Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Make A Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Rumus Kimia dan Tata Nama Senyawa Pane, Eva Pratiwi; Manurung, Hisar Marulitua
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.142 KB) | DOI: 10.30743/cheds.v4i1.2794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperartif tipe mencari pasangan (make a match) lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang diajarkan pembelajaran konvensional pada materi rumus kimia dan tata nama senyawa dan untuk mengetahui berapa besar peningkatan hasil belajar kimia siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe mencari pasangan (make a match) pada materi rumus kimia dan tata nama senyawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan November di kelas X semester 1 Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Swasta Mars Pematangsiantar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Swasta Mars Pematangsiantar yang berjumlah 6 kelas. Sampel diambil secara acak (random sampling) dengan memilih 2 kelas dari 6 kelas, sehingga diperoleh satu kelas yang diberi pengajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe mencari pasangan (make a match) dan kelas lainnya diberi pengajaran dengan model pembelajaran konvensional. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe mencari pasangan (make a match) lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional di SMA Swasta Mars Pematangsiantar pada materi rumus kimia dan tata nama senyawa, (2) Peningkatan hasil belajar kimia siswa pada pembelajaran kooperatif tipe mencari pasangan (make a match)  sebesar 68%  sedangkan peningkatan hasil belajar kimia siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional sebesar 62%. Jadi, terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar kimia siswa yang signifikan antara pembelajaran make a match dengan pembelajaran konvensional. Besarnya perbedaan peningkatan hasil belajar kimia siswa adalah 6%.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN FORMALIN DAN MERKURI (Hg) PADA IKAN AIR TAWAR DI PERAIRAN DANAU TOBA Pane, Eva Pratiwi; Br Simangunsong, Anita Debora
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v6i2.6248

Abstract

Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia yang terbentuk secara Vulkano-Tektonik, terletak di pegunungan Bukit Barisan. Luas permukaan danau ± 1.100 km2 dengan total volume air ± 1. 258 km3. Perairan terdalam berkisar 499 m dan berada pada ketinggian maksimal 900 m. Dasar danau kebanyakan terdiri dari bebatuan, pasir dan pada bagian tertentu terdapat endapan lumpur. Peningkatan kadar logam berat pada air akan mengakibatkan logam berat yang semula dibutuhkan untuk berbagai proses metabolisme dapat berubah menjadi racun dan menimbulkan efek toksik pada biota. Konsumsi ikan hasil budidaya yang telah tercemar akan menyebabkan manusia terpapar logam berat. Merkuri merupakan salah satu logam berat yang paling berbahaya yang memiliki efek toksik paling berbahaya bersama dengan timbal (Pb) dan kadmium (Cd). Tujuan dari penelitian adalah mengkaji kandungan logam berat merkuri (Hg) yang terdapat pada ikan tawar di Perairan Danau Toba
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD MENGGUNAKAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA KELAS X PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT Pane, Eva Pratiwi; Siahaan, Fine Eirene
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.319 KB) | DOI: 10.30743/cheds.v4i2.4621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Kelas X dengan menggunakan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan peta konsep di SMA Surya Pematangsiantar T.P. 2019/2020 dan untuk menyelidiki peningkatan hasil belajar siswa yang mendapat pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan peta konsep. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Surya Pematangsiantar dan sampel terdiri dari dua kelas dimana kelas pertama sebagai kelas eksperimen dan kelas kedua sebagai kelas kontrol dengan teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah teknik sampling random. Hasil pre test pada kelas eksperimen diperoleh nilai terendah 20 dan nilai tertinggi 50 dengan nilai rata- rata 33,50 dan standar deviasi 9,14 sedangkan untuk nilai post test diperoleh nilai terendah 60 dan nilai tertinggi 95 dengan nilai rata- rata 75,87dan standar deviasi 9,67. Hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan peta konsep lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional sebesar 40,89 %. Hal ini dapat membuktikan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan peta konsep dapat membuat siswa lebih aktif sehinggga termotivasi untuk belajar sehingga hasil belajarnya akan meningkat. Uji hipotesis diperoleh bahwa t hitung t tabel yaitu  6,995 1,994 pada taraf α = 0,05 yang menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang mendapat pembelajaran kooperatif tipe STAD menggunakan peta konsep lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang mendapat pembelajaran konvensional pada pokok bahasan Larutan elektrolit dan non elektrolit.
PENERAPAN MODEL PRAKTIKUM BERBASIS PROYEK DAN INQUIRI PADA MATERI HIDROKARBON DI KELAS XI SMA Pane, Eva Pratiwi; Siahaan, Fine Eirene
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.999 KB) | DOI: 10.30743/cheds.v5i2.4802

