Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Archive of Community Health

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DI RSU BHAKTI RAHAYU DENPASAR Ni Made Rahayu Pradnyasari; Dinar Saurmauli Lubis; Ni Komang Ekawati; Komang Ayu Kartika Sari; Desak Putu Yuli Kurniati
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 9 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2022.v09.i02.p01

Abstract

ABSTRAK IMD adalah meletakkan bayi diatas dada atau perut ibu dan membiarkan bayi mencari puting susu ibu pada satu jam pertama kelahiran. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan implementasi kebijakan IMD di RSU Bhakti Rahayu. Desain penelitian adalah deskriptif kualitatif. Informan utama penelitian yaitu bidan pelaksana dan perawat Unit Bedah Sentral. Informan pendukung yaitu ibu hamil dan ibu bersalin. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan observasi. Strategi keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Terdapat SOP sebagai petunjuk kerja unit pelaksana, monitoring dilakukan setiap persalinan dan pembagian tugas dilakukan secara situasional. Jumlah, kompetensi dan pelatihan Sumber Daya Manusia sudah terpenuhi, ketersediaan fasilitas sudah baik. SOP disampaikan saat pelatihan dan KIE mengenai IMD diberikan saat ANC. Bidan sudah memiliki sikap mendukung tetapi ditemukan kesalahpahaman tatalaksana IMD. Hambatan pelaksanaan IMD adalah tidak ada ruang observasi khusus persalinan SC, kondisi ibu dan bayi dengan tindak lanjut medis dan kurangnya dukungan suami mendampingi saat bersalin. Kesimpulannya adalah implementasi kebijakan IMD sudah berjalan sesuai SOP walaupun terdapat kesalahpahaman tatalaksana IMD dan hambatan pada pelaksanaannya. Peran rumah sakit dapat dimaksimalkan untuk mendukung implementasi IMD sesuai SOP yang berlaku, bagi peneliti selanjutnya agar memilih topik serupa terkait implementasi IMD di fasilitas kesehatan dengan metode yang berbeda. Kata kunci : Implementasi, IMD dan rumah sakit ABSTRACT EIB is placing the baby on the mother's chest or stomach and letting the baby look for the mother's nipple in the first hour of birth. The purpose of this study is to describe the implementation of the EIB policy at Bhakti Rahayu General Hospital. The research design is descriptive qualitative. The main informants of the study were midwives and nurses of the Central Surgical Unit. Supporting informants are pregnant women and mothers giving birth. Data collection by in-depth interviews and observations. The data validity strategy uses source triangulation. There are SOPs as work instructions for the implementing unit, monitoring is carried out every delivery and the division of tasks is carried out situationally. The number, competence and training of Human Resources have been met, the availability of facilities is good. The SOP was delivered during the training and information about EIB was given during the ANC. Midwives already have a supportive attitude but there are misunderstandings about the management of EIB. Barriers to the implementation of IMD are that there is no special observation room for cesarean delivery, the condition of the mother and baby with medical follow-up and the lack of husband support during delivery. The conclusion is that the implementation of the EIB policy has been running according to the SOP, although there are misunderstandings in the management of EIB and obstacles to its implementation. The role of the hospital can be maximized to support the implementation of EIB according to the applicable SOP, for further researchers to choose a similar topic related to the implementation of EIB in health facilities with different methods. Keywords : Implementation, Early Initiation of Breastfeeding (EIB), hospital
PERSEPSI IBU HAMIL DALAM MENGAKSES PELAYANAN ANTENATAL DI PUSKESMAS KARANGASEM I PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ni Luh Yukti Trisnalanjani; Desak Putu Yuli Kurniati
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 9 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2022.v09.i02.p09

