Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS ELECTRONIC PUBLICATION (EPUB) PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN Zahir, Abdul
Edutech: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2, No 1, 2024
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/29872359.174

Abstract

E-modul berbasis electronic publication (epub) pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan dikembangkan sebagai media pembelajaran untuk memudahkan proses belajar mengajar pada mata pelajaran Biologi jenjang SMA. E-modul dirancang secara sistematis dan dikembangkan secara ilmiah dengan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Model RND yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tahap Define diawali dengan melakukan pengumpulan data berupa kegiatan wawancara dan observasi di SMA Negeri 6 Kota Palopo. Tahap Design dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga bentuk perancangan, yakni perancangan sistem (system design), desain tampilan muka (interface design), dan perancangan muatan dan isi aplikasi (content design). Tahap Develop meliputi 3 kegiatan dimulai pembuatan produk (development product), pengujian dan implementasi (testing and implementation), dan revisi produk (revision product). Tahap Dissemination merupakan tahapan terakhir dari penelitian ini dengan melakukan penyebaran baik penyebaran produk. Hasil dalam penelitian ini adalah aplikasi E-modul berbasis electronic publication (epub) pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan layak digunakan didasarkan pada hasil pengujian dan implementasi.
Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 7 Kabupaten Luwu Zahir, Abdul
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v5i2.4236

Abstract

Kegiatan “Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 7 Kabupaten Luwu” merupakan upaya yang dilakakukan oleh SMA Negeri 7 Kabupaten Luwu untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pendidik (guru) dan tenaga kependidikan terkait implementasi kurikulum merdeka. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari (14--15 Juni 2024) berlangsung bertempat di ruang guru SMAN 7 Luwu dengan jumlah peserta 50 orang (46 guru dan 4 staf) berlangsung dengan sukses. Kesuksesan penyelenggaraan kegiatan dikarenakan kerja sama apik antara narasumber/fasilitator, peserta, Kepala SMAN 7 Luwu, dan dukungan Fakultas Teknik Komputer Universitas Cokroaminoto Palopo. Kegiatan ini didesain dalam bentuk diskusi dan kerja praktek mengenai IKM, dimana peserta berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dan kemudian narasumber/fasilitator melakukan fasilitasi sehingga menciptakan hasil sesuai yang diinginkan. Hasil yang telah didapatkan menunjukkan bahwa tujuan kegiatan tercapai sesuai yang ditetapkan. Peserta mengalami peningkatan dalam aspek kognitif (pemahaman) dan aspek psikomotorik (keterampilan) setelah kegiatan dilaksanakan.
PKM Pendampingan Kepala Sekolah dalam Memfasilitasi Kebutuhan Belajar dan Berbagi Praktik Baik Pada Satuan Pendidikan di Kabupaten Luwu Timur S Rukmana, Novayanti; Umar, Nur Fadhilah; Zahir, Abdul; Sakkir, Geminastiti; Majid, Ahmad Fudhail
MALAQBIQ Vol. 3 No. 1 (2024): Malaqbiq: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jam.v3i1.945

Abstract

Pendidikan yang berkualitas tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melibatkan peran penting kepala sekolah dalam memfasilitasi kebutuhan belajar dan berbagi praktik baik di satuan pendidikan. Sebagai pemimpin utama di lingkungan sekolah, kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembelajaran yang efektif. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan kepada Kepala Sekolah dalam memfasilitasi kebutuhan belajar dan berbagi praktik yang baik antar sesama pendidik di satuan pendidikannya masing-masing. Sehingga akan menciptakan lingkungan pendidikan yang berfokus pada peningkatan terus-menerus dalam pembelajaran dan pengajaran, serta membantu memastikan bahwa semua pihak terlibat aktif dalam proses pembelajaran yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan berupa lokakarya dengan tahapan perencanaan awal, tahapan pelaksanaan, dan tahapan evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan terdiri atas pengawas sebanyak 13 orang yang berasal dari berbagai sekolah yang ada di Luwu Timur. Hasil utama dari Lokakarya ini adalah adanya pemahaman baru yang diperoleh peserta terkait cara merancang kebutuhan belajar di sekolah masing-masing serta bagaimana membangun praktik yang baik di lingkungan sekolah. Dari kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa peserta telah mampu untuk membuat rancangan tersebut yang ditandai dengan adanya rencana aksi nyata yang akan dilaksanakan oleh para peserta. Selain itu, dari hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapat respon positif dari para peserta. Hal ini terlihat dari angket kepuasan program yang diberikan menunjukkan bahwa para peserta merasa sangat puas dengan adanya kegiatan ini.
Edukasi Masyarakat Dusun Padang Kabupaten Luwu Melalui Pamflet Covid-19 dan Pembagian Masker Zahir, Abdul; Jusrianto, Jusrianto; Nur, Haspidawati; Hidayat, Wahyu; Parubang, Daniel
Jurnal IPMAS Vol. 1 No. 2 (2021): Mei - Agustus
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.1.2.2021.35

