Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Empowerment of Women Farmer Groups on Oyster Mushroom Cultivation in Fatusene Village, North Central Timor Regency Kamaluddin; Lukas Pardosi; Fransiskus Yulius Dhewa Kadju
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v7i3.4708

Abstract

Fatusene village is a mountainous area that has potential for oyster mushroom cultivation. the group of women farmers are housewives who have free time apart from weaving and serving their husbands and children. This service activity aims to improve farmers' abilities in transforming agricultural production in the form of oyster mushrooms based on innovative technology, but partner communities do not yet have an understanding of mushroom cultivation literacy, so mentoring and training activities need to be carried out in empowering partner communities to cultivate oyster mushrooms with technological support. innovative. the method used is the counseling and mentoring method. the implementation time is September-November 2023. The output produced is mushroom products, increasing the skills of partners in cultivating oyster mushrooms. 
Identifikasi Value Added (Nilai Tambah) Pada Usaha Abon Sapi di Kota Kefamenanu, Provinsi Nusa Tenggara Timur Sipayung, Boanerges Putra; Tlali, Valentina Inda; Kune, Simon Juan; Kadju, Fransiskus Dhewa Kadju
JAS Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Animal Science (JAS) - Januari 2023
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.741 KB)

Abstract

Perubahan nilai tambah pada usaha peternakan; khususnya pada komoditas sapi potong, menyebabkan semakin banyak produk daging sapi yang mengalami diferensiasi (proses pengolahan) seperti pada produk abon. Analisis nilai tambah pada produk abon merupakan tujuan dilaksanakannya penelitian ini. Penelitian dilakukan di Kota Kefamenanu pada bulan Agustus 2022 dengan menggunakan metode survei. Sampel yang digunakan pada penelitian ditentukan secara sengaja (purposive sampling) dengan 1 sampel responden UMKM. Hasil analisis menggunakan Metode Hayami menunjukkan bahwa nilai tambah usaha abon di Kota Kefamenanu sebesar Rp 29.630,00 untuk setiap kilogram abon yang dijual kepada konsumen. Usaha abon di Kota Kefamenanu menghasilkan produk abon sebanyak 40 kg dari input 50 kg daging segar yang digunakan. Hasil analisis menggunakan Metode Hayami menunjukkan bahwa nilai tambah usaha abon di Kota Kefamenanu sebesar Rp 29.630,00 untuk setiap kilogram abon yang dijual kepada konsumen dengan keuntungan mencapai Rp 27.880,00/kg.
Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Peternakan Sapi Potong Kepemilikan Rakyat pada Wilayah Lahan Kering Sekitar Pinggiran Hutan (Studi Kasus pada Kampung Maslete, Kecamatan Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur). Sahala, Josua; Banu, Marselinus; Kadju, Fransiskus Yulius Dhewa; Chrisinta, Debora; Chamdi, Achmad Nur
AGRIMOR Vol 9 No 1 (2024): AGRIMOR - January 2024
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/ag.v9i1.2343

Abstract

This study aims to determine the potential for developing people's beef cattle farming business, to determine the livelihood capital assets of farmers including social capital, human capital, and physical capital, and the level of involvement and empowerment of farmers in the process of empowerment in dryland areas and to formulate an empowerment model in Maslete Village. This research was completed from July until August 2023 in Maslete Village, Kefamenanu District, North Central Timor Regency. The research used a purposive sampling method (intentionally) by taking all beef cattle breeders in Maslete village as many as 28 respondents. The data collection technique uses the Participatory Rural Appraisal (PRA) technique. Model formulation using Focus Group Discussion (FGD). The results showed that physical capital includes an assessment of the availability of medium production facilities (53.57%), an Assessment of the Availability and Ease of Access to medium educational facilities (67.86%), an Assessment of the status of livestock ownership, an assessment of good (100%), Assessment of inadequate communication facilities. good (12%) and the assessment of transportation facilities as poor (96.43%). Human capital includes an assessment of the level of education as poor (71.43%) and an assessment of the level of health as good (71.43%). Social Capital includes a moderate assessment of involvement in social organization activities (71.43%) and a good social network assessment (92.86%). The level of farmer empowerment includes moderate knowledge (75%), medium attitude (24%), and medium skills (82.14%). Community empowerment model with an integrated system on agricultural land, livestock, and land around the edge of the forest.
PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN DI LAHAN KERING PADA KELOMPOK TANI PEREMPUAN SION MELALUI PENERAPAN PEKARANGAN LESTARI Sipayung, Boanerges Putra; Tobing, Wilda Lumban; Bria, Deseriana; Ndua, Natalia Desy Djata; Kia, Kristoforus Wilson; Neonbeni, Eduardus Yosef; Tefa, Azor Yulianus; Kadju, Fransiskus Yulius Dhewa; Pardosi, Lukas; Adu, Risna Erni Yati
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.11117

Abstract

Kelompok tani Perempuan Sion aktif dalam kegiatan bercocok tanam di lahan kering. Namun terdapat kesulitan dalam mengelola lahannya. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan ketahanan pangan kelompok tani Perempuan Sion melalui penerapan pekarangan lestari. Pelaksanaan dilakukan melalui sistem learning by doing dengan sosialisasi dan demonstrasi yang melibatkan kelompok tani Perempuan Sion dan mahasiswa sebagai implementasi MBKM. Kegiatan berlangsung dengan durasi 3 (tiga) bulan mulai dari Juli – September 2022. Tahapan kegiatan dimulai dari persiapan lahan, pembuatan pupuk bokashi berbahan dasar limbah dan kotoran ayam, persemaian benih pakcoy, pemupukan, penanaman, perawatan tanaman, dan pemanenan. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian, kelompok tani Perempuan Sion mampu mengubah limbah menjadi bokashi, mampu mengelola lahan kering sebagai lahan pertanian yang lebih efektif dan efisien baik secara waktu dan tenaga, serta mampu meningkatkan ketahanan pangan.