Claim Missing Document
Check
Articles

Growth Performance and Carcass of Two Different Strain of Broiler Subjected to Different Feed Restriction Methods Mulyantini, Ni Gusti Ayu; Lole, Ulrikus Romsen
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v13i2.p242-254

Abstract

The aims of study were to analyze if there is a difference in growth performance of two different strain fed commercial diet with either ad libitum or restricted methods. Two hundred sixteen (216) broiler chicks were allocated to 6 treatments with 6 replicates of 6 chicks/replicate.  The experiment used a factorial design 2x3 with 2 strains, and 3 feeding methods, as follows: 1) ad libitum defined in Cobb 500 guidelines as control, 2) quantity restriction (45% of the daily ad libitum consumption), 3) time restriction (standard feed offered for 10h/d).  Chicks were exposed to feed restriction from 8-14d. Then, the chickens were fed ad libitum until 35 days of age.  The results show that feed restriction significantly (P<0.05) improved feed conversion ratio (FCR) and reduced abdominal fat. Growth performance of broiler fed ad libitum and quantity restriction were significantly (P<0.05) higher than those of time restriction feeding. The growth performance and carcass of strain A were not significantly (P>0.05) different from that of strain B.  In conclusion, ad libitum and quantity restriction provide greater growth performance and carcass, but implementing time feed restriction could be a useful for improving FCR and reducing abdominal fat in broiler strains
Analisis Permintaan Daging Babi di Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai Caniggia, Desiderato Andrew; Lole, Ulrikus Romsen; Krova, Maria; Makandolu, Solvi Mariana
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 10, No 1 (2026): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v10i1.21764

Abstract

Penelitian telah dilakukan di Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai dari bulan April 2025 sampai Mei 2025 dengan judul analisis permintaan daging babi di Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap permintaan daging babi dan elastisitas permintaan daging babi. Pemilihan sampel dilaksanakan melalui beberapa tahapan dengan tahap awal ialah penetapan wilayah kelurahan contoh dilakukan secara purposif dengan mempertimbangkan jumlah populasi penduduk terbanyak serta jarak ke lokasi pasar, didapatkan lima kelurahan contoh yaitu Kelurahan Pau, Watu, Karot, Golo Dukal, dan Satar Tacik. Tahap kedua yaitu menetapkan 150 responden contoh yang dipilih secara acak non proporsional tanpa mempertimbangkan proporsi jumlah penduduk tiap kelurahan. Metode analisis yang diterapkan dalam penelitian ini ialah analisis korelasi serta regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis korelasi, mengidentifikasi lima faktor, harga daging babi,harga daging ayam, harga ikan, selera, dan pendapatan memiliki hubungan kuat dengan permintaan daging babi. Analisis regresi menegaskan bahwa empat variabel seperti: harga daging babi, harga daging ayam, harga ikan, dan pendapatan secara sangat nyata memengaruhi permintaan daging babi di Kecamatan Langke Rembong. Permintaan daging babi di wilayah tersebut bersifat elastis yaitu sebesar 1.816.
Penerapan Inseminasi Buatan Ternak Babi pada Kelompok Harapan Baru di Desa Payola Umbu, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya Lole, Ulrikus Romsen; Kune, Petrus; Amalo, Daud; Bulu, Bernardus Andi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 19 No 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v19i2.25023

