Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantukan PPT Interaktif Terhadap Hasil Belajar Siswa SDN 1 Jati Yudapratama, Ammar Firdausi; Sumani, Sumani; Wahyuningsih, Unik
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya prestasi belajar intelektual siswa kelas V SDN 1 Jati pada mata pelajaran tematik . Hal ini disebabkan guru tidak menerapkan model pembelajaran yang inovatif dan kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar kognitif SD Kelas V pada pokok bahasan “9 hal di sekitar saya dan orang-orang” dengan menggunakan model problem based learning apalajaan yang didukung media Powerpoint. Interaktif Jenis penelitian yang diusulkan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Data penelitian diperoleh dengan metode tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja kognitif siswa mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari rata-rata kelas 1 sebesar 77% dan rata-rata kelas 2 sebesar 88%. Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah yang didukung dengan media interaktif powero point dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas V di SDN 1 Jati.
BUILDING WORD-OF-MOUTH IN EDUCATIONAL TOURISM DESTINATIONS: THE ROLE OF MEDIATION PERCEIVED VALUE AND TOURIST SATISFACTION Suryaningsih, Ika Barokah; Sumani, Sumani; Haqi, Roikha Nurul; Putri, Rizky Atika Salsabila Ivabianca
Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/ref.v11i2.4928

Abstract

This research aims to examine the mediating role of perceived value and tourist satisfaction on the influence of the destination's image on word of mouth at Blitar Chocolate Village as an educational tourism destination. This explanatory research used incidental sampling techniques to determine tourist respondents who were on educational tour visits as many as 130 people. The data is analyzed using partial least squares (PLS) with SmartPLS 4.0 software to analyze the data.. As a result, Perceived value is not able to mediate the image of the destination to word of mouth, but tourist satisfaction is able to mediate the image of the destination to word of mouth Blitar Chocolate Village. For further research, other variables can be added to find out updates and developments regarding factors that can affect perceived value, tourist satisfaction, and word of mouth.
Pengabdian Masyarakat Budidaya Cacing Tanah pada Media Blotong di Bawah Tegakan Tanaman Tahunan Sutarno, Sutarno; Komariah, Komariah; Ariyanto, Dwi Priyo; Sumani, Sumani; Suyana, Jaka
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.12682

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mentransfer IPTEK berupa budidaya cacing tanah dengan berbagai media dibawah tegakan tanaman tahunan di Dusun Gemblung, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Pembudidayaan cacing tanah pada lahan agroforestry dapat menjadi solusi untuk memperbaiki kondisi biofisik tanah dalam jangka waktu dekat maupun panjang. Selain itu, hasil dari budidaya cacing tanah dapat di jual sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani. Kelompok tani Makmur 1 dan 2 beranggotakan petani kecil, dimana kegiatan bertani adalah hanya merupakan kerja sambilan dan bukan penghasilan utama. Sehingga rata-rata jumlah lahan yang dimiliki kurang dari 1 ha. Dengan kepemilikan yang kecil ini, mereka menjalankan sistem pertanian secara konvensional dengan sangat sederhana. Lahan-lahan yang bisa digunakan secara produktif masih banyak yang belum difungsikan. Permasalahan lain kondisi tanah vertisol yang memiliki tekstur liat sehingga perkembang biakan cacing tanah pada tajuk tanaman merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan aerasi dan porositas tanah. Dengan kebutuhan cacing tanah sebagai pupuk vermikompos yang sangat tinggi dalam skala nasional, hal ini merupakan salah satu peluang untuk mengembangkan budidaya cacing tanah di bawah tegakan yang sesuai dengan kebutuhan hidupnya. Makanan utama cacing tanah yang merupakan bahan organik, maka seresah tanaman yang mengandung cukup banyak N merupakan tempat yang sesuai. Berdasarkan pada kemampuan tersebut, cacing tanah juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan limbah organik seperti kotoran sapi, limbah dapur, limbah penggilingan gula. Maka kami tim pengabdian memberikan solusi berupa pelatihan cara memanfaatkan tegakan pohon dan limbah organik untuk membudidayakan cacing tanah.
HOW DOES DIGITAL FINANCIAL LITERACY RELATE TO THE FINANCIAL PERFORMANCE OF MSMES TOURISM FIRMS? THE MEDIATING ROLE OF FINANCIAL BEHAVIOR Awwaliyah, Intan Nurul; Sumani, Sumani; Singgih, Marmono; Widodo, Roni
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBIK)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jebik.v12i1.60356

