Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengaruh Minat Penggunaan Mobile Banking terhadap Penghimpunan DPK di BSI Region VI Bandung Melani, Farida Andy; Syarief, Mochamad Edman; Marwansyah, Marwansyah
Jurnal Riset Ekonomi Syariah Volume 5, No. 1, Juli 2025 Jurnal Riset Ekonomi Syariah (JRES)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jres.v5i1.6959

Abstract

Abstrak. Kemajuan teknologi digital dan meningkatnya akses internet di Indonesia  memicu perubahan pola perilaku masyarakat dalam menggunakan layanan keuangan, salah satunya  penggunaan mobile banking. BSI sebagai bank syariah modern juga mengembangkan aplikasi BSI Mobile untuk memudahkan nasabah bertransaksi secara online. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan mobile banking terhadap penghimpunan DPK di wilayah BSI Region VI Bandung. Studi ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis PLS-SEM untuk menguji pengaruh antar variabel, yang melibatkan 350 nasabah aktif BSI. Hasil studi menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan (Perceived Usefulness) dan kemudahan penggunaan (Perceived Ease Of Use) berpengaruh terhadap sikap (Attitude) dan niat adopsi (Adoption Intention) terhadap Mobile banking. Meskipun demikian, niat adopsi tidak berpengaruh terhadap penghimpunan DPK. Temuan ini mengindikasikan bahwa keputusan nasabah untuk menyimpan dana dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar adopsi teknologi, seperti tingkat kepercayaan, kebiasaan finansial, dan kualitas layanan. Penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi digital dalam membentuk perilaku dan sikap keuangan nasabah, serta pentingnya pendekatan menyeluruh dalam strategi peningkatan DPK melalui platform digital. Abstract. The rapid advancement of digital technology and growing internet penetration in Indonesia have brought significant shifts in how people access and utilize financial services, particularly through the adoption of mobile banking. Bank Syariah Indonesia (BSI) as a modern Islamic bank has also developed the BSI Mobile application to facilitate customers in making online transactions. This study aims to evaluate the impact of Mobile banking usage on the collection of ThirdParty Funds (TPF) in the BSI Region VI Bandung. his study adopts a quantitative approach and employs the PLS-SEM analysis technique to examine the relationships among variables, with data collected from 350 active BSI customers. The findings reveal that Perceived Usefulness and Perceived Ease of Use significantly influence customer attitudes and adoption intentions toward Mobile banking. However, adoption intention does not show a direct significant effect on the collection of Third Party Funds (TPF). This finding indicates that customers' decisions to save funds are influenced by factors other than technology adoption, such as level of trust, financial habits, and service quality. This study highlights the critical role of digital innovation in influencing customers' financial behavior and attitudes, while also underscoring the need for a holistic strategy to enhance Third Party Fund (TPF) collection through digital platforms.
Coastal Adolescents' Perceptions of Higher Education: Persepsi Remaja Pesisir Pantai Tentang Pendidikan di Perguruan Tinggi Marwansyah, Marwansyah; Ritonga, Hasnun Jauhari
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 26 No. 3 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v26i3.1447

Abstract

General Background: Education is a cornerstone for the development of high-quality human resources. Specific Background: In remote coastal areas, access and motivation toward higher education remain limited. Knowledge Gap: Limited research explores how adolescents in such marginalized regions perceive higher education and the factors that hinder their participation. Aim: This study investigates the perceptions of coastal adolescents in Dahari Selebar Village regarding higher education and the sociocultural factors influencing their educational decisions. Methodology: Using a qualitative approach, data were collected through observations and in-depth interviews with five adolescents who discontinued their formal education and the village head. Results: Findings reveal that although adolescents perceive higher education positively—associating it with self-development, future success, and achieving aspirations—socioeconomic constraints, insufficient parental encouragement, and entrenched local norms often discourage educational continuation. Novelty: This study provides an in-depth account of educational aspirations in coastal youth, highlighting a tension between positive perception and structural barriers. Implications: The findings underscore the urgency of targeted interventions to raise awareness and provide socioeconomic support in coastal regions, contributing to efforts aimed at enhancing educational equity and preparing future generations to navigate global challenges. Highlights:  Highlights coastal adolescents' positive yet conflicted view on higher education. Reveals economic and parental factors as key obstacles to continuation. Urges targeted support and awareness to improve educational access. Keywords: Adolescent Perception, Higher Education, Coastal Communities, Educational Barriers
Pengaruh Effortful Swallow Terhadap Intake Nutrisi Pada Pasien Stroke dengan Disfagia Hariati, Nida; Rizani, Akhmad; Marwansyah, Marwansyah
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 10 No 2 (2022): JURNAL CITRA KEPERAWATAN Edisi : Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jck.v10i2.303

