Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Exploration of the toponymy of Terentang Village, West Bangka as an effort to preserve culture Figo Dwi Apriadi; Dini Harnaini; Revi Mariska; Sintia Sintia; Haura Wafa Qasthalani; Aprilia Utami; Shibyan Heryawan; Supardi Supardi; Olly Orva Peggy Kim Carla; Mawaddah Isnaini Sriwijaya; Vika Martahayu
Community Empowerment Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.11250

Abstract

The issue at hand is the low level of knowledge among the community regarding the origin of Terentang Village. The objective of this community service program is to establish toponyms and educate the community about the background of Terentang Village while uncovering its cultural potential. The activities are conducted through educational outreach methods. The outcome of this program is the exploration of toponyms that reveal the origins of several place names, such as hamlets, rivers, and hills. Through a name, the origin story of a region can be transformed into cultural heritage worth preserving. Additionally, the community's knowledge regarding the origins of their area is also enhanced.
Pendampingan Penulisan Karya Tulis PTK Bagi Guru SD Dan SMP Muhammadiyah Sungailiat Iis Juniati Lathiifah Lathiifah; Rajab Vebrian; Vika Martahayu
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v7i2.1621

Abstract

Undang-undang No. 14 Tahun 2005 menuntut guru untuk memiliki kompetensi dan profesional. Salah satu bentuk profesional guru adalah melaksanakan penelitian tindakan kelas (PTK). Namun di lapangan, masih sangat banyak guru yang belum paham bagaimana melaksanakan PTK. Hasil observasi di SD Muhammadiyah Sungailiat, didapat bahwa hampir semua guru belum pernah menerima pembelajaran maupun pelatihan penulisan PTK. Sehingga penulis tertarik untuk mengadakan kegiatan penulisan proposal PTK. Subjek pengabdian merupakan guru pada SD dan SMP Muhammadiyah Sungailiat berjumlah dua puluh lima peserta. Metode yang digunakan adalah pelatihan melalui ceramah dan diskusi. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan kegaitan. Pengabdian menghasilkan proposal penelitian PTK yang dibuat oleh peserta serta hasil survei kepuasan menyatakan bahwa 97% peserta merasa senang dan mendapat pembelajaran menarik untuk mulai melaksanakan penelitian. Peserta berharap bahwa kegiatan serupa dapat dilaksanakan kembali.
Racuni UMKN Desa Beruas dengan Desain Logo Toko Menarik Melalui Pelatihan Canva Lathiifah, Iis Juniati; Martahayu, Vika
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v8i1.3301

Abstract

Berkembangnya suatu desa ditentukan oleh melesatnya penghasilan warga masyarakat desa. Salah satu hal yang dapat menunjang pertumbuhan pendapatan di suatu desa adalah potensi desa itu sendiri. Salah satu potensi yang menarik dari desa Beruas adalah adanya masyarakat yang bertani beras ungu. Hal ini menarik karena masih jarang desa yang bertani beras ungu. Namun, Petani beras ungu, bersama kepala desa masih kesulitan dalam memasarkan dan memperkenalkan beras ungu ini. Selain itu, masih belum ada produk olahan yang dapat dihasilkan dari beras ungu. Sehingga pemasaran beras ungu hanya dilakukan dari mulut ke mulut. Melihat potensi dan permasalahan yang diceritakan oleh petani beras ungu maupun pihak desa, tim pengabdian merasa tertarik untuk menggali lebih jauh aneka olahan beras ungu yang dapat dipasarkan secara luas. Kegiatan pengabdian menggunakan metode pelatihan yang bertujuan untuk membantu masyarakat membuat desain logo dan kemasan dagang menggunakan aplikasi canva. Peserta merupakan kelompok UMKN yang ada di desa Beruas, Bangka Barat. Setelah dilaksanakan pelatihan, peserta dapat menghasilkan masing-masing desain merk toko maupun merk kemasan yang disesuaikan dengan produk peserta masing-masing. Peserta juga memiliki pengalaman dalam memilih kemasan, mengemas dan memasarkan produk melalui media pemasaran online. Kata Kunci: Desain, Merk, UMKN, Canva
Peningkatan Hasil Belajar Materi Kelipatan Persekutuan Terkecil Melalui Permainan Tradisional Congklak Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 13 Merawang Yuni Artika; Vika Martahayu; M.Iqbal Arrosyad
Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2024): November : Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/hardik.v1i4.711

