Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Calon Peserta Lomba Siswa Berprestasi Hardita, Veny Cahya; Swardiana, I Wayan Pandu; Kusrini, Kusrini
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v14i1.276

Abstract

INTISARIKompetisi siswa berprestasi merupakan ajang setiap tahun untuk para siswa menengah kejuruan dalam unjuk kemampuan mereka dalam bidangnya. Banyaknya siswa dari berbagai jurusan yang mengikuti seleksi lomba kompetensi, sehingga dalam proses seleksi pelaksanaan menjadi kurang optimal dalam segi proses penilaian dan penentuan keputusan akhir. Sehingga diputuskan untuk menggunakan sistem pendukung keputusan pemilihan calon peserta lomba siswa berprestasi yang dapat digunakan untuk membantu sekolah dalam menentukan siswa mana yang layak untuk mengikuti kompetisi tersebut. Metode yang digunakan yaitu Simple Additive Weighting. Metode ini merupakan metode penjumlahan berbobot. Metode ini membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan (x) ke suatu skala yang dapat dibandingkan dengan semua rating alternatif yang ada. Hasil penelitian yaitu berupa perangkingan siswa mana yang cocok sebagai calon peserta lomba. Dalam penelitian ini, siswa yang terpilih yaitu Siswa ketiga dengan nilai akhir perhitungan yaitu 13,5. Sistem yang dibangun pada penelitian ni telah sesuai dengan perhitungan manual sehingga sistem ini dikatakan telah berhasil diterapkan.Kata kunci— kompetisi siswa, Simple Additive Weighting, Sistem Pendukung Keputusan. ABSTRACTOutstanding student competition is an event every year for middle students in demonstrating their abilities in their fields. The number of students from various departments participated in the competency selection process, so that in the implementation selection process it was less than optimal in terms of the assessment process and final decision making. So it was decided to use a decision support system for the selection of outstanding student candidates who could be used to assist schools in determining which students were eligible for the competition. The method used is Simple Additive Weighting. This method is a weighted addition method. This method requires the process of normalizing the decision matrix (x) to a scale that can be compared with all available alternative ratings. The results of the study are in the form of ranking which students are suitable as potential participants. In this study, the selected students were the third student with the final value of the calculation, 13.5. The system built on this research is in accordance with manual calculations so that the system is said to have been successfully implemented.Keywords— student contestants, Simple Additive Weighting, Decision Support System.
AHP UNTUK PEMODELAN SPK PEMILIHANSEKOLAH TINGGI KOMPUTER Astuti, Yuli; Suyanto, M.; Kusrini, Kusrini
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 7, No 20 (2012)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v7i20.32

Abstract

dalam pengambilan keputusan untuk permasalahan semi terstruktur dengan tujuan sebagai alat bantu bagi para manajer untuk memperluas kapabilitas mereka dalam pengambilan keputusan dan bukan untuk menggantikan manajer. Pengambilan keputusan pada dasarnya adalah sebuah pemilihan dari beberapa alternatif pilihan dengan  harapan akan menghasilkan  sebuah  keputusan yang terbaik. Sistem pendukung keputusan menggunakan data, memberikan antarmuka pengguna(user interface) yang mudah, dan dapat menggabungkan pemikiran pengambil keputusan (turban, 2005).Salah satu metode sistem pendukung keputusan yaitu metodeAnalytical Hierarchy Process(AHP) yang merupakan salah satu metode untuk melakukan pengambilan keputusan secara ilmiah dan rasional untuk memberikan solusi  terhadap masalah kriteria yang kompleks dalam berbagai alternatif. Keywords:spk, user interface, AHP, kriteria
RANCANG BANGUN MODEL PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS INTERAKTIF BERBASIS MULTIMEDIA Romodon, Dion; Kusrini, Kusrini; Fatah, Amir
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 8, No 23 (2013)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v8i23.66

