Claim Missing Document
Check
Articles

PKM Pendampingan Kepala Sekolah dalam Memfasilitasi Kebutuhan Belajar dan Berbagi Praktik Baik Pada Satuan Pendidikan di Kabupaten Luwu Timur S Rukmana, Novayanti; Umar, Nur Fadhilah; Zahir, Abdul; Sakkir, Geminastiti; Majid, Ahmad Fudhail
MALAQBIQ Vol. 3 No. 1 (2024): Malaqbiq: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jam.v3i1.945

Abstract

Pendidikan yang berkualitas tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melibatkan peran penting kepala sekolah dalam memfasilitasi kebutuhan belajar dan berbagi praktik baik di satuan pendidikan. Sebagai pemimpin utama di lingkungan sekolah, kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembelajaran yang efektif. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan kepada Kepala Sekolah dalam memfasilitasi kebutuhan belajar dan berbagi praktik yang baik antar sesama pendidik di satuan pendidikannya masing-masing. Sehingga akan menciptakan lingkungan pendidikan yang berfokus pada peningkatan terus-menerus dalam pembelajaran dan pengajaran, serta membantu memastikan bahwa semua pihak terlibat aktif dalam proses pembelajaran yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan berupa lokakarya dengan tahapan perencanaan awal, tahapan pelaksanaan, dan tahapan evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan terdiri atas pengawas sebanyak 13 orang yang berasal dari berbagai sekolah yang ada di Luwu Timur. Hasil utama dari Lokakarya ini adalah adanya pemahaman baru yang diperoleh peserta terkait cara merancang kebutuhan belajar di sekolah masing-masing serta bagaimana membangun praktik yang baik di lingkungan sekolah. Dari kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa peserta telah mampu untuk membuat rancangan tersebut yang ditandai dengan adanya rencana aksi nyata yang akan dilaksanakan oleh para peserta. Selain itu, dari hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapat respon positif dari para peserta. Hal ini terlihat dari angket kepuasan program yang diberikan menunjukkan bahwa para peserta merasa sangat puas dengan adanya kegiatan ini.
Edukasi Masyarakat Dusun Padang Kabupaten Luwu Melalui Pamflet Covid-19 dan Pembagian Masker Zahir, Abdul; Jusrianto, Jusrianto; Nur, Haspidawati; Hidayat, Wahyu; Parubang, Daniel
Jurnal IPMAS Vol. 1 No. 2 (2021): Mei - Agustus
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.1.2.2021.35

Abstract

Kegiatan pembuatan dan pembagian pamflet mengenai Covid-19 dan juga pembagian masker kepada masyarakat yang dilaksanakan di Dusun Padang Kondo Desa Bosso Timur Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarkata tentang Covid-19 dan sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara membagikan masker dan pamflet yang berisikan protokol kesehatan seperti selalu meggunakann masker, sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menghindari jabat tangan, selalu menggunakan disinfektan, dilarang berkerumun dan juga selalu menjaga jarak jika berada di luar rumah. Pembagian pamflet dan masker dilakukan dengan cara door to door juga di tempat pelayanan umum. jumlah masker yang dibagikan 1 kotak yang berisikan 50 masker dan pamflet berjumlah 100 lembar. Dari hasil kegiatan menunjukkan masyarakat patuh menggunakan masker terutama di pelayanan publik dan Kegiatan ini disambut antusias karena sangat bermanfaat bagi masyarakat
Pendampingan Penyusunan Tes Ujian Sekolah di SDN 156 Wonosari Zahir, Abdul; Jusrianto, Jusrianto; Supriadi, Supriadi
Jurnal IPMAS Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.2.1.2022.108

