This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Journal of Marine and Aquatic Sciences ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Berkala Perikanan Terubuk BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology AL KAUNIYAH Jurnal Kelautan : Indonesian Journal of Marine Science and Technology Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Journal of Indonesian Coral Reefs Jurnal Kelautan Tropis Aceh Journal of Animal Science JURNAL ENGGANO Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Omni-Akuatika MAJALAH ILMIAH GLOBE Squalen Bulletin of Marine and Fisheries Postharvest and Biotechnology Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal Of Tropical Fisheries Management) OLDI (Oseanologi dan Limnologi di Indonesia) Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Bawal : Widya Riset Perikanan Tangkap Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Jurnal Iktiologi Indonesia (Indonesian Journal of Ichthyology) Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Jurnal Laot Ilmu Kelautan Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Journal of Fisheries & Marine Journal of Marine Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMETAAN EKOSISTEM LAMUN DENGAN DAN TANPA KOREKSI KOLOM AIR DI PERAIRAN PULAU PAJENEKANG, SULAWESI SELATAN Ilyas, Turissa Pragunanti; Bisman Nababan; Hawis Madduppa; Dony Kushardono
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1024.995 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v12i1.26598

Abstract

Koreksi kolom air dalam pemetaan habitat bentik menggunakan data satelit dapat meningkatkan nilai akurasi informasi yang dihasilkan, seperti yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat distribusi lamun dengan perlakuan dengan dan tanpa koreksi kolom air menggunakan klasifikasi berbasis objek (OBIA) di Pulau Pajanekang. Data sebaran padang lamun dan non lamun sebanyak 347 titik diambil pada Juli-Agustus 2018 dengan transek 1x1 m2. Data satelit yang digunakan adalah citra satelit SPOT-7 akuisisi pada 27 Maret 2017 dengan resolusi 6x6 m2. Pada penelitian ini metode klasifikasi OBIA menggunakan beberapa algoritma klasifikasi seperti Support Vector Machine (SVM), Bayes, K-Nearest Neighbour (KNN), dan Decision Tree (DT) untuk memetakan habitat bentik dan lamun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan perlakuan dengan koreksi kolom air dan tanpa koreksi kolom air pada pemetaan ekosistem habitat bentik dan lamun dengan menggunakan beberapa algoritma klasifikasi menunjukkan hasil akurasi yang tidak berbeda nyata. Namun demikian, dari empat algoritma yang digunakan, algoritma Bayes tanpa koreksi kolom air memberikan nilai akurasi tertinggi untuk pemetaan habitat bentik sebesar 70,36% dan habitat lamun sebesar 66,47%. Hal tersebut menunjukkan bahwa koreksi kolom air tidak selamanya memberikan hasil yang lebih baik dalam klasifikasi habitat bentik dan lamun dari citra satelit digital.
TINGKAT PERTUMBUHAN, VARIASI, SPASIO-TEMPORAL DAN PREVALENSI CYANOSPONG BERKERAK (Terpios hoshinota) DI KEPULAUAN SERIBU, JAKARTA Nugraha, Muhammad Andre; Zamani, Neviaty P.; Madduppa, Hawis H.
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 3 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v12i3.30885

Abstract

Terpios hoshinota adalah cyanosponge bertatahkan pada substrat di terumbu karang yang dapat menyebabkan kematian massal pada karang yang terpapar. Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki besarnya tingkat kerusakan karang akibat wabah T. hoshinota dengan menilai tingkat pertumbuhan, variasi spasial, dan prevalensi antara dua lokasi di Kepulauan Seribu. Pengamatan empat kali (T0-T3) selama lebih dari 18 bulan (2016-2017) dilakukan untuk melihat tingkat pertumbuhan spons menggunakan metode transek foto kuadrat permanen 5x5 m (250,000cm2). Total cakupan area spons di lokasi penelitian di T0 adalah 65,252cm2 dan menjadi 81,066 cm2 di T3. Level tertinggi terjadi pada T2 2,051cm2/bulan di Pulau Dapur (terdekat dengan Jakarta) dan 483cm2/bulan di Pulau Belanda (situs selanjutnya). Tingkat pertumbuhan spons tertinggi terjadi pada T1 –T2 selama musim transisi dari hujan ke kering. Tingkat pertumbuhan terendah diamati pada T3 selama musim transisi dari kering ke hujan. Secara umum, persentase prevalensi lebih tinggi di Pulau Belanda daripada di Pulau Dapur. Penelitian ini menunjukkan invasi persisten dari T. hoshinota pada ekosistem terumbu karang yang dapat mengatasi fungsi dan peran organisme terkait.
POLA KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI SPESIES IKAN TERUMBU MENGGUNAKAN ENVIRONMENTAL DNA (eDNA) METABARCODING PADA JARAK LONGITUDINAL DARI TELUK JAKARTA Sani, Lalu M Iqbal; Benyamin, Azhari; Husna, Alief K; Arafat, Dondy; Subhan, Beginer; Sunuddin, Adriani; Cakasana, Nadya; Lestari, Dea Fauzia; Madduppa, Dr. Hawis
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 13 No. 3 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v13i3.37971

