Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Persepsi Masyarakat Terhadap Implementasi Kebijakan Subsidi dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Riza Indriani; Atika Zahra; Suci Destiyani; Sondang Lamsarina Hutagalung; Sebrina Intan Aulia; Eka Anggiani; Arkan Haifdz Purba
Jurnal Akuntansi Hukum danĀ Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v3i1.8274

Abstract

Kebijakan subsidi pemerintah merupakan instrumen fiskal strategis yang bertujuan melindungi daya beli masyarakat berpendapatan rendah. Namun, efektivitas implementasinya kerap dipertanyakan oleh berbagai kalangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi masyarakat terhadap implementasi kebijakan subsidi (BBM, LPG 3 kg, dan pangan) serta menganalisis dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui dokumentasi dan Studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat menilai kebijakan subsidi memiliki urgensi yang tinggi, namun mengidentifikasi kelemahan fundamental pada aspek ketepatan sasaran, mekanisme distribusi, dan transparansi pengelolaan. Dampak subsidi terhadap kesejahteraan bersifat multidimensional: positif dalam menjaga daya beli dan mengurangi beban pengeluaran, namun berpotensi negatif apabila menimbulkan ketergantungan jangka panjang. Penelitian ini merekomendasikan reformasi kebijakan subsidi menuju sistem berbasis penerima manfaat yang terverifikasi data, disertai penguatan mekanisme pengawasan partisipatif.
Analisis Kemiskinan dan Dampaknya Terhadap Tingkat Pendidikan Anak di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 Riza Indriani; Ricce Sukmawati Br Raja Guk Guk; Yayang Fariana Togatorop; Desi Fitriani Hasibuan; Lenni Kartika Saragih; Fadia Aprillia
Jurnal Akuntansi Hukum danĀ Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v3i1.8275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara tahun 2025 serta dampaknya terhadap tingkat pendidikan anak. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis ekonomi pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di Sumatera Utara sebesar 7,24% dengan jumlah penduduk miskin mencapai 1,28 juta jiwa. Meskipun lebih rendah dari rata-rata nasional (8,25%), kemiskinan masih berdampak pada rendahnya akses pendidikan anak, khususnya pada kelompok masyarakat berpendapatan rendah. Kemiskinan berpengaruh terhadap partisipasi sekolah, angka putus sekolah, dan kualitas pendidikan.
Krisis Etika Dalam Tata Kelola Perusahaan: Analisis Kasus Korupsi Perizinan Ekspor Minyak Sawit Pada Wilmar Group Dalam Perspektif Good Corporate Governance Riza Indriani; Yohana Br Sinaga; Irvan Aldi Marpaung; Jelita Febrianti Tampubolon; Sabrina Theresia Sukma; Lasria Sitorus
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8603

Abstract

Kasus dugaan korupsi perizinan ekspor Crude Palm Oil (CPO) yang melibatkan Wilmar International Limited menjadi salah satu isu strategis yang mencerminkan krisis etika dalam tata kelola perusahaan di Indonesia. Sebagai perusahaan agribisnis besar dengan peran penting dalam rantai pasok global minyak sawit, Wilmar Group seharusnya mengimplementasikan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten. Namun, berbagai laporan media menunjukkan adanya penyimpangan dalam proses perizinan ekspor yang diduga melibatkan manipulasi data, pelanggaran kewajiban Domestic Market Obligation (DMO), serta indikasi praktik suap yang berdampak pada kerugian negara hingga Rp11,8 triliun. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis krisis etika dalam tata kelola perusahaan melalui analisis kasus tersebut dengan menggunakan perspektif Good Corporate Governance. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif berupa conceptual review dan analisis data sekunder yang bersumber dari laporan media nasional, dokumen hukum, serta literatur akademik yang relevan dengan etika bisnis dan GCG. Hasil pembahasan dalam artikel ini menunjukkan bahwa telah terjadi pelanggaran terhadap seluruh prinsip Good Corporate Governance, yaitu transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran. Pelanggaran tersebut mencerminkan lemahnya sistem pengendalian internal perusahaan serta adanya kegagalan dalam membangun budaya organisasi yang berlandaskan integritas. Selain itu, keterlibatan aktor eksternal dalam proses pengawasan menunjukkan bahwa krisis etika yang terjadi bersifat sistemik dan melibatkan relasi antara sektor bisnis dan institusi negara. Berdasarkan temuan tersebut, artikel ini menegaskan bahwa krisis etika dalam tata kelola perusahaan tidak hanya berdampak pada kerugian ekonomi negara, tetapi juga menurunkan kepercayaan publik terhadap dunia usaha dan sistem hukum. Oleh karena itu, diperlukan penguatan implementasi Good Corporate Governance yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga diwujudkan dalam praktik nyata melalui peningkatan transparansi, akuntabilitas, serta komitmen etika yang berkelanjutan.