Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Indonesian Community Journal

Parenting Style Training pada Ibu Muda dan Calon Ibu di Yayasan Nurul Falah At-Tabani Retno Sulistiyaningsih; Ali Syahidin Mubarok; Nur Rohmah Hidayatul Qoyyimah; Jati Fatmawiyati; Alifia Damara Nurochim; Najmil Ulumiyah
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 1 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.11 KB) | DOI: 10.33379/icom.v3i1.2347

Abstract

Peningkatan angka urbanisasi yang terjadi dari tahun ke tahun menunjukkan taraf perekonomian masyarakat masih menjadi problem utama yang terjadi di kalangan masyarakat Indonesia pada khususnya. Urbanisasi pada satu sisi menimbulkan peningkatan kesejahteraan namun sisi lain meninggalkan lubang, salah satunya terkait dengan pengasuhan anak. Pengabdian ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan mengenai pentingnya pola pengasuhan bagi para urban selain meningkatkan kesejahteraan sosial. Pengabdian ini dilakukan dengan cara memberikan psikoedukasi dengan pendekatan pre-post-test terkait pengetahuan dan pemahaman gaya pengasuhan. Peserta kegiatan ini berjumlah 150 orang terdiri dari ibu muda dan calon ibu. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan pengetahuan ibu muda dan calon ibu berada pada tingkat sedang dan tinggi yang menunjukkan bahwa pengetahuan dan pemahaman mengenai pola asuh sangat baik. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa para urban saat ini secara sadar tahu pentingnya pola asuh yang tepat dan tidak mengabaikan peran orang tua khususnya ibu dalam proses tumbuh kembang anak.  
Aku Cinta Damai, Aku Anak Indonesia!: Edukasi Pendidikan Perdamaian dan Toleransi berbasis Pancasila bagi Siswa SD melalui Media E-comic Helga Graciani Hidajat; Sumarmi Sumarmi; Raissa Dwifandra Putri; Retno Sulistiyaningsih; Laila Indra Lestari; Flavia Aurelia Hidajat
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5651

Abstract

Proses menghargai perbedaan orang lain dimulai dari proses berdamai dan menghargai diri sendiri. Setelah proses mengenal diri, berdamai dan memaafkan diri, seseorang bisa memahami perbedaan dan keunikan individu yang dihadapi. Permasalahan di SDN Sukoharjo 2 Malang adalah siswa kelas 4 SD susah untuk menerima kekurangan diri dan sulit berdamai dengan pengalaman yang menyakitkan. Siswa kelas 4 SD Negeri Sukoharjo 2 Malang juga susah menghadapi perbedaan dan sukar membaur dengan lingkungan sosial yang berbeda budaya. Siswa suka mencibir teman yang memiliki perbedaan suku, agama, ras, dan budaya. Siswa juga sukar menerima gagasan yang berbeda dari gagasan yang dimiliki. Oleh karena itu, dibutuhkan edukasi Pendidikan perdamaian dan toleransi berbasis Pancasila bagi siswa SD melalui media e-comic. Metode tahapan pengabdian Masyarakat ini adalah pemaparan e-comic terkait pendidikan perdamaian diri, pemaparan e-comic terkait perdamaian diri dengan orang lain, dan pemaparan e-comic terkait edukasi toleransi. Hasil edukasi Pendidikan perdamaian dan toleransi di SD Negeri Sukoharjo 2 Malang adalah siswa kelas 4 SD Negeri Sukoharjo 2 Malang memahami perlunya kesadaran untuk terus berdamai dengan diri sendiri dan meningkatnya pemahaman terkait toleransi terhadap perbedaan.
Program “Sriwedari Sadar Kekerasan Seksual” Sebagai Upaya Pencegahan dan Penanganan Pertama Kekerasan Seksual Anak bagi Orang Tua Pravissi Shanti; Farah Farida Tantiani; Retno Sulistiyaningsih; Rayza Ilfie Azkya Ashgarie; Nashra Tibrisna; Made Arya Wedanthara
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 1 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i1.5804

Abstract

Maraknya kekerasan seksual di lembaga Pendidikan mendorong pemerintah untuk meluncurkan Program Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (PPKSP). Yayasan Perguruan Sriwedari Malang menghadapi tantangan dalam menerapkan program tersebut karena kurangnya sumber daya. Program ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada orang tua dari SD sampai SMK agar dapat mendukung sekolah dalam mengatasi permasalahan yang ada. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah sosialisasi dengan melibatkan beberapa tahapan, yaitu analisis situasi masyarakat, identifikasi masalah, menetapkan tujuan kegiatan, merencanakan pemecahan masalah, pendekatan sosial, menetapkan agenda kegiatan, serta evaluasi dan hasil. Sasaran kegiatan ini adalah orang tua siswa di Yayasan Perguruan Sriwedari Malang, dengan fokus pada pemahaman mereka mengenai pencegahan dan penanganan pertama kekerasan seksual. Hasil uji perbedaan sebelum dan sesudah sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman pencegahan dan penanganan kekerasan seksual dengan nilai P sebesar 0.000 dan z sebesar -5.353b.
Melek Huruf, Melek Karakter: Program Literasi untuk Anak Sekolah Dasar Retno Sulistiyaningsih; Rizka Fibria Nugrahani; Jati Fatmawiyati; Ali Syahidin Mubarok; Nor Fatmah; Gerry Olvina Faz
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 2 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i2.7352

Abstract

Wilayah rawan narkoba menjadi lingkungan berisiko bagi perkembangan literasi dan karakter anak. Berdasarkan hasil asesmen awal, ditemukan bahwa 65% anak di Kampung X belum mencapai standar minimum kemampuan membaca dan menulis sesuai tingkat kelasnya. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi dasar dan nilai karakter positif anak di Kampung X. Metode yang digunakan meliputi pemberian booklet edukatif kepada guru dan orang tua serta pelatihan komunikasi asertif kepada 32 anak usia sekolah dasar. Evaluasi dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi perilaku sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan anak menyampaikan pendapat (71,9%), menolak ajakan negatif (68,8%), dan menyelesaikan konflik secara positif (62,5%). Anak-anak juga menunjukkan peningkatan dalam aspek kejujuran, empati, dan tanggung jawab. Intervensi berbasis komunikasi asertif terbukti efektif membangun karakter dan literasi sosial emosional. Program ini menunjukkan pentingnya pendekatan terpadu dalam membina ketahanan anak di lingkungan berisiko.