Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis tahapan pembelajaran seni tari anak usia dini di tk bakti 6 kowang Rosa Virginia Ratih Krisnani; Joko Pamungkas
Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v11i2.52250

Abstract

Tidak semua taman kanak-kanak menyelenggarakan pembelajaran seni tari. Fokus penelitian ini yaitu analisis tahapan pembelajaran seni tari anak usia dini di TK Bakti 6 Kowang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tahapan pembelajaran seni tari anak usia dini di TK Bakti 6 Kowang. Pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum tahapan pembelajaran seni tari anak usia dini di TK Bakti 6 Kowang sudah sesuai pada aspek eksplorasi, ekspresi, dan apresiasi. Aspek eksplorasi bertujuan untuk mengeksplorasi tubuh anak-anak supaya sanggup dalam mengerjakan sesuatu yang kreatif, aspek ekspresi bertujuan menambah rasa percaya diri dalam diri anak untuk mengekspresikan kreasi mereka, dan aspek apresiasi bertujuan supaya anak dapat menilai dan menanggapi ragam seni serta pengalaman seni. Melalui aspek-aspek tersebut, anak akan semakin mudah dan memahami materi pembelajaran seni tari yang diberikan oleh guru. Dengan begitu, anak dapat membangun imajinasinya akan gerakan yang dilakukan.
Analisis kemampuan menggambar sederhana guru paud mulyodadi, bantul Prayitno Prayitno; Sudaryanti Sudaryanti; Harun Harun; Amir Syamsudin; Joko Pamungkas
Jurnal Pendidikan Anak Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v12i2.67521

Abstract

Kegiatan menggambar di PAUD adalah kegiatan yang sering dilakukan sebagai media bermain sekaligus belajar anak-anak. Kemampuan menggambar sederhana bagi guru-guru PAUD merupakan salah satu keterampilan yang mendasar. Keterampilan tersebut untuk membekali guru saat proses pembelajaran, baik untuk memberikan tutorial menggambar ataupun hanya untuk menstimulasi anak didiknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kemampuan menggambar sederhana guru PAUD. Metode dalam penelitian ini adalah qualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 37 guru PAUD di Kalurahan Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi karya gambar. Teknis analisis data pada penelitian ini yaitu karya gambar dianalisis menggunakan instrumen atau penilaian karya gambar, kemudian disajikan dalam bentuk kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil dari penelitian ini terdapat 17 guru memiliki kategori terampil atau sekitar 46%, 15 guru memiliki kategori cukup terampil atau sekitar 41%, dan 5 guru memiliki kategori kurang terampil atau sekitar 13% dari 37 guru PAUD.
Kurikulum PAUD, Gamelan, dan Wayang Orang: Refleksi Kebermaknaan Jurusan PAUD bagi Masyarakat Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul Joko Pamungkas
Jurnal Pendidikan Anak Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v8i2.29158

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) ini terdapat tiga seri workshop yang diselenggarakan, yaitu workshop bedah kurikulum PAUD dan pembelajaran saintifik; workshop seni gamelan dan karawitan; dan workshop pementasan seni wayang orang. Subjek sasaran PPM adalah guru-guru PAUD, dan remaja karang taruna di Sokoliman, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul. Keterampilan guru dalam bermain gamelan masih kurang karena  belum ada pelatihan karawitan dan gamelan. Setelah dilakukan workshop gamelan dan karawitan, dapat dilihat bahwa Guru-guru PAUD di Gugus VI Karangmojo memiliki potensi untuk melestarikan karawitan. Pementasan wayang uwong bertujuan untuk memberikan kegiatan kepada karang taruna berbasis budaya, serta menjalin kerjasama antara karang taruna Sokoliman dengan Universitas Negeri Yogyakarta.
Evaluasi pembelajaran tata nilai budaya Yogyakarta di taman kanak-kanak se-kabupaten bantul Yogyakarta Sudaryanti Sudaryanti; Joko Pamungkas; Harun Harun; Amir Syamsudin
Jurnal Pendidikan Anak Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v9i2.27041

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan mengelompokkan capaian perkembangan anak tentangtata nilai moral social-emosional anak usia dini di Taman Kanak-kanak wilayah Kabupaten Bantul. Rancangan evaluasi terdiri dari deskripsi proses pembelajaran tata nilai kemasyarakatan dan tata nilai moral di Taman Kanak-kanak, penilaian capaian perkembangan anak, dan pengelompokkan capaian perkembangan tata nilai moral social-emosional anak. Temuan penelitian adalah 53% guru TK sudah melakukan proses pembelajaran yang menyenangkan bagi anak, dan 43.2% capaian perkembangan anak sudah melampaui standar capaian perkembangan tata nilai moral social-emosional anak. Kata Kunci: nilai moral, social-emosional, pembelajaran, anak usia dini.
Implementasi Pembelajaran Seni Rupa PAUD di Masa Pandemi Covid-19 Prayitno Prayitno; Amir Syamsudin; Joko Pamungkas; Harun Harun; Sudaryanti Sudaryanti
Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v10i2.44103

