Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui Penyuluhan pada Siswa SD Negeri 2 Selaganggeng Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga Rastuti, Undri; Shofiyyah, Asy Syifa; Tahapti, Pelita; Sandika, Kevin Farih; Haqqi, Syafi Millatal; Rizal, Soca Allan; Riawan, Athifa Nayla Nafisa; Muskitta, Kezia Rastya Mitzi Lael; Putra, Febian Abiysa; Naufan, Muhammad Zulva; Hastuti, Shinta Nur; Febrianti, Nida Fadilah; Damayanti, Yulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 7 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i7.2950

Abstract

Latar Belakang: Pemberdayaan kesehatan merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan hidup sehat demi terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Edukasi mengenai perilaku hidup bersih sehat terbukti mampu meningkatkan pengetahuan dan perilaku higienis masyarakat, termasuk di kalangan anak usia sekolah dasar. Anak-anak mampu mempraktikkan perilaku cuci tangan dan menyikat gigi dengan benar setelah mendapatkan penyuluhan. Oleh karena itu, intervensi edukatif dalam bentuk penyuluhan PHBS, khususnya pada jenjang sekolah dasar, penting dilakukan sebagai bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dalam menjaga kesehatan melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Metode: Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah menggunakan media layar proyektor. Hasil: Penyuluhan telah terlaksana dengan jumlah peserta sesuai target, materi tersampaikan dengan baik, dan siswa turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan penyuluhan.
Kuliah Kerja Nyata Implementasi Program Penyemaian Pohon Balsa dan Pemetaan Desa dalam upaya Peningkatan Potensi Lingkungan dan Tata Ruang di Desa Sangkanayu Rastuti, Undri; Fahriansyah, Anas; Theresa, Esa Bilqis Sasa; Arrafi, Fatur Sakti; Ananda, Naufal Chessa; Aji, Naufal Ikhsan Bayu; Akhhila, Nilta; Nevitasari, Noor Ramadhani; Putra, Novendra Ronaldo; Aqila, Shafa; Istiqomah, Titi Syarifatul; Idha, Rafifah; Az Zahra, Widya Alecia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 7 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i7.2952

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, dilaksanakan dengan fokus pada penyemaian benih pohon balsa dan pemetaan desa. Penyemaian balsa dilakukan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya penghijauan. Pohon balsa dipilih karena memiliki pertumbuhan cepat, nilai ekonomis tinggi, serta manfaat ekologis dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Sementara itu, pemetaan desa bertujuan menghasilkan data spasial yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan. Kegiatan dilaksanakan melalui observasi, sosialisasi, partisipasi masyarakat, dan praktik langsung di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif masyarakat terhadap penyemaian balsa dan keberhasilan pemetaan desa dalam menghasilkan peta dasar wilayah. Program ini diharapkan menjadi langkah awal penghijauan berkelanjutan sekaligus mendukung pengembangan potensi dan tata ruang Desa Sangkanayu.
Analisis Rantai Nilai (VCA) Budidaya Tanaman Nilam dengan Pemodelan System Thinking Vensim PLE x 32 Sutarmin, Sutarmin; Rastuti, Undri
Fokus Bisnis Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol. 21 No. 2 (2022): Fokus Bisnis
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/fokbis.v21i2.180

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya, baik sumber daya mineral maupun sumber daya hayati. Salah satu sumber daya hayati Indonesia adalah dihasilkannya nilam yang merupakan bahan baku utama minyak atsiri nilam. Industri minyak nilam Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, namun pengembangan industri ini berjalan lambat. Hal ini disebabkan oleh berbagai permasalahan yang berasal dari lingkup industri minyak atsiri sendiri. Salah satu permasalahan dari industri inVai adalah tidak stabilnya bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan aktifitas budidaya tanaman nilam melalui pemodelan kualitatif dengan menggunakan software vensim PLE x 32. Dengan pemodelan tersebut dapat diketahui bahwa aktifitas utama dalam budidaya nilam terdiri dari 8 aktivitas utama, yaitu (1) Penyiapan tenaga kerja, (2) Penyiapan bibit, (3) Penyiapan lahan, (4) Penanaman, (5) Pemeliharaan, (6) Pemupukan, (7) Pemanen dan (8) Penjualan kepada pengepul bahan atau UKM pemilik penyulingan minyak daun nilam.
Synthesis and characterization of nanoemulsion of citronella oil (Cymbopogon Nardus L. Rendle) and its Sunscreen Potential Evaluation Rastuti, Undri; Sulaeman, Uyi; Widyaningsih, Senny; Khalidah Zia, Sity; Aditya Mahendra, Ryan
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 17, No 1 (2022): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June, 2022)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v17i1.23077

