Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA TERJADINYA BAKTERIAL VAGINOSIS DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL Salsabella Indriana P.; Widyawati Widyawati; Desy Armalina
Jurnal Kedokteran Diponegoro (Diponegoro Medical Journal) Vol 5, No 4 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.487 KB) | DOI: 10.14710/dmj.v5i4.15941

Abstract

Latar belakang : Keputihan merupakan hal yang sering dialami oleh wanita usia subur di Indonesia. Keputihan dapat bersifat fisiologisa dan patologis. Keputihan patologis dapat disebabkan oleh banyak hal salah satunya bakterial vaginosis (BV). BV dapat disebabkan oleh beragam hal mulai dari penggunaan celana dalam yang terlalu ketat, kurang menjaga kebersihan daerah kemaluan, penggunaan kontrasepsi, dan sebagainya. Pada penelitian ini dilakukan analisa hubungan antara terjadinya bakterial vaginosis dengan penggunaan kontrasepsi hormonal.Metode : Penelitian ini adalah penelitian analitik korelatif dengan rancangan cross sectional dengan sampel 51 wanita pasien Puskesmas Mangkang usia 20-30tahun pengguna kontrasepsi hormonal. Data merupakan data primer dengan pemeriksaan sekret/duh vagina yang kemudian dicat dengan pengecatan gram dan dibaca di Laboratorium Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin RS Kariadi. Analisis secara analitik korelatif menggunakan rancangan chi-square, dengan derajat kemaknaan p<0,05.Hasil penelitian : Kontrasepsi hormonal yang paling sering digunakan adalah jenis suntik (66.7%) kemudian disusul jenis pil (25.5%) dan yang terakhir adalah jenis implan (7,8%). Dari data tersebut didaptkan hasil p= 0,972 yang berarti tidak ada hubungan antara terjadinya bakterial vaginosis dengan penggunaan kontrasepsi hormonal.Kesimpulan : Kontrasepsi hormonal yang paling sering digunakan adalah jenis suntik (66.7%). Tidak terdapat hubungan antara kejadian bakterial vaginosis dengan penggunaan kontrasepsi hormonal.
IMPLEMENTASI PRINSIP ETIK KEPERAWATAN DALAM ASUHAN KEPERAWATAN PADA PERAWAT PELAKSANA DI RST TK III Dr. REKSODIWIRYO PADANG widyawati widyawati
Jurnal Ilmiah Cerebral Medika Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL ILMIAH CEREBRAL MEDIKA
Publisher : Akper Kesdam I/Bukit Barisan Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53475/jicm.v5i1.144

Abstract

Pelaksanaan prinsip etik keperawatan yang sesuai dengan kaidahnya dapat mencegah terjadinya bahaya fisik dan emosional bagi pasien dalam asuhan keperawatan. Pelaksanaan prinsip ini merupakan salah satu dari 12 kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh seorang perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan prinsip etik dalam asuhan keperawatan yang diberikan oleh perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Tentara TK III Dr. Reksodiwiryo Padang dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana yang bekerja di ruang rawat inap Rumah Sakit Tentara Dr. TK III Reksodiwiryo Padang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah stratified random sampling, sebanyak 74 responden dengan alat pengumpulan data berupa kuesioner. Pelaksanaan prinsip etik keperawatan perawat pelaksana ditinjau dari prinsip Autonomy baik (64,8%), Beneficence baik (68,5%), Non maleficence baik (72,2%), Justice baik (72,2%), Veracity baik (74,1%) dan Fidelity baik (72,2%). Berdasarkan hasil penelitian secara umum didapatkan bahwa pelaksanaan prinsip etik keperawatan tergolong kedalam kategori baik (72,2%). Kepada bagian keperawatan diharapkan dapat meningkatkan program kerja serta mengadakan supervisi secara berkala terkait pelaksanaan prinsip etik agar dapat tercipta asuhan keperawatan yang berkualitas Kata Kunci : pelaksanaan prinsip etik, perawat pelaksana.
Impact of Good Corporate Governance Implementation on Financial Performance Widyawati Widyawati
YUME : Journal of Management Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v4i3.1719

