Claim Missing Document
Check
Articles

Optimasi pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) melalui kombinasi dosis npk dan mikoriza Aaz Azamudin Tifani; Miftah Dieni Sukmasari
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 13 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/agrivet.v13i2.16400

Abstract

This study aims to determine the effect of giving a different dose of NPK fertilizer with mycorrhizal inoculation on the growth and yield of pakcoy (Brassica rapa) plants. The research was carried out on a trial site of the Faculty of Agriculture, University of Majalengka using a non-factorial Group Random Design (RAK) with six NPK dose treatments and four replicas. The treatment consisted of A (0 g NPK + 8 g mycorrhiza), B (0.3 g NPK + 8 g mycorrhiza), C (0.6 g NPK + 8 g mycorrhiza), D (0.9 g NPK + 8 g mycorrhiza), E (1.25 g NPK + 8 g mycorrhiza), and F (1.50 g NPK + 8 g mycorrhiza) which were repeated four times. The observed parameters included plant height, number of leaves, root length, root volume, wet weight, and dry weight of the plant. The data from the study were analyzed using non-factorial RAK, if there was an influence on the treatment, followed by Duncan's follow-up analysis. The results showed that the combination of NPK and mycorrhizal fertilizers in general had a positive effect on vegetative growth and pakcoy plant yields. Treatment E (1.25 g NPK + 8 g mycorrhiza) gave the best results on most parameters, with higher increases in plant height, leaf count, and dry weight compared to other treatments. Thus, a dose of 1.25 g of NPK combined with 8 g of mycorrhizae is the optimal combination to support the sustainable growth and productivity of pakcoy.
Respon Galur Harapan Kedelai Terhadap Pemberian Pupuk Nitrogen Pada Penanaman Di Musim Hujan Miftah Dieni Sukmasari; Acep Atma Wijaya; Mila Karmila
Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science) Vol. 23 No. 2 (2025): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v23i2.4405

Abstract

Kedelai merupakan komoditas strategis dengan kebutuhan konsumsi yang terus meningkat, namun produksi nasional masih belum mencukupi. Penanaman kedelai pada musim hujan berpotensi meningkatkan produksi, tetapi dibatasi oleh kejenuhan air dan curah hujan tinggi sehingga diperlukan genotip yang adaptif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penampilan karakter pertumbuhan dan hasil beberapa genotip kedelai generasi F3 pada musim hujan dengan pemberian nitrogen. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan nyata antar genotip pada karakter waktu berbunga, jumlah polong isi, jumlah biji per tanaman, dan jumlah biji per polong. Genotip UM010, UM013, dan UM014 unggul pada karakter waktu berbunga, UM002 menunjukkan keunggulan pada jumlah polong isi dan jumlah biji per tanaman, sedangkan UM011 dan UM023 unggul pada jumlah biji per polong. Genotip-genotip tersebut berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan perakitan kultivar kedelai adaptif dan berdaya hasil tinggi untuk penanaman pada musim hujan.
Optimalisasi Pekarangan Rumah Tangga melalui Budidaya Sayuran Organik Miftah Dieni Sukmasari; Aaz Azamudin Tifani; Sri Ayu Andayani; Acep Atma Wijaya; Adi Oksifa Rahma Harti; Sri Umyati; Ulfa Indah Laela Rahmah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.17938

Abstract

Pemanfaatan pekarangan rumah tangga memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi dalam praktiknya masih belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola pekarangan dengan budidaya sayuran organik secara berkelanjutan. Metode yang dipakai melibatkan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan, pembuatan demplot, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Palabuan, Kabupaten Majalengka, yang menargetkan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dari 45% menjadi 82%. Pemanfaatan pekarangan meningkat dari 28% menjadi 76%, dengan tingkat keberhasilan tumbuh tanaman mencapai 90% dan 84% mitra berhasil melakukan panen. Selain itu, terjadi pengurangan pengeluaran rumah tangga untuk pembelian sayuran sebesar 20–30%, serta 72% dari kebutuhan sayuran harian sebagian terpenuhi dari pekarangan. Sebanyak 85% mitra berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan secara mandiri. Dengan demikian, budidaya sayuran organik di pekarangan terbukti efektif dalam meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga secara berkelanjutan.
Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal terhadap Minat Petani dalam Budidaya Bawang Putih (Allium sativum L.) Sri Ayu Andayani; Sri Umyati; Agus Yadi Ismail; Miftah Dieni Sukmasari; Acep Atma Wijaya; Siti Shofiyatun Zakiyah; Dadan Ramdani Nugraha
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.25406

Abstract

Garlic is a strategic horticultural commodity whose national needs are still highly dependent on imports. Therefore, developing domestic production requires strong farmer support and interest. This study aims to: (1) describe the characteristics and level of farmer interest in garlic cultivation; and (2) analyze the relationship between internal and external factors and farmer interest. The study was conducted in Nunuk Village, Maja District, Majalengka Regency, using a quantitative descriptive approach. The sample was determined through a census of 20 garlic farmers. Data were collected through questionnaires, interviews, and observations, then analyzed using descriptive percentage analysis, scoring, and Spearman's Rank correlation test at a 5% significance level. The results showed that the majority of farmers had a very high level of interest (70%), with internal and external factors in the moderate category. The correlation test showed that among the six indicators tested, only the availability of cultivation technology and information was significantly related to farmer interest (ρ = 0.484; p = 0.030), while the other indicators did not show a significant relationship. These findings confirm that strengthening access to cultivation technology and information is key to fostering farmer interest in supporting the garlic self-sufficiency program.
Pengembangan Agribisnis melalui Literasi Keuangan dan Asuransi Bagi Petani, Peternak dan Masyarakat Tani di Desa Tenjolayar Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka Sri Ayu Andayani; Sri Umyati; Dinar; Tri Ferga Prasetyo; Acep Atma Wijaya; Miftah Dieni Sukmasari; Ulfa Indah Laela Rahmah; Adi Oksifa Rahma; Eidelweis Dwi Jannati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.17770

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan kapasitas para petani,peternak dan masyarakat tani yang ada di Desa Tenjolayar Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka, dalam pengelolaan agribisnis terutama mengelola keuangan dan memberikan edukasi terkait pentingnya asuransi pertanian dalam berusahatani. Rendahnya literasi keuangan merupakan salah satu kendala utama dalam pengembangan agribisnis berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini yaitu pendekatan edukasi penyuluhan, pemahaman dan pelatihan partisipatif serta evaluasi dampak program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tani terkait laporan pencatatan keuangan, perencanaan usaha, akses permodalan dan manajemen risiko melalui asuransi pertanian hingga 80 persen dan menginginkan adanya pendampingan yang berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan kapasitas masyarakat tani dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha agribisnis.