Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK melalui Inovasi Kerajinan Kreatif Berbasis Kain Perca Nadhiroh, Azizatun; Dwi Andini, Sania; Vega Septiani, Wahyu Felisia; Cahya Utami, Lulu Alvina; Kuswardinah, Asih; Nurmasitah, Sita
Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Welfare : June 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/welfare.v3i2.2413

Abstract

This community service program aimed to enhance the skills of PKK women in RT 05 RW 05 Sekaran in turning textile waste, especially patchwork, into valuable handicraft products. Using the Community Development Practice method, the program emphasized community empowerment through educational workshops, hands-on training, mentoring, and participatory evaluation. The chosen product—patchwork folding fans—was selected for its simplicity and market potential. As a result, participants showed a notable increase in both knowledge and skills. They were actively involved in all stages of product creation, reflecting a growing interest in entrepreneurship and environmental responsibility. The program also fostered greater awareness of the importance of waste management as a shared duty. Overall, this initiative demonstrated how local, skill-based training can contribute to sustainable economic and environmental outcomes. Even on a small scale, such efforts in community empowerment can serve as practical steps in addressing larger social and ecological challenges.
Diversifikasi Produk Manjareal Tepung Tempe sebagai Jajanan Sehat Keluarga Lestari, Eni; Putri, Meddiati Fajri; Triatma, Bambang; Kuswardinah, Asih
Food Science and Culinary Education Journal Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v12i2.58201

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap produk manjareal subtitusi tepung tempe dengan formula 0%, 15%, 30%, dan 45%. 2) Mengetahui kadar air, protein dan lemak pada produk manjareal subtitusi tepung tempe dengan formula 0%, 15%, 30%, dan 45%. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah True Eksperimental. Metode analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif presentase dan uji laboratorium. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Tingkat kesukaan masyarakat terhadap manjareal substitusi tepung tempe rata-rata berada pada kategori suka dengan rerata presentase total sebesar 73,75% (substitusi 0%, kontrol), 70,88% (substitusi 15%), 68,31% (substitusi 30%), dan 61,94% (substitusi 45%). 2) Uji kandungan air, protein dan lemak pada sampel substitusi tepung tempe 0% sebesar 4,8%, 13,6%, 30,8%. Sampel 15% sebesar 9,6%, 14,6%, 25,8%. Sampel 30% sebesar 16,6%, 17%, 23,1%. Sampel 45% sebesar 11,9%, 18,8%, 22%.
Karakteristik Kimia dan Tingkat Kesukaan Inovasi Cookies Bagea Tepung Tempe Dewi, Anindita Candra; Putri, Meddianti Fajri; Kuswardinah, Asih; Triatma, Bambang
Food Science and Culinary Education Journal Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v11i2.58288

Abstract

Cookies bagea ini merupakan produk yang terbuat dari tepung sagu dengan penambahan tepung tempe didalam cookies bagea akan menyebabkan perubahan karakteristik fisik dan kimia pada cookies bagea. Tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa besar tingkat kesukaan masyarakat, serta melihat kadar protein dan kadar air pada cookies bagea subtitusi tepung tempe 0% (kontrol), 15%, 25%, dan 35%. Motode pendekatan dengan desain eksperimen menggunakan true experimental. Data dianalisis menggunakan anaisis deskriptif prosentase, serta uji kandungan protein dan kadar air dengan empat sampel yang digunakan yaitu kode sampel K (kontrol), A (15%), B (25%), dan sampel C (35%). Uji kesukaan dilakukan terhadap 80 orang. Analisis kadar protein dan kadar air dilakukan di Laboratorium Chem-Mix Pratama berlokasi di Yogyakarta. Sampel yang paling disukai adalah formulais sampel A berdasarkan parameter Warna (3.80), Aroma (3.73), Tekstur (3.81), dan Rasa (3.91) dengan nilai rerata prosentase sebesar (76.3). Kadar protein tertinggi terdapat pada sampel C sebesar (11.86%), sedangkan kadar air tertinggi terdapat pada sampel K (kontrol) dengan nilai sebesar (4.46%). Cookies bagea sampel A disukai karena mempunyai rasa dan aroma yang tidak begitu pahit dan langu dibandingkan cookies bagea sampel K, sampel B, dan sampel C dan perlu adanya modifikasi untuk meghilangkan rasa pahit dan langu pada tepung tempe, disarankan kepada masyarakat untuk mengontrol suhu dalam teknik pengovenan cookies bagea, dan diperhatikan suhu ruangan dalam proses pendinginan pada cookies bagea agar diperoleh hasil kadar air yang baik dan teratur.
Inovasi Bumbu Tabur Sambal Seruit: Aplikasinya pada Keripik Pisang khas Lampung Kurniawati, Dwi; Triatma, Bambang; Kuswardinah, Asih; Putri, Meddiati Fajri
Food Science and Culinary Education Journal Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v11i2.59356