Abstract

Masa pandemi Covid-19 membuat pembelajaran seni rupa di lembaga PAUD dilakukan secara daring atau jarak jauh. Fokus penelitian ini yaitu Implementasi pembelajaran seni rupa PAUD di masa pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran implementasi pembelajaran seni rupa di Lembaga PAUD di masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dengan cara self-assessment. Subjek penelitian ini sebanyak 66 orang guru di Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, kemudian menyajikan data dalam bentuk grafik dan penjelasan naratifnya. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa pembelajaran seni rupa yang paling banyak diterapkan oleh guru TK selama pandemi ini adalah kegiatan menggambar dan mewarnai yaitu 64 responden atau sekitar 97% dari 66 responden, dibandingkan dengan melukis, membatik, menganyam, kolase, montase, dan mozaik. Alasan utama menerapkan kegiatan menggambar dan mewarnai adalah karena alat dan bahan mudah didapat, serta anak dapat mengerjakan secara mandiri tanpa bantuan orang tuanya.
KURIKULUM PAUD, GAMELAN, DAN WAYANG ORANG: REFLEKSI KEBERMAKNAAN JURUSAN PAUD BAGI MASYARAKAT BEJIHARJO, KARANGMOJO, GUNUNGKIDUL Joko Pamungkas; Amir Syamsudin; Ika Budi Maryatun
Jurnal Pendidikan Anak Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v8i2.28581

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) ini terdapat tiga seri workshop yang diselenggarakan, yaitu workshop bedah kurikulum PAUD dan pembelajaran saintifik; workshop seni gamelan dan karawitan; dan workshop pementasan seni wayang orang. Subjek sasaran PPM adalah guru-guru PAUD, dan remaja karang taruna di Sokoliman, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul. Keterampilan guru dalam bermain gamelan masih kurang karena  belum ada pelatihan karawitan dan gamelan. Setelah dilakukan workshop gamelan dan karawitan, dapat dilihat bahwa Guru-guru PAUD di Gugus VI Karangmojo memiliki potensi untuk melestarikan karawitan. Pementasan wayang uwong bertujuan untuk memberikan kegiatan kepada karang taruna berbasis budaya, serta menjalin kerjasama antara karang taruna Sokoliman dengan Universitas Negeri Yogyakarta. Kata Kunci: kurikulum PAUD, gamelan, karawitan, wayang uwong, guru PAUD.
VALUES OF JOGJA EDUCATION THROUGH ART LEARNING AT ECCE INSTITUTIONS Joko Pamungkas; Harun Harun; Septika Cahya Rahmawati; AD Dieni Maulana Rizka
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 2 No. 1 (2023): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v2i1.164

Abstract

This study aims to know and identify Jogja values through art learning in kindergartens of the Special Region of Yogyakarta. This research method is with a qualitative approach with the process of data collection through observation, interviews and documentation as well as triangulating data to obtain data devalidation. The results of this study found that this art learning includes the development of children's dance, songs and children's traditional dolanan. The values contained in Jogja are the main ingredients in pouring this art learning material. These values are Hamemayu Hayuning Buwana, Sangkan paraning dumadi and manunggaling kawula gusti. In teaching these values, techniques in art learning that cannot be separated are elements of appreciation, exploration and expression
"Pokdarwis" Alternatif Solusi Optimalisasi Kualitas Sumber Daya Manusia di Kampung Emas Joko Pamungkas; Sujarwo Sujarwo; Cepi Safruddin Abd Jabar; Wildiani Lathifah; Erina Putri Anggra
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 2 No. 1 (2023): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/lentera.v2i1.57

