Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Efektivitas penggunaan media literacy cloud.org terhadap minat baca materi paragraf argumentasi kelas iv sekolah dasar Meliyana Kusumawati; Joko Daryanto; Sandra Bayu Kurniawan
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 1 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i1.91010

Abstract

This study aims to measure the effectiveness of using Literacy Cloud.org media on the reading interest of 4th-grade students in argumentative paragraph material for the 2024 academic year. The study employed a pretest-posttest control design, involving an experimental group using Literacy Cloud.org media and a control group using conventional teaching methods. The research sample consisted of 48 randomly selected 4th-grade students. The results showed that the average reading interest of students in the experimental group increased from 69.9 to 86.7 after using Literacy Cloud.org media. The N-Gain test showed an average of 57.8 for the experimental group and 41.32 for the control group, indicating a significant impact from the use of Literacy Cloud.org media. Additionally, the paired sample t-test results showed a significance value of 0.000, which is less than alpha 0.05, indicating a significant difference in reading interest between the pretest and posttest in the experimental group. Thus, the use of Literacy Cloud.org media has proven to be effective in influencing the reading interest of students in argumentative paragraph material.
Analisis peran guru dalam pembelajaran menulis aksara jawa di sekolah dasar Esti Kaeksi; Joko Daryanto; Sandra Bayu Kurniawan
Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 6 (2022): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v10i6.73445

Abstract

The purpose of this study was to describe the teacher's role in learning to write Javanese script at Elementary School. This is qualitative descriptive research using a case study approach. The results of this study show several roles have been carried out by the teacher, even though her roles as organizer and mediator/facilitator still do not fulfill each indicator, but the teacher's role as a demonstrator and evaluator in this study seems to be the most appropriate among the other teacher roles when viewed from the respective indicators for each role. As a demonstrator, the teacher has given examples of writing Javanese script on the whiteboard, both in terms of the shape and position/location of each letter and how to write it. Even though the teacher still doesn't master Javanese script material, the method used is in the form of lectures, and the teacher doesn't know the principles of learning the Javanese script. From the 3 indicators, the teacher fulfills 1 by being used as a demonstrator. As an organizer, all indicators have not been fulfilled by the teacher. The classroom atmosphere for learning is not conducive, the teacher cannot focus the attention of students; the teacher sometimes leaves the class due to various other activities so that students have the opportunity to be noisy and play in class when learning activities are still ongoing; and learning is still centered on the teacher. As a mediator and facilitator, the four indicators have not been fulfilled. Teachers have not created interactive learning and don’t facilitate students' learning through both learning resources and learning media. Then, as an evaluator, the teacher has provided an assessment after the learning activities are over through the students' cognitive learning outcomes. Even though the assessment process during the learning activities has not been carried out, one indicator has been fulfilled.
Urgensi Literasi Digital Terhadap Keterampilan Numerasi dan Literasi Sains Anesa Surya; Riyadi Riyadi; Sandra Bayu Kurniawan; Peduk Rintayati
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.94884

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menghadapi tantangan dan peluang kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran literasi digital dalam mendukung penguatan literasi numerasi dan literasi sains. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (literature review) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah terkait keterkaitan antara literasi digital, numerasi, dan sains. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk mengungkap hubungan fungsional di antara ketiganya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kemampuan numerasi dan pemahaman konsep-konsep sains. Kemampuan untuk mengakses, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi digital mendukung keterampilan berpikir kritis dan analisis data dalam konteks berhitung dan penalaran ilmiah. Selain itu, akses terhadap sumber belajar digital memperkuat penguasaan konsep sains dan numerik secara interaktif dan kontekstual. Dengan demikian, literasi digital memainkan peran strategis dalam mengintegrasikan literasi sains dan numerasi pada pembelajaran abad ke-21. 
Evaluasi Aksesibilitas Sarana dan Prasarana Kampus bagi Mahasiswa Penyandang Disabilitas di Universitas Sebelas Maret Sandra Bayu Kurniawan; Fadilah Umar; Ummul Mustaqimah; Leni Ambar Cahyani; Munawir Yusuf
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p423-427

Abstract

Pendidikan inklusi tidak hanya dilaksanakan pada tingkat pendidikan dasar dan menengah, namun juga pada jenjang pendidikan tinggi. Di perguruan tinggi, pendidikan inklusif menjadi isu penting dalam menciptakan ruang belajar yang setara bagi seluruh mahasiswa, termasuk mereka yang memiliki disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sarana dan prasarana di UNS yang digunakan oleh mahasiswa penyandang disabilitas, serta melihat sejauh mana fasilitas tersebut sudah aksesibel. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif jenis studi kasus dengan subjek penelitian 20 mahasiswa disabilitas yang terdiri dari mahasiswa dengan hambatan penglihatan, pendengaran, dan hambatan fisik motorik. Data dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala dalam aksesibilitas baik digital maupun fisik. Rekomendasi perbaikan mencakup peningkatan sistem digital yang ramah disabilitas serta perbaikan fasilitas fisik yang lebih inklusif.