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap produk inovasi bumbu tabur sambal seruit dengan perbandingan tempe dan ikan nila (100:0)% (80:20)% (60:40)%: aplikasinya pada keripik pisang ditinjau dari aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa. 2) Mengetahui banyaknya kadar protein dan zat besi pada produk inovasi yaitu bumbu tabur sambal seruit tempe-ikan nila. Desain eksperimen yang digunakan pada penelitian ini yaitu Pra-eksperimen. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data untuk ristet ini ialah kuisioner, dalam rangka mendapatkan data atas variabel yang diamati. Hasil penelitian ini menunjukan: 1) Tingkat kesukaan pada masyarakat yang paling tinggi dalam keseluruhan indikator (aroma, warna, rasa serta tekstur) terdapat pada produk bumbu tabur sambal seruit subtitusi TP60NL40 dengan kriteria suka memiliki rerata persentase total sebesar 82,99%. Tingkat kedua dengan kriteria suka adalah subtitusi TP100NL0 memiliki rerata persentase total sebesar 82,41%. Tingkat ketiga dengan kriteria suka adalah subtitusi TP80NL20 memiliki rerata persentase total sebesar 77,46%. 2) Kadar kandungan protein pada bumbu tabur sambal seruit yang paling tinggi pada subtitusi TP60NL40 mengandung protein sebesar 26,3150%/100gram. 3)Kadar kandungan zat besi pada bumbu tabur sambal seruit yang paling tinggi pada subtitusi TP100NL0 mengandung zat besi sebesar 19,4751mg/100gram.
The Influence of Creative Entrepreneurship Learning Outcomes and Entrepreneurial Motivation on Entrepreneurial Interest of Grade XI Students at SMKN 1 Tengaran Yuliana, Erika; Saptariana, Saptariana; Kuswardinah, Asih; Astuti, Pudji
Food Science and Culinary Education Journal Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/focuze.v12i1.65222