Abstract

Keberadaan ikan terumbu tentunya erat kaitannya dengan keberadaan terumbu karang karena ekosistem tersebut merupakan habitat bagi ikan karang. Terumbu karang merupakan ekosistem yang banyak terdapat di pulau-pulau kecil di daerah tropis termasuk Kepulauan Seribu. Kepulauan Seribu adalah sekelompok 110 pulau yang terletak di lepas pantai Jakarta dan hingga 80 kilometer sebelah utara Laut Jawa. Dalam studi ini, kami meneliti distribusi spesies dan keanekaragaman spesies ikan terumbu pada dua lokasi yaitu Pulau Untung Jawa dan Pulau Harapan yang berbeda jarak di Teluk Jakarta menggunakan analisis metabarcoding DNA lingkungan (eDNA). Sebanyak 4 liter sampel air laut dikoleksi pada kedalaman 8-9 meter per lokasi lalu dilakukan analisis menggunakan primer spesifik (MiFish U) dengan marka 12s rRNA. Secara keseluruhan, kekayaan spesies yang lebih tinggi ditemukan di Pulau Harapan (52 spesies) diikuti oleh Pulau Untung Jawa (11 spesies). Indeks Shanon-Wiener juga menunjukkan bahwa Pulau Harapan memiliki keanekaragaman ikan terumbu yang lebih tinggi berdasarkan tiga tingkatan taksonomi (famili, genus, dan spesies). Hanya ada lima spesies ikan terumbu mutual yang ditemukan di dua lokasi tersebut, yakni Atherinomorus aetholepis, Auxis thazard, Cephalopholis sexmaculata, Epinephelus chlorostigma, dan Plectropomus areolatus. Hasil temuan dalam penelitian ini sejalan dengan perbedaan antropogenik dimana Pulau Untung Jawa lebih dekat dengan Teluk Jakarta dibandingkan dengan Pulau Harapan yang letaknya relatif jauh dari Teluk Jakarta.
KONSENTRASI LOGAM BERAT PADA KERANG HIJAU (Perna viridis) TELUK LAMPUNG DAN RESISTENSI BAKTERI SIMBIONNYA Aznardi, Shodikin Aznardi; Madduppa, Hawis; Ismet, Meutia Samira
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v14i3.38946

Abstract

Kerang hijau merupakan organisme laut yang terancam karena kontaminasi logam berat seperti timbal dan tembaga yang ada pada perairan Teluk Lampung. Selain mengancam organisme kerang, logam berat juga menjadi ancaman bagi organisme simbion. Bakteri yang terpapar logam berat secara terus menerus nantinya akan bisa beradaptasi (resistansi) dengan cemaran logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan bioakumulasi kerang hijau asal Teluk Lampung dan menguji kemampuan resistensi bakteri simbion terhadap logam berat timbal (Pb) dan tembaga (Cu) serta melakukan identifikasi molekular untuk mengetahui jenis dari bakteri simbion yang terpilih. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis kandungan logam berat pada sampel air dan kerang hijau kemudian diisolasi bakteri simbionnya dan diseleksi menggunakan media Luria Bertani agar dengan menambahkan konsentrasi logam berat, kemudian diuji tingkat ketahanannya terhadap logam berat Pb dan Cu yang ditambahkan terus menerus dari konsentrasi 100 ppm sampai 1000 ppm hingga bakteri tidak dapat tumbuh lagi secara maksimal. Setelah itu, dilakukan identifikasi molekular untuk mengetahui jenis bakteri dan direkonstruksi untuk melihat kedekatan molekular. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air dan kerang hijau telah melebihi baku mutu dan isolat bakteri resisten terhadap logam berat Pb pada kisaran 100-1000 ppm dan logam berat Cu pada kisaran 100-700 ppm. Identifikasi molekular terhadap sampel terpilih yaitu STL09 dan STL11 menunjukkan bahwa bakteri simbion merupakan jenis dari spesies bakteri Bacillus sp.
DNA Barcoding, Identifikasi Morfologi dan Kepadatan Populasi Genus Tridacna di Perairan Maluku Utara: DNA Barcoding, Morphological Identification and Population Density of Genus Tridacna in North Maluku Water Hadadi, Namira; Madduppa, Hawis; Shita Azaraly, Irma; Anggraini, Nurlita Putri
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 15 No. 3 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v15i3.47110