Abstract

The aim of the study is improving students learning outcomes through the use of congklak media in mathematics lessons on the topic of Least Common Multiple (LCM). The study employs a descriptive qualitative method with a sample of 21 fourth-grade students from State Elementary School 13 Merawang. The Classroom Action Research was conducted over two cycles, each consisting of two meetings. The stages of classroom action research include planning, implementation, observation, and reflection. Based on the learning process results using congklak media, there was a significant improvement in student learning outcomes, as evidenced by the number of students meeting the minimum mastery criteria and the average class score. In the first cycle, the number of students meeting the mastery criteria was 33.33 percent in the first meeting and 47.61 percent in the second meeting. In the second cycle, the number of students meeting the mastery criteria increased to 76.20 percent in the first meeting and 95 percent in the second meeting. The average class score showed a gradual improvement, reaching 80.47 in the second cycle. The implementation of learning using congklak media was able to significantly enhance students' learning outcomes, achieving a significant number of students meeting the mastery criteria in one class.
Peningkatan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Melalui Model Interaktif Berbasis Media Peta di Kelas V UPTD Sekolah Dasar Negeri 9 Merawang Sari Dafia; Vika Martahayu; M Iqbal Arosyad
Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2024): November : Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/hardik.v1i4.712

Abstract

The aim of this study is to improve students' academic achievement through the use of map media in Social Science subjects. The research method used is qualitative, with a sample of 21 fifth-grade students from Sekolah Dasar Negeri 9 Merawang. This study was conducted in two cycles, with each cycle consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. In the first cycle, conducted over two meetings, the number of students who achieved the target mastery criteria was below 85 percent. Based on the results of this learning process, the researcher caried out the second cycle over two meetings, which showed an improvement in learning outcomes and an increase in the number of students achieving mastery. The number of students who achieved mastery in the Social Science subject was 19 out of 21 students. This indicates that the implementation of interactive learning model using map media can improve student learning outcomes, aligning with the motivation of students and teachers to encourage the achievement of mastery in the class.
Pemahaman dan Partisipasi Guru Sekolah Dasar Dalam Menulis Karya Ilmiah Maulina Hendrik; Vika Martahayu
Society Vol 6 No 1 (2018): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v6i1.61

Abstract

The general objective of the study is to identify the understanding and participation of teacher in academic writing.The specific objectives of the study are to (i) identify the understanding of elementary school teacher in academic writing in Rangkui District; (ii) to identify the participation of elementary school teacher in academic writing in Rangkui District; and (iii) to examine factors that affect the elementary school teacher in academic writing in Rangkui District. The study employed the qualitative approach with source of data as follows: (i) 50 elementary school teachers as the primary data; and (ii) documentation derived from some literatures and other reading sources as the secondary data. The data was gained by using the interview and documentation. Furthermore, it was analyzed by using data analysis technique i.e. data reduction, data presentation, decision making. The results showed: (i) 28 % of respondents considered as having understanding, 35 % of them considered as lack of understanding, and 37 % considered as not having understanding at all in academic writing. (ii) in terms of the participation level of elementary school teacher, 20 % of respondents stated often, 35 % of them stated rarely, and 45 % of them stated not having the academic writing. (iii) Factors that affect teacher in participating on having the academic writing were lack of time, motivation, knowledge and idea.
Edukasi Konservasi Mangrove Bagi Nelayan Sebagai Upaya Menjaga Keberlanjutan Ekosistem Laut Dalimunthe, Nurzaidah Putri; Yurdayanti, Yurdayanti; Martahayu, Vika; Granitio Irwan, Andesta; Juliansyah, Ari; Lingga, Rahmad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.5864

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakang bahwa Kepulauan Bangka Belitung memiliki kawasan pesisir dengan tutupan mangrove yang berfungsi sebagai habitat burung, udang, dan biota laut pemakan plankton, tempat pembenihan ikan, penyerap polutan, dan menjaga kestabilan pantai. Kabupaten Bangka Selatan, Pulau Lepar, Desa Tanjung Labu memiliki potensi yang besar dalam menghasilkan biota laut sehingga sebagian besar mata pencaharian masyarakat desa sebagai nelayan. Namun, melihat kondisi pesisir pantai yang sedikit keterdapatan habitat mangrove sebagai tempat pemijahan biota, sehingga perlu dilakukan edukasi konservasi mangrove untuk masyarakat pesisir pantai. Pentingnya konservasi mangrove sebagai upaya keberlanjutan ekosistem laut perlu diperhatikan dalam pelestarian kawasan mangrove tersebut. Keberhasilan program konservasi ditentukan oleh adanya partisipasi aktif masyarakat, khususnya para nelayan dan perangkat desa yang terlibat langsung pada mata pencaharian sebagai nelayan. Tujuan dari kegiatan ini, meningkatkan pengetahuan, partisipasi dan inisiatif masyarakat pesisir pantai dan perangkat desa dalam konservasi mangrove diantaranya dengan melakukan edukasi melalui sosialisasi dengan tema konservasi mangrove pada daerah pesisir. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dalam edukasi melalui sosialisasi atau penyuluhan. Hasil kegiatan ini bahwa masyarakat mengetahui secara umum tumbuhan mangrove, fungsi mangrove konservasi mangrove, dan keberadaan ekosistem laut terhadap adanya mangrove. Kelompok nelayan dan perangkat desa memperoleh pengaruh positif terhadap kesadaran dan peran aktif masyarakat serta perangkat desa untuk melakukan pelestarian dan penanaman mangrove di sekitar pantai. Namun, perlu adanya pendampingan dalam metode penanaman mangrove yang baik dilihat pada kondisi lingkungan untuk tahapan pengabdian kepada masyarakat selanjutnya.
PEMANFAATAN PETA TEMATIK UNTUK ANALISIS POTENSI SOSIAL-EKONOMI DALAM PENGEMBANGAN WILAYAH DESA TANJUNG SANGKAR Dharma Putri, Vadma; Martahayu, Vika; Iswandi, Ahmad; Mardita, Sasi; Julian, Sevti; Awaliyah, Annisa Nurhafiza; Maulida, Maulida; Haiza, Vivi Fadillah; Sulistia, Hilda; Egil, Egil; Putra, Wahyu Ilham; Alamsyah, Fadli
Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Development Vol. 5 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Developme
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijecsed.v5i1.186

