Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PENGEMBANGAN OLAHAN DAUN KELOR RUMAH MARRONGGIH DI SUKOREJO KECAMATAN SUMBERSARI KABUPATEN JEMBER Faisol Fitroh Mulyana; Pudjo Suharso; Sukidin Sukidin
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 16 No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v15i1.22303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang strategi pengembangan olahan daun kelor rumah marronggih. Penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif dan untuk mengakses data digunakan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive area. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi partisipasi, dan dokumen. Sedangkan metode analisis data dalam penelitian kualitatif ini yakni pertama metode analisi data, analisis sebelum dilapangan, analisi selama dilapangan dengan model Miles and Huberman, reduksi data dan penyajian data yang dilakukan dengan cara merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, lalu dicari tema dan polanya dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa UKM Rumah Marronggih merupakan usaha olahan produk yang melakukan pengembangan produknya. Melakukan strategi pengembangan produk bertujuan untuk meningkatkan produk penjualan. UKM Rumah Marronggih melakukan pengembangan produk dengan dua hal yakni secara diversifikasi produk dan pengembangan sumberdaya manusia. Diversifikasi produk merupakan suatu strategi bagi UKM Rumah Marronggih untuk menambah jenis produk yang dimiliki. Strategi produk baru UKM Rumah Marronggih melakukan produk baru yang diluncurkan untuk mengantisipasi kejenuhan pelanggan akan produk yang sudah ada. UKM Rumah Marronggih ini dalam melakukan produk barunya tidak hanya berkaitan dengan produk yang dipasarkan tetapi berhubungan pula dengan hal-hal menarik yang melekat pada produk tersebut.
PERUBAHAN GAYA HIDUP MAHASISWI UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH KOTA SITUBONDO (STUDI KASUS: PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWI FAKULTAS EKONOMI JURUSAN MANAJEMEN ANGKATAN 2014 DALAM MENGGUNAKAN KOSMETIK BRANDED) Ayuni Ayuni; Pudjo Suharso; Sukidin Sukidin
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 13 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v13i1.10421

Abstract

Perilaku konsumtif merupakan tindakan seseorang dalam mengkonsumsi barang yang tidak didasarkan pada kebutuhan, melainkan hanya karena keinginan semata. Sehingga perilaku konsumtif berpengaruh terhadap gaya hidup mahasiswi yang cenderung berubah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alasan serta faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif mahasiswi Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Angkatan 2014 dalam menggunakan kosmetik branded. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi mahasiswi Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Angkatan 2014 mengalami peningkatan. Perilaku konsumtif terhadap kosmetik branded dipengaruhi oleh tujuan mahasiswi untuk menjaga image, harga diri dan pandangan mereka mengenai suatu hal. Berikut beberapa alasan serta faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif mahasiswi. Pertama, modernisasi yang didukung oleh perkembangan teknologi yang semakin canggih. Kedua, simbol dan status sebagai mahasiswi yang banyak dipengaruhi oleh teman sebaya. Ketiga, keinginan mahasiswi untuk mengubah gaya hidupnya dipengaruhi oleh kontrol diri yang kurang baik, mahasiswi lebih mempercayai pendapat orang lain dibandingkan dengan dirinya. Keempat, image dan pandangan diri terhadap sesuatu. Harga diri serta penilaian positif masyarakat tentang penampilan mereka yang dipengaruhi oleh citra diri sebagai seorang mahasiswi.
TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA MASYARAKAT MISKIN DI RT.01 RW.06 DESA TEGAL GEDE KECAMATAN SUMBERSARI KABUPATEN JEMBER Moh. Taufiq Fudloli; Sukidin Sukidin
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 9 No 1 (2015)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Working age population is the population age 15-64 years old, consisting labor force and non-labor force. The labor force includes people who have jobs, unemployed, and also those who are still searching for jobs, while non-labor force includes those who focus on attending scholl and taking care of the household matter. The more people who work will lead to a larger number of labor force, which then will result in a high rate of labor force participation. This happens to the poor people in Tegal Gede RW.06 RT.01 Sumbersari Jember. Purposive area method was employed to the termine the research location. While population method was used to define the respondents of 83 members of labor force. Interviews, questionnaires and documentation were employed to collect the data. Data analysis used in this study is a descriptive analysis. The results show that the working age population of 123 people, consisting of 83 persons of labor force and 40 persons of non-labor force. The large number of labor force available has resulted in a high labor force participation rate of the poor people in RW.06 RT.01 Tegal Gede Sumbersari Jember at 68%, which on the other hand they still have low income. The high level labor force participation in the village shows that people working age prefer to work from school and take care of household although the level of wages that they receive low.
SPIRITUALITAS AGAMA DAN ETOS KERJA MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN NELAYAN DESA GRAJAGAN KECAMATAN PURWOHARJO KABUPATEN BANYUWANGI Fina Nihayatul; Pudjo Suharso; Sukidin Sukidin
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 13 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v13i1.10411