Abstract

Abstract. One of the objectives of vocational secondary education is to prepare students to be productive and able to work independently through entrepreneurship. This research was conducted to analyze the influence between PKK learning outcomes and entrepreneurship motivation on students' interest in entrepreneurship. Data collection techniques with documentation and questionnaires were distributed to the sample, namely 246 class XI students of SMKN 1 Tengaran in all majors. The method of analysis using descriptive percentage test and regression test. The results of the descriptive test on the percentage of the PKK learning outcomes variable were in the complete criteria, the variables of motivation and interest in entrepreneurship were in the high category. The results of the regression test found an effect between PKK learning outcomes and entrepreneurship motivation both partially and simultaneously with the equation Y = 49.216 + 0.472 X1 + 0.381 X2, which can be interpreted that PKK learning outcomes have an effect of 47.2% on interest in entrepreneurship and entrepreneurship motivation has an effect of 47.2% 38.1% of interest in entrepreneurship. So after knowing the description of the variable conditions it is suggested that class XI students of SMKN 1 Tengaran together can improve learning outcomes and motivation for entrepreneurship and interest in entrepreneurship so that the goals of vocational high schools (SMK) can be achieved. Keywords: PKK Learning Outcomes, Entrepreneurial Motivation, Interest in Entrepreneurship. Abstrak. Salah satu tujuan pendidikan menengah kejuruan adalah yaitu menyiapkan peserta didik agar produktif dan mampu bekerja mandiri dengan berwirausaha. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh antara hasil belajar PKK dan motivasi berwirausaha terhadap minat berwirausaha siswa. Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi dan kuesioner yang dibagikan kepada sampel yaitu 246 siswa kelas XI SMKN 1 Tengaran diseluruh jurusan. Metode analisis menggunakan uji deskriptif persentase dan uji regresi. Hasil uji deskriptif persentase variabel hasil belajar PKK berada pada kriteria tuntas, variabel motivasi dan minat berwirausaha pada kategori tinggi. Hasil uji regresi ditemukan pengaruh antara hasil belajar PKK dan motivasi berwirausaha baik secara parsial maupun simultan dengan persamaan Y = 49,216 + 0,472 X1 + 0,381 X2, dimana dapat diartikan bahwa hasil belajar PKK berpengaruh sebesar 47,2% terhadap minat berwirausaha dan motivasi berwirausaha berpengaruh sebesar 38,1 % terhadap minat berwirausaha. Sehingga setelah mengetahui gambaran dari kondisi variabel disarankan untuk siswa kelas XI SMKN 1 Tengaran bersama-sama dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi berwirausaha serta minat berwirausaha agar tujuan sekolah menengah kejurusan (SMK) dapat tercapai. Kata kunci : Hasil Belajar PKK, Motivasi Berwirausaha, Minat Berwirausaha.
Zero Waste Fashion Training: An Empowerment Strategy for the Women Learners “Cahaya Hati” Semarang Musdalifah Musdalifah; Asih Kuswardinah; Dwi Putri Asih
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/panjar.v5i2.33927

Abstract

This community service program aims to empower the women members of Rumpin Cahaya Hati in Pleburan Subdistrict, South Semarang District, Semarang City, through training in garment-making skills using zero-waste techniques. The program is motivated by the fact that most of the participants are unemployed, and therefore it is expected that they can make productive use of their free time while also developing sewing skills. The activity involved 15 participants and was conducted using training methods such as lectures, discussions, demonstrations, and hands-on practice. The program was carried out over four sessions, consisting of one theoretical session and three practical sessions. The outputs of the program included a garment-making module and women’s apparel products developed with a zero-waste approach. The training results indicated an improvement in participants’ knowledge and skills, covering body measurement, pattern making and modification, fabric cutting, sewing processes, and garment finishing with neatness and proper techniques. In addition, the outputs of the program were disseminated through publications in national journals, local mass media, and video highlights. This program is expected to create new economic opportunities for the participants, both for personal use and as a potential tailoring business in the future.
Pengaruh Dukungan Edukatif Ibu Dalam Pembelajaran Terhadap Pengelolaan Emosi Akademik Mahasiswa Atikha, Oktiyani Devi; Kuswardinah, Asih
Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/bibliocouns.v9i1.29606

Abstract

This study was conducted to examine the influence of maternal educational support on students’ academic emotional regulation, with the aim of determining the extent of this influence. The study employed a quantitative method using a survey technique involving 101 students as research subjects. Data were collected via a questionnaire measuring maternal educational support and students’ academic emotional regulation. Data analysis was conducted using simple linear regressionwith the aid of SPSS software. The findings of this study reveal that a mother’s educational support has a significant effect on students’ academic emotional regulation (p 0.001). The coefficient of determination (R = 0.194) indicates that mothers’ educational support contributes 19.4% to students’ ability to manage academic emotions. These findings suggest that the higher the level of educationalsupport provided by mothers, the better students’ ability to regulate emotions related to academic activities.
Pengaruh Fatherless terhadap Kemandirian Emosional pada Remaja Akhir Perempuan Generasi Z: The Influence of Fatherlessness on Emotional Independence in Late Adolescent Generation Z Girls Intan Khoirun Nisa; Asih Kuswardinah
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 6 No. 01 (2026): Research Articles, April 2026
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v6i01.8244

