Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Mutu Kain Tenun Ikat Tradisional Di Desa/Kelurahan Roworena Secara Berkesinambungan Di Kabupaten Ende Dengan Pendekatan Metode TQM Firmansyah M; Abraham Lomi; Dhayal Gustopo
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v3i1.171

Abstract

Tenun ikat khas Ende adalah salah satu dari sekian banyak produk budaya tradisional khas Indonesia yang dibuat secara tradisional dan bernilai seni tinggi dan indah. Di kabupaten Ende terdapat salah satu desa / kelurahan, yaitu Desa Roworena, desa yang sebagian masyarakatnya menggantungkan penghasilan hidup mereka dengan menenun. Adanya Permasalahan yang terjadi pada industri kelompok tenun ikat adalah adanya penurunan mutu atau kecacatan pada kain tenun ikat yang disebabkan oleh berbagai faktor yang menyebabkan menurunnya keuntungan produk kain tenun ikat yang didapatkan pada kelompok industri kain tenun ikat itu sendiri. Dengan teori pendukung dalam penelitian ini adalah teori tentang kualitas, pengendalian kualitas, metode Fishbone (Tulang Ikan) dan Quality Control Circle (QCC) atau Gugus Kendali Mutu (GKM). Dari hasil penelitian di dapatkan 11 proses pembuatan kain tenun ikat yang belum berjalan dengan baik. Upaya peningkatan mutu kain tenun ikatdilakukan melalui perbaikan 11 tahapan proses pembuatan kain tenun ikat, di mana Dilakukan pengendalian kualitas berupa pengawasan pada setiap proses penenunan kain tenun ikat agar mendapatkan kualitas produk kain tenun ikat yang berkualitas. Selanjutnya dapat disimpulkan, Kelompok penenun kain tenun ikat melakukan pengendalian kualitas terhadap semua hal yang berkaitan dengan proses produksi. dari bahan baku yang digunakan dari proses bahan baku disiapkan seperti kapas, dan bahan pewarna sampai dengan proses penjahitan / penyatuan kain tenun ikat. Darisemua proses pembuatan kain tenun ikat itu perlu di kontrol dan dilakukan perbaikan secara terus menerus apabila terdapat kecacatan produk.
Manajemen Energi Penggunaan Pendingin Udara Pada Gedung Perkantoran Universitas Islam Malang Ainun Zakiyah; Abraham Lomi; Fourry Handoko
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v4i2.241

Abstract

Pemakaian energi di gedung perkantoran didominasi oleh penggunaan AC (Air Conditioner) sebesar 53%.Penggunaan AC (Air Conditioner) bertujuan untuk memberikan kondisi yang nyaman kepada pegawai sehingga meningkatkan kinerja pegawai.Kondisi pemasangan AC (Air Conditioner) pada gedung perkantoran belum sesuai dengan standart yang ditentukan.Oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan pemasangan AC (Air Conditioner) yang sesuai dengan standart ruangan kerja.Berdasarkan Standart Nasional Indonesia (SNI) standart temperature udara 22°C -25°C.Penelitian ini menggunakan pendekatan PDCA untuk mendapatkan efisiensi penggunaan energi. Dengan adanya pemasangan AC (Air Conditioner) otomatis akan meningkatkan penggunaan energi sehingga perlu dilakukan efisiensi penggunaan energi. Efisiensi energi dilakukan dengan pengurangan jam penggunaan AC (Air Conditioner) sehingga konsumsi energi akan berkurang.
Simulasi Penjadwalan Teller PT Bank ABC Untuk Memangkas Waktu Tunggu Antrian Nasabah Ella Levana Puspanegara; Abraham Lomi; Julianus Hutabarat
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI)
Publisher : Program Studi Teknik Industri S2 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jtmi.v6i1.2622

Abstract

Salah satu masalah yang sering muncul dalam industri perbankan ialah permasalahan mengenai waktu antrian.Antrian timbul ketika jumlah fasilitas pelayanan jasa lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah orang yang memerlukan pelayanan.Dalam penelitian ini PT. Bank ABC mencoba untuk menjadwalkan sistem antrian dengan mengubah jumlah loket pelayanan. Teknik data dilakukan dengan metode observasi yaitu pengumpulan data dengan mengamati secara langsung terhadap objek penelitian dan diolah menggunakan software ARENA. Data yang didapatkan, CustomerNumber in sejumlah(860, 863, 872, 875, 869) dannumber out sejumlah(832, 818, 820, 834, 817). Flow time (8.208, 15.306, 18.972, 13.608, 16.242) dan waiting time (5.39, 12.45, 16.14, 10.81, 13.40). Number waiting dalam jumlah orang (10, 23, 30, 20, 25).Didapatkan gambaran pemakaian waktu yang minimal dengan hasil yang cukup untuk setiap customer.Jumlah tellerefisien yang dibutuhkan pada sistem saat ini adalah cukup sebanyak 5 teller saja.
Analisa Charging Baterai Menggunakan Bidirectional Converter Pada PLTS Skala Kecil Anto Nugroho; Abraham Lomi; Irrine Budi Sulistiawati; Rusilawati
SinarFe7 Vol. 4 No. 1 (2021): SinarFe7-4 2021
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.213 KB)