Abstract

MSMEs play a significant role in the digital economy. This highlights the need for governments to focus on their development beyond financing and improving their digital literacy. This study investigates the impact of digital financial literacy on the financial performance of MSMEs at Pancer Puger Beach, Jember, with a specific focus on the role of financial behavior in promoting this relationship. This study used a mixed method with an exploratory sequential design combining qualitative data gathered from focus group discussions, in-depth interviews, and observations. Quantitative data were collected through questionnaires from 120 MSMEs respondents obtained via snowball sampling and analyzed using the partial least squares method. The results show that (1) Digital financial literacy affects financial performance, (2) Digital financial literacy affects financial behavior, and (3) Financial behavior affects the financial performance of MSMEs, while financial behavior serves as a mediator between financial literacy and financial performance. The findings suggest that tourism MSMEs can adapt and thrive in line with Indonesia's digital financialization.JEL: G41, L26, L83.
PROGRAM PELATIHAN MANAJEMEN BINAAN YAYASAN GUGAH NURANI INDONESIA Soelasih, Yasintha; Winstinindah Sandroto, Christine; Sumani, Sumani; Madyakusumawati, Synthia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i3.783-787

Abstract

Koperasi juga hingga saat ini terus berkembang dan menjadi andalan masyarakat untuk memutar roda perekonomian. Hal ini tercermin dari data Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) tahun 2020 yang mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun 2019. Pada tahun 2019, jumlah koperasi aktif sebanyak 123.048 unit dengan volume usaha Rp154 triliun dan jumlah anggota sekitar 22 juta orang. Sedangkan pada Desember 2020, jumlah koperasi aktif sebanyak 127.124 unit dengan volume usaha Rp174 triliun dan jumlah anggota sekitar 25 juta orang. Namun demikian, koperasi pada masa pandemi ini juga mengalami berbagai kendala untuk menjalankan usahanya. Sebagian besar koperasi mengalami pengembalian pinjaman yang terganggu, omzet menurun, penarikan simpanan, penundaan Rapat Anggota Tahunan, dan kendala lainnya. Pengembangan koperasi pun memiliki tantangan sendiri, sehingga perlu dilakukan upaya penguatan peran koperasi. Terkait dengan pengelolaan manajemen kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM koperasi, penggunaan teknologi dan sistem informasi baik dalam manajemen koperasi maupun dalam menjalankan usahanya, perlu dilakukan pembinaan dan pendampingan serta kemitraan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi adalah melalui modernisasi koperasi. Demikian juga pengurus koperasi perlu mendapat pelatihan mengenai manajemen koperasi yang baik. Mereka harus mengenali bagaimana melakukan proses pemasaran yang baik. Berkaitan dengan hal diatas, Yayasan Gugah Nurani  Indoensai dapat bekerjasama dengan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dalam meningkatkan kinerja koperasi dan kelompok usaha di wilayah dampingan Batavia CDP.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEMATIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Yuanisyah, Risma Febrian; Sumani, Sumani; Markilah, Markilah
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 8 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i1.49605

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to improve thematic learning outcomes by applying the TGT type of cooperative learning model to students. This study uses the Classroom Action Research (PTK) method which consists of planning, implementing, observing, and reflecting. The research subjects were students of class III Elementary School 1 Karangsoko Trenggalek, totaling 30 students consisting of 13 male students and 17 female students. Research data were analyzed qualitatively and quantitatively. In this study it can be said to be complete if student learning outcomes can meet the specified Minimum Completeness Criteria (KKM), which was 75. Based on the results obtained it can be seen that the application of the TGT type cooperative learning model can improve student learning outcomes. The level of learning completeness in the pre-cycle reaches 33%. Then in cycle I there was an increase of 63%. In cycle II the level of mastery of learning outcomes increased by 87%. Thus it can be concluded that in class III at Elementary School 1 Karangsoko there is an increase in thematic learning outcomes through the application of the TGT type cooperative learning model.Keywords: Cooperative Model, TGT, Learning Outcomes  Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar tematik dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, serta refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 1 Karangsoko Trenggalek yang berjumlah 30 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Data penelitian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Dalam penelitian ini dapat dikatakan tuntas apabila hasil belajar siswa dapat memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KM) yang telah ditentukan yakni 75. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh terlihat bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tingkat ketuntasan belajar pada pra siklus mencapai 33%. Kemudian pada siklus I terjadi peningkatan sebesar 63%. Pada siklus II tingkat ketuntasan hasil belajar meningkat sebesar 87%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kelas III di SDN 1 Karangsoko terdapat peningkatan hasil belajar tematik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT.Kata kunci : Model Kooperatif, TGT, Hasil Belajar
PELATIHAN ETOS KERJA DAN KERJA SAMA TIM DALAM DUNIA KERJA Sandroto, Christine Winstinindah; Soelasih, Yasintha; Sumani, Sumani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2249-2254