Abstract

Penelitian ini tentang penerapan model praktikum berbasis proyek dan inquiry pada materi hidrokarbon di kelas XI SMA. Tujuan dilakukannya penelitian untuk mengetahui hasil ketuntasan belajar, aktivitas siswa, dan tanggapan siswa selama pembelajaran berlangsung. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sampel pada penelitian ini, siswa kelas XI MIPA 2 berjumlah 30 siswa terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, observasi aktivitas siswa, dan angket tanggapan siswa. Instrumen penelitian yang digunakan, yaitu lembar soal pilihan ganda (multiple chooise), lembar observasi aktivitas siswa, dan lembar angket tanggapan siswa. Hasil ketuntasan belajar sebesar 93,3% (kategori baik sekali) dan siswa yang tidak tuntas sebesar 6,7% terdapat 28 siswa tuntas dan 2 siswa tidak tuntas. Hasil persentase observasi aktivitas siswa pertemuan kedua dan ketiga menunjukkan siswa belajar secara aktif selama pembelajaran menggunakan model inkuiri terbimbing sebesar 89,2% dan 80,75% (kategori baik sekali). Persentase tanggapan positif siswa melalui penerapan model inkuiri terbimbing selama pembelajaran pada materi asam basa sebesar 92,3% (kategori sangat baik). Berdasarkan hasil dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran melalui model praktikum berbasis proyek dan inquiry pada materi hidrokarbon di SMA Negeri 2 Pematangsiantar mencapai ketuntasan belajar secara klasikal meningkatkan aktivitas siswa, dan adanya tanggapan positif siswa terhadap penerapan model praktikum berbasis proyek dan inquiry.
PENGARUH PENGUNAAN BAHAN AJAR KIMIA INOVATIF BERBASIS MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATERI LAJU REAKSI Pane, Eva Pratiwi
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.104 KB) | DOI: 10.30743/cheds.v3i2.2856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan ajar kimia inovatif berbasis multimedia terhadap hasil belajar kimia mahasiswa pada materi laju reaksi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika se-Sumatera Utara. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas Program Studi Pendidikan Matematika Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar yang dijadikan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Kelas eksperimen diberi perlakuan pengajaran menggunakan bahan ajar kimia inovatif berbasis multimedia pada materi laju reaksi, sedangkan kelas kontrol diberi perlakuan pengajaran menggunakan bahan ajar kimia pegangan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan bahan ajar kimia inovatif berbasis multimedia pada materi laju reaksi lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar mahasiswa menggunakan buku ajar pegangan mahasiswa pada materi laju reaksi. Implementasi bahan ajar kimia inovatif berbasis multimedia pada materi laju reaksi menunjukkan peningkatan hasil belajar kimia mahasiswa yang dibuktikan dengan nilai thitung ttabel yaitu thitung ttabel (11,881 1,97338). Efektivitas penggunaan bahan ajar kimia inovatif berbasis multimedia pada materi laju reaksi yang diperoleh menunjukkan peningkatan hasil belajar kimia mahasiswa, yang ditunjukkan dengan persen peningkatan hasil belajar yang menggunakan bahan ajar inovatif berbasis multimedia sebesar 69% (kategori sedang), sedangkan yang menggunakan buku ajar pegangan siswa sebesar 52% (kategori sedang).
The Effect of Stem-Based Learning Module on Students Learning Outcomes and Motivation in General Chemistry Courses Pane, Eva Pratiwi; Manurung, Hisar Marulitua; Simangunsong, Anita Debora; Mobo, Froilan D.; Siahaan, Theresia Monika; Manurung, Suprapto
IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Vol 5, No 2 (2022): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ijeca.v5i2.10212

