Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Stem-Based Learning Module on Students Learning Outcomes and Motivation in General Chemistry Courses Pane, Eva Pratiwi; Manurung, Hisar Marulitua; Simangunsong, Anita Debora; Mobo, Froilan D.; Siahaan, Theresia Monika; Manurung, Suprapto
IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Vol 5, No 2 (2022): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ijeca.v5i2.10212

Abstract

This study aims to determine the effect of STEM-based learning modules on learning outcomes and student motivation in general chemistry courses. This research is a quantitative research. This research was conducted at the Faculty of Teacher Training and Education, University of HKBP Nommensen Pematangsiantar in September 2021-January 2022. The type of research used was a quasi-experimental design using a Non-Equivalent Control Group pretest-posttest design. Data collection methods used were multiple choice tests to measure learning outcomes and questionnaires to analyze learning motivation. The results showed that the use of STEM-based modules had an effect on student learning outcomes and motivation in general chemistry courses. The increase in learning outcomes in the experimental class can be seen from the large percentage of students who get high N-Gain scores in the experimental class, which is 67.8% compared to the percentage of students who get high N-gain scores in the control class. class that reaches 20%. The use of STEM-based learning modules can increase students' learning motivation, namely learning motivation as much as 76% in the very high category, 9% in the high category, and 15% in the medium category, and none of the students have learning motivation in the low and very high low categories. . The conclusion of this study is that there is a very significant influence through STEM-based learning modules on student learning outcomes and motivation in general chemistry courses.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS STEM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS MAHASISWA PADA MATA KULIAH KIMIA UMUM Pane, Eva Pratiwi; Siahaan, Fine Eirene
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 7, No 1 (2022): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v7i1.154-161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui validitas modul pembelajaran berbasis STEM pada mata kuliah Kimia Umum; 2) meningkatkan kemampuan literasi sains mahasiswa pada mata kuliah Kimia Umum. Penelitian pengembangan modul pembelajaran ini menggunakan prosedur Borg dan Gall (2003) terdapat 10 langkah prosedur penelitian pengembangan, namun dalam penelitian ini hanya menggunakan tujuh langkah yaitu: 1) pengumpulan informasi; 2) perencanaan; 3) pengembangan draf produk; 4) uji coba awal; 5) revisi hasil uji coba awal; 6) uji coba lapangan terbatas; 7) penyempurnaan produk uji coba lapangan. Uji coba lapangan awal dan uji coba lapangan terbatas dilakukan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Analisis data validasi modul pembelajaran kimia dengan pendekatan STEM menggunakan nilai Aiken’s V. Analisis respon mahasiswa dilakukan menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) modul pembelajaran kimia berbasis STEM pada mata kuliah Kimia Umum telah dilakukan uji validitas menurut ahli materi, ahli media dan dosen pendidikan kimia di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar dikatakan valid. Nilai validitas modul pembelajaran berbasis STEM ditunjukkan dari nilai Aiken’s V yaitu sebesar 0,71 dengan kategori validitas tinggi; 2) respon mahasiswa pada uji coba lapangan awal menunjukkan bahwa persentase sebesar 82,91 dengan kategori sangat baik. Selanjutnya respon mahasiswa pada uji coba lapangan terbatas terhadap modul pembelajaran berbasis STEM mendapat respon dari mahasiswa sebesar 85,12 dengan kategori sangat baik. Analisis normalitas gain (n-gain) pada kelas eksperimen untuk literasi sains mahasiswa mengalami peningkatan dengan nilai rerata n-gain 0,38 dan berkategori sedang, sementara kelas kontrol peningkatan literasi sains masih dalam kategori rendah dengan nilai rerata n-gain 0,29.
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU DI ERA MERDEKA BELAJAR BERBASIS TEKNOLOGI DIGITAL PADA GURU-GURU MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS Siahaan, Mungkap Mangapul; Sirait, Jumaria; Marbun, Lastri Evati Mori; Sijabat, Apriani; Pane, Eva Pratiwi; Sidabutar, Ropinus; Purba, Rudiarman; Sibagariang, Susy Alestriani; Siahaan, Sanggam Magda Lasmaria; Sitorus, Ester; Sirait, Esti Marlina; Pasaribu, Sunggul; Sinaga, Asima Rohana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24593