Abstract

Tridacna (kima) merupakan bivalvia yang berukuran besar dan memiliki peran penting dalam ekologi. Ukuran dan warna menarik yang menjadi daya tarik hingga mengalami overexplotation. Langkah perlindungan perlu dilakukan, salah satunya pengukuran kepadatan, variasi ukuran yang banyak ditemukan dan identifikasi spesies berdasarkan morfologi dan DNA barcoding. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kima dengan metode DNA barcoding serta mengevaluasi ukuran dan kepadatan populasinya di Perairan Maluku Utara. Metode penelitian menggunakan DNA barcoding dan identifikasi morfologi berupa warna mantel dan variasi ukuran cangkangnya serta pengukuran kepadatan kima yang ditemukan di Perairan Maluku Utara. Hasil identifikasi berdasarkan DNA barcoding dan identifikasi morfologi menunjukan hasil yang sama, yaitu terdeteksi tiga jenis kima, Tridacna crocea, Tridacna squamosa, dan Tridacna maxima. Perbedaan ukuran dan bentuk cangkang serta warna mantel yang timbul, memperkuat ketiga jenis tersebut sebagai spesies yang berbeda. Selain itu, bentuk clade pohon filogenetik antara sampel dengan data genbank membentuk clade yang sama. Kondisi kepadatan kima pada perairan ini menunjukan hasil yang sama dengan lokasi lain, yaitu nilainya kurang dari 1 /m2. Nilai kepadatan < 1 m2 dapat mengarahkan bahwa spesies tersebut mengalami penurunan atau mengarah pada overexploitatation. Sehingga, data penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi penilaian untuk kegiatan konservasi kima.
DETECTING GROUPER (EPINEPHELINAE) DIET COMPOSITION AND PREY AVAILABILITY IN RAJA AMPAT CORAL REEFS THROUGH DNA AND eDNA METABARCODING Madduppa, Hawis; Bengen, Dietriech Geoffrey; Ayu, Inna Puspa; Subhan, Beginer; Sani, Lalu M Iqbal; Prabowo, Budi
BIOTROPIA Vol. 30 No. 1 (2023): BIOTROPIA Vol. 30 No. 1 April 2023
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11598/btb.2023.30.1.1608

Abstract

Gaining extensive knowledge of prey sources is an essential approach for understanding trophic structure and relationships, especially in highly diverse coral reef ecosystems. Groupers are a major Asian reef fish commodity, making it important to study grouper prey and the trophic relations involved. The wide distribution of groupers across different environments could lead to distinctive predatory behaviour. Therefore, this study was conducted to investigate and compare the taxonomic classification and composition of prey in the diets of two common groupers (Epinephelus areolatus and E. malabaricus) based on DNA metabarcoding of stomach contents and potential prey detection using environmental DNA tools at sites in the coral reefs of Raja Ampat, Indonesia. DNA recovered from the water column comprised taxa from the Arthropoda, Chordata, Cnidaria and Mollusca, several of which were also found in grouper guts, with Cnidaria the most abundant class. Diversity was high for potential prey species in the environment and prey consumed by each grouper species. The high overlap in prey identified from gut contents indicates these two epinephelids have a similar feeding strategy. However, nMDS ordination showed segregation between the prey consumed by each species and potential prey available in the environment. The results indicate a low likelihood of competition between the two grouper species, related to the abundance and wide choice of potential prey in the highly biodiverse Raja Ampat coral reef ecosystem.
Morphological identification of the soft coral, Clavularia inflata, reveals different sclerite characters across Indonesian coral reefs Subhan, Beginer; Bengen, Dietriech G; Ferse, Sebastian; Dzulfannazhir, Fauzan; Anggraini, Nurlita Putri; Santoso, Prakas; Arafat, Dondy; Sani, Lalu M. Iqbal; Prehadi, Prehadi; Madduppa, Hawis
Depik Vol 11, No 2 (2022): August 2022
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.11.2.22102