Abstract

Kemiskinan sejauh ini masih dirasakan oleh masyarakat Indonesia begitupun pada masyarakat pesisir khususnya masyarakat nelayan Desa Grajagan Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi. Mayoritas nelayan beragama Islam, ajaran agama Islam mengajarkan dan memerintahkan bahwa setiap manusia harus bekerja keras karena bekerja merupakan bentuk ibadah dan tanggung jawab dalam menafkahi keluarga. Namun, realitas yang terjadi pada masyarakat nelayan Desa Grajagan justru sebaliknya. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan bagaimana spiritualitas agama masyarakat mendorong tumbuhnya etos kerja dalam penanggulangan kemiskinan nelayan Desa Grajagan Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi. Teknik penentuan informan penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode snowball. Metode penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive area yaitu di Desa Grajagan Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode: wawancara mendalam , observasi dan dokumen. Analisis data yang digunakan yaitu dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menyimpulkan data. Hipotesa yang dapat ditarik adalah meskipun nelayan memiliki etos kerja tinggi tetapi etika kerja yang dipahami kurang sesuai dengan apa yang diajarkan agama. Modal sosial yang tertanam dalam bentuk individu maupun kolektif sebagai strategi dalam penanggulangan kemiskinan nelayan.
PERILAKU KEWIRAUSAHAAN PENGRAJIN GERABAH DI KECAMATAN BESUK KABUPATEN PROBOLINGGO Aris Egayanti; Sukidin Sukidin; Hety Mustika Ani
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 11 No 2 (2017)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v11i2.6446

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan perilaku kewirausahaan Pengrajin gerabah di Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo. Teknik penentuan subjek penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode snowball yaitu Pengrajin gerabah di Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam, observasi atau pengamatan, dan dokumen. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian (display) data, verifikasi atau kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa pengrajin gerabah menerapkan perilaku kewirausahaan dalam menjalankan usaha gerabah untuk bertahan dan berkembang ditengah persaingan pengrajin gerabah lainnya. Terdapat tiga perilaku kewirausahaan yang dilakukan pengrajin gerabah yaitu: kerja keras, kreativitas dan daya inovatif. Kerja keras yang dilakukan pengrajin gerabah yaitu menjalankan usaha gerabah dengan penuh ketelatenan dalam mengerjakan setiap detail gerabah yang diproduksi serta intensitas waktu kerja yang digunakan dalam rentang waktu relatif lama, semakin lama waktu kerja maka semakin banyak pula jumlah gerabah yang dihasilkan. Hal ini berpengaruh terhadap pencapaian omset yang mereka dapatkan setiap bulan dari hasil penjualan gerabah. Kreativitas yang dilakukan pengrajin gerabah yaitu bagaimana mereka menganalisis segmentasi pasar dan jenis gerabah yang dominan diperlukan oleh masyarakat pada umumnya sehingga pasar bisa open terhadap produk gerabah yang mereka hasilkan. Daya inovatif yang yang dilakukan pengrajin gerabah yaitu menginovasi jenis gerabah yang mereka hasilkan untuk tampil lebih unik dan bagus dari gerabah yang dihasilkan daerah lain, Sehingga antara pengrajin dari Kecamatan Besuk dengan pengrajin gerabah daerah lainnya mempunyai ciri tersendiri dalam produk yang dihasilkan.
STRATEGI PEMASARAN AGROWISATA PERKEBUNAN KOPI SEKITAR GUNUNG GUMITIR KABUPATEN JEMBER Ufi Inani Sangadah; Sukidin Sukidin
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 10 No 1 (2016)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tourism development should pay attention to the preservation of environmental quality, because in the tourism industry, the environment that actually sold. One alternative tourism development that can maintain the quality of the environment to maintain its sustainability is agrotourism. Agro tourism is a tourist attraction that utilize agricultural land for the attraction. One of agrotourism in the district of Jember is Agro Tourism Gumitir Mountain Coffee Plantation gives a new sensation that distinctiveness owned natural mountain. Based on the existing problems, the objectives to be achieved in this research is to describe the marketing strategy agro coffee estates around Mount gumitir Jember. This research is descriptive research with a qualitative approach. Location research using purposive area, while to determine the study subjects using purposive sampling method. Data collection methods used consisted of interviews, observation, and documents. Analysis of the data used is data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that the Agro Plantation Coffee Mount Gumitir use various marketing strategies in marketing their products. Marketing strategy undertaken by a team of marketing agro first is mapping the area to be used as a marketing venue. Then connected with marketing as more private uses a strategic one on one, door to door, and a SWOT analysis. In addition to using these strategies, agro tourism also use STP strategy (segmentation, targeting, positioning) to enter the desired market segment. Team marketing of agro expected over optimize 4P marketing strategies. Optimization 4P marketing strategies can be more focused on the promotion so that consumers who visit not only domestic consumers but also foreign.
KARAKTERISTIK PEDAGANG TRADISIONAL DI PASAR KEPATIHAN KABUPATEN JEMBER Siti Muzdalifah; Sukidin Sukidin; Pudjo Suharso
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 13 No 1 (2019): April 2019
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v13i1.10426