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan good corporate governance terhadap kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2018-2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantittatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2018-2020. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling atau dengan berdasarkan pada kriteria-kriteria tertentu. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data berupa dokumen dan informasi tertulis yang berhubungan dengan objek penelitian yang diterbitkan oleh PT. Bursa Efek Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda (multiple regression). Tahapan pengujian yang akan dilakukan yaitu, uji asumsi klasik yang terdiri dari (uji normalitas, uji multikolineritas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi) dan uji model hipotesis yang terdiri dari (uji koefisien determinasi, uji simultan, uji t). Berdasarkan hasil analisis terhadap 33 sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dalam rentang tahun 2018-2020, maka dapat ditarik simpulan bahwa tidak adanya pengaruh signifikan antara Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan. Sedangkan Komisaris Independen dan Komite Audit berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan.Kata Kunci: Good Corporate Governance; Kinerja Keuangan.
Pengaruh Media Edukasi via Whatsapp Group terhadap Pengetahuan Ibu tentang Tanda dan Gejala Preeklampsia Rizki Handayani Fasimi; Elsi Dwi Hapsari; Widyawati Widyawati
Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal) Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : PSIK FKKMK UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkkk.49270

Abstract

Background: The biggest problem of morbidity and mortality in fetal  is caused by preeclampsia. The cause of preeclampsia in pregnant women is still unknown. Proper educational media in health education are needed to provide information about the problem, for instance, using a smartphone that is common. Using WhatsApp for educational media-related signs and symptoms of preeclampsia has not been discovered before. Objective: to determine the effect of WhatsApp educational media on mother’s knowledge about signs and symptoms of preeclampsia.  Method: This study is  pre experimental research with one group pretest-posttest design. The sample in this study were pregnant women with the age of pregnancy in the second trimester (13 weeks to before term 37 weeks) in Bataraguru Public Health Center. The total sample in this study was 33 pregnant women obtained with purposive sampling techniques and with determined inclusion and exclusion criteria. The intervention was an education through WhatsApp that was conducted for 14 days. Data analysis used Wilcoxon statistical tests. Outcome: The median value of respondents before given educational intervention 11 (7-15) as well as median after given education intervention 19 (15-20).  The p value  from Wilcoxon test was = 0,001 so there is an influence of educational media through WhatsApp groups (p < 0,005). Conclusion: There was a significant increase in knowledge related to preeclampsia signs and phrases through whatsapp group media education.      .      Keywords: education, mothers knowledge, preeclampsia, WhatsAppABSTRAKLatar belakang: Penyebab tertinggi kejadian morbidibitas dan mortalitas pada maternal fetal disebabkan oleh preeklampsia. Sampai saat ini penyebab terjadinya preeklampsia pada ibu hamil masih belum diketahui. Media edukasi yang tepat dalam pemberian pendidikan kesehatan diperlukan untuk memberikan informasi mengenai permasalahan tersebut, salah satunya dengan menggunakan smartphone yang sudah tidak asing lagi. WhatsApp merupakan media sosial yang dapat dimanfaatkan untuk media edukasi terkait tanda dan gejala preeklampsia. Namun penelitian tentang keefektifannya masih belum pernah ditemukan sebelumnya. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh media edukasi WhatsApp terhadap pengetahuan ibu terkait tanda serta gejala preeklampsia.  Metode: Penelitian ini merupakan pre-experimental dengan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini merupakan ibu hamil dengan usia kehamilan trimester kedua yaitu pada rentang waktu 13 minggu sampai sebelum aterm 37 minggu di Puskesmas Bataraguru. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 33 ibu hamil yang didapatkan dengan teknik purposive sampling dan dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan. Intervensi yang diberikan adalah edukasi melalui WhatsApp yang dilakukan selama 14 hari. Uji analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil: Nilai median responden sebelum diberikan intervensi edukasi 11 (7-15) serta nilai median setelah diberikan intervensi edukasi 19 (15-20).  Nilai p dari uji Wilcoxon didapatkan sebesar 0,001 sehingga terdapat pengaruh media edukasi melalui WhatsApp group (p < 0,05). Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan terkait tanda dan gelaja preeklamsia yang signifikan melalui edukasi media WhatsApp group.      
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA CABAI RAWIT (Capsicum Frutescens L.) DI ACEH Muhammad Yuzan Wardhana; Widyawati Widyawati; Rahmat Hermawan; T Meldi Kesuma
Paradigma Agribisnis Vol 4, No 2 (2022): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v4i2.6789