Abstract

Kegiatan Pendampingan Penyusunan Tes Ujian Sekolah di SDN 156 Wonosari” dilakukan bertujuan agar guru peserta pelatihan memiliki pengetahuan dan kemampuan menyusun tes ujian sekolah dengan baik dan mampu melakukan analisis terhadap tes yang sudah disusun tersebut. Kegiatan pelatihan ini dibagi ke dalam empat sesi yaitu sesi persiapan, sesi teori, studi kasus dan sesi pengolahan data. Dalam sesi persiapan, guru diberikan software Anates untuk di-install dalam laptop masing-masing (bagi guru yang membawa laptop). Selanjutnya pemaparan materi tentang evaluasi pembelajaran, penilaian autentik, teori tes, penyusunan tes, analisis tes, dan pengenalan software Anates. Hasil pelaksanaan pengabdian secara umum sudah berjalan dengan baik. Pelatihan diikuti aktif oleh 11 orang guru. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan aspek kognitif dan psikomotorik guru dalam menyusun dan menganalisis tes.
Implementasi Kurikulum Merdeka Jenjang SD Kabupaten Luwu Timur Zahir, Abdul; Nasser, Rahmawati; Supriadi, Supriadi; Jusrianto, Jusrianto
Jurnal IPMAS Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.2.2.2022.228

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka Jenjang SD kabupaten Luwu Timur yang berlangsung di empat tempat di kabupaten Luwu Timur bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru, kepala sekolah, dan pengawas jenjang SD terkait dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Pembagian tempat ini didasarkan kondisi geografis dan jumlah peserta. Berdasarkan keputusan dari K3S SD kabupaten Luwu Timur sebagai Mitra Utama kegiatan ini, maka ditetapkan 4 (empat) tempat kegiatan. Tempat pertama dipusatkan di Gedung Serba Guna Kecamata Wasuponda dengan peserta yang berasal dari kecamatan Wasuponda, Towuti, dan Nuha. Tempat kedua dipusatkan di UPT SDN 220 Cerekang Kecamatan Malili dengan peserta berasal dari Kecamatan Malili dan Angkona. UPT SDN 148 Tawibaru kecamatan Mangkutana dengan peserta berasal dari Kecamatan Mangkutana, Tomoni Timur, dan Kalaena. UPT SDN 122 Dauloloe Kecamatan Wotu dengan peserta berasal dari Kecamatan Wotu, Tomoni, dan Burau. Hasil dari kegiatan ini memperlihatkan pengetahuan dan keterampilan peserta mengalami peningkatan terkait implementasi kurikulum merdeka
Uji Kontekstual Pemahaman Materi Kerusakan Hutan Mangrove Menggunakan Media Audio Visual Mahasiswa Fakultas Sains Asri Asri; Abdul Zahir
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1570

Abstract

Tujuan pengabdian pada masyarakat sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan tentang kerusakan hutan mangrove berdampak pada lingkungan dan biota laut. Mahasiswa Fakultas sains program studi Kimia mengampu mata kuliah analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) diberikan pembelajaran kerusakan hutan mangrove menggunakan film dokumenter berjumlah 14 orang. Langkah pengabdian adalah metode tindakan bentuk media film dokumenter yang sudah divalidasi oleh ahli media pembelajaran untuk layak digunakan yang dilengkapi soal evaluasi mengukur tingkat kemampuan kognitif mahasiswa setelah proses pembelajaran. Diperoleh tingkat kemampuan kognitif pemahaman kerusakan hutan mangrove adalah skor nilai rata-rata diperoleh 57,0 dengan kategori rendah sebanyak 1 orang persentase 7,1%, kategori sedang sebanyak 10 orang dengan persentase 71,4%, kategori tinggi 3 orang dengan persentase 21,4%. Disimpulkan mengacu pada data kemampuan tingkat kognitif mahasiswa dominan pada kategori sedang yang masih kurang pemahaman kerusakan hutan mangrove, sehingga penerapan tindakan pembelajaran menggunakan film documenter agar mudah memahami materi diperlukan beberapa kali tindakan untuk mencapai kategori tinggi dan sangat tinggi.
Rancangan Media Informasi Wedding organizer (WO) Berbasis Augmented Reality Sukmawati Sukmawati; Abdul Zahir; Nur Anisa
Dewantara Journal of Technology Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v6i1.321