Abstract

Keberadaan pasar modern yang jumlahnya semakin banyak dikhawatirkan akan menggusur pasar tradisional yang ada. Meski demikian sampai saat ini masih ada beberapa pasar tradisional yang mampu mempertahankan eksistensinya. Pasar Kepatihan merupakan salah satu pasar tradisional di Kabupaten Jember yang mampu bertahan dan menjadi pasar yang disukai masyarakat sebagai tempat berbelanja. Pedagang tradisional di Pasar Kepatihan menjual barang dengan harga yang relatif mahal dibandingkan dengan pasar tradisional lainnya namun mereka tetap mampu menarik pembeli untuk berbelanja di pasar ini. Karakteristik pedagang tradisional di Pasar Kepatihan dapat dilihat melalui dua aspek yaitu pola komunikasi dan modal sosial pedagang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik pedagang tradisional di Pasar Kepatihan Kabupaten Jember. Penelitian ini mengggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi antara pedagang dan pembeli di Pasar Kepatihan dapat dilihat melalui interaksi dan komunikasi dalam aktivitas jual beli. Interaksi komunikatif pedagang dengan pembeli biasa umumnya terdapat tawar menawar harga sebelum terjadi kesepakatan, sedangkan interaksi komunikatif dengan pelanggan tidak terdapat tawar menawar harga namun diganti dengan pembicaraan di luar topik jual beli sebagai bentuk kedekatan hubungan. Sedangkan modal sosial yang dimiliki pedagang Pasar Kepatihan terdiri dari beberapa komponen. Adanya kepercayaan antara sesama pedagang maupun dengan pembeli yang dapat menjaga hubungan baik yang telah terjalin. Norma tidak tertulis di pasar yang dipatuhi oleh pedagang akan menciptakan suasana kondusif dan nyaman. Jaringan yang dibentuk pedagang dengan pemasok, sesama pedagang, dan pelanggan dapat menguntungkan pedagang untuk melanggengkan usahanya.
MODERNISASI PERTANIAN (STUDI KASUS TENTANG PELUANG KERJA DAN PENDAPATAN PETANI DALAM SISTEM PERTANIAN DI DESA DUKUHDEMPOK KECAMATAN WULUHAN KABUPATEN JEMBER) Bayu Enggal Rifkian; Pudjo Suharso; Sukidin Sukidin
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 11 No 1 (2017)
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v11i1.4995