Abstract

ABSTRAKFluktuasi harga cabai rawit menyebabkan kerugian yang ditanggung oleh pihak-pihak yang berkepentingan terhadap komoditi cabai rawit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh produksi cabai rawit, kebutuhan cabai rawit, harga cabai merah keriting (substitusi), harga cabai rawit dua bulan sebelumnya, dan curah hujan terhadap harga cabai rawit di Aceh. Data yang digunakan adalah data sekunder dalam bentuk data time series. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan pengujian serempak (Uji F) didapatkan hasil bahwa produksi cabai rawit, harga cabai merah keriting (substitusi), harga cabai rawit dua bulan sebelumnya, curah hujan, dan kebutuhan cabai rawit secara serempak berpengaruh nyata terhadap harga cabai rawit di Aceh. Sedangkan secara parsial (Uji T) didapatkan bahwa produksi cabai rawit (0,000), harga cabai merah keriting (substitusi) (0,003), harga cabai rawit dua bulan sebelumnya (0,032), dan kebutuhan cabai rawit (0,000) berpengaruh secara signifikan terhadap harga cabai rawit di Aceh. Sedangkan curah hujan (0,407) secara parsial tidak berpengaruh nyata terhadap harga cabai rawit di Aceh. Hal ini mengindikasikan setiap meningkatnya harga cabai merah keriting (substitusi), harga cabai rawit dua bulan sebelumnya, dan kebutuhan cabai rawit maka akan meningkat harga cabai rawit dan setiap meningkatnya produksi cabai rawit serta curah hujan maka akan menurunkan harga cabai rawit. Kata Kunci: cabai rawit, harga cabai rawit, regresi linear berganda. 
PEMBENTUKKAN POJOK STUNTING UNTUK PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING PADA MASA PANDEMIK COVID-19 DI RW.13 DESA SUKAMULYA KABUPATEN BANDUNG Ade Tika Herawati; Rd Siti Jundiah; Sumbara Sumbara; H.Manaf Manaf; Widyawati Widyawati
Khidmah Vol 3 No 2 (2021): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/khidmah.v3i2.334