Abstract

Riset ini disusun guna mengetahui peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kampung Emas Seyegan dalam memanajemen, mengelola, dan sebagai fasilitator. Hal ini dilakukan dengan dibentuk kelompok sadar wisata atau Pokdariws dengan metode ceramah, musyawarah, praktik, dan apresiasi yang dianalisis dalam bentuk deskriptif kualitatif. Hasil dari kegiatan ini terwujudnya manajemen pelaksanaan outbond dan pengelolaan wisata sekaligus sebagai fasilitator dalam kegiatan di Kampung Emas. Kegiatan terlaksana dengan terselenggaranya program inovasi pengembangan potensi desa yaitu “sembilan berkah” dalam kegiatan seni, outbond, dan edukasi.
Identifikasi Pembelajaran Seni Berbasis Budaya Lokal Yogyakarta Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK ABA Jetis Argomulyo Daerah Istimewa Yogyakarta W, Yourma Osnithia; Pamungkas , Joko
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 1 No. 1 (2022): JANUARI-JUNI
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.788 KB) | DOI: 10.58222/jurip.v1i1.32

Abstract

Early childhood has the potential for interests and talents that children have at different stages of development. One of them is through art activities that have many benefits for children to distinguish each meaning in thinking by feeling with the benefits that can be obtained in learning art. One of the art activities that can be done at school is to introduce traditional Yogyakarta dances and angklung games. Yogyakarta's local cultural wisdom is one of the efforts that can preserve local culture for early childhood. Through art activities based on local cultural wisdom, Yogyakarta can explore children's abilities well so that children can express, play and participate in preserving local cultural wisdom.
"Pokdarwis" Alternatif Solusi Optimalisasi Kualitas Sumber Daya Manusia di Kampung Emas Joko Pamungkas; Sujarwo Sujarwo; Cepi Safruddin Abd Jabar; Wildiani Lathifah; Erina Putri Anggra
Lentera: Multidisciplinary Studies Vol. 2 No. 1 (2023): Lentera: Multidisciplinary Studies
Publisher : Publikasiku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/lentera.v2i1.57

Abstract

Riset ini disusun guna mengetahui peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kampung Emas Seyegan dalam memanajemen, mengelola, dan sebagai fasilitator. Hal ini dilakukan dengan dibentuk kelompok sadar wisata atau Pokdariws dengan metode ceramah, musyawarah, praktik, dan apresiasi yang dianalisis dalam bentuk deskriptif kualitatif. Hasil dari kegiatan ini terwujudnya manajemen pelaksanaan outbond dan pengelolaan wisata sekaligus sebagai fasilitator dalam kegiatan di Kampung Emas. Kegiatan terlaksana dengan terselenggaranya program inovasi pengembangan potensi desa yaitu “sembilan berkah” dalam kegiatan seni, outbond, dan edukasi.
Co-Authors Abdul Jabar , Cepi Safruddin Ad Dieni Maulana Rizka Ad Dieni Maulana Rizka Ad Dieni Maulana Rizka Agatha Puspita Febiyanti Agatha Amini Amini Amir Syamsuddin Amir Syamsudin Amiroh Amiroh Amiroh Anastasia Arum Arief Nurrahman Arneta Prabani Arneta Arsy Istiana Bayu Purwo Adhi Cepi Safruddin Abdul Jabar Cepi syafruddin Abd jabar Dinar Salasatun Ashar Doni Fathurrahman Eka Suprapti Eka Erina Putri Anggra Erina Putri Anggraeni Erina Putri Anggraeni Erina Putri Anggraeni Erma Darmayanti Ernintje Koodho Farhana Djibran Fitriah Fitriah Fitriah Kunti Wikansari Harun Harun Harun Harun Harun Harun Himatul Muslikhah Ika Budi Maryatun Ikhwan Ikhwan Indrawati Indrawati Macchiavelli Herman T Mami Hajaroh Marsini Meida Afina Putri Meylisia Kurnia Putri Mujiyem Mujiyem Muthmainah Muthmainah Nihayatu Rohmah Ningrum, Nur Cahaya Nur Cahya Ningrum Nur Cahya Ningrum Nur Cholimah Nurul Rahmawati Prayitno Prayitno Putri Nur Rahmawati Rara Dini Pebrianty Retno Dewi Yatmi Retno Rizka Risdianty Rizki Sevi Triana Rosa Virginia Ratih Krisnani Rukiyati Rukiyati Safariyatul Mahmudah Safira Nugraini Septi Puspita Sari Septika Cahya Rahmawati Septika Cahya Rahmawati Septika Cahya Rahmawati Septika Cahya Rahmawati Shely Cathrin Silfia Novita Rizki Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sudaryanti Sujarwo Sujarwo Sumiyati Sumiyati Susanti Etnawati Sutiyem, Sutiyem Suwarti Suwarti Tintin Wulandari Titi Nugraini Tiyas Widanty Tri Susanti W, Yourma Osnithia Wahyu Pratiwi Wildiani Lathifah Wildiani Lathifah Winarso Winarso Winnuly Winnuly