Abstract

Kegiatan pembuatan dan pembagian pamflet mengenai Covid-19 dan juga pembagian masker kepada masyarakat yang dilaksanakan di Dusun Padang Kondo Desa Bosso Timur Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarkata tentang Covid-19 dan sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara membagikan masker dan pamflet yang berisikan protokol kesehatan seperti selalu meggunakann masker, sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menghindari jabat tangan, selalu menggunakan disinfektan, dilarang berkerumun dan juga selalu menjaga jarak jika berada di luar rumah. Pembagian pamflet dan masker dilakukan dengan cara door to door juga di tempat pelayanan umum. jumlah masker yang dibagikan 1 kotak yang berisikan 50 masker dan pamflet berjumlah 100 lembar. Dari hasil kegiatan menunjukkan masyarakat patuh menggunakan masker terutama di pelayanan publik dan Kegiatan ini disambut antusias karena sangat bermanfaat bagi masyarakat
Pendampingan Penyusunan Tes Ujian Sekolah di SDN 156 Wonosari Zahir, Abdul; Jusrianto, Jusrianto; Supriadi, Supriadi
Jurnal IPMAS Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.2.1.2022.108

Abstract

Kegiatan Pendampingan Penyusunan Tes Ujian Sekolah di SDN 156 Wonosari” dilakukan bertujuan agar guru peserta pelatihan memiliki pengetahuan dan kemampuan menyusun tes ujian sekolah dengan baik dan mampu melakukan analisis terhadap tes yang sudah disusun tersebut. Kegiatan pelatihan ini dibagi ke dalam empat sesi yaitu sesi persiapan, sesi teori, studi kasus dan sesi pengolahan data. Dalam sesi persiapan, guru diberikan software Anates untuk di-install dalam laptop masing-masing (bagi guru yang membawa laptop). Selanjutnya pemaparan materi tentang evaluasi pembelajaran, penilaian autentik, teori tes, penyusunan tes, analisis tes, dan pengenalan software Anates. Hasil pelaksanaan pengabdian secara umum sudah berjalan dengan baik. Pelatihan diikuti aktif oleh 11 orang guru. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan aspek kognitif dan psikomotorik guru dalam menyusun dan menganalisis tes.
Implementasi Kurikulum Merdeka Jenjang SD Kabupaten Luwu Timur Zahir, Abdul; Nasser, Rahmawati; Supriadi, Supriadi; Jusrianto, Jusrianto
Jurnal IPMAS Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.2.2.2022.228

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka Jenjang SD kabupaten Luwu Timur yang berlangsung di empat tempat di kabupaten Luwu Timur bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru, kepala sekolah, dan pengawas jenjang SD terkait dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Pembagian tempat ini didasarkan kondisi geografis dan jumlah peserta. Berdasarkan keputusan dari K3S SD kabupaten Luwu Timur sebagai Mitra Utama kegiatan ini, maka ditetapkan 4 (empat) tempat kegiatan. Tempat pertama dipusatkan di Gedung Serba Guna Kecamata Wasuponda dengan peserta yang berasal dari kecamatan Wasuponda, Towuti, dan Nuha. Tempat kedua dipusatkan di UPT SDN 220 Cerekang Kecamatan Malili dengan peserta berasal dari Kecamatan Malili dan Angkona. UPT SDN 148 Tawibaru kecamatan Mangkutana dengan peserta berasal dari Kecamatan Mangkutana, Tomoni Timur, dan Kalaena. UPT SDN 122 Dauloloe Kecamatan Wotu dengan peserta berasal dari Kecamatan Wotu, Tomoni, dan Burau. Hasil dari kegiatan ini memperlihatkan pengetahuan dan keterampilan peserta mengalami peningkatan terkait implementasi kurikulum merdeka
Lokakarya Integrasi Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Luwu Abdul Zahir; Erni, Erni; Akramunnisa, Akramunnisa
MALAQBIQ Vol. 4 No. 2 (2025): Malaqbiq : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan Pembelajaran Mendalam (PM) dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan hal baru pada tahun ajaran baru ini. Madrasah sebagai satuan pendidikan dalam naungan Kementerian Agama harus mampu mengintegrasikan PM dan KBC dalam perencenaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Sebagai sesuatu yang baru, maka guru madrasah mesti perlu mengadaptasi dan hal ini memerluakan pemahaman, keterampilan, dan sikap positif.. Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Luwu sebagai penyelenggara layanan pendidikan perlu membekali guru-gurunya untuk profesional mengintegrasikan PM dan KCB..Lokakarya PM dan KCB menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatan kompetensi guru. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggak 27--28 Agustus 2025 menjadi gerakan penting bagi 54 peserta yang berasal dari guru yang ada di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Luwu. Kegiatan dengan pendekatan lokakarya atau workshop melalui 5 tahapan kegiatan yang pada akhirnya mampu mencapai tujuan yang ditetapkan, yakni 1) perubahan pola pikir guru dari sebelumnya tetap (yang penting tugas dan tanggung jawab selesai atau berada di zona nyaman) menjadi pola pikir bertumbuh (selalu ingin maju dan melakukan perubahan), 2) guru mampu memahami konsep pembelajaran mendalam yang meliputi pemahaman 8 dimensi profil lulusan, implementasi 3 prinsip pembelajaran mendalam, aktualisasi 3 pengalaman belajar, dan pemahaman 4 kerangka pembelajaran, dan pengintegrasian konsep cinta dalam pembelajaran, 3) guru mampu menyusun Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) yang terintegrasi dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), 4) guru mampu mengimplementasikan RPM terintegrasi KBC dengan baik, dan 5) guru memahami dan punya hasrat besar untuk berkolaborasi dengan pihak lain untuk meningkatkan kualitas perencanaan, proses dan hasil belajar peserta didik
Sosialisasi Stop Bullying di SDN 95 Bulo Wijaya, Adinda Dwi Septiani; Ariza, Nurul; Elsa, Nur; Afandhy, Ikram; Iswandi, Iswandi; Zahir, Abdul
Insanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Insanta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4 Nomor 1, Januari 2026
Publisher : LPP ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/insanta.v4i1.211