Abstract

The phenomenon of the diminishing psychological role of fathers in childcare is increasingly common in Indonesia, influenced in part by the strong view that fathers only serve as breadwinners. This lack of involvement has the potential to negatively impact an individual's emotional stability, particularly for women transitioning into adulthood, where they are increasingly expected to be emotionally independent and no longer dependent on their parents. This study aims to analyze the influence of this condition on the level of emotional independence in Generation Z women. The approach used was quantitative with a correlational design. Data collection was conducted online through a purposive sampling technique with 173 respondents, with the criteria of women aged 18 to 25 years in the early adult phase. The research instrument used an adapted questionnaire that had undergone feasibility testing, with the results of 44 statements being declared valid and having a fairly good level of reliability (Cronbach's Alpha of 0.670). Data were analyzed using descriptive statistics and simple linear regression. The results showed that the level of fatherlessness among respondents was in the fairly high category, with an average value of 61.37. Hypothesis testing revealed a significant correlation between these conditions and emotional independence (a significance value of 0.000 and a regression coefficient of -0.226). This finding suggests that any increase in the sense of role loss will decrease an individual's ability to manage their feelings independently. This study concludes that paternal involvement is essential as a foundation for strong family bonds. The absence of this role has been shown to hinder adolescents' individuation process significantly.
Implementasi Program Peningkatan Kualiatas Hidup Perempuan (PKHP) Di Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang Assyifa Nur Hanifah; Asih Kuswardinah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP) di Kecamatan Cipondoh serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program telah berjalan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi yang saling berkaitan dan cukup baik. Program ini mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri perempuan, khususnya dalam bidang pengolahan makanan dan kewirausahaan. Namun, pelaksanaan program belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala seperti kurangnya kejelasan informasi di awal kegiatan, keterbatasan modal usaha, serta belum maksimalnya monitoring dan evaluasi. Selain itu, tidak semua peserta mampu mengembangkan hasil pelatihan menjadi usaha yang berkelanjutan. Meskipun demikian, program PKHP tetap memberikan kontribusi positif dalam pemberdayaan perempuan dan peningkatan kualitas hidup keluarga, sehingga perlu adanya perbaikan agar program dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Peran Ibu Tunggal dalam Pembentukan Kemandirian Emosional Remaja dengan Fatherless Syndrome Sandrina Septiana Rizkia; Asih Kuswardinah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh peran ibu tunggal terhadap pembentukan kemandirian emosional remaja yang mengalami fatherless syndrome akibat keputusan perceraian sepihak dari ayah. Fenomena ini sangat krusial mengingat keputusan ayah yang meninggalkan keluarga secara tiba-tiba menciptakan dinamika psikososial yang kompleks bagi remaja, khususnya terkait dengan regulasi emosi, konsep diri, dan ketahanan dalam menghadapi tekanan sosial. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, penelitian ini mengukur peran ibu tunggal melalui instrumen skala psikologi Parental Authority Questionnaire - Revised (PAQ-R). Sementara itu, tingkat kemandirian emosional remaja diukur menggunakan adaptasi Emotional Autonomy Scale (EAS). Hasil penelitian ini diharapkan mampu menunjukkan korelasi yang signifikan antara tingkat kehangatan dan tuntutan (demandingness) ibu tunggal dengan kemandirian emosional remaja, yang meliputi aspek de-idealisasi, memandang orang tua sebagai individu, non-dependensi, dan individuasi. Penelitian ini menegaskan bahwa peran ibu tunggal tidak sekadar menggantikan fungsi ayah, melainkan secara terukur menciptakan lingkungan emosional baru yang memungkinkan remaja untuk tetap tumbuh mandiri meskipun berada di tengah kondisi keluarga yang tidak utuh.