Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Perbandingan tampilan visual warna biru naftol dan indigosol pada produk Batik Keraton Kabupaten Pekalongan Virdaus, Baeti; Maghfiroh, Maghfiroh; Widadi, Zahir
Canting : Jurnal Batik Indonesia Vol 2 No 1 (2025): Canting: Jurnal Batik Indonesia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pekalongan bekerjasama dengan Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik (APPBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/canting.v2i1.322

Abstract

Batik Keraton Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu warisan budaya yang mengandalkan kualitas visual warna untuk mempertahankan nilai estetikanya. Perbedaan karakteristik zat warna sintetis seperti naftol dan indigosol dapat mempengaruhi tampilan batik secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tampilan visual warna biru yang dihasilkan oleh zat warna naftol dan indigosol. Metode penelitian meliputi observasi, eksperimen, kombinasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif, studi literatur, serta wawancara dengan pengrajin batik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zat warna naftol menghasilkan warna biru yang lebih tua dengan reflektansi antara 4,23%–6,06%, sedangkan indigosol menghasilkan warna biru yang lebih terang dengan reflektansi antara 29,31%–32,49%. Uji daya tahan luntur terhadap pencucian menunjukkan kedua zat warna memiliki ketahanan warna yang baik dengan nilai 4–5 pada grey scale. Kesimpulannya, pemilihan jenis zat warna yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas visual batik dan memenuhi preferensi konsumen terhadap variasi warna biru. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pengrajin batik dalam mengembangkan produk yang lebih inovatif dan kompetitif.
Perbandingan efektivitas penggunaan air laut, air sumur, air PDAM pada proses nglorod batik Mizwar, Afifah Al Insyiroh; Maghfiroh, Maghfiroh; Sasongko, Aditya Dimas Wahyu
Canting : Jurnal Batik Indonesia Vol 2 No 1 (2025): Canting: Jurnal Batik Indonesia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pekalongan bekerjasama dengan Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik (APPBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/canting.v2i1.337

Abstract

Proses nglorod merupakan tahap penting dalam pembuatan batik karena menentukan keberhasilan pelepasan malam dari kain, yang berpengaruh pada ketahanan warna dan kualitas akhir produk. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas penggunaan air laut, air sumur, dan air PDAM dalam proses nglorod. Metode yang digunakan meliputi observasi, eksperimen, studi literatur, dan wawancara. Sampel batik dicelup menggunakan zat warna naftol, lalu dilakukan proses nglorod dengan empat jenis air berbeda: air laut, air sumur, air PDAM, dan air sumur yang terkontaminasi air rob. Efektivitas diukur berdasarkan persentase pelepasan malam pada kain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air PDAM mencapai efektivitas tertinggi dengan 100% pelepasan malam, diikuti oleh air sumur sebesar 80%, air sumur terkontaminasi rob sebesar 40%, dan air laut sebesar 20%. Tingkat salinitas air terbukti berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pelepasan malam; semakin tinggi salinitas, semakin sulit malam terlepas. Kesimpulannya, penggunaan air dengan salinitas rendah seperti air PDAM direkomendasikan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil batik. Penelitian ini memberikan panduan praktis bagi perajin batik dalam memilih sumber air yang optimal untuk proses produksi.
Branding Kota Pekalongan: Integrasi budaya dan teknologi dalam meningkatkan wisata dan investasi Widadi, Zahir; Maghfiroh, Maghfiroh; Murty, Daru Anggara; Sasongko, Aditya Dimas Wahyu; Lestari, Rizki; Haris, Muhammad Naoval
Canting : Jurnal Batik Indonesia Vol 2 No 2 (2025): Canting: Jurnal Batik Indonesia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pekalongan bekerjasama dengan Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik (APPBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/cjbi.v2i2.662