Abstract

Abstrak — Tindakan bullying di lingkungan sekolah dasar merupakan permasalahan yang dapat menghambat perkembangan emosional, sosial, dan akademik peserta didik. Oleh karena itu, sosialisasi mengenai pencegahan bullying menjadi langkah strategis untuk menanamkan kesadaran dan sikap saling menghargai sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Stop Bullying di SDN 95 Bulo Kecamatan Walenrang serta mengevaluasi tingkat pemahaman deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, pemutaran video edukatif, diskusi interaktif, dan simulasi (role play). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif dan menunjukkan peningkatan pemahaman terkait konsep bullying, bentuk-bentuknya, serta tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi perundungan. Kegiatan ini juga memunculkan sikap empati dan keberanian siswa untuk melaporkan kejadian bullying kepada guru. Secara keseluruhan, sosialisasi ini efektif dalam menumbuhkan kesadaran anti bullying dan mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, ramah, serta kondusif bagi perkembangan karakter peserta didik. Temuan ini menegaskan pentingnya pelaksanaan edukasi anti bullying secara berkelanjutan di tingkat sekolah dasar.
Menumbuhkan Kesadaran Digital Sejak Dini di SDN 47 Tompotika Abdul Zahir; Akramunnisa, Akramunnisa; Imeldianti Saida; Nur Asmi; Nelsa Mali Sanda Padang; Jusniar, Jusniar; Waldi, Waldi
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.601

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran digital sejak dini pada peserta didik SDN 47 Tompotika melalui penguatan literasi digital yang terarah dan terintegrasi dalam proses pembelajaran sehari hari, kesadaran digital dimaknai sebagai kemampuan siswa dalam menggunakan perangkat teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab, serta memahami etika dalam berinteraksi di ruang digital, pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, pendampingan, dan praktik langsung yang melibatkan guru dan siswa, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, diskusi, wawancara singkat, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung, program pengabdian difokuskan pada pengenalan keamanan penggunaan internet, etika bermedia sosial, serta pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran yang positif, hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya perilaku digital yang baik, siswa menjadi lebih berhati hati dalam menggunakan teknologi dan mulai memahami tanggung jawab serta kontrol diri dalam aktivitas digital, selain itu peran guru dan dukungan lingkungan sekolah menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan pengabdian ini karena guru berperan sebagai pendamping dan teladan dalam pembentukan sikap sadar digital, sehingga melalui kegiatan pengabdian ini siswa tidak hanya terampil secara teknis tetapi juga memiliki etika dan sikap yang tepat dalam menghadapi tantangan era digital
Sosialisasi Pengguna Teknologi Digital (Handphone) di Lingkungna Sekolah Abdul Zahir; Alya Ramadani; Mardiana, Mardiana; Muh Sulkifli Kanna Padang; Rini Astuti; Jahlia, Jahlia
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.603

Abstract

Sosialisasi Penggunaan Teknologi Digital (Handphone) di Lingkungan Sekolah merupakan kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa dalam menggunakan handphone secara bijak, bertanggung jawab, dan produktif. Meningkatnya penggunaan handphone di kalangan siswa memberikan dampak positif berupa kemudahan akses informasi dan dukungan terhadap proses pembelajaran, namun juga menimbulkan dampak negatif seperti menurunnya konsentrasi belajar, berkurangnya interaksi sosial, serta melemahnya disiplin. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sosialisasi terstruktur yang melibatkan siswa dan guru, dengan penyampaian materi mengenai manfaat dan risiko penggunaan handphone, etika penggunaan di lingkungan sekolah, serta pengaturan waktu penggunaan yang tepat. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi digital, kesadaran diri, serta perubahan perilaku siswa ke arah yang lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan handphone sebagai media pendukung pembelajaran, sehingga sosialisasi ini berkontribusi positif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif di era digital