Abstract

Stroke dapat menyebabkan kerusakan saraf kranial terutama saraf kranial trigeminal, fasialis, glosofaringeal, vagal dan hipoglosus yang dapat berakibat disfagia. Disfagia merupakan kondisi klinis yang ditandai dengan adanya kesulitan saat menelan sehingga berisiko terjadinya malnutrisi. Effortful swallow mampu meningkatkan gerakan dasar lidah posterior dan meningkatkan kekuatan menelan sehingga dapat meningkatkan intake nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh effortful swallow terhadap intake nutrisi pada pasien disfagia. Metode penelitian eksperimental dengan rancangan Quasy Experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien stroke di ruang saraf RSUD Ulin dan RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin dengan sampel 10 pasien, diambil dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan uji wilcoxon dan mann-whitney. Hasil penelitian menyatakan terdapat pengaruh effortful swallow terhadap intake nutrisi pada pasien stroke dengan disfagia di ruang saraf RSUD Ulin Banjarmasin dan RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin dengan hasil uji mann-whitney nilai p= 0,008 (a = 0,05). Rumah sakit perlu menjadikan latihan effortful swallow sebagai intervensi keperawatan pada pasien yang mengalami disfagia dalam upaya pemenuhan kebutuhan nutrisi serta memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga.
Upaya Tenaga Kependidikan Dalam Mengelola Sumber Daya Sekolah di Madrasah Ibdtidayah Negeri Kota Lhokseumawe Marwansyah, Marwansyah; Alwi, Said; Yuliza, Yuliza
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.13958

Abstract

This study aims to analyze and describe the planning, implementation, and evaluation of educational staff resource management in improving performance professionalism at MIN Lhokseumawe. This research method uses a qualitative descriptive approach by analyzing the research results descriptively. The results of the study indicate that planning in education occupies a strategic position in the entire education process. The planning provides clarity of direction in the process of organizing education, so that planning in education can be implemented more effectively and efficiently. Also, the supervision and evaluation carried out on educational staff at MIN Lhokseumawe is good, seen from the supervision and evaluation carried out by the head of the Madrasah every time and every day on a periodic basis.
PENGARUH SELF-EFFICACY TERHADAP KEPUASAN KERJA DENGAN VARIABEL BURNOUT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA KARYAWAN ORGANISASI SEKTOR BISNIS Marwansyah, Marwansyah; Damri, Damri; Degustia, Frilla
Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jimb.v7i2.3929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis pengaruh langsung variabel self-efficacy terhadap variabel kepuasan kerja; 2) Menganalisis pengaruh langsung variabel burnout terhadap variabel kepuasan kerja; 3) Menganalisis mediasi variabel burnout antara self-efficacy dan kepuasan kerja. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dan dianalisis dengan menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel self-efficacy memiliki pengaruh dan signifikan terhadap variabel kepuasan kerja (? = 0.553, p < 0.001). Sementara untuk variabel burnout memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap variabel kepuasan kerja (? = -0.489, p < 0.001). Selanjutnya, variabel burnout juga diketahui memoderasi self-efficacy terhadap kepuasan kerja, dengan ? = 0.395, p < 0.001. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan para pengambil kebijakan di organisasi bisnis untuk menghindari burnout di lingkungan karyawan adalah dengan tidak memberikan beban kerja yang berlebihan. Selain itu, dilakukannya retreat kantor secara berkala juga dapat menjadi upaya oleh para petinggi organisasi bisnis untuk mencegah terjadinya burnout. Selain itu agar para supervisor atau manajer untuk memberikan pujian kepada para karyawannya, ketika karyawannya tersebut melakukan hal yang baik atau memiliki prestasi di tempat kerja.
TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK DENGAN METODE CORAH’S DENTAL ANXIETY SCALE (CDAS) DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT BAITURRAHMAH PADANG Marwansyah, Marwansyah; Endo Mahata, Intan Batura; Elianora, Dewi
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 5, Nomor 1, Juni 2018
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.877 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.134

