, ventilasi alami, teknik peneduh, dan penggabungan tanaman hijau dapat diintegrasikan dengan baik ke beberapa bagian mall. dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan memahami penerapan konsep arsitektur bioklimatik yang dapat di terapkan pada bangunan pusat perbelanjaan. Metode yang dipergunakan dalam tahap proses penelitian ini dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, mengumpulkan dan menganalisis hasil data-data sekunder dan primer yang telah di dapat setelah melakukan survei ke lokasi studi kasus yakni pada bangunan Central Park yang berada di pusat kota yakni wilayah Kota Jakarta. Berdasarkan hasil analisis yang telah di bahas oleh penulis bawa Central Park Mall telah menerapkan 6 poin prinsip arsitektur bioklimatik yang telah di paparkan oleh Ken Yeang , hal tersebut menjadi nilai positif karena Jakarta merupakan salah satu pusat jantung kota yang tingkat kualitas udara sangat buruk karena  terkontaminasi oleh banyaknya asap kendaraan. Kata Kunci: Arsitektur, Bioklimatik, Perubahan Iklim, Pusat Perbelanjaan, Modern   ABSTRACT. Indonesia's tropical climate, characterized by conditions of high temperature, humidity and variable rainfall, becomes increasingly complex in the face of extreme temperature changes. This research studies the basic concepts of bioclimatic architecture, examining how passive design strategies, natural ventilation, shading techniques, and the incorporation of green plants can be well integrated into several parts of the mall. with the aim of identifying and understanding the application of bioclimatic architectural concepts that can be applied to shopping center buildings. The method used in this stage of the research process uses a qualitative descriptive method, collecting and analyzing the results of secondary and primary data that have been obtained after conducting a survey at the case study location, namely the Central Park building in the city center, namely the Jakarta City area. Based on the results of the analysis discussed by the author, Central Park Mall has implemented 7 of the 8 points of the principles of bioclimatic architecture which have been explained by Ken Yeang in the form of Relationship to Landscape, Design on Walls, Use of Balconies, Passive Visualization Tools, Determining Building Orientation, Placement Window Openings, Transitional Spaces, and Heat Insulation on the Floor. This is a positive value because Jakarta is one of the heart of the city where the air quality level is very bad because it is contaminated by a lot of vehicle fumes. Keywords: Architecture, Bioclimatic, Climate Change, Shopping Center, Modern
Kajian Indoor Health and Comfort (IHC) Pada Ruang Kelas SDN Duren Sawit 14 Rifa Nur Habibah; Yeptadian Sari
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 8 No. 2 (2024): Purwarupa Vol 8 No 2 September 2024
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/purwarupa.8.2.137-142

Abstract

ABSTRAK. Ruang kelas, yang sering padat diisi dengan murid dan guru, digunakan selama 5 hari seminggu dengan durasi 5-8 jam per hari, dan dapat menampung 10-38 orang. Hal ini dapat dengan mudah menularkan penyakit, terutama jika ruang kelas tidak memenuhi standar kesehatan.Melihat banyaknya faktor yang mempengaruhi keberhasilan kegiatan belajar mengajar, maka diperlukan ruang kelas yang sehat dan nyaman. Oleh karena itu, perlu diteliti konsep Kesehatan dan Kenyamanan dalam Ruang (Indoor Health & Comfort/IHC) pada Sekolah Dasar, dengan studi kasus SDN Duren Sawit 14 yang terletak di Jakarta Timur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan tujuan penelitian ini untuk memahami dan mengidentifikasi kualitas Kesehatan dan Kenyamanan dalam ruang pada ruang kelas di