Abstract

Penelitian ini membahas strategi branding Kota Pekalongan berbasis budaya dan teknologi untuk meningkatkan daya tarik wisata dan investasi. Latar belakang penelitian didasarkan pada posisi Pekalongan sebagai The World’s City of Batik, dengan tantangan globalisasi dan kebutuhan pemanfaatan teknologi digital dalam pembangunan kota. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus, melalui analisis literatur, dokumen, dan prosiding akademik terkait branding, budaya, dan smart city. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batik sebagai identitas budaya memiliki peran sentral dalam memperkuat citra kota. Integrasi teknologi smart city (Artificial Intelligence, Geographic Information System, Internet of Things, serta media digital) mendukung promosi, memperluas pasar batik, dan memperkaya pengalaman wisatawan. Branding berbasis budaya–teknologi juga menciptakan peluang investasi pada sektor pariwisata, industri kreatif, dan pendidikan batik. Tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur TIK, literasi digital yang rendah, dan risiko komodifikasi budaya, yang dapat diatasi melalui kolaborasi pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat. Kesimpulannya, branding berbasis budaya dan teknologi merupakan strategi efektif untuk memperkuat identitas Pekalongan, meningkatkan daya saing wisata, menarik investasi, serta membangun ekosistem kota yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.
Optimization of Pre-Treatment Methods in Reactive Dye Printing on Handloom Kenaf Fabrics Haris, Muhammad Naoval; Maghfiroh, Maghfiroh; Basyaib, Fainuzha Farhan; Ramadhani, Farchan Mushaf Al
Kreator Vol. 12 No. 1 (2025): Kreator
Publisher : P3M Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/kreator.v12i1.1756

Abstract

The use of kenaf fiber as an eco-friendly textile material faces challenges in the dye printing process, particularly due to its limited dye absorption. This study aims to investigate and optimize various pre-treatment methods on handloom kenaf fabrics for reactive dye printing. A laboratory-based factorial design was employed, testing four pre-treatment variations: untreated, scouring, bleaching, and a combination of scouring and bleaching. Evaluations focused on color fastness to washing, rubbing, and perspiration, following national and international testing standards. Results indicated that single bleaching treatment yielded the most optimal print outcomes, characterized by bright, uniform colors and superior fastness properties, especially under dry rubbing and washing. The combined scouring-bleaching method produced inconsistent results, likely due to fiber degradation caused by over-treatment. It is concluded that single-step bleaching is the most effective pre-treatment for reactive dye printing on handloom kenaf fabrics. This research contributes to the advancement of sustainable textile processing based on natural fibers.
Uji fitokimia dan efektivitas anti bakteri pada rhizophora mucronata terhadap bakteri Vibrio harvei serta potensinya untuk pertumbuhan udang vaname (Litopenaeus vanname) Linayati, Linayati -; Mardiana, Tri Yusufi; Adimahsyaf, Nur Fadhilah; Purnama, Candra Adi; Maghfiroh, Maghfiroh; Samara, Syifania Hanifah; Rahmawati, Aulia
Sains Akuakultur Tropis : Indonesian Journal of Tropical Aquaculture Vol 9, No 2 (2025): SAT edisi September
Publisher : Departemen Akuakultur FPIK UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sat.v9i2.27440

Abstract

Abstrak Budidaya udang vaname kerap menghadapi permasalahan seperti serangan penyakit vibriosis dan mahalnya pakan komersil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun Rhizophora mucronata melalui daya hambatnya terhadap bakteri vibrio harveyi dan potensinya terhadap pertumbuhan udang vaname. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan untuk mengetahui pertumbuhan yaitu penambahan Ekstrak daun R. mucronata dengan dosis: A (2.5 mg/kg pakan), B (2,8 mg/kg pakan), C (3,1 mg/kg pakan), D (3,4 mg/kg pakan). Uji daya hambat bakteri menggunakan metode kertas cakram dengan konsentrasi ekstrak daun Rhizopora mucronata sebesar o %, 25 %, 50 % dan 75 %. Hasil penelitian menunjukan      rata-rata pertumbuhan tertinggi didapat dari perlakuan D sebesar 6,51 g dengan FCR sebesar 1,15 dan Survival Rate mencapai 100%. Dan dalam konsentrasi 75% ekstrak Rhizophora mucronata juga menghasilkan kemampuan daya hambat kuat terhadap bakteri bakteri V. harveyi Kata kunci: Ekstrak Rhizophora mucronata, Uji daya hambat, Pertumbuhan, Udang Vaname Abstract Shrimp farming often faces problem of disease attacks by vibriosis and expensive commercial fees. The study aims to determine the antibacterial activity Rhizophora mucronata leaf extract of inhibitory power against vibrio harveyi bacteria and its effect on the growth of vanname shrimp. The study used a Completely Randomized Design (CRD) method with 4 treatments and 3 replications. The treatments to determine growth was the addition of R. mucronate leaf extract at doses: A (2.5 mg/kg feed), B (2,8 mg/kg feed), C (3.1 mg/kg feed), D (3,4 mg/kg feed). The bacterial inhibitory power test used the paper disc method with Rhizopora mucronata leaf extract concentrations of 0%, 25%, 50% and 75%. The results showed that the highest average growth was obtained from treatment D at 6.51 g with an FCR of 1.15 and a survival rate of 100%. Rhizophora mucronata extract also has the ability to inhibit the growth of Vibrio harveyi bacteria in a strong category at a concentration of 75%. Keywords: Avicennia marina extract, Inhibition test, Growth, Vaname Shrimp
Management of Halaqah Tahfidz al-Qur'an in Darut Taqwa Ponorogo Islamic Boarding School Mustaqim, Moh. Rijal; Maghfiroh, Maghfiroh; Nurhaedha, Hanifah
Jurnal Tarbiyatuna Vol 11 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/tarbiyatuna.v11i2.3040