Abstract

AbstractCitronella (Cymbopogon nardus L. Rendle) essential oil contains active compounds such as antioxidants and has the potential to be developed as a sunscreen. Nanoemulsion is a water and oil dispersion stabilized by a surfactant layer and has a particle size below 100 nm. This study described the formulation, characterization of citronella oil nanoemulsions, and determination of their activity as a sunscreen through the SPF values. The nanoemulsion formulation was made with 3 variations of oil concentration: F1 (1%), F2 (3%), and F3 (5%). The results of the organoleptic test were following the standards which were clear and no phase separation occurred. In addition, the pH value of the 1%, 3%, and 5% prepared nanoemulsions were categorized as safe to be used on the skin. The prepared formulas were categorized as O/W nanoemulsion types. The viscosity values were found to be 12.76, 25.13, and 84.05 cP respectively. Furthermore, the percent transmittance values were 98.4, 98.9, and 99.9%. The particle sizes, respectively, were 9.4 (100%), 10.07 (97%), and 8.96 nm (82.5%). The centrifugation and freeze-thaw cycle tests showed good physical stability. The results of the sunscreen potential test of the 1%, 3%, and 5% citronella oil nanoemulsion showed SPF values of 1.03, 1.13, and 1.14 with %Te values of 77.42, 70.21, and 67.86% respectively, and %Tp values of 95.94, 94.04, and 93.61% respectively.Keywords:Citronella essential oil (Cymbopogon nardus L. Rendle), nanoemulsion, antioxidant, sunscreen, SPF.
Potency Ziziphus and Polyscias Leaves as Foaming agent in Antioxidant Soap Production from Nyamplung Seed of Oil Chasani, Moch.; Widyaningsih, Senny; Rastuti, Undri; Permana, Afri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol. 13 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Chemical Science
Publisher : Prodi Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v13i2.7456

Abstract

Penelitian untuk mencari formulasi sabun antioksidan terbaik dari minyak biji nyamplung sebagai bahan utama telah dilakukan. Namun bahan tambahan yang digunakan adalah bahan sintetis yang bisa menyebabkan iritasi pada kulit. Penelitian ini mengkaji penggunaan bahan tambahan alami yaitu daun kelor (Moringa oleifera L.) sebagai antioksidan, daun bidara (Ziziphus mauritiana L.) dan daun mangkokan (Polyscias scutellaria L.) sebagai bahan pembusa alami. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui formulasi dan aktivitas antioksidan sabun dari minyak biji nyamplung dengan penambahan daun bidara dan daun mangkokan sebagai bahan pembusa. Karakterisasi formula sabun meliputi jumlah asam lemak, asam lemak bebas, lemak netral, keasaman (pH), berat jenis dan kestabilan busa. Analisis data menggunakan rancangan acak lengkap, uji ANOVA (Analysis of Variance) dan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Penentuan formulasi sabun terbaik menggunakan metode indeks efektivitas. Uji aktivitas antioksidan pada sabun formula terbaik menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bahan tambahan alami tersebut memberikan pengaruh yang nyata terhadap karakteristik sabun. Uji aktivitas antioksidan diperoleh nilai IC50 sebesar 44,73 ppm yang berarti sabun mempunyai aktivitas antioksidan sangat kuat.
PENGEMBANGAN KLASTER INOVASI KOPI UNTUK MENJADI PRODUKUNGGULAN DAERAH KABUPATEN BREBES Sutarmin; Aqib Ardiansyah; Arief Adhy Kurniawan; Undri Rastuti; Siti Badiatul Umroh; Eka Septiani Putri; Ivan Akmal Nur
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya strategis dalam mendukung pengembangan industri kopi rakyat di Kabupaten Brebes menjadi produk unggulan daerah adalah melalui pengembangan klaster inovasi kopi. Melalui pengembangan klaster inovasi diharapkan secara akan terjadi inovasi primer dan inovasi sekunder pada produk kopi yang pada akhirnya menghasilkan produk yang kompetitif. Untuk mencapai tujuan di atas perlu dilakukan kajian pengembangan klaster inovasi kopi agar menjadi produk unggulan daerah sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih maksimal dalam peningkatan pendapatan petani dan produk domestik regional bruto (PDRB) Kabupaten Brebes dari sektor perkebunan. Kajian dilakukan di semua wilayah Kabupaten Brebes terutama di 4 kecamatan penghasil kopi, yaitu Salem, Bantarawung, Paguyangan dan Sirampog. Metode pengambilan data dengan menggunakan kuisioner, wawancara, observasi serta diskusi kelompok mendalam. Berdasarkan kajian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa (a) Budaya inovasi pada petani kopi di Kabupaten Brebes sudah mulai berjalan. (b) Para pelaku bisnis kopi di Brebes kebanyakan belum bisa menyajikan data volume produksi dan penjualannya. (c) Volume produksi sangat penting ditingkatkan karena akan membawa dampak bagi peningkatan kesejahteraan para pelaku bisnis kopi yang ada di Kabupaten Brebes. (d) Inovasi kualitas produk masih terbatas dan didominasi oleh Kecamatan Sirampog, terutama dari daerah Guci Dawuhan. (e) Dalam model pengembangan klaster inovasi, klaster inovasi tersusun atas subklaster yang terdiri dari subklaster petani, subklaster inovasi primer, subklaster inovasi sekunder dan subklaster lain-lain. (f) Dalam mengembangkan klaster inovasi berbasis managemen diperlukan SDM yang memiliki jiwa agen perubahan. (g) Aspek keuangan atau permodalan, pengetahuan dan pemasaran adalah kendala utama yang dirasakan oleh para pelaku usaha dalam menjalankan bisnis proses kopi di Kabupaten Brebes. 
Strengthening The Downstream of Robusta Coffee Products in Gunungjaya Village, Salem Sub-District, Brebes District undri rastuti; purwati; purwanto; ary yunanto; siti badiatul umroh; sutarmin
Journal of Society, Community and Business Development Vol. 1 No. 2 (2023): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/scbd.v1i2.99