Abstract

The modernization of agriculture is a fundamental change in the patterns of agriculture, from traditional ways to more advanced ways. Including farmers in Village Dukuhdempok, Wuluhan, District Jember, the changes include several things, among others in the processing of soil, the use of superior seeds, the use of fertilizers, the use of agricultural facilities, and the timing of harvesting. The purpose of this study is to determine the impact of agricultural modernization on employment opportunities and income of farmers in the Village Dukuhdempok, Wuluhan, District Jember. The type of this research is descriptive research with qualitative approach. Place of study was determined by using Purposive method. Informant research was determined using snowball method. Data collection techniques in this study using the method of observation, interviews and documents. Data analysis by means of data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that the modernization of agriculture in the village of Dukuhdempok a change in the pattern of traditional community life into a modern society, especially related to technology and agricultural organizations. Farmers in the village of Dukuhdempok indeed undergo many changes in line with technological developments in the field of agriculture that is the change of the guise system into a kolen system, the selection of superior seeds that used to use their own seeds without taking into account the quality of the results and the time taken until the harvest and now have selected superior seeds Which will get more crops and planting time to harvest faster. The existence of modern machines in the field of agriculture by shifting traditional tools such as traditional plows, manual pest eradication tank and also the harvesting process that initially uses ani-ani, then changed to jagrak by pounding the rice stalk and then expand again to the dores Such as a bike, then dores with a diesel engine and is now using a kombin that saves more power and time. From the development of agricultural technology has an impact on the increase in income to the owner farmers and the increased employment opportunities for skilled or skilled hodge.
Strategi Pengembangan Produk pada Handicraft Citra Mandiri di Desa tutul Kecamatan Balung Kabupaten Jember Sylvia Nailuvary; Hety Mustika Ani; Sukidin Sukidin
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 14 No 1 (2020): JPE: Jurnal Pendidikan Ekonomi (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi, dan
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v14i1.11872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai strategi pengembangan produk pada handicraft Citra Mandiri di Desa Tutul Kecamatan Balung Kabupaten Jember. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan untuk mengakses data digunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumen. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi atau kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa handicraft Citra Mandiri merupakan usaha kerajinan tangan yang melakukan pengembangan produk. Strategi pengembangan produk bertujuan untuk meningkatkan stabilitas penjualan. Usaha handicraft Citra Mandiri melakukan pengembangan produk dengan dua cara yakni secara diversifikasi produk dan strategi produk baru. Diversifikasi produk merupakan suatu strategi bagi handicraft Citra Mandiri untuk menambah jenis produk yang diproduksi, jenis produk yang diproduksi handicraft Citra Mandiri yaitu tasbih, gelang, kalung, dan tongkat. Industri handicraft Citra Mandiri dalam melakukan diversifikasi produk juga meningkatkan produk yang baru yang memiliki hubungan dalam hal pemasaran atau teknologi dengan produk yang sudah ada. Strategi produk baru yaitu handicraft Citra Mandiri membuat produk baru yang diluncurkan untuk mengantisipasi kejenuhan pelanggan akan produk yang sudah ada. Handicraft ini dalam membuat produk barunya tidak hanya berkaitan dengan produk yang dipasarkan tetapi berhubungan pula dengan hal-hal atau atribut lain yang melekat pada produk tersebut. Handicraft Citra Mandiri dalam membuat produknya berusaha memberikan kesan yang khas dimana produk yang dimiliki memiliki warna, motif, labelling yang berbeda.