Abstract

Soft corals of the genus Clavularia (Blainville 1830) have complex and difficult to distinguish morphological characteristics, making them rather difficult to identify. A paucity of information exists for Indonesian coral reefs, a complex biogeographic region at the confluence of the Pacific and Indian Ocean that covers an extensive geographic area and several marine ecoregions, is subject to several ocean current systems, and includes a high diversity of habitats. Specimens of Clavularia inflata were collected from eleven study sites across the Indonesian archipelago, morphologically described based on their sclerite characteristics, and compared among sites. Sclerite observations were divided into four parts for each colony, namely pinnules, crowns, calyces, and stolons. The sclerites found in C. inflata comprised various forms such as rods, fingers, sticks, and brackets. Morphometric measurements of C. inflata showed specimens from Kepulauan Seribu had the largest pinnule, calyx, and stolon sclerites compared to other locations. The maximum mean size of crown sclerites was observed for specimens from Maluku Tenggara Barat. Similarities in the shape of sclerites resulted in specimens from Kangean, Morotai, Tanjung Lesung, Bontang, Lombok and Natuna forming a cluster, while those from Maluku Tenggara Barat and Arborek were dissimilar to other sites. Smaller sclerite sizes in specimens from Arborek are likely related to strong currents at that site. In conclusion, there were variations in the size of sclerites across the eleven study sites, with several sites forming a cluster of similar sclerite dimensions. Further studies using molecular markers are suggested to further explore the possibility of cryptic species.
Penentuan Jenis Ikan Layang ( Decapterus spp) Dengan Menggunakan Metode Analisis Morfologi Dan DNA Barcoding Fitrian, Tyani; Madduppa, Hawis
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 12, No 3 (2020): (Desember) 2020
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.12.3.2020.127-135