bangunan pendidikan SDN Duren Sawit 14. Hasil menunjukkan 6 dari 8 kriteria sudah memenuhi standar dan membuat ruang kelas menjadi sehat dan nyaman. Kata Kunci: Kesehatan dan kenyamanan dalam ruang, Ruang kelas, Sekolah Dasar ABSTRACT. Classrooms, which are often crowded, filled with students and teachers, are used 5 days a week for 5-8 hours per day, and can accommodate 10-38 people. This can easily spread disease, especially if the classroom does not meet health standards. Seeing the many factors that influence the success of teaching and learning activities, a healthy and comfortable classroom is needed. Therefore, it is necessary to research the concept of Indoor Health and Comfort (IHC) in elementary schools, with a case study of SDN Duren Sawit 14 which is located in East Jakarta. The method used is descriptive qualitative and the aim of this research is to understand and identify the quality of indoor health and comfort in classrooms in the educational building of SDN Duren Sawit 14. The results show that 6 of the 8 criteria meet the standards and make the classrooms healthy and comfortable. Keywords: Indoor health and comfort, classroom, junior high school
Hunian dan Kesehatan Mental Wanita: Analisis Persepsi terhadap Elemen Healing Architecture Berbasis Pancaindra Yeptadian Sari; Ari Widyati Purwantiasning; Dedi Hantono; Rahmatyas Aditantri; Ahila Shofiqoh
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 9 No. 02 (2025): Purwarupa Vol 9 No 2 September 2025
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Hunian tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan psikologis penghuninya, terutama wanita dewasa yang menjalani peran ganda sebagai ibu, istri, dan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi wanita terhadap elemen-elemen healing architecture dalam hunian berbasis pendekatan pancaindra. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan data diperoleh melalui kuesioner terhadap 38 responden wanita. Analisis dilakukan dengan menghitung rata-rata dan standar deviasi setiap indikator, serta pemetaan hasil ke dalam Diagram Kartesius. Hasil menunjukkan bahwa indikator seperti pencahayaan alami, sirkulasi udara, warna dinding yang menenangkan, dan jendela dengan pemandangan luar menempati posisi prioritas tertinggi. Sementara elemen seperti ruang privat untuk menyendiri menunjukkan preferensi personal yang kuat meskipun nilai rata-ratanya tidak tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa desain hunian yang mendukung kesehatan mental wanita memerlukan pendekatan yang lebih peka terhadap pengalaman sensorik dan kebutuhan psikologis yang bersifat kontekstual. ABSTRACT. Housing serves not only as a physical shelter but also plays a crucial role in maintaining the psychological well-being of its occupants, particularly adult women who simultaneously take on roles as mothers, wives, and professionals. This study aims to analyze women’s perceptions of healing architecture elements in residential design through a multisensory approach. The research employs a descriptive quantitative method, using questionnaire data from 38 female respondents. The data were analyzed through mean and standard deviation calculations, followed by a Cartesian diagram mapping. The findings reveal that indicators such as natural lighting, air circulation, calming wall colors, and windows with outdoor views are perceived as top priorities. Meanwhile, the need for private space for solitude emerged as a strong personal preference, despite its lower average score. These results indicate that residential design that supports women’s mental health requires a more sensitive approach to sensory experiences and context-based psychological needs.  