DAMPAK SOSIAL EKONOMI AGROWISATA BALE TANI PADA PEKERJA Al Mar'atus Solikhah; Pudjo Suharso; Sukidin Sukidin
JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 16 No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Economic Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpe.v16i1.24429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak yang diberikan Agrowisata terhadap tenaga kerja yang kemudian bergerak disektor pariwisata. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis data Miles dan Huberman serta menggunakan teknik uji keabsahan data yaitu Triangulasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa penambhaan Agrowisata memberikan dampak sosial ekonomi pada pekerja yaitu pada jenis pekerjaan pekerja yang mengalami perubahan yaitu terdapat struktur pekerja yang sebelumnya pada pusat pelatihan tidak terdapat struktur pekerja melainkan pekerja bekerja dengan sistem sift. Interaksi sosial pekerja juga mengalami perubahan. Penambahan Agrowisata tersebut juga mendorong pekerja menjadi lebih berfikir maju. Perbedaan pengetahuan pekerja ini mendorong pekerja untuk melakukan hubungan sosial agar dapat mendapatkan pengetahuan baru untuk mengembangkan Agrowisata, selain itu persahabatan antar pekerja semakin erat karena adanya gotong royong dan saling membantu. Penambahan Agrowisata juga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi karena dengan adanya interaksi antar pekerja maka kebutuhan pekerja akan terpenuhi seperti dalam menjalankan pekerjaannya pekerja dapat melaksanakan dengan maksimal karena jika terdapat kesulitan pekerja saling bekerjasama sehingga pekerjaan tersebut dapat dikerjakan dengan maksimal sehingga agrowisata menjadi semakin berkembang dan mendapatkan keuntungan yang maksimal. Pendapatan pekerja juga mengalami peningkatan, dalam hal ini dapat diketahui bahwa pekerja selain mendapatkan upah pokok pekerja juga mendapatkan bonus yang disesuaikan dengan jurnal pekerja.
Co-Authors Abshor, Faqih Ulil Afifah maria ulfa Ahmad Afandi Ahmad Dalil Ahmad Subairi Al Firdaus, Muhammad Reza Fikri Al Mar'atus Solikhah Amrulloh, Muhammad Sholahuddin Anik Widiastuti Anny Istiqomah Anton Yugiswara Arinta Eka Pravitasari Aris Egayanti Arisandi, Ariza Ayu Putri Agustin Ayuni Ayuni Badrul Huda Bambang Hari Purnomo Bambang Suyadi Bayu Enggal Rifkian Berliana. F, Cantika Bramanty Sevitha Dewi Deliana Aristantia Dian Ika Puspita Sari Dimas Angga Endri Setyoningrum ESTIANA MEGANDINI Faisol Fitroh Mulyana Faizzatul Immah Faridah, Idah Febriyanti, Cindy Fina Nihayatul Fira Damayanti Fitriani Fitriani Fuad Hasan Hapsari, Novia Tri Hayik Heditullah Hety Mustika Ani Ika Kusniatun Kasanah Jannah, Tutik Waridatul Jefri Rieski Triyanto Kusumawati, Astrian La'ali, Anisah Zahira Laili, Alfin Nur Latifatul Ilmi Fitriah Leni Wulansari Linda Fatmawati Lisana Oktavisanti Lisana Oktavisanti Mardiyana Lucky Faisol Iman Maulah, Siti Ismiatul Mita Rifqotul Muariroh Moh. Taufiq Fudloli Mohamad Na’im Mohammad Dienul Haq Muhammad Asyroful Mujib Mukhamad Zulianto Muthmainnah Muthmainnah na'im, mohammad Na’im, Mohamad Ni Putu Ayu Wangi Diantini Nurul Infitah Nurus Sarifah Pudjo Suharso PUTRI WULANDARI Putri, Rynesa Gresela Putu Devi Saraswati Rachmawati, Sela Ranny Rahmawati Retna N Sedyati Retna Ngesti Sedyati Retna Ngesti Sedyati, Retna Ngesti Retno Dewi Mulyani Rio Ariyanto Rizki Febri Andika Hudori Roni Wahyudi Saputro, Ruliyanto Ratno Sari, Fitri Niken Sari, Prima Ratna Sedyati, Retna Ngesti Sedyati Septy Nadyadiva Pristanti Setyoningrum, Endri Shinta Fibriantie Shofiyah Shofiyah Sidik Puryanto Siti Muzdalifah Siti Subuh Hemi Sri Kantun Sri Wahyuni Subagiyo, Amar Sucii Ristianingsih Suparti Sutrisno Djaja Suwignyo Widagdo Sya'bani, Yasinta Asya Sylvia Nailuvary Tamara Putri Hadi Tiara, Tiara Tika Dwi Rahayu Titin Kartini Tri Dyah Prastiti Ufi Inani Sangadah Veni Verantika Eka Rahayu Wardhatul Firdananda Hariyanto Widayani, Anna Wiwin Hartanto Wiwin Hartanto Yulia Ratna Sari Yuliatin Nur Hasanah Zulfa Majidah