Abstract

Ikan layang (Decapterus spp) merupakan ikan yang memiliki nilai ekonomis penting di Indoneisa. Ikan pelagis kecil ini menjadi salah satu target utama penangkapan di perairan Indonesia. Ikan layang diimaanfatkan menjadi berbagai olahan ikan yang banyak diminati oleh masyarakat Indoneisa. Tingginya laju eksploitasi ikan layang membuat ikan tersebut mengalami penurunan stok di alam, untuk dapat mengelola pegakjian stok suatu spesies di alam hal mendasar yang perlu dilakukan adalah memastikan jenis ikan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan suatu spesies ikan dengan mengidentifikasi secara morofologi dan teknik DNA barcoding. Hasil analisis morfologi menunjukan sampel ikan yang dianalisis memiliki kemiripan dengan genus Decapterus spp, sedangkan berdasarkan analisis DNA barcoding menunjukan hasil hingga mencapai tingkat spesies yaitu Decapterus macrosoma dengan presentasi kesamaan identifikasi hingga 97%. Kata Kunci : analisis morfologi, DNA barcoding, Decapterus spp.
Co-Authors . Zairion AA Sudharmawan, AA Abdul Kadir Yamko Abdurrachman Baksir Abdurrachman Baksir Aditya Bramandito Adriani Sunuddin Agus A Hakim Agus Atmadipoera Agus Kusnadi Agus Ramli Agus S. Atmadipoera Ahmad Eko Suprianto Ahmad Taufik Ghozali Ahmad Taufik Ghozali Alan Frendy Koropitan Ali Mashar Am Azbas Taurusman Anggraini, Nurlita Putri Aradea Bujana Kusuma Aradea Bujana Kusuma Arief Pratomo, Arief Ario Damar Astini, Lita Astuti, Anggini Fuji Audina putri Ayu Ervinia Ayu, Inna Puspa Aznardi, Shodikin Aznardi Beginer Subhan Benyamin, Azhari Bertoka Fajar S.P. Negara Bisman Nababan Borbee, Erin Budi Prabowo Dea Fauzia Lestari, Dea Fauzia Deddy Bakhtiar Deden Yusman Maulid Dedi Soedharma Dedi Soedharma Dedi Soedharma Denny Khaerudi Dharmawan, I Wayan Eka Dian Pertiwi Dietrich Geoffrey Bengen Dietrich Geoffrey Bengen Dietriech G Bengen Dietriech Geoffrey Bengen Dining Nika Alina Dondy Arafat Dony Kushardono Dzulfannazhir, Fauzan Eko S Wibowo Ester Restiana Endang Gelis Fadel Muhammad Fadillah Rahmawati Fajar Nugroho Farhan Ramdhani Fatchiyyah, Sayyiddah Fauzan Dzulfannazhir Fauzan Dzulfannazhir Ferse, Sebastian Fildzah Z Hulwani Firdaut Ismail Firsta Kusuma Yudha Fitrian, Tyani Gelis, Ester R. E. Genadi Algadri Hadadi, Namira Hadi, Sutanto Hanami, Cindy Claudea Hari Eko Irianto HEDI INDRA JANUAR Henry Munandar Manik Husna, Alief K Ichtineza H Hardono Idham A. Nasrullah Ikbal Marus Ilyas, Turissa Pragunanti Indra Jaya Indra Jaya Irianda, Nadya Jeny Irmalita Tahir Ismail Ismail Iswandi Wahab Iswandi Wahab Jeddah Isnul Jhon Septin Maurisdo Siregar Jhoni Wahyu Adi Jonson Lumban Gaol Karizma Fahlevy Kustiariyah Tarman Lalu M. Iqbal Sani Lalu M. Iqbal Sani Lane, Christopher Luky Adrianto Luzmi Malia Izza Mahardika Rizqi Himawan Majariana Krisanti Mala Nurilmala Mas Irfanto Meutia Samira Ismet Minsaris, La Ode Alam Moh Muhaemin Mohd Adip Setiawan Muhamad Darmawan Muhamad Gilang Arindra Putra Muhamad Gilang Arindra Putra Muhamad Iqbal Muhammad Andre Nugraha, Muhammad Andre Muhammad Aris Muhammad Fahmi Zuhdi Muhammad Fahmi Zuhdi Muhammad Taufik MUJIZAT KAWAROE Mujizat Kawaroe Mujizat Kawaroe Mujizat Kawaroe Mu’min Mu’min Nadya Cakasana Nadya Jeny Irianda NAILA KHURIL AINI Nebuchad Nezzar Akbar Nebuchadnezzar Akbar Nella Tri Agustini, Nella Tri Neviaty P Zamani Neviaty P Zamani Neviaty P. Zamani Neviaty P. Zamani Neviaty P. Zamani NEVIATY PUTRI ZAMANI Novian Prahandhy Kusuma Nurafni Nurafni Nurhaya Afifah Nurjanah Nurjanah Nurlisa Alias Butet Nurlita P Anggraini Nurlita Putri Anggraini Nurlita Putri Anggraini Prakas Santoso Prakas Santoso Prakas Santoso Prakas Santoso Prehadi . Prehadi Prehadi Prehadi, Prehadi Purwanto, Budi Rahmat Sawalman Raismin Kotta Ramadian Bachtiar Ramili, Yunita Rani Utari Ayuningtyas Raymon Rahmanov Zedta Ridha Fathihatunnisa Rifki Aldi Ramadhani Risnita Tri Utami Risti Endriani Arhatin Rizky Janatul Magwa Romanus Edy Prabowo Rommy M. Abdullah Rosmi N Pesillette Rustam E Paembonan Ruzanna, Arina Salsabila, Afviya Samsul Bahri Samsul Bahri Sani, L. Mukhsin Iqbal Sani, Lalu M Iqbal Sani, Lalu M. Iqbal Sani, Lalu Mukhsin Iqbal Santoso, Prakas Satya Pratama Atmaja Sayyidah Fatchiyyah Sayyiddah Fatchiyyah Sebastian C. A. Ferse Sebastian Ferse Septy Heltria Setyaningsih, Wahyu Adi Shita Azaraly, Irma Shodikin Aznardi Sigid Hariyadi Sihono Sihono SITI KHODIJAH Sulistiono Sulistiowati Sulistiowati Surahman Surahman Sutanto Hadi Syamsul Arifin Syarifudin Nur Taqiyuddin, Muhammad Wijdan Teddy Triandiza Teddy Triandiza Udhi E Hernawan Ummu Salma Wedi Andika Wiwid Andriyani Lestariningsih Yoppie Wulanda Yusli Wardiatno Zakiyah Rahim Zedta, Raymon Rahmanov