Abstract

Di Era Industri 4.0 saat ini, terjadi banyak perkembangan dan perubahan yang begitu pesat dalam berbagai hal di masyarakat, mulai dari bidang infrastruktur, sosial budaya, teknologi, dan lain-lain yang semuanya itu akan memberikan pengaruh pada tuntutan perusahaan paa kebutuhan sumber daya manusia. Kondisi ini tentunya berdampak pada tuntutan peningkatan kualitas siswa-siswi   yang merupakan calon-calon angkatan kerja yang akan bersaing tidak hanya dengan tenaga kerja di Indonesia tetapi juga dengan tenaga kerja negara lain. Para siswa khususnya siswa yang bersekolah tingkat atas tidak cukup memiliki keterampilan intelektual secara akademik, tetapi juga mereka harus memiliki keterampilan non-akademik yang biasa disebut dengan soft skill. Pada masa sekarang sistem pendidikan sekolah formal kurang menitikberatkan soft skill karena pelajar lebih dituntut untuk memiliki kepintaran intelektual. Itu mengapa penting untuk memberikan pelatihan tambahan bagi pelajar supaya mereka bisa memiliki keterampilan yang diperlukan, antara lain kemampuan berbicara di depan umum, komunikatif, kolaboratif, dan keterampilan berpikir kritis. Salah satu soft skill yang dibutuhkan dalam dunia kerja adalah etos kerja dan kerjasama tim. Keduanya adalah kemampuan yang saling berkaitan dan sangat membantu jika seseorang memasuki dunia kerja. Oleh karena itu, Yayasan Bulir Padi bekerjasama dengan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya melaksanakan kegiatan pelatihan Pengenalan Soft Skill; Etos Kerja dan Kerjasama Tim dalam Dunia Kerja bagi anak bina Yayasan Bulir Padi dengan tujuan mempersiapkan mereka untuk mampu mengakses dan bersaing di dunia kerja.
PELATIHAN PERSIAPAN ORANG TUA MURID SD KATOLIK NUSA MELATI JAKARTA TIMUR DALAM MENGHADAPI SEKOLAH ONLINE DI ERA NEW NORMAL Budi Nugroho, Yohanes Arianto; Laksmidewi, Dwinita; Soelasih, Yasintha; Sumani, Sumani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.840-846

Abstract

Kasus positif COVID-19 di Indonesia pertama kali dideteksi pada tanggal 2 Maret 2020, ketika dua orang terkonfirmasi tertular dari seorang warga negara Jepang. Pada tanggal 9 April, pandemi sudah menyebar ke 34 provinsi dengan DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah sebagai provinsi paling terpapar virus corona di Indonesia. Sampai tanggal 23 Januari 2021, Indonesia telah melaporkan 977.474 kasus positif menempati peringkat pertama terbanyak di Asia Tenggara. Selama masa pandemi ini, Kemendikbud menerapkan belajar dari rumah, di akhir Maret 2020. Pembelajaran daring, serta merta menyadarkan kita akan potensi luar biasa internet yang belum dimanfaatkan sepenuhnya dalam berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan. Tanpa batas ruang dan waktu, kegiatan pendidikan bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun. Terlebih lagi, di era dimana belum ada kepastian kapan pandemi ini akan berakhir, sehingga pembelajaran daring adalah kebutuhan mutlak yang harus dipenuhi oleh seluruh masyarakat Indonesia. Namun, dibalik setiap sisi positif suatu hal, pastilah tersimpan sisi negatif, atau setidaknya kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi. Oleh karena itu, Orang tua perlu diberikan pelatihan mengenai bagaimana cara orang tua ikut berpartisipasi dalam pendidikan karakter siswa usia SD, supaya bisa mendidik siswa menjadi generasi muda yang pintar dan memiliki karakter yang kuat. Dalam rangka memberi pelatihan bagi orang tua untuk mempersiapkan mereka dalam menghadapi sekolah daring di era new normal, maka Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Atma Jaya bekerja sama dengan SD Katolik Nusa Melati Jakarta Timur untuk memberikan pelatihan bagi orang tua siswa SD. 
MANAGING PERSONAL FINANCE WIRED FOR WORK SOFT SKILL TRAINING BEKERJA SAMA DENGAN LSM “BULIR PADI FOUNDATION” DAN SMK PERTIWI Sumani, Sumani; Dharmastuti, Christiana Fara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i1.73-77