Abstract

Tanjung Sangkar Village, located in Lepar Pongok District, South Bangka Regency, has significant economic potential in the fisheries and marine tourism sectors. However, the lack of documentation and territorial mapping poses challenges in managing and promoting the village’s potential. Therefore, this community service initiative, conducted through the Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kedisinian programme of Muhammadiyah University of Bangka Belitung (Unmuh Babel), aims to develop a digital thematic map that can serve as a reference for data-driven decision-making. The implementation method includes field surveys, data collection, design phase, map validation, and handover to the village administration. The results of this programme indicate that the thematic map enhances the effectiveness of development planning, economic potential promotion, and community participation in territorial management. In conclusion, the utilisation of digital thematic maps can be a strategic tool in supporting data-based rural development and attracting investment in the tourism and local industry sectors.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Digital Bermuatan Budaya Bangka Belitung Untuk Siswa Sekolah Dasar ., Widiya; Juliyanti, Astrid; Hendrik, Maulina; Martahayu, Vika
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v13i2.18094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan siswa dan pembelajaran sebagai dasar pengembangan media pembelajaran digital bermuatan budaya Bangka Belitung dari aspek kurikulum, peserta didik, proses pembelajaran, dan studi literatur yang relevan pada peserta didik sekolah dasar berdasarkan analisis kurikulum, karakteristik peserta didik, dan analisis kebudayaan Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan informasi dan data dalam bentuk pedoman observasi, wawancara dan studi literatur. Subjek penelitian ini adalah guru kelas, kepala sekolah dan peserta didik di SD Negeri Kecamatan Pangkalanbaru. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dokumentasi, terdapat kebutuhan yang jelas untuk pengembangan media pembelajaran berbasis digital, khususnya pengembangan media pembelajaran digital yang diperlukan dalam penyampaian materi budaya Bangka Belitung, seperti rumah adat, pakaian adat, dan makanan tradisional, yang diintegrasikan dalam pembelajaran dengan berbagai mata pelajaran di sekolah dasar. Dengan penggunaan desain yang menarik dan interaktif, media ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi peserta didik, serta memperkenalkan kearifan lokal kepada generasi muda.
Pendampingan Hilirisasi Produk Dalam Mendukung Produktivitas Hasil Laut Masyarakat Desa Penutuk Juliansyah, Ari; Ashidiq, Abdul Rahman; Ridwan, Eka Muzalfitri; Irwan, Andesta Granitio; Dalimunthe, Nurzaidah Putri; Martahayu, Vika; Wahyudi, Panca; Nabil, Nabil; Gilfandes, Defa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6284

Abstract

Hasil dari pengabdian ini dapat dirangkum sebagai berikut: salah satu tujuan dari kegiatan PkM ini adalah untuk meningkatkan produktivitas masyarakat umum dengan melakukan hilirisasi hasil laut di Desa Penutuk. Permasalahan utama yang dibahas adalah rendahnya harga produk yang dibuat dari hasil penjualan mentah tersebut, serta kurangnya pengetahuan dan usaha dari masyarakat umum untuk mengkonversi hasil penjualan tersebut menjadi produk yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi.  Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan dan pendampingan dalam proses hilirisasi, diversifikasi produk, dan strategi pemasaran. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil laut menjadi berbagai produk olahan, seperti kerupuk ikan, abon ikan, dan olahan lainnya, yang berdampak positif pada peningkatan pendapatan dan produktivitas masyarakat Desa Penutuk. Pentingnya hasil pengabdian ini terletak pada peningkatan keterampilan dan pemahaman masyarakat nelayan dan petrani untuk menggapai kemandirian ekonomi masyarakat pesisir melalui pengembangan produk lokal.