Abstract

ABSTRAK Pelayanan Antenatal (ANC) adalah salah satu bentuk pelayanan kesehatan ibu yang bertujuan untuk menjaga kesehatan ibu hamil selama periode kehamilan. Kekhawatiran terhadap penularan Covid-19 menyebabkan penurunan akses ibu hamil terhadap ANC. Namun di Puskesmas Karangasem I, cakupan ANC pada masa pandemi justru dapat meningkat dibanding sebelum pandemi. Berdasarkan Teori Health Belief Model (HBM), perilaku seseorang dalam mengakses pelayanan kesehatan dipengaruhi oleh persepsi ancaman terhadap penyakit dan persepsi bahwa perilaku tertentu dapat mengatasi penyakit. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan persepsi ibu hamil dalam mengakses ANC di Puskesmas Karangasem I pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling terdiri dari ibu hamil, suami ibu hamil, dan bidan Puskesmas Karangasem I. Data dikumpulkan dengan metode wawancara mendalam dan observasi. Validasi data melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode.Hasil penelitian menunjukkan meskipun merasa rentan dan menganggap Covid-19 sebagai penyakit yang serius, kekhawatiran ibu hamil dengan kondisi janinnya mendorong ibu untuk tetap melakukan ANC selama pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan. Ibu hamil juga menganggap manfaat yang diperoleh dari ANC lebih besar dari hambatan untuk ANC, serta disaat bersamaan ada kesadaran dari dirinya sendiri serta dukungan bidan yang memicu kunjungan antenatal pada masa pandemi. Kata kunci : Pelayanan Antenatal, Persepsi, Ibu Hamil, Pandemi Covid-19, Bali ABSTRACT Antenatal care (ANC) is a service provided for pregnant women to maintain their health during pregnancy. During Covid-19 pandemic, routine antenatal visit is one of risk factors for pregnant women contracting Covid-19. Concern over Covid-19 transmission has declining access of pregnant women to ANC. However, at The Public Health Center of Karangasem I, ANC coverage during Covid-19 pandemic has even increased. Based on The Health Belief Model Theory, health behavior is determined by perceptions about disease and particular practice will effective reducing the threat. The present study aims to describe the perceptions of pregnant women in accessing ANC during Covid-19 pandemic. The study conducted using qualitative design and phenomenological approach. The research informants are pregnant women, husband, and midwives chosen through purposive sampling. Data collected using in-depth interviews and observation. The data analyzed using thematic analysis. Data validation using data source triangulation and method triangulation. The result showed despite of feeling vulnerable and consider Covid-19 as a serious disease, the concerns of pregnant women over their fetus encourage them to access ANC by health protocols. Pregnant women also consider the benefits of ANC are bigger than the risk. They have self-awareness and support from midwifes as cues to action. Keywords: Antenatal Care, Perception, Pregnant Women, Covid-19 Pandemic, Bali
STUDI KUALITATIF PRAKTIK PEMBERIAN MAKAN BAYI USIA 0-2 TAHUN OLEH IBU YANG MENIKAH DINI DI KABUPATEN TABANAN BALI TAHUN 2020 Luh Erlanggita Narta Santi; Dinar Saurmauli Lubis; Desak Putu Yuli Kurniati
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 9 No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2022.v09.i03.p09

Abstract

ABSTRAKStatus gizi baduta sering dikaitkan dengan praktik pemberian ASI dan MP-ASI. Ibu yang menikah dini cenderung lebih awal menghentikan pemberian ASI dibandingkan dengan ibu yang umurnya sudah terbilang cukup dewasa. Penelitian bertujuan untuk mengeskplorasi praktik pemberian makan pada baduta oleh ibu yang menikah dini di kabupaten Tabanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan melakukan wawancara 5 ibu yang menikah dini beserta keluarga ibu sejumlah 5 orang informan pendukung. Analisis data menggunakan analisis tematik yaitu mengidentifikasi tema-tema dari transkrip wawancara dan hasil observasi maupun secara deduktif yaitu menggunakan teori planned behavior. Menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil dari penelitian ini adalah semua informan penelitian tidak yang melakukan IMD, ASI Eksklusif, dan memberikan MPASI dini. Ibu tidak mengetahui mengenai teknik menyusui membuat beberapa ibu berhenti memberikan ASI. Adanya persepsi ketidakcukupan ASI yang mengakibatkan terjadinya pemberian MPASI dini. Ketidakberhasilan menyusui disebabkan kurangnya informasi dari petugas kesehatan serta dorongan keluarga dalam pemberian MPASI dini. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hambatan dan dukungan dalam pemberian makan baduta oleh ibu menikah dini. Selain karena persepsi ibu, keluarga dan petugas kesehatan juga berperan dalam pemberian makan baduta.Kata Kunci : Ibu Yang Menikah Dini, Hambatan, Dukungan
HUBUNGAN PAPARAN INFODEMIC COVID-19 TERHADAP KEPATUHAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Ni Made Kadek Artini; Desak Putu Yuli Kurniati
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 10 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2023.v10.i01.p09