Abstract

Gunung Jaya Village, Salem District, there is a Joint Business Group (KUB) "Lulumpang". Previously, the Lulumpang KUB in Gunung Jaya Village, Salem Subdistrict, Brebes Regency carried out the process of peeling cherry coffee manually using mortar and pestle. This process is time-consuming and labor-intensive, resulting in many broken beans. In addition, stripping the dry skin is also still with lumpang-alu, of course this is very time consuming and hampers the production process. "Lulumpang" also does not have an adequate drying room and drying equipment, so if there is an abundance of harvest, they are overwhelmed. Based on some of the problems faced by KUB Lulumpang as a partner, the pengabdi will handle through 3 stages of service that will be carried out in 3 years, namely year 1 focusing on cultivation and post-harvest technology. In this first year, the service program has been carried out in the form of handling post-harvest technology through training and grants of wet skin peeling tools, namely pulper. In the 2nd year, this service focuses on increasing the production and quality of raosted beans. After the General Soedirman University service team conducted counseling and workshops, the roasted bean production capacity increased 5X and group members increasingly understood the importance of quality control and procedures for saving failed products.
Antioxidant Activity of Flavonoids from T. catappa Linn Fruit Flesh Fractionated using Continuous Column chromatography Widyaningsih, Senny; Chasani, Moch.; Rastuti, Undri; Nurhandayani, Santi; Azahra, Silena; Pratiwi, Salma Yuni
Molekul Vol 21 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jm.2026.21.1.17276

Abstract

ABSTRACT. Terminalia catappa L. is traditionally used as antioxidant anti-inflammatory, antimicrobial, hepatoprotector, vermifuge, anticancer and antidiabetic. Especially the flesh of T. catappa fruit has potential as an antioxidant. There has been no research that conducts a fractionation process using column chromatography to find antioxidant active fractions from fruit flesh of T. catappa. Therefore, this research aims to find the antioxidant active fraction of the fruit flesh T. catappa. The research steps began with the extraction process using methanol and continued with fractionation using n-hexane and ethyl acetate. The ethyl acetate fraction (with antioxidant activity IC50 = 246.3 ppm) was subjected to the first column chromatography with a gradient of increasingly polar eluents. The fractionation results obtained 4 subfractions with the highest antioxidant activity found in subfraction 3 (FG3) with IC50 = 81.9 ppm containing phenolic, flavonoids, and terpenoids compounds. FG3 was fractionated again using second column chromatography. The fractionation results obtained 2 subfractions with antioxidant activity IC50 = 76.936 ppm (FG1P) and 82.745 ppm (FG2P). FG1P contains phenolic secondary metabolites, namely flavonoids of the isoflavone class. The results provide information that the compounds acting as antioxidants in T. catappa fruit flesh are flavonoids presumably from the isoflavone class. The discovery of flavonoid compounds that act as antioxidants in T. catappa fruit flesh can be developed in the pharmaceutical industry. Keywords: Antioxidant, fruit flesh, Lisoflavone, T. catappa
Formulation and Antioxidant Test of Nano Facial Wash Bay Leaf (Syzygium polyanthum) Extract with Green Surfactant from Ketapang (Terminalia catappa L.) Seed Oil Mochammad Chasani; Senny Widyaningsih; Undri Rastuti; Vita Nuraisyah Dwi Nugroho
ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Vol 21, No 2 (2025): September
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/alchemy.21.2.97684.378-388