Abstract

Bagian terpenting dalam sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya adalah elemen penyimpanan. Sebuah baterai kimia atau super capsitor digunakan sebagai penyimpanan dan mengumpulkan fluktuasi energi. Akan tetapi baterai akan cepat habis seiring dengan penggunaan sehingga perlu diisi atau charging. Untuk charging pada baterai memerlukan arangkaian konverter yang adapat mengatur arah aliran adaya yang amengalir untuk amengisi atau amenggunakan baterai. Bidirectional converter adapatabekerja pada aduaamode, yaitu amode buck (Charging) dan amode boost (discharging) digunakan sebagai kontrol baterai pada PLTS. Mode charging yaitu ketika PV menghasilkan daya yang tinggi maka converter buck akan menurunkan tegangan untuk pengisian baterai dan menyuplai kebutuhan beban. Mode discharging dimana ketika PV tidak dapat memenuhi kebutuhan beban dimana baterai akan melepas energinya ke beban. Pada hasil perakitan Bidirectional Converter terdapat setting point yaitu pada saat tegangan PV diatas 14,9 v maka bidirectional converter akan bekerja dalam mode buck, dan apabila tegangan PV kurang dari 14,9 maka bidirectional converter akan bekerja dalam mode boost. Bidirectional converter ini mampu memberikan output arus charging 2,0A dan tegangan output 13,3V. Pada hasil pengujian menunjukkan bahwa bidirectional converter dapat bekerja dalam kondisi charging maupun discharging.
Fuzzy based MPPT Control System in Grid Connected Solar Plant awan krismanto; Heru Purbo Waseso; Abraham Lomi; Eko Yohanes Setyawan; Adlan Bagus Pradana
Journal of Advanced Technology and Multidiscipline Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Advanced Technology and Multidiscipline
Publisher : Faculty of Advanced Technology and Multidiscipline Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1093.328 KB) | DOI: 10.20473/jatm.v1i1.39562

Abstract

The increase in demand for the electricity system is increasing. Thus, enviromentally friendly technologies such as new and renewable energy are needed, one of which is a power plant with Photovoltaic as the main component. Solar power plant has enviromentally friendly properties. The design of this solar power plant uses Fuzzy Logic Controller and PI Controller methods, where both methods are used to find the maximum power peak point used for fast charges and MPPT, which is simulted using MATLAB/Simulink. The things presented in developing the generating system using these two methods are solar radiation intensity, temperature and Photovoltaic module. The model developed will make it possible to examine the characteristics of solar power plant and predict the amount of energy generated by solar panels in a particular location and compare the effectiveness of Fuzzy Logic and PI methods. The results shows that Fuzzy method produces a boost converter output voltage in the range of 600 V with result that are still not good and less stable, but the irradiation of 100 W/m2 voltage is stable, while the boost converter output voltage controller by the PI method is very good and stable in all conditions. Radiation and voltage are also in the range of 600 V.
PENERAPAN PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK TENAGA BAYU SKALA KECIL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI SMK NEGERI 1 WONOSARI KABUPATEN MALANG Awan Awan; Abraham Lomi; Abdul Hamid
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.539 KB) | DOI: 10.36040/jasten.v2i2.4125

Abstract

Sumberdem Village is located in Wonosari District, Malang Regency with an area of ​​426,310 Ha. The village was divided into four hamlets, namely Sumberingin, Rekesan, Duren Gede and Sumber Gelang hamlets. Located on the slopes of Mount Kawi, Sumberdem Village has a population of 4686 people consisting of 2328 men and 2358 women. These residents are members of 1296 families which are divided into five categories, namely Pre-prosperous 125 families, Prosperous I as many as 421 families, Prosperity II as many as 413 families, Prosperity III as many as 254 families, Prosperity III plus as many as 83 families. In terms of education level, the residents of Sumberdem Village have various levels of education. There were 145 illiterate people, 161 did not graduate from elementary school, 2912 people graduated from elementary school, 543 people graduated from junior high school, 381 people graduated from high school, 31 had bachelor's and master's degrees a1 person. SMKN 1 Wonosari where located in Sumberdem Village which has a major one of them is renewable energy. From this education sector, we can do service by providing grant assistance for small-scale wind power generation equipment as a learning medium for students of SMKN 1 Wonosari to provide knowledge and insight into wind power plant technology.
PENGGUNAAN WOOD PELLET UNTUK BAHAN BAKAR PRODUKSI TAHU DI UKM KAB. KEDIRI Eko Yohanes Setyawan; Abraham Lomi; Choirul Saleh
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.336 KB) | DOI: 10.36040/jasten.v2i2.4306

