Claim Missing Document
Check
Articles

ANALYSIS OF THE NOVELS ENTROK AND PASUNG JIWA THROUGH THE LENS OF LIBERAL FEMINISM BY OKKY MADASARI Isma Safitri Patty, Azhwani; Liliani, Else; Efendi, Anwar; Kelibay, Ismed
JURNAL KONFIKS Vol 13 No 1 (2026): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/678zbm25

Abstract

This study conducts a comparative analysis of Okky Madasari’s novels Entrok and Pasung Jiwa through the perspective of Liberal Feminism. Entrok portrays the social reality of rural Javanese communities during the New Order era, where women are trapped within the chains of tradition, poverty, and cultural myths. Meanwhile, Pasung Jiwa presents contemporary urban dynamics through the characters Sasana and Cak Jek, who attempt to challenge the boundaries of identity, sexuality, and individual freedom. This research employs a qualitative, library-based approach. The primary data sources consist of Madasari’s Entrok and Pasung Jiwa, supported by additional materials gathered from scholarly literature, including relevant journal articles and theoretical studies. The analysis is carried out through close reading and theoretical interpretation, focusing on the manifestation of personal rights, individual rationality, and the pursuit of freedom as core values of liberal feminism. The findings reveal that Okky Madasari consistently highlights the tension between oppressive social structures and individual aspirations for self-determination. This study offers a theoretical contribution by shifting the analytical focus from collective resistance to a rearticulation of personal autonomy within contemporary Indonesian literature.
GAYA PENGARANG DALAM MENYAMPAIKAN LOKALITAS JAWA: STILISTIKA CERPEN-CERPEN KARYA GUNAWAN TRI ATDMOJO Riswanda Himawan; Else Liliani; Suminto A. Sayuti
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18 No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/0ecrdy21

Abstract

Gaya kata dan gaya kalimat merupakan unsur penting dalam sebuah karya sastra khususnya cerpen. Penggunaan gaya kata dan gaya kalimat dalam karya sastra membuat pembaca memahami maksud dan tujuan penggarang dalam menulis karya sastra. Selain itu penggunaan diksi dan gaya kalimat digunakan agar pembaca mampu memahami unsur-unsur berkaitan dengan ciri khas penggarang. Terlebih dalam menggunakan aspek lokalitas dalam menulis cerita pendek. Selaras dengan pernyataan tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk gaya kata dan gaya kalimat yang digunakan penggarang dalam menyampaikan lokalitas Jawa pada cerpen-cerpen karya Gunawan Tri Atdmojo. Serta mendeskripsikan gaya kata dan gaya kalimat dalam menyampaikan aspek lokalitas Jawa yang dominan digunakan dalam cerpen cerpen karya Gunawan Triadtmojo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan berupa teknik refrensial. Refrensi yang digunakan yaitu pendapat para ahli, serta penelitian yang relevan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Penelitian ini menghasilkan data tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kata yang dominan digunakan oleh penggarang dalam menyampaikan lokalitas Jawa adalah gaya kata kolokial. Gaya kalimat yang dominan digunakan dalam menyampaikan lokalitas Jawa adalah kalimat deklaratif.
MARGINALISASI PEREMPUAN DALAM CERPEN-CERPEN INDRA TRANGGONO: KAJIAN KRITIK SASTRA FEMINISME Muhammad Fhaisal Jamiisyairozi; Else Liliani
JURNAL KONFIKS Vol 13 No 2 (2026): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/b1bvtk21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: (1) bentuk-bentuk marginalisasi perempuan, (2) faktor-faktor penyebab marginalisasi perempuan, dan (3) bentuk perlawanan terhadap marginalisasi perempuan dalam cerpen-cerpen karya Indra Tranggono. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kritik sastra feminisme. Sumber data penelitian yang digunakan yakni cerpen Perempuan Hujan, Liang, Di atas Tanah Retak, Perempuan Bulan Perak, dan Sonya Rury. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah human instrumen berupa teknik baca dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini melalui tiga tahap yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Bentuk-bentuk marginalisasi perempuan yaitu kontrol atas daya produktif, kontrol atas reproduksi dan seksualitas, kontrol gerak perempuan, kontrol atas hak berpendapat, kontrol atas kepemilikan harta atau sumber daya ekonomi, dan kontrol atas gangguan keadaan sosial. Bentuk marginalisasi perempuan yang dominan muncul yaitu kontrol atas reproduksi dan seksualitas. Temuan ini mengarisbawahi bahwa akar penindasan perempuan dalam sistem patriarki adalah kontrol terhadap tubuh, reproduksi, dan seksualitas perempuan yang diposisikan sebagai objek keturunan dan pemuas nafsu laki-laki. (2) Faktor penyebab marginalisasi yang dialami oleh tokoh perempuan yang diwujudkan berdasarkan empat bagian yaitu keluarga, masyarakat, negara, ekonomi, dan ideologi. Penyebab marginalisasi perempuan yang dominan muncul yaitu faktor negara yang Abuse power dan Paternalistik. Tindakan represif negara merupakan bentuk dari sistem patriarki dan paternalistik yang bertujuan menekan, membatasi, atau menghambat kebebasan perempuan. (3) Respon terhadap marginalisasi perempuan berupa upaya perlawanan dan upaya bertahan. Respon terhadap marginalisasi yang dominan ditemukan adalah upaya melawan marginalisasi yang dialami oleh tokoh perempuan dalam kehidupannya (vigilantisme, perlawanan kultural, dan simbolis).