Abstract

This research aims to design an English learning program based interactive multimedia learning resources and quality as an alternative media that can be used to increase student motivation and understanding shown by national test scores of English.The try-out subjects  in this study are 71 students as respondent. There are  two experts, consisting of  matter experts and media expert. Beside that there are 10 students for the test user. The data was collected using a questionnaire and English test (pre-test and post-test). Evaluation of the program in terms of aspects, and aspects of learning media.Criticisms  and suggestions are used to improve the program.The results showed that the development of multimedia learning has been using the principles of development which include: analytics, product development, validation, revision, testing and preparation of the final product. Multimedia quality in terms of material aspects including the excellent category with 89.59% votes. Quality of multimedia instructional media experts including the excellent category with 94.47% votes. Test English with through pre-test and post-test which was built through the program show an increase in mastery learning. 89.33% for manual assessment and students 85.84%. Increased scores indicate that the learning programs improve student learning outcomes for national test preparation.Key word: design model,Interactive,multimedia,learning English,Adobe Flash
Perbandingan Additive dan Multiplicative Exponential Smoothing Terhadap Prakiraan Kualitas Udara di Banjarmasin Yusuf, Ahmad; Kusrini, Kusrini; Muhammad, Alva Hendi
Jurnal ELTIKOM : Jurnal Teknik Elektro, Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/eltikom.v6i1.507

Abstract

Kekhawatiran kesehatan manusia adalah salah satu konsekuensi penting dari rendahnya kualitas udara. Kondisi rendahnya kualitas udara setiap kota akan memberikan dampak jangka panjang seperti terjadinya pemanasan global serta efek rumah kaca antropogenik. Masalah kualitas udara biasanya terjadi pada daerah yang berada beberapa bagian negara seperti Pulau Kalimantan. Sebagai pulau terbesar ketiga di dunia, Kalimantan dapat dikatakan sebagai paru-paru dunia seperti permasalahan kabut asap yang menyelimuti Kota Banjarmasin pada 2019. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan tingginya penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Pengambilan keputusan oleh pemangku kepentingan perlu dikaji secara mendalam untuk mencegah hal tersebut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah prakiraan kualitas udara yang akan terjadi. Data yang didapatkan dari BMKG Kota Banjarmasin merupakan bahan awal untuk prakiraan tersebut. Prakiraan kualitas udara akan menggunakan Triple Exponential Smoothing dengan 2 jenis pemodelan yaitu additive dan multiplicative, sehingga penelitian ini bertujuan untuk melakukan prakiraan kualitas udara di Kota Banjarmasin pada tahun 2021 dan 2022 menggunakan Additive dan Multiplicative Triple Exponential Smoothing. Pada prakiraan menggunakan metode tersebut, pembobotan pada nilai konstanta α, β, γ dapat menghasilkan nilai error yang kecil. Untuk menentukan perbandingan akurasi kedua pemodelan dilakukan dengan nilai RMSE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kualitas udara di Banjarmasin selama 2021 dan 2022 untuk polutan CO, O3, dan PM berada pada kategori aman untuk kesehatan manusia, sedangkan untuk polutan NO2 dan SO2 dinyatakan memiliki indeks yang tinggi sehingga kualitas udara dapat membahayakan kesehatan makhluk hidup. Secara perbandingan, pemodelan multiplicative pada prakiraan CO (α = 0.5, β = 0.001, dan γ = 0.149), NO2 (α = 0.5, β = 0.024, dan γ = 0.022), dan SO2 (α = 0.5, β = 0.001, dan γ = 0.037) memiliki akurasi tinggi dan nilai error yang kecil dibandingkan dengan pemodelan additive. Sebaliknya, pemodelan additive pada O3 (α = 0.5, β = 0.001, dan γ = 0.06) dan PM (α = 0.434, β = 0.001, dan γ = 0.213) memilik akurasi tinggi dan nilai error yang rendah dibandingkan pemodelan multiplicative. Kesimpulan yang didapatkan adalah perbedaan hasil prakiraan antara pemodelan additive dan multiplicative pada prakiraan kualitas udara di Banjarmasin karena pemodelan multiplicative digunakan apabila terdapat kecenderungan atau tanda bahwa pola musiman bergantung pada ukuran data. Dengan kata lain, pola musiman membesar seiring meningkatnya ukuran data. Sedangkan model additive digunakan jika kecenderungan tersebut tidak terjadi.