Abstract

Wood pellet is an alternative fuel made from wood waste, is one of the renewable fuels that is environmentally friendly, has a cylindrical shape and is hard, this is one of the energy conversions where the process of changing the energy form of wood waste which is randomly sized is converted into a cylindrical pellet form. This service is carried out to determine the impact of rising fuel prices on the pattern of fuel use in the tofu production process in Kab. Therefore, it is necessary to analyze the efficiency of the system analyzed, namely the efficiency of the combustion system in the production of tofu. What is known is the direct energy input in each soybean cooking process and the pattern of energy use in tofu production. From the analysis that has been done to get wood pellet fuel to get maximum results for soybean cooking in a burning time for 1 hour it takes 1/2 kg of wood pellets, if done one day by burning for 8 hours in the soybean porridge cooking process it takes 4 wood pellets kg.
IMPLEMENTASI ROTARY SCREW KOMPOR WOOD PELLET DI PENGERAJIN TAHU KAB. KEDIRI Eko Yohanes Setyawan; Abraham Lomi; Choirul Saleh; Jimmy; F. Endah Kusuma rastini
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.475 KB) | DOI: 10.36040/jasten.v3i1.5447

Abstract

Usaha pembuatan tahu diwilayah kabupaten kediri merupakan usaha yang cukup menjanjikan ini dapat dilihat dengan permintaan pasar yang terus meningkat, dimana kabupaten kediri merupakan sentral pembuat tahu yang bahan dasarnya terbuat dari kedelai selain itu dikediri kedelai juga digunakan pada industri kecap. Sebagian besar industri di Kediri merupakan industri rumah tangga, yang menjadikan tahu sebagai penghasilan utama yang sudah turun temurun. Menurut hasil wawancara industri rumah tangga tahu yang tetap berlanjut sebagian besar itu distribusinya sudah mencapai ke luar daerah sekitar Kediri. Dari hasil survei ditempat mitra terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi yang paling utama dalam proses pembuatan tahu adalah pemasakan bubur kedelai. Selain sangat menetukan kualitas produk, proses pemasakan juga merupakan tahapan yang memerlukan energi terbanyak seperti terlihat Proses pemasakan dalam proses produksi tahu dilakukan untuk memasak bubur kedelai hasil penggilingan kedelai. Dengan menggunakan bahan bakar wood pellet, untuk memasak kedelai dalam waktu pembakaran selama 1 jam dibutuhkan 1/2 kg wood pellet, bila dilakukan satu hari dengan pembakaran selama 8 jam dalam proses pemasakan bubur kedelai dibutuhkan wood pellet sebanyak 4 kg, selama ini yang sudah dilakukan dalam memasukan wood pellet dilakukan secara manual terdapat beberapa kendala seperti wood pellet tidak mau turun ke dapur pembaran dari tempat wood pellet dan masukan yang tidak stabil sehingga digunakan rotary Screw dalam kompor wood pellet agar input bahan bakar stabil dalam proses pembakaran kedelai dan kualitas panas yang dihasilkan stabil sesuai dengan yang diinginkan, dimana panas tersebut diperoleh dari pembakaran bahan bakar di ruang bakar. Selain itu juga untuk mendapatkan pembakaran yang sempurna didalam ruang bakar.
Analisis Kendali Kecepatan Motor Induksi 3 Fasa Dengan Metode Direct Torque Control (DTC) Berbasis PID Kontrol Mokh. Suseno Aji Sari; Hadi Suyono; Abraham Lomi
Jurnal Ecotipe (Electronic, Control, Telecommunication, Information, and Power Engineering) Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Ecotipe, Oktober 2020
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jurnalecotipe.v7i2.1476