Abstract

The Bulir Padi Foundation, a non-profit organization that has been established since 2002, is committed to contributing to the education of underprivileged children in the suburbs of Jakarta by turning them into foster children. And in 2020, one of the work programs is to produce mentored children who have work skills so that the hope is that they are better prepared to enter the workforce at the entry level so that they can answer industry needs through providing job readiness training. To support the economic development of young people and the absorption of youth labor, The Wired For Work Soft Skill Training (W4W) program is a non-formal training program for Bulir Padi Foundation children to produce children who have work skills so that they are expected to be better prepared to enter the world of work at the entry level so that they can answer industry needs by providing readiness training. work. In this W4W Program, Bulir Padi Foundation will collaborate with Atma Jaya University and Pertiwi Vocational High School as a form of synergy between non-governmental organizations and the academic community in solving social problems, especially in the field of education. Pertiwi SMK students will be facilitated to receive soft skills training for their readiness to enter the world of work. The material covered in the Wired For Work Soft Skill Training (W4W) training activity this time includes Self management to improve work ethics, Implementing basic communications skills, Implementing the right equality of female and male workers in the workplace, Implementing the quality of grooming and professional manner, Preparing Job Application and interview test and Manage Personal Finances.
PELATIHAN PEMIKIRAN KREATIF UNTUK ANAK SMA Yasintha Soelasih; Sumani Sumani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1577-1582

Abstract

Saat ini, lingkungan yang bergejolak dan tidak pasti dalam masyarakat, infrastruktur, sosial budaya, teknologi, dan lainnya akan berdampak pada persyaratan sumber daya manusia yang dibutuhkan. Kondisi ini tentunya memiliki pengaruh pada peningkatan kualitas pelajar yang merupakan calon tenaga kerja yang akan berkompetisi bukan hanya dengan tenaga kerja di Indonesia tetapi juga tenaga kerja internasional. Para  pelajar sekolah tingkat menengah atas  tidak hanya membutuhkan kompetensi akademik tetapi juga membutuhkan kompetensi non-akademik yang biasa disebut dengan soft skill. Salah satu soft skill yang dibutuhkan sekarang ini adalah kemampuan untuk berpikir kreatif. Kemampuan berpikir kreatif adalah keahlian untuk berpikir kreatif  sehingga bisa menghasilkan karya yang unik yang menunjukkan perbedaan dengan hasil karya yang diciptakan orang lain. Kemampuan berpikir kreatif merupakan salah satu elemen penting dimiliki terutama oleh para pekerja yang berhubungan dengan orang lain. Kemampuan berpikir kreatif juga dibutuhkan terutama di dalam dunia pekerjaan maupun saat menempuh pendidikan. Salah satu visi dari Bulir Padi Foundarion adalah menyiapkan anak bina untuk menjadi pekerja yang kompeten. Oleh karena itu, Bulir Padi Foundarion menggandeng Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya untuk mengadakan pelatihan Cara Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif  bagi Anak Bina Bulir Padi Foundation.
Co-Authors Afandi, Mochammad Farid Ahmad Roziq AKTAVIA HERAWATI Ariel Jotham Luther Arika Indah Kristiana Azizah, Zakiyah Lina Nur Cempaka Paramita, Cempaka Christiana Fara Dharmastuti Christine Winstinindah Sandroto Dinda Larasati Dwi Priyo Ariyanto Ema Desia Prajitiasari Eveline Kusuma Fitriana, Ummi Nur Ganjar Herdiansyah, Ganjar Haqi, Roikha Nurul Hengky Sulaiman Ika Barokah Suryaningsih Indah Mula Intan Nurul Awwaliyah Irene Nathania Jaka Suyana Kartikasari, Dyah Kenneth, Sean Komariah Komariah Liany Christine Anggasta Lokaprasidha, Pramesi Mahdani, Sutheta Putra Maria Fransiska Markilah, Markilah Marmono Singgih Michael Dimitri Mujiyo Nugroho, Emanuel Yakobus Prasetyo NURDIN, DJAYANI Panca Wiputra Prasetya, Ignatius Bryan Priswita, Rahajeng Putu Widiani Putri, Rizky Atika Salsabila Ivabianca Ramadhan, Sandy Fajar Retno Rosariastuti Reynard Jonathan Reza Suleman Rilo Pambudi Rony, Zahara Tussoleha Sabda Risky Juliana Safira, Firjin Setyawati, Andriyana Siti Maro’ah Siti Saadah Sri Hartati Stevanus Pangestu Steven Lesmana Suhari . Surachman, Rinta Faradila Susanto, Arnis Budi Sutarno Sutarno Syahputri, Vika Synthia Madyakusumawati Tamara Letitia Limawan Theresia Dwinita Laksmidewi Uriel Kafka Lungguran Wahyuningsih, Unik Washil, Moh. Zadul Wenny Chandra Widhiyastuti, Alfia Nisa Widodo, Roni Wistinindah S, Christine Yasintha Soelasih Yohanes Arianto Budi Nugroho Yuanisyah, Risma Febrian Yudapratama, Ammar Firdausi Yuli Yanti Yulia Rahmawati, Yulia Zefanya, Okaria Nathalie