Abstract

The increasing use of skin care products today has encouraged the development of facial washes that are safe for health, such as those incorporating natural active ingredients. Green surfactants from ketapang seed oil and bay leaf extract are natural ingredients for a facial wash. This study aims to formulate and test a nano facial wash using surfactants derived from ketapang seed oil and antioxidants from bay leaf extract. The molecular size of facial wash has been improved by applying nanoemulsion technology, resulting in nano facial wash. This particle size improvement enhances the efficacy of active ingredients in facial wash. Methyl ester sulfonate (MES) surfactant made from ketapang seed oil was used to increase the stability and effectiveness of cleaning products. The resulting product was tested for physical characteristics, stability, and antioxidant activity using the DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) method. The facial wash formulation was carried out with variations in MES concentration (3, 5, and 7%) and bay leaf extract (2, 4, and 6%). The results showed that the facial wash with the best characteristics had a surfactant content of 7% and bay leaf extract of 2%. The antioxidant activity of facial wash with the best nano and non-nano characteristics is 41.97 ppm and 81.58 ppm, which are classified as strong antioxidant activity.
Co-Authors Aditya Mahendra, Ryan Agustin, Ririn Aji, Naufal Ikhsan Bayu Akhhila, Nilta Alriski, Mochammad Fadhil Niko Ananda, Naufal Chessa Aqib Ardiansyah Aqila, Shafa Arief Adhy Kurniawan Arif Nur Hidayat, Arif Nur Arrafi, Fatur Sakti ary yunanto Ary Yunanto Az Zahra, Widya Alecia Azahra, Silena Chasani, Moch Damayanti, Yulia Dian Riana Ningsih Dian Riana Ningsih Dwi Kartika Eka Prasasti Nur Rachmani Eka Septiani Putri Elly, Vani Fitria Rosita Fahriansyah, Anas Fajriyah, Bunga Sita Roihanul Fauzi, Kevin Azhar Febrianti, Nida Fadilah Habibie, Ranti Kamila Haqqi, Syafi Millatal Hartiwi Diastuti Hartiwi Diastuti Hastuti, Shinta Nur Heny Ekowati Hidayatullah, Rafly Idha, Rafifah Irmanto Irmanto Istiqomah, Titi Syarifatul Ivan Akmal Nur Jumina Jumina Jumina Jumina Khalidah Zia, Sity Mesayu, Puspa Rahma Moch. Chasani Mochamad Chasani Mochammad Chasani Mochammad Chasani Muhammad Hanafi Muskitta, Kezia Rastya Mitzi Lael Naufan, Muhammad Zulva Nevitasari, Noor Ramadhani Nurhandayani, Santi Permana, Afri Pratama, Biang Pratiwi, Salma Yuni PUJI LESTARI Purwanto Purwanto Purwanto purwati Purwati Purwati Purwati Purwati Putra, Febian Abiysa Putra, Novendra Ronaldo Rahmasari, Anisa Riawan, Athifa Nayla Nafisa Ridlwan Kamaludin Rizal, Soca Allan Ryan Aditya Mahendra Sabirin Matsjeh Sabirin Matsjeh Safitri, Fanti Indriana Sandika, Kevin Farih Saputra, Dimas Senny Widyaningsih Senny Widyaningsih Senny Widyaningsih Sheiliyani, Cindi Sheiliyani, Cindy Shofiyyah, Asy Syifa Siti Badiatul Umroh Siti Badiatul Umroh Sity Khalidah Zia Sulaeman, Uyi sutarmin Sutarmin Sutarmin, Sutarmin Suyata Suyata Tahapti, Pelita Theresa, Esa Bilqis Sasa Umi Pratiwi, Umi Umi Salamah Uyi Sulaeman Uyi Sulaeman Vita Nuraisyah Dwi Nugroho Widhiatmoko Herry Purnomo Zia, Sity Khalidah