Abstract

This research was conducted to regulate the three phase induction motor speed regulation system. Changes in load on the motor affect the motor speed response so it does not match the set point speed. This study uses the Direct Torque Control (DTC) method in regulating the speed of an induction motor. The DTC method is a vector control method that is directly assigned to the inverter. DTC method in controlling speed based on Proportional Integral Differential (PID) control. Determination of PID tunning using two methods, namely, ziegler-nichols and cohen-coon method. The ziegler-nichols method have overshoot speeds starting at 0.8% of the setpoint, whereas using the cohen coon method there is no overshoot and the speed at stable conditions matches the setpoint.
Implementasi LCL Filter dalam Mereduksi Harmonisa Akibat Penggunaan VSD (Variable Speed Drive) untuk Meningkatkan Kualitas Daya dan Efisiensi Energi Fandi Juli Wirawan; Abraham Lomi; Bambang Prio Hartono
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 1 No 1 (2017): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas daya listrik dalam sistem tenaga listrik memerlukan suatu perhatian khusus. Kualitas daya yang kurang baik akan menimbulkan banyak kerugian bagi perusahaan tenaga listrik. Salah satu permasalahan kualitas daya listrik adalah harmonisa. VSD (Variable Speed Drive) merupakan beban non-linear dan penyumbang harmonisa. Pada penelitian ini, dilakukan perancangan filter LCL untuk mereduksi harmonisa dan meningkatkan faktor daya. THD sistem kelistrikan PT. ADMIRA pada software PSCAD sesudah pemasangan filter menghasilkan nilai THD arus maupun THD tegangan yang bervariasi, yaitu pada subpanel Spindelis (5” I, 5” II dan 9”) dapat mereduksi nilai THDI dari 27,0202% menjadi 11,7742% dan nilai THDv dari 3,34228 menjadi 0,744875%. Sedangkan pada subpanel Distribusi 3 dapat mereduksi nilai THDI dari 48,8034% menjadi 10,0417% dan nilai THDv dari 3,34228 menjadi 0,744875%. Pada faktor daya sebelum pemasangan LCL filter adalah 0,79. Setelah pemasangan LCL filter pada subpanel yang mengandung harmonisa melebihi standar, maka diperoleh faktor daya sebesar 0,96. Dari hasil simulasi pemasangan LCL filter pada subpanel Spindelis (5” I, 5” II dan 9”) dan subpanel Distribusi 3 nilai THDI dapat direduksi dan turun sesuai standart IEEE 519-1992
Co-Authors Abdul Hamid Abdurrohman Eko Saputra Adlan Bagus Pradana Agung Bagus Putranto Ainun Zakiyah Akanksha Priya Alfarid Hendro Yuwono Angga Budi Prastyo Anto Nugroho Apolonio Nuncio Fernandes de Castro Ardyono Priyadi Arfan Natan Palumpun Aryuanto Soetedjo Aventus Wagur Awan Awan awan krismanto Awan Uji Krismanto Bambang Prio Hartono Bayu Jaya PUSPITA Cahyo Edi Wicaksono Choirul Saleh Davis, Vincentius Deva Herdiyanto Putra Dhadbanjan Thukaram Dhayal Gustopo Dhilah Danumerta Subeki Dipu Sarkar Diran kurniawan Eding Iskak Imananto Efendi, Khorul Fahmi EKO NURCAHYO Eko Yohanes Setyawan Ella Levana Puspanegara Ellysa Nursanti Endah Kusuma Rastini Fandi Juli Wirawan Farhan Farhan Firmansyah M Fourry Handoko Fuad Hasan Gustopo, Dayal Hadi Suyono Hadi Suyono Hadi Suyono Hafizhul Ayyasi Khairullah Herlambang Setiadi Heru Purbo Waseso Heru Purbo Waseso Hunip Setio I Made Wartana Ida Soewarni Ikhwan Romadhoni Irenetta Boru Silalahi Irrine Budi Sulistiawati Jeremias Lazaros Da Silva Neves Jimmy Jimmy Julianus Hutabarat Ketut Agung Agus Jaya Kukuh Maulana Arhami Kustamar Longginus L. Do Nacimento Luh Putu Ratna Sundari M, Firmansyah Maranatha Wijayaningtyas Maria Istiqoma Maulana Bayhaqi Maxi Dwi Atmanto Moch Fahrulrozi Mokh Suseno Aji Sari Muhammad Abdillah Muhammad Davi Labib, Radimas Putra Muhammad Iqbal Muljanto, Widodo Pudji Ni Putu Agustini Nusa Sebayang Palumpun, Arfan Natan Puspita, Bayu Jaya Putri Zulianti Rachmad Albi Igam Rachmad Rahmat Hidayat risky.a.f, Risky Rusilawati Rusilawati Silvester Sari Sai Soeparno Djiwo Sri Renaningsih Subandiyah Aziz Sujit Pani Suyono, Hadi Taufik Rahim Taufik Rahim, Taufik Togi H Nainggolan Widodo Pudji Muljanto Wingki Albet Yohanes Latumahina Yusuf Ismail Nakhoda Yusuf Ismail Nakhoda Zailani, Putri Zakiyah, Ainun