Abstract

This study aims to design an augmented reality-based wedding organizer ( wo) information media as an information and promotional media for Wedding Organizers. The study uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development approach, which consists of 5 stages: Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. System testing is carried out through the Black Box Testing method and validation by media experts. The results of the study indicate that this Augmented Reality application is very valid to use, with a feasibility value of 4.0 from validation by 2 media experts. The customer response also provides very decent results, with an average value of 3.62 from 10 respondents, which measures the real aspects, ease, and advantages that can be categorized as very decent. This application has been implemented and can be accessed via mobile and desktop devices, so it is expected to be an innovative and effective information and promotional media for Wedding Organizer (wo) customers.
Workshop Metode Pembelajaran Bervariasi untuk Pembelajaran Differensiasi pada Guru SDN 223 Balantang Abdullah Syukur; Abdul Zahir; Supriadi Supriadi
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, No 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v6i2.5317

Abstract

Workshop Metode Pembelajaran Bervariasi untuk Pembelajaran Differensiasi di SDN 223 Balantang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif dan inklusif. Pendekatan pembelajaran differensiasi memungkinkan guru untuk memenuhi kebutuhan individual siswa yang beragam, berdasarkan minat, gaya belajar, dan tingkat kemampuan mereka. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari observasi dan pelatihan kepada guru-guru. Kegiatan Workshop Metode Pembelajaran Bervariasi untuk Pembelajaran Differensiasi di SDN 223 Balantang ini dilaksanakan pada Selasa, tanggal 10 Oktober 2024 di SDN 223 Balantang Kabupaten Luwu Timur. Peserta kegiatan terdiri atas guru SD dari perwakilan 6 Sekolah yang ada di Kabupaten Luwu Timur. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 30 orang. Hasil utama dari workshop ini adalah membekali para guru dengan berbagai metode pembelajaran, seperti pembelajaran berbasis proyek, inkuiri, dan penggunaan teknologi, yang dapat diterapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan mendukung perkembangan siswa secara optimal. Melalui workshop ini, para guru dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar serta menciptakan suasana kelas yang kondusif bagi pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Kata kunci: Metode Pembelajaran, Pembelajaran Bervariasi, dan Pembelajaran Differensiasi
Lokakarya Integrasi Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Luwu Abdul Zahir; Erni Erni; Akramunnisa Akramunnisa
MALAQBIQ Vol. 4 No. 2 (2025): Malaqbiq : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan Pembelajaran Mendalam (PM) dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan hal baru pada tahun ajaran baru ini. Madrasah sebagai satuan pendidikan dalam naungan Kementerian Agama harus mampu mengintegrasikan PM dan KBC dalam perencenaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Sebagai sesuatu yang baru, maka guru madrasah mesti perlu mengadaptasi dan hal ini memerluakan pemahaman, keterampilan, dan sikap positif.. Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Luwu sebagai penyelenggara layanan pendidikan perlu membekali guru-gurunya untuk profesional mengintegrasikan PM dan KCB..Lokakarya PM dan KCB menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatan kompetensi guru. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggak 27--28 Agustus 2025 menjadi gerakan penting bagi 54 peserta yang berasal dari guru yang ada di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Luwu. Kegiatan dengan pendekatan lokakarya atau workshop melalui 5 tahapan kegiatan yang pada akhirnya mampu mencapai tujuan yang ditetapkan, yakni 1) perubahan pola pikir guru dari sebelumnya tetap (yang penting tugas dan tanggung jawab selesai atau berada di zona nyaman) menjadi pola pikir bertumbuh (selalu ingin maju dan melakukan perubahan), 2) guru mampu memahami konsep pembelajaran mendalam yang meliputi pemahaman 8 dimensi profil lulusan, implementasi 3 prinsip pembelajaran mendalam, aktualisasi 3 pengalaman belajar, dan pemahaman 4 kerangka pembelajaran, dan pengintegrasian konsep cinta dalam pembelajaran, 3) guru mampu menyusun Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) yang terintegrasi dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), 4) guru mampu mengimplementasikan RPM terintegrasi KBC dengan baik, dan 5) guru memahami dan punya hasrat besar untuk berkolaborasi dengan pihak lain untuk meningkatkan kualitas perencanaan, proses dan hasil belajar peserta didik
Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis Pemanfaatan Lahan Kecamatan Pakue Tengah Muh. Hakim Samsu; Rusmala Rusmala; Abdul Zahir
Journal Artificial: Informatika dan Sistem Informasi Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/artificial.580