Abstract

Abstrak Penurunan populasi ternak babi sebagai akibat terserang virus ASF dan pemotongan ternak babi dalam jumlah besar pada berbagai kebutuhan sosial-budaya dan ekonomi, telah berakibat langsung pada kelangkaan pasokan ternak babi sekaligus peningkatan harga ternak yang sangat tinggi di Kabupaten SBD. Pemeliharaan ternak babi secara tradisional sulit untuk melakukan peningkatan populasi secara masif dan signifikan. Selain meningkatkan upaya biosekuriti, penerapan teknologi reproduksi berupa inseminasi buatan (IB) pada ternak babi di SBD sangat urgen untuk peningkatan populasi secara mudah dan murah. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah penyuluhan dan pelatihan IB kepada kelompok peternak Harapan Baru sebanyak 25 peserta (mencakup peternak babi, pemuda dan mahasiswa setempat) untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan terkait dengan penerapan IB. Materi penyuluhan mencakup pemeliharaan induk dan pejantan, pengamatan berahi, penampungan semen, aplikasi teknologi IB, membantu kelahiran dan pemeliharaan anak babi secara baik. IB dilakukan pada 2 induk babi yang diketahui sedang berahi. Aplikasi berjalan lancar dan disaksikan oleh seluruh peserta dengan motivasi yang kuat dan antusiasme yang tinggi. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, ternak babi yang di-IB dalam kegiatan PKM tersebut telah berhasil bunting dan melahirkan dengan normal anak babi yang sehat dengan jumlah anak masing 4 ekor (dari induk bunting pertama kali) dan 9 ekor (dari induk yang sudah pernah bunting sebelumnya). Kata kunci: babi, pelatihan, inseminasi buatan Abstract The decline in the pig population due to the ASF virus and the large-scale slaughter of pigs for various socio-cultural and economic needs has directly resulted in a shortage of pig supplies and a very high increase in livestock prices in SBD Regency. Traditional pig farming makes it difficult to increase the population massively and significantly. In addition to improving biosecurity efforts, the application of reproductive technology in the form of artificial insemination (AI) in pigs in SBD is very urgent for easy and affordable population increase. The method used in this PKM was AI counseling and training for the Harapan Baru farmer group of 25 participants (including pig farmers, local youth and students) to increase knowledge and skills related to the application of AI. The extension materials included the maintenance of sows and bulls, monitoring estrus, semen collection, application of AI technology, assisting in the birth and proper care of piglets. AI was performed on two sows known to be in estrus. The application went smoothly and was witnessed by all participants with strong motivation and high enthusiasm. Based on monitoring and evaluation results, the pigs in the PKM program successfully became pregnant and gave birth to healthy piglets, with four piglets (from the first-time sow) and nine piglets (from the previously pregnant sow). Keywords: pigs, training, artificial insemination
Efisiensi Penggunaan Pakan dan Keuntungan pada Usaha Ternak Babi di Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur Fernandez, Brigita Nadia; Makandolu, Solvi M.; Ratu, Maria Rosdiana Deno; Lole, Ulrikus R.
Jurnal Sains Peternakan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Sains Peternakan Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v13i2.12182

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efisiensi penggunaan pakan dan keuntungan pada usaha ternak babi di Kecamatan Larantuka. Metode penelitian ini adalah survei. Populasi penelitian ini adalah seluruh peternak babi di Kecamatan Larantuka. Pengambilan contoh dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap pertama penentuan kelurahan atau desa contoh menggunakan metode purposif sehingga dipilih lima kelurahan dan satu desa yakni Kelurahan Lewolere, Puken Tobi Wangi Bao (PWTB), Sarotari, Sarotari Timur, dan Desa Mokantarak. Tahap kedua penentuan peternak contoh menggunakan metode acak non proporsional sehingga diperoleh sebanyak 100 responden. Data dianalisis secara deskriptif baik kualitatif maupun kuantitatif dilanjutkan dengan analisis keuntungan dan analisis efisiensi ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pakan pada usaha ternak babi di Kecamatan Larantuka tidak efisien yang disebabkan karena pemberian pakan yang sudah berlebihan kandungan energinya, namun usaha ternak babi yang dijalankan di Kecamatan Larantuka sudah memberikan keuntungan sebesar Rp24.862.028/peternak/tahun.
Kaji Banding Pendapatan Usaha Ternak Babi dan Kambing Skala Rumah Tangga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur Boli, Yulia Weran Surat; Lole, Ulrikus R.; Ratu, Maria Rosdiana Deno; Niron, Sirilus S.
Jurnal Sains Peternakan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Sains Peternakan Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v13i2.12346

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pendapatan tunai dan non tunai dari usaha ternak babi dan kambing skala rumah tangga, serta membandingkan pendapatan dari kedua usaha tersebut. Metode penelitian ini adalah survei. Populasi penelitian ini adalah seluruh peternak babi dan kambing di Pulau Adonara. Metode pengambilan contoh dilakukan dalam tiga tahap, yaitu: (1) penentuan kecamatan contoh secara purposif, (2) pemilihan desa contoh secara purposif, dan (3) penentuan peternak secara acak non-proporsional dengan populasi ternak babi dan kambing terbanyak, telah beternak lebih dari tiga tahun, dan sudah pernah menjual ternak dalam tiga tahun terakhir. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif menggunakan analisis pendapatan dilanjutkan dengan uji beda rata-rata (uji t). Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dilanjutkan dengan uji beda rata-rata (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan tunai dari usaha ternak babi adalah Rp6.348.393 dan non tunai Rp29.630.171, sedangkan pendapatan tunai dari usaha ternak kambing sebesar Rp7.116.996 dan non tunai Rp22.333.226. Hasil uji beda rata-rata menunjukkan bahwa pendapatan tunai usaha ternak babi lebih rendah dibandingkan ternak kambing, sedangkan pendapatan non tunai ternak babi lebih tinggi dari ternak kambing
Pelatihan Bekal Kantor Praktis, Hemat dan Bergizi Berbasis Produk Unggas untuk Kelompok Perempuan Mulyantini S.S, N.G.A; Suryatni, Ni Putu Febri; Lole, Ulrikus R
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 19 No 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v19i2.25615