KAJIAN KONSEP HEALING ENVIRONMENT PADA PUSAT KESEHATAN MENTAL STUDI KASUS: DE KORBEEL AND DE PATIO CHILD AND YOUTH PSYCHIATRIC HOSPITAL Danyah Sami Ali Bin Ghanem; Yeptadian Sari
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 10 No. 01 (2026): Purwarupa Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kesejahteraan manusia dan memerlukan lingkungan perawatan yang mampu mendukung proses pemulihan secara fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan konsep Healing Environment pada fasilitas kesehatan mental melalui studi kasus De Korbeel and De Patio Child and Youth Psychiatric Hospital di Belgia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi literatur dan analisis desain bangunan berdasarkan delapan prinsip Healing Environment, meliputi pencahayaan, skema warna, pemandangan alam, aroma, penghawaan, kontrol kebisingan, pengalaman ruang, dan penggunaan material alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh prinsip tersebut diterapkan secara konsisten dan saling terintegrasi, sehingga menciptakan lingkungan yang mendukung kenyamanan, stabilitas psikologis, serta proses penyembuhan pasien anak dan remaja. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan Healing Environment memiliki peran penting dalam perancangan fasilitas kesehatan mental yang berorientasi pada kesejahteraan dan pemulihan psikologis.   Kata Kunci: Desain Terapeutik, Kualitas Hidup, Lingkungan Penyembuhan, Pusat Kesehatan, Ruang Bebas Stres   ABSTRACT. Mental health is an essential aspect of human well-being and requires a care environment that supports physical and psychological recovery. This study aims to analyze the application of the Healing Environment concept in a mental health facility through a case study of De Korbeel and De Patio Child and Youth Psychiatric Hospital in Belgium. The research uses a qualitative descriptive method through literature review and architectural design analysis based on eight Healing Environment principles, including lighting, color scheme, views of nature, aroma, ventilation, noise control, spatial experience, and the use of natural materials. The results show that all principles are applied consistently and in an integrated manner, creating an environment that supports comfort, psychological stability, and the healing process of children and adolescent patients. This study confirms that the Healing Environment plays an important role in the design of mental health facilities oriented toward well-being and psychological recovery.   Keywords: Therapeutic Design, quality of life, Healing Environment, health center, stress-free spaces
Co-Authors Abda Abda Abrar Azizi Tricy Adharani, Yana Ahila Shofiqoh Ahkamal Ulyaa Ahmad Syarif Maulana Aisy, Karlina Rohadatul Akbar Razak allisa zahrah amani Almira Muthi Faliha Almira Muthi Faliha Aminuyati Andre Lafiza Anggana Fitri Satwikasari anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Ari Widyati Purwantiasning Arisal Arisal Arisal, Arisal Ashadi Astri Handayani Aulia Widya Chandra Azizah T. B. Alkathiri Danyah Sami Ali Bin Ghanem Dedi Hantono Dedi Hantono Dedi Hantono Dedi Hantono Dedi Hantono Dedi hantono, Dedi Dewinta Firda Giriana Emi Susilowati Emi Susilowati Erlangga, Agus Fadwah Maghfurah Faliha, Almira Muthi Farhan Fahrezzy Fikri Dzulfikar Gian Wahyu Riyadi Gugun Suarno Adiputra Halimah, Hana Helen Intan Sapitri Hendro Kurnianto Hendro Kurnianto Husna Desi Jundi Jundullah Afgani Jundi Jundullah Afgani Karlina Rohadatul Aisy Khadijah Warda Sufairo Lily Mauliani Lily Mauliani Lily Mauliani Lily Mauliani Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi, Lutfi M.Arifandy Abdul Gani Meisanti, Meisanti Mita Rahayu Permata Muhammad Alwan Rosyadi Muhammad Alwan Rosyadi Muhammad Fadhil Abdillah Muhammad Farras Baskara Muhammad Hafiizh Muhammad Sidiq Alnawawi Murni Rachmawati Musthapha, Zainal Mutia Setya Wardany Nabila Azzura Putri Prasyam Nabila Azzura Putri Prasyam nugraha, aditya fhazar Nur Romdhona Nurhuda Ali Muhammad PUTRI, ALIFVIA MALINDA Rafli Ferdiansyah rahman rahman Rahmatyas Aditantri Ratna Dewi Nur'aini Rifa Nur Habibah Rifa Nur Habibah Rifqi Rafsanjani Bambang Sakinah Ruhi Sya'bania Sella Siti Ainul Jannah Sidabutar, Yuanita F D Silvi Nurfai'ni Julianti Tegar Ari Erlangga Tomi Aprianto Ully Irma Maulina Hanafiah vidi herdiana Wafirul Aqli Yandri, Sepli Yuliasari Yuliasari