Abstract

Kecemasan dental merupakan suatu kecenderungan merasakan cemas terhadap perawatan gigi dan mulut. Pada pasien anak kecemasan  menjadi hal yang wajar dikarenakan dengan situasi yang dihadapinya merupakan suatu hal yang baru. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan pada anak terhadap perawatan gigi di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Baiturrahmah Padang. Jenis penelitian adalah adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dari penelitian adalah  pasien anak yang berkunjung ke bagian paedodonti RSGM Universitas Baiturrahmah Padang pada tanggal 12-16 Januari 2018 dengan 80 sampel penelitian dengan metode simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dengan metode pengukuran Corah dental anxiety scale, analisa data ditampilkan dengan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 80 responden diperoleh hasil anak mengalami kecemasan pada tingkat cemas sedang 65 (81,25%), tingkat kecemasan tinggi sebanyak 13 orang (16,25%) dan paling sedikit mengalami kecemasan phobia sebanyak 2 orang (2,5%).
Micro Entrepreneurs' Intention Towards Islamic Working Capital Financing: Pecking Order Theory Perspective Heryanto, Hanifa Khoirunnisaa; Muflih, Muhammad; Marwansyah, Marwansyah
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 10 No. 2 (2024): JIEI : Vol.10, No.2, 2024
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v10i2.13352

Abstract

The banking world has a significant role in helping MSMEs to increase Indonesia's economic growth. One solution offered is by providing working capital financing based on Murabahah and Ijarah contracts. This research aims to examine Maqasid al-Sharia, risk perception, margin cost perception, and prospects as the determinants of micro entrepreneurs' intention to increase working capital financing in Islamic banks. The research method used a quantitative approach for data collection and analysis. The sampling technique used purposive sampling for micro-entrepreneurs who know the existence of Islamic banks. The data was collected by conducting both online and offline surveys. A final sample of 286 respondents was analyzed using SmartPLS software to predict relationships between latent variables. Based on the data processing results, the perception of margin costs and prospects has a significant impact. In contrast, Maqasid al-Sharia and risk perception do not influence the micro entrepreneurs’ intention to use Islamic working capital financing.
Pengaruh Beban Kerja dan Budaya Organisasi Terhadap Quiet Quitting pada Karyawan Generasi Z di Industri Fashion Kota Bandung Putri, Zahra Qanitah Ferdyan; Marwansyah, Marwansyah
Jurnal Disrupsi Bisnis Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Disrupsi Bisnis
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/drb.v8i3.48984

Abstract

Fenomena quiet quitting merujuk pada kondisi ketika karyawan hanya bekerja sesuai tugas pokok tanpa keterlibatan lebih. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji pengaruh beban kerja dan budaya organisasi terhadap quiet quitting pada karyawan Generasi Z di industri fashion Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 190 orang, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pada hasil uji analisis regresi menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif secara signifikan terhadap quiet quitting (β = 0,752; p < 0,05), sedangkan budaya organisasi berpengaruh negatif secara signifikan (β = -0,204; p < 0,05). Uji F juga menunjukkan bahwa kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap quiet quitting dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 65,9%. Penelitian ini menggarisbawahi bahwa pengelolaan beban kerja secara proporsional serta penerapan budaya organisasi yang sehat merupakan langkah penting dalam mengurangi potensi quiet quitting. Diharapkan dari penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh manajemen perusahaan untuk menciptakan suasana kerja yang mendukung peningkatan keterlibatan karyawan, terutama kalangan generasi Z.
Pengaruh Manajemen Waktu terhadap Tingkat Stres: Studi pada Mahasiswa Berwirausaha di Kota Bandung Dewi, Athalia Asta; Marwansyah, Marwansyah
Jurnal Disrupsi Bisnis Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Disrupsi Bisnis
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/drb.v8i3.48996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen waktu terhadap tingkat stres pada mahasiswa berwirausaha di Kota Bandung. Fenomena peran ganda sebagai mahasiswa dan pelaku usaha mendorong pentingnya keterampilan manajemen waktu dalam mengatasi tekanan yang dialami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan dari 273 responden melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa manajemen waktu berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat stres, dengan kontribusi sebesar 57,1% (R² = 0,571). Artinya, semakin baik kemampuan mahasiswa dalam mengelola waktu, semakin rendah tingkat stres yang mereka rasakan. Temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan program pelatihan manajemen waktu bagi mahasiswa berwirausaha. Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk aktif meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam mengelola waktu secara mandiri agar dapat menyeimbangkan tanggung jawab akademik dan aktivitas usaha dengan lebih baik.