Abstract

Membeli makan siang diluar cenderung kurang higienis, nutrisi tidak terkontrol, dan relative mahal. Namun, ibu-ibu pegawai kantoran tidak mau rutin membawa bekal makan ke kantor, karena merasa waktu pagi hari terlalu padat, menu membosankan, rasa gengsi, dan menganggap membawa bekal hanya untuk anak sekolah atau hanya untuk berhemat. Oleh karena itu, tujuan kegiatan PKM ini untuk memberdayakan kelompok perempuan jemaat gereja Koinonia Kupang yang juga berprofesi sebagai pekerja kantoran melalui pelatihan pembuatan bekal makanan. Metode kegiatan, yaitu persiapan alat dan bahan, penyuluhan kepada 20 peserta, demonstrasi membuat makanan (acar telur, sandwich telur, siomay, nuget), dan tahap evaluasi. Hasil dari kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan, ketrampilan dan motivasi untuk membawa bekal makanan yang sehat dan praktis. Kesimpulan, kegiatan PKM ini merupakan langkah pemberdayaan yang relevan dan strategis, dan berhasil mengarahkan fokus keluarga pada kesehatan ibu-ibu pekerja kantoran di Kupang.
Co-Authors Adun, Yeremias Amalo, Daud Arnoldus Dhae Arnoldus Keban Asa, Yoseph Boli, Yulia Weran Surat Bulu, Bernardus A. Bulu, Bernardus Andi Caniggia, Desiderato Andrew Diana Meliani Sabat Dillak, Sutan Y. F. G. E. D. N. Wea E. Edi Sunarto E. Sunarto Elisabet Ekaristi Fattah, Sukawaty Fernandez, Brigita Nadia Franky M S Telupere Fredeicus Dedy Samba Hari, Eldiana Heny Suek Herowati Titi Pangestuti Imakulata A. Putri J. T. V. Hanin Jacob Nulik Jacob Nulik Johanes G. Sogen Johanes G. Sogen Keban, Arnoldus Kollo, Ronaldus Luruk, Maria Yasinta M. Y. Luruk M.R. Deno Ratu Malo, Alfonsus I. Manu Ndun, Shelin Audina Maranatha, Grace Maria Krova Maria R.D. Ratu Maria Ursula Masu Maria Yasinta Luruk Maria Yusintha Luruk Matheos Filipus Lalus Mulyantini S S, Ni Gusti Ayu Mulyantini S Sekarsari, Ni Gusti Ayu N.G.A Mulyantini S.S Natalius Hausufa Ni Nengah Suryani Niron, Sirilus S. Obed Haba Nono Petrus Kune R. D. Ratu, Maria Ratu, Maria R. D. Ratu, Maria R.D Rosdiana Deno Ratu, Maria Rustam Ahmad Sabarta Sembiring Samba, Fredeicus Dedy Seran, Alfiani Sikone, Hilarius Yosef Simon Petrus Pehang Kumanireng Sinlae, Markus Sirilius Subaraya Niron Sirilus S. Niron Sirilus Subaraya Niron Sobang, Yohanis Umbu Laiya Sogen, Johanes G Sogen, Johanes G. Sol'uf, Morin M. Solvi Mariana Makandolu Sukawaty Fattah Suryatni, Ni Putu Febri Tea, Yovita Dhiu Tenang Barus Theofila S.R. Taek Theresia Priska Woka Tiang, Elisabeth Rivilan Tiro, Melkianus Wilmientje Marlene Mesang Nalley Y.L. Henuk Yeniria Sofia Ida Yohanis Umbu Laiya Sobang Yulius Suban Mengu