Abstract

The selection of halaqah as the Al-Qur'an's learning system at Darut Taqwa Islamic Boarding School Ponorogo must be able to be an effective, efficient, and productive for learning. Moreover, this research is to strive for good governance. Based on this reason, the research study will focus on the management of halaqah and its thinking towards learning the hafiz of the Qur'an which will encourage qualitative renewal with case study strategies. Furthermore, the findings of the study show that; 1) Halaqah planning is arranged based on planning objectives, materials, strategies, students, and teachers. 2) Organizing halaqah is determined by taking the program, grouping students, and distributing teachers. 3) The implementation of halaqah is carried out with learning, motivation, and supervision by the Qur'an Division. 4) Evaluation is carried out periodically, semesterly, and annually. Meanwhile, the halaqah management is great for students, teachers, and institutions.
Proyek P5 Kearifan Lokal : Pelatihan Pembuatan Batik Interior Pada Siswa MAN 1 Pekalongan Lestari, Rizki; Sasongko, Aditya Dimas Wahyu; Maghfiroh, Maghfiroh; Murty, Daru Anggara; Widadi, Zahir; Agama, Dimas Pandu Setia
PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/abdms.v5i1.4005

Abstract

Batik merupakan identitas bangsa Indonesia yang perlu dilestarikan, dilindungi dan dikembangkan. Pekalongan sebagai Kota Batik Dunia, memiliki ekosistem batik yang lengkap. Batik sudah menjadi keseharian masyarakat Pekalongan. Dalam upaya internalisasi nilai-nilai budaya sekaligus memberikan pengetahuan dan keterampilan peserta didik dalam menciptakan produk yang mempunyai nilai ekonomi dilakukan pelatihan pembuatan batik interior pada peserta didik kelas X MAN 1 Kota Pekalongan. Program ini sekaligus sebagai upaya implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dari kurikulum merdeka dengan tema kearifan lokal. Dalam program, dilakukan proses sosialisasi tentang definisi, jenis, aspek penggunaan dan teknik pembuatan batik pada peserta didik. Berdasarkan hasil evaluasi program, tercapai rat-rata peningkatan sebesar 56,67% tingkat pengetahuan maupun keterampilan peserta didik dalam mengimplementasikan Proyek P5 dengan tema kearifan lokal, dalam hal ini adalah batik.
QRCODE BASED BATIK PRODUCT LABELING INNOVATION AS A STRENGTHENING OF PERSONAL BRANDING AND INCREASING THE MARKETING OF BATIK MSMEs AS COMPETITION PREPAREDNESS IN THE GLOBAL MARKET Sunarjo, Wenti Ayu; Muhardono, Ari; Edi Wibowo, Dwi; Maghfiroh, Maghfiroh
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2023): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v7i4.2054