Abstract

Guru dan dosen wajib menguasai kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kemandirian pribadi. Sebagai pendidik, setiap kompetensi tersebut menjadi kecakapan dan modal dasar dalam berkolaborasi, inovasi dan interaksi di dalam pembelajaran bersama dengan peserta didik. Untuk menumbuhkembangkan salah satu dari komponen tersebut yakni profesionalisme, maka workshop, pembimbingan, pelatihan dan pendampingan penelitian tindakan kelas (PTK) menjadi sebuah kegiatan wajib untuk guru dan dosen. Konsep workshop dilaksanakan dengan: menyampaikan konsep dasar dan pengertian penelitian tindakan kelas, mengungkapkan karakteristik penelitian tujuan dan manfaat penelitian tindakan kelas, menyampaikan prinsip-prinsip penelitian tindakan kelas, melukiskan prosedur pelaksanaan penelitian tindakan kelas, mencirikan masalah yang dapat teliti dan menyusun draft penelitian tindakan kelas. Workshop penyusunan proposal penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan dengan teknis: Seminar dan ceramah bervariasi, praktek (pembimbingan, pelatihan dan pendampingan), diskusi dan tanya jawab.
Development of Technopreneurship-Based E-Modules for Ethnochemistry, Redox, and Science Literacy Yanti, Febri; Simangunsong, Anita Debora; Sitinjak, Erni Kusrini; Pane, Eva Pratiwi; Septiani, Nanda Teodora
Aptisi Transactions On Technopreneurship (ATT) Vol 7 No 2 (2025): July
Publisher : Pandawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/att.v7i2.517

Abstract

This research is very important to improve the quality of student learning, which is supported by good knowledge and a teaching process. It uses various sources and teaching materials presented interestingly so that students get various experiences in the field of chemistry as expected. By developing an Emodule based on ethnochemistry (culture related to chemistry), this study bridges the gap in existing teaching materials that lack cultural integration, which often hinders students engagement and scientific literacy development. The novelty of this research lies in the integration of local cultural practices, such as Batak culture, into redox chemistry learning, creating an innovative approach to enhance students scientific literacy. The method used in this study is a qualitative and quantitative approach, specifically employing a 4D model (define, design, development, dissemination) to develop and validate the module. The results show that the ethnochemistry based module teaching materials on redox material are the characteristics of effective modules, achieving validation scores of 3.45 from media experts and 3.37 from material experts, categorized as "very appropriate". Additionally, student responses to the E-Module were very positive, with an average score of 3.70, indicating its effectiveness in enhancing students understanding and engagement.
Application of Interactive Virtual Lab Media Based on a STEM Approach in Improving Students' Scientific Literacy and Learning Motivation Eva Pratiwi Pane; Nenni Faridah Lubis; Gayus Simarmata
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.8589

Abstract

One of the developments in the world of education is using virtual labs as a medium for carrying out practical work. The aim of this research is to determine the application of using interactive virtual lab practicum media based on a STEM approach in increasing students' scientific literacy and learning motivation. The subjects of this research were students in the odd semester of the 2023/2024 academic year who took basic chemistry practical lectures on the topic of reaction rates. The research method uses a quantitative approach with a quasi-experimental design in the form of a one group pretest and posttest design. The instruments used in this research were a multiple-choice test to measure scientific literacy and a questionnaire to measure learning motivation. Data analysis in this study used descriptive statistics including n-gain and percentage calculations. Based on the results of data analysis, it was found that the increase in students' scientific literacy was 0.46 with moderate criteria. Scientific literacy skills have increased significantly in the aspect of explaining scientific phenomena by 82%. Student learning motivation also increased with an average of 77% before learning to 83% after learning.
REVITALALISASI PEMBELAJARAN SAINS UPAYA MENINGKATKAN KONTRIBUSI MENUJU GREEN CHEMISTRY DI SEKOLAH MENENGAH Pane, Eva Pratiwi; Darmana, Ayi; Pasaribu, Sunggul; Simanjuntak, Bernard
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.12641

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk pendidikan. Dalam konteks global yang menghadapi krisis lingkungan dan perubahan iklim, pendidikan sains memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran ekologis dan perilaku berkelanjutan peserta didik. Salah satu pendekatan yang relevan untuk menjawab tantangan tersebut adalah konsep green chemistry atau kimia hijau, yang menekankan prinsip-prinsip keberlanjutan, efisiensi sumber daya, dan pengurangan dampak lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya revitalisasi pembelajaran sains di sekolah menengah dalam meningkatkan kontribusi menuju penerapan green chemistry. Pendekatan konseptual digunakan untuk menelaah integrasi nilai-nilai kimia hijau ke dalam kurikulum, strategi pembelajaran, dan pengembangan kompetensi siswa abad ke-21. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran sains yang direvitalisasi melalui pendekatan kontekstual, berbasis proyek, dan integratif dengan isu lingkungan mampu menumbuhkan literasi sains ekologis, keterampilan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap keberlanjutan. Artikel ini juga mengusulkan model konseptual revitalisasi pembelajaran sains berbasis green chemistry yang dapat diterapkan di sekolah menengah sebagai kontribusi nyata pendidikan terhadap pembangunan berkelanjutan.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ICT (TIK-INTERNET & LAPTOP) DI SMA N 1 SIDAMANIK Melda Veby Ristella Munthe; Anita Sitanggang; Eva Pratiwi Pane
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i2.113