Abstract

Sistem informasi geografis adalah sistem komputer untuk mengumpulkan, mengatur, mengintegrasikan, mempalsukan, menghitung, dan menampilkan data yang terkait dengan Bumi. Pokok penelitian ini adalah bagaimana merancang dan bangun sistem informasi geografis pemanfaatan lahan Kecematan Pakue Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi geografis (SIG) berbasis WebGIS untuk pemanfaatan lahan di Kecamatan Pakue Tengah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian R&D. adapun sumber data dalam penelitian ini diperoleh langsung oleh pemerintah desa dan masyara kat Kec. Pakue Tengah serta penelusuran berbagai literature atau referemsi. Selanjutnya metode pengumpulan data yang dilakukan adalah obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Metode yang digunakan yaitu Metode waterfall, diantaranya: analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian sistem, dan perawatan. Teknik pengujian black box testing digunakan dalam pengujian. Tes ini digunakan untuk memeriksa perangkat lunak agar sesuai dengan spesifikasi fungsional, dengan tujuan mengidentifikasi fungsi yang tidak tepat dan masalah antarmuka serta kode-kode pemograman, identifikasi kesalahan akses database dan evaluasi kinerja keseluruhan perangkat lunak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menyediakan informasi pemanfaatan lahan secara real-time, memungkinkan pengguna untuk melakukan analisis spasial yang lebih mendalam dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Melalui penggunaan teknologi WebGIS, pengguna, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dapat mengakses data tanpa memerlukan perangkat lunak khusus, yang merupakan kemajuan signifikan dibandingkan dengan pendekatan konvensional yang bersifat statis.
Menumbuhkan Kesadaran Digital Sejak Dini di SDN 47 Tompotika Abdul Zahir; Akramunnisa Akramunnisa; Imeldianti Saida; Nur Asmi; Nelsa Mali Sanda Padang; Jusniar Jusniar; Waldi Waldi
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.601

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran digital sejak dini pada peserta didik SDN 47 Tompotika melalui penguatan literasi digital yang terarah dan terintegrasi dalam proses pembelajaran sehari hari, kesadaran digital dimaknai sebagai kemampuan siswa dalam menggunakan perangkat teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab, serta memahami etika dalam berinteraksi di ruang digital, pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, pendampingan, dan praktik langsung yang melibatkan guru dan siswa, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, diskusi, wawancara singkat, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung, program pengabdian difokuskan pada pengenalan keamanan penggunaan internet, etika bermedia sosial, serta pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran yang positif, hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya perilaku digital yang baik, siswa menjadi lebih berhati hati dalam menggunakan teknologi dan mulai memahami tanggung jawab serta kontrol diri dalam aktivitas digital, selain itu peran guru dan dukungan lingkungan sekolah menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan pengabdian ini karena guru berperan sebagai pendamping dan teladan dalam pembentukan sikap sadar digital, sehingga melalui kegiatan pengabdian ini siswa tidak hanya terampil secara teknis tetapi juga memiliki etika dan sikap yang tepat dalam menghadapi tantangan era digital