Abstract

The outbreak of the coronavirus has had an impact on people's lives. COVID-19 not only has an impact on health but also on the economy, education, social and security. A lot of COVID-19 hoax information circulating on social media can confuse the public (infodemic). Infodemic leads to excessive information related to COVID-19 that can interfere with finding solutions and not necessarily valid information content. This study aims to determine the relationship between exposure to COVID-19 infodemic and compliance with the application of health protocols in Udayana University Medical Faculty students. This research is a quantitative analytic study with a cross sectional study approach which obtained 236 respondents. Based on the results of the study, most of the women (70.34%), reside in Denpasar (33.90%), the PSSKPD study program (38.56%) and the 2019 batch (53.81%). In addition, respondents also access information well through social media (94.07%), have a positive attitude in receiving COVID-19 information (69.92%), have a positive perception of COVID-19 information (67.37%) so that respondents were not exposed to COVID-19 hoaxes (58.47%) and respondents were obedient in implementing health procedures (75%). In this study, gender characteristics had a relationship with health care adherence (p=0.002). Likewise, access to information (p=0.026) and perception of COVID-19 information (p=0.045) had a relationship with health care compliance. Therefore, it is expected to use FK's social media to provide positive information, especially regarding COVID-19 and urge students to follow all FK's social media. Keyword : Coronavirus, Infodemic, Health Protocol
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.I.Y.D. Putra Ali Khomsan Baiq Rizka Herliana Benny Tjahjono C.I.D.Y. Dewi DA Mirah Ardrini Desak Nyoman Ari Susanti Dewa Nyoman Wirawan Dewa Nyoman Wirawan, Dewa Nyoman Dewi Aprelia Meriyani Dewi, Ni Made Ayu Kemala Dinar Lubis Dyah Pradnyaparmita Duarsa Ekawati, Ni Komang Faisal Anwar Giri Inayah Gusti Ayu Ikha Adyastuty Sanatha Gusti Ngurah Ade Sorolawe Hadi Riyadi Herliana, Baiq Rizka I Dewa Ayu Bintang Pradnya Dewi I Gusti Agung Trisna Windiani I Gusti Ayu Agung Putri Krismayanthi I Ketut Resika Arthana I Made Ady Wirawan I Made Ardwi Pradnyana I Made Kerta Duana I Made Subrata I MADE SUTARGA I Nyoman Gunarta I Wayan Gede Artawan Eka Putra I.A.D. Wiryanthini I.W.G.A.E. Putra Ifa Nurhasanah Ifa Nurhasanah Kadek Adi Wibawa Karina Samaria Ketut Sri Astuti Komang Ayu Kartika Sari Komang Srititin Agustina Krismayanthi, I Gusti Ayu Agung Putri Kumalasari, Heni Kurniasih Widayati Laszlo Robert Koloszvari Luh Erlanggita Narta Santi Luh Pitriyanti Luh Pitriyanti Luh Putu Lila Wulandari Luh Putu Sinthya Ulandari Luh Putu Widiastri Luh Wayan Ayu Rahaswanti Made Pasek Kardiwinata Meriyani, Dewi Aprelia Monika Sri Yuliarti Ni Kadek Fiora Rena Pertiwi Ni Ketut Sutiari Ni Komang Ekawati Ni Luh Made Rare Ayu Sawitri Ni Luh Putu Suariyani Ni Luh Yukti Trisnalanjani Ni Made Ayu Kemala Dewi Ni Made Kadek Artini Ni Made Oka Anggreni Ni Made Putri Meiliawati Ni Made Rahayu Pradnyasari Ni Made Sri Nopiyani Ni Nengah Wida Yasmari Ni Nyoman Ayuk Widiani Ni Nyoman Feby Wulandari Ni Nyoman Sukarti Ni Nyoman Widiari Ni Putu Chandra Parama Jyoti Ni Wayan Arya Utami, Ni Wayan Arya Ni Wayan Septarini Ni Wayan Sutarmi Nyoman Sri Ariantini Nyoman Sri Ariantini P.K.P. Wirtarandita P.P.T. Saraswati Pande Putu Januraga Putu Ayu Indrayathi Putu Candra Semara Putri Putu Erma Pradnyani Putu Ika Anggaraeni Putu Inok Puspaeni Putu Lestari Sudirman Putu Ratna Kusumadewi Giri Putu Suarniti Noviantari Rina Listryowati Rini Winangsih Rini Winangsih, Rini Sari, Komang Ayu Kartika Sharaswathi, Ni Kadek Indah Ratih Shuka Oyagi Steffano Aditya Handoko Susi Widjajani T.B.A.A. Prawira Widayati, Kurniasih Widiani, Ni Nyoman Ayuk widya astuti Widya Astuti