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka Stunting baik di Indonesia 30,8%, Jawa Barat 35,5% maupun Kabupaten Bandung 35,2%. Hasil Angka Stunting yang tinggi ini menyebabkan berbagai masalah yang juga akan berdampak terhadap masa depan generasi penerus bangsa sehingga memerlukan penaganan yang tepat. Penyebab Stunting yang multidimensi memerlukan penanganan yang multisektor pula dengan melibatkan masyarakat. Menurut Hasil wawancara kepada Kepala Desa Sukamulya Kecamatan Rancaekek kabupaten Bandung, angka Stunting cukup tinggi yaitu sebanyak 107 Balita dari total 600 Balita di desa tersebut, serta angka ibu hamil yang kurang energi protein sebanyak 16 orang dari 2.552 jumlah WUS. Desa Sukamulya terdiri dari 13 RW dimana angka kejadian Stunting tertinggi berada di 2 RW yaitu RW 11 dan RW 13. Data yang didapatkan dari hasil wawancara dengan Kepala Desa Sukamulya angka stunting di RW 11 sebanyak 18 Balita, WUS 192 Orang dan Jumlah ibu Hamil sebanyak 4 Orang, angka stunting di RW 13 sebanyak 17 Balita, WUS 187 Orang dan Jumlah ibu Hamil sebanyak 6 Orang. Upaya yang dilakukan adalah dengan pembentukkan Pojok Stunting sebagai salah satu upaya untuk menangani dan mencegah peningkatan angka Stunting. Upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan Pendidikan kesehatan tentang Stunting, perbaikan gizi anak Balita dan penkes Inovasi Makanan yang sebelumnya dilakukan pretest dan Post Test diakhir kegiatan. Hasil yang di dapatkan adalah adanya peningkatan pemahaman para kader terhadap stunting dan penanganannya. Diakhir kegiatan juga membentuk Pojok Stunting sebagai upaya deteksi dini dan skrining dan pemantauan terhadap kejadian Stunting di Rw.13 Desa Sukamulya. Adapun mitra dalam pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Rumah Desa Sehat yang di ketuai oleh Ibu Dede Rohana. Tujuan pengmas ini adalah untuk mendukung penekanan angka kejadian Stunting di Rw.13 Desa Sukamulya dan membantu meningkatkan pemahaman masyarakat terkait Stunting dan Penatalaksanaannya.
Public Perception of the Use of Brokerage Services at the Kolaka Ferry Port: Experience, Selective, and Contextual Based Rahmat Hidayat; Arafat Arafat; Widyawati Widyawati
Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jiap.v11i1.19865

Abstract

The existence of brokers in administrative services raises various perceptions among the public. Some people think that the presence of brokers as one of the negative image bearers of the organization, and some people perceive it as a positive thing. Therefore, this article is here to explain the public perception toward the use of brokers with the research located at Kolaka Ferry port. This research uses quantitative methods with data sources derived from the results of questionnaires and supported by secondary data related to the use of brokerage services and ticketing services at ports. The research data were then analyzed descriptively by percentage, starting with calculating the respondent's value for each aspect, recapitulating the value, calculating the average value, and calculating the presentation. The results showed that the people in Kolaka Regency felt happy and were helped by the presence of brokers. Unofficial ticket services are the reason people prefer to use brokerage services when buying tickets. Brokers who provide services will not be held responsible when people are caught using their services. In addition, the community supports the provision of punishment when a port manager is involved in the practice of brokering.
Organizational Network in the Development of Mamminasata Urban Areas, South Sulawesi Province Widyawati Widyawati; Ida Widianingsih; Ramadhan Pancasilawan
Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.702 KB) | DOI: 10.26858/jiap.v8i1.6532

Abstract

This research explains the organizational network in Mamminasata urban area,  South Sulawesi Province, Indonesia. The area was formally managed by the Mamminasata Metropolitan Development Agency (BKSPMM) since its establishment. The research used descriptive research method with qualitative approach through interviews and observation on the parties involved in  managing the development of Maminasata urban area. Furthermore, the data: strengthened by secondary data review of previous research results. Analyses also  combined with  data from relevant agencies. The results indicate that there is a fragmented organization network in terms of cooperation, coordination and communication amongs involved local governments in the development Mamminasata urban area, We would argue that the tendencies of respected local governments to express their own interests occurred due to the absence of cooperation and coordination mechanisms. Furthermore, ineffective communication amongs local governments led to the inconsistency of local development planning documents.
Analisis Sistem Kompensasi Ukm Xyz Kota Bekasi Dengan Pendekatan Adhered Dan Overlapping Aurellia Azzahra; Diajeng Siti Aqiilah Sundari; Kartika Kusumawati; Sofiyah Sofiyah; Widyawati Widyawati; Lindawati Kartika
JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI Vol. 2 No. 3 (2024): July : JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jmbe-itb.v2i3.1904

Abstract

SMEs face various challenges because human resources are the main asset in their operations. One important aspect of human resource management is appropriate compensation. SME XYZ is an SME engaged in the food and beverage (F&B) sector. This study evaluates the compensation system at SME XYZ. The methods used for evaluating the compensation system at SME XYZ are the adhered method and the overlapping method. This research is expected to provide new insights for SME XYZ owners in Bekasi City as an evaluation material for their compensation system. Based on the calculations of both methods, it is found that the compensation at SME XYZ is currently considered ideal as it falls within the specified range and meets the criteria
Peran Inovasi (PETIK DUREN) Pelayanan Tilik Kampung Penduduk Rentan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Lamongan Rosalina Ikawati; Ika Devy Pramudiana; Widyawati Widyawati; Sri Roekminiati
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v3i1.2909

Abstract

PETIK DUREN Program (Pelayanan Tilik Kampung Penduduk Rentan) is a public service innovation in Lamongan Regency aimed at improving access to civil administration for vulnerable groups, such as individuals with mental health disorders (ODGJ) and persons with disabilities. This study analyzes the program's success using Everett M. Rogers' diffusion of innovation theory, which includes indicators of relative advantage, compatibility, complexity, trialability, and observability. Using a descriptive qualitative method with a case study approach, data were collected through in-depth interviews and official government reports.The analysis results show that the program successfully registered 161 individuals in 2023 and an additional 16 individuals by May 2024. Success is evident in the trialability and observability aspects, demonstrated through improved access to healthcare, education, and social assistance services. Simplified procedures and a proactive approach facilitate vulnerable groups in accessing civil documents. The program meets innovation indicators, especially relative advantage and compatibility, by creating efficient services tailored to local needs.However, challenges such as low community participation in certain areas and logistical constraints remain. Recommendations include strengthening data verification technology, training officers, and implementing a zoning approach to expand coverage. With these improvements, PETIK DUREN has the potential to become a national model for public service innovation in improving the welfare of vulnerable communities.
Co-Authors Achmad Rizki Achmad Wahyu Deby Leksono Ade Tika Herawati Aghnila Fasza Gita Tsuraya Agussabti Agussabti Aldi Ferdian Basari Amirul Mustofa Andi Sujarwo Anisah Anisah Arafat Ardiani Ika Sulistyawati Aulia Igga Meichasari Aurellia Azzahra Bambang Witjahyo Bella Dwi Lestari Britya Maulidka Intar Luvilla Budi Prambodo Bukhari Bukhari Cindy Cindy Citra Windani Mambang Sari Damajanti Sri Lestari Damar Irza Dandy Patrija Wirawan Dendy Patrija W Desak Gede Suasridewi Desy Armalina Diajeng Siti Aqiilah Sundari Eleonora Nada Klarissa Elsi Dwi Hapsari Eny Haryati Ervan Yuliansyah Fadhlan Ginting S. Fajri Jakfar Faqim Adinul Falah Fedianty Agustina Fedianty Augustinah H.Manaf Manaf I Gusti Ayu Dini Riarti Laretna Laksmi Ida Widianingsih Ika Devy Pramudiana Intansari Nurjannah Jonathan Marcopolo Kartika Kusumawati Koriyawati Koriyawati Laili Rahayuwati Lindawati Kartika Luh Putu Ratna Sundari Mashuri Mashuri Mohammad Jainuri Jayanto Mouliza Mauliza Muhammad Rijal Muhammad Yuzan Wardhana Nihayatus Sholicah Nihayatus Sholichah Nina Rahmadiliyani Novita Mansoben Okmes Fadriyanti Priscilla Jessica Puguh Riyanto Purnomo Hadi Rahmat Hermawan Rahmat Hidayat Ramadhan Pancasilawan Rd Siti Jundiah Retno Indar Widayati Rizka Oky Pryanka Rizki Amalia Oktaviana Rizki Handayani Fasimi Rosalina Ikawati Salsabella Indriana P. Sapto Pramono Sherina Zahara Dita Sofiyah Sofiyah Sri Kamariyah Sri Roekminiati Sumbara Sumbara T Meldi Kesuma Tiffanny Nur Shabrina Ullya Ullya Ulul Albab Utami, Aras Wahyu Eko Sapuhtra Wawan Laksito Yuly Saptomo Wenty Ika Ariani Widi Astuti Woro Nurmatialila Yustina Retno Wahyu Utami