Abstract

This study aims to determine the effect of STEM-based learning modules on learning outcomes and student motivation in general chemistry courses. This research is a quantitative research. This research was conducted at the Faculty of Teacher Training and Education, University of HKBP Nommensen Pematangsiantar in September 2021-January 2022. The type of research used was a quasi-experimental design using a Non-Equivalent Control Group pretest-posttest design. Data collection methods used were multiple choice tests to measure learning outcomes and questionnaires to analyze learning motivation. The results showed that the use of STEM-based modules had an effect on student learning outcomes and motivation in general chemistry courses. The increase in learning outcomes in the experimental class can be seen from the large percentage of students who get high N-Gain scores in the experimental class, which is 67.8% compared to the percentage of students who get high N-gain scores in the control class. class that reaches 20%. The use of STEM-based learning modules can increase students' learning motivation, namely learning motivation as much as 76% in the very high category, 9% in the high category, and 15% in the medium category, and none of the students have learning motivation in the low and very high low categories. . The conclusion of this study is that there is a very significant influence through STEM-based learning modules on student learning outcomes and motivation in general chemistry courses.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS STEM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS MAHASISWA PADA MATA KULIAH KIMIA UMUM Pane, Eva Pratiwi; Siahaan, Fine Eirene
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 7, No 1 (2022): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v7i1.154-161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui validitas modul pembelajaran berbasis STEM pada mata kuliah Kimia Umum; 2) meningkatkan kemampuan literasi sains mahasiswa pada mata kuliah Kimia Umum. Penelitian pengembangan modul pembelajaran ini menggunakan prosedur Borg dan Gall (2003) terdapat 10 langkah prosedur penelitian pengembangan, namun dalam penelitian ini hanya menggunakan tujuh langkah yaitu: 1) pengumpulan informasi; 2) perencanaan; 3) pengembangan draf produk; 4) uji coba awal; 5) revisi hasil uji coba awal; 6) uji coba lapangan terbatas; 7) penyempurnaan produk uji coba lapangan. Uji coba lapangan awal dan uji coba lapangan terbatas dilakukan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Analisis data validasi modul pembelajaran kimia dengan pendekatan STEM menggunakan nilai Aiken’s V. Analisis respon mahasiswa dilakukan menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) modul pembelajaran kimia berbasis STEM pada mata kuliah Kimia Umum telah dilakukan uji validitas menurut ahli materi, ahli media dan dosen pendidikan kimia di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar dikatakan valid. Nilai validitas modul pembelajaran berbasis STEM ditunjukkan dari nilai Aiken’s V yaitu sebesar 0,71 dengan kategori validitas tinggi; 2) respon mahasiswa pada uji coba lapangan awal menunjukkan bahwa persentase sebesar 82,91 dengan kategori sangat baik. Selanjutnya respon mahasiswa pada uji coba lapangan terbatas terhadap modul pembelajaran berbasis STEM mendapat respon dari mahasiswa sebesar 85,12 dengan kategori sangat baik. Analisis normalitas gain (n-gain) pada kelas eksperimen untuk literasi sains mahasiswa mengalami peningkatan dengan nilai rerata n-gain 0,38 dan berkategori sedang, sementara kelas kontrol peningkatan literasi sains masih dalam kategori rendah dengan nilai rerata n-gain 0,29.
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU DI ERA MERDEKA BELAJAR BERBASIS TEKNOLOGI DIGITAL PADA GURU-GURU MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS Siahaan, Mungkap Mangapul; Sirait, Jumaria; Marbun, Lastri Evati Mori; Sijabat, Apriani; Pane, Eva Pratiwi; Sidabutar, Ropinus; Purba, Rudiarman; Sibagariang, Susy Alestriani; Siahaan, Sanggam Magda Lasmaria; Sitorus, Ester; Sirait, Esti Marlina; Pasaribu, Sunggul; Sinaga, Asima Rohana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24593