Abstract

This community service activity is important to carry out because there is an urgency to introduce batik products more widely, especially Pekalongan batik which has its own distinctive and unique motifs and philosophies, and has differentiation which will be packaged through batik innovation with Quick Response Code labeling which can be accessed by consumers with a display that contains information about the profile of the SME maker along with the batik motifs complete with meanings and symbols and philosophies. Through this strategy, SMEs can market batik products more exclusively but still maintain the local wisdom and philosophy of Indonesian batik culture. In addition, SMEs are also able to boost the independence of SMEs in readiness for competition in the global market. The activity was carried out with partners, namely the Kauman Batik Kampoeng Association, East Pekalongan District, Pekalongan City. Activity partners have problems in the commercialization of branding and digital marketing. The method is carried out through several stages. Before the service team carries out activities, it begins with observations, adjusting the needs of service activity partners and creating a website for information needs that can be accessed via QRcode-based labels. The service team provides solutions to problems through training and assistance, including regarding the importance of QRCode-based batik labels, preparing UKM profiles for the QRCode database which refers to the website, assistance in using QRCode-based batik labels, as well as assistance and management of brand rights and copyrights.
Pengaruh Tingkat Pengetahuan Industri Batik Menuju Industri Hijau sebagai Bentuk Tanggung Jawab Sosial pada Keberlanjutan Lingkungan Maghfiroh, Maghfiroh; Sunarjo, Wenti Ayu; Sasongko, Aditya Dimas Wahyu; Oktaviani, Nila; Ristiawati, Ristiawati; Hanifah, Faiz Tyas; Fadhilah, Wafa Khanza
Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol. 37 No. 2 (2023): PENA SEPTEMBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/jurnalpena.v37i2.3649

Abstract

One of the impacts following the inauguration of Indonesian Batik as an intangible cultural heritage by UNESCO in 2009 was that many batik businesses emerged in various regions. This increase can increase the amount of production and at the same time have an impact on the environment. The presence of government regulations regarding the green industry for the batik industry has allegedly not been a concern for batik entrepreneurs, especially in Pekalongan City. Most of the batik industry still implements production processes without paying attention to SMK3 and environmental aspects, so the aim of this research is to measure the level of knowledge of the Pekalongan City batik industry regarding the existence of government regulations relating to green industry standards for the batik industry. The method used is a survey method using a quantitative approach. Furthermore, the impact of this research can be a reference for the government to provide stimulus and treatment for batik SMEs in increasing knowledge about Permenperin No. 10 of 2023 for the batik industry towards a more focused green industry through green industry certification for batik SMEs.
Analisis Penilaian Sikap Siswa Pada Pembelajaran PPKn Melalui Media Daring Utami, Purwani Puji; Maghfiroh, Maghfiroh; Sumarni, Eni; Fauzan, Ahmad; Aldi, Muhammad Afrizal
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 2 No. 2 (2022): Civic Education Dalam Perspektif Global
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.833 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v2i2.1372

Abstract

Dimasa pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19),untuk mengukur sikap peserta didik agak sedikit berbeda dari biasanya,tentu saja keadaan tidak seperti keadaan normal. Pembelajaran yang seharusnya bisa berlangsung di kelas, berubah menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dilakukan dirumah, standart penilaianpun menyesuaikantidak seperti ketika pembelajaran berlangsung secara tatap muka.Penilaian sikap merupakan kegiatan untuk mengetahui kecenderungan perilaku spritual dan sosial peserta didik dalam kehidupan sehari hari,baik di dalam maupun di luar kelas sebagai hasil pendidikan. Dalam proses belajar mengajar, penilaian mempunyai peranan yang sangat penting. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1. Teknik yang digunakan guru PPKn dalam mengukur sikap peserta didik, 2. Untuk mengetahui hambatan yang di dapati oleh guru PPkn dalam mengukur sikap peserta didik pada masa pandemi. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui teknik yang dilakukan guru dalam menilai dan mengukur sikap peserta didik; (2) untuk mengetahui hambatan dalam Mengukur sikap peserta didik pada pembelajaran PPKn melalui media daring. Penelitian yang dilaksanakan merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, yang diambil secara acak dari jumlah kelas sebanyak 8 kelas, dimana masing masing kelas terdiri dari 34 peserta didik.