Abstract

Guru dan dosen wajib menguasai kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kemandirian pribadi. Sebagai pendidik, setiap kompetensi tersebut menjadi kecakapan dan modal dasar dalam berkolaborasi, inovasi dan interaksi di dalam pembelajaran bersama dengan peserta didik. Untuk menumbuhkembangkan salah satu dari komponen tersebut yakni profesionalisme, maka workshop, pembimbingan, pelatihan dan pendampingan penelitian tindakan kelas (PTK) menjadi sebuah kegiatan wajib untuk guru dan dosen. Konsep workshop dilaksanakan dengan: menyampaikan konsep dasar dan pengertian penelitian tindakan kelas, mengungkapkan karakteristik penelitian tujuan dan manfaat penelitian tindakan kelas, menyampaikan prinsip-prinsip penelitian tindakan kelas, melukiskan prosedur pelaksanaan penelitian tindakan kelas, mencirikan masalah yang dapat teliti dan menyusun draft penelitian tindakan kelas. Workshop penyusunan proposal penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan dengan teknis: Seminar dan ceramah bervariasi, praktek (pembimbingan, pelatihan dan pendampingan), diskusi dan tanya jawab.
Application of Interactive Virtual Lab Media Based on a STEM Approach in Improving Students' Scientific Literacy and Learning Motivation Pane, Eva Pratiwi; Lubis, Nenni Faridah; Simarmata, Gayus
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.8589

Abstract

One of the developments in the world of education is using virtual labs as a medium for carrying out practical work. The aim of this research is to determine the application of using interactive virtual lab practicum media based on a STEM approach in increasing students' scientific literacy and learning motivation. The subjects of this research were students in the odd semester of the 2023/2024 academic year who took basic chemistry practical lectures on the topic of reaction rates. The research method uses a quantitative approach with a quasi-experimental design in the form of a one group pretest and posttest design. The instruments used in this research were a multiple-choice test to measure scientific literacy and a questionnaire to measure learning motivation. Data analysis in this study used descriptive statistics including n-gain and percentage calculations. Based on the results of data analysis, it was found that the increase in students' scientific literacy was 0.46 with moderate criteria. Scientific literacy skills have increased significantly in the aspect of explaining scientific phenomena by 82%. Student learning motivation also increased with an average of 77% before learning to 83% after learning.
Development of Technopreneurship-Based E-Modules for Ethnochemistry, Redox, and Science Literacy Yanti, Febri; Simangunsong, Anita Debora; Sitinjak, Erni Kusrini; Pane, Eva Pratiwi; Septiani, Nanda Teodora
Aptisi Transactions On Technopreneurship (ATT) Vol 7 No 2 (2025): July
Publisher : Pandawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/att.v7i2.517

Abstract

This research is very important to improve the quality of student learning, which is supported by good knowledge and a teaching process. It uses various sources and teaching materials presented interestingly so that students get various experiences in the field of chemistry as expected. By developing an Emodule based on ethnochemistry (culture related to chemistry), this study bridges the gap in existing teaching materials that lack cultural integration, which often hinders students engagement and scientific literacy development. The novelty of this research lies in the integration of local cultural practices, such as Batak culture, into redox chemistry learning, creating an innovative approach to enhance students scientific literacy. The method used in this study is a qualitative and quantitative approach, specifically employing a 4D model (define, design, development, dissemination) to develop and validate the module. The results show that the ethnochemistry based module teaching materials on redox material are the characteristics of effective modules, achieving validation scores of 3.45 from media experts and 3.37 from material experts, categorized as "very appropriate". Additionally, student responses to the E-Module were very positive, with an average score of 3.70, indicating its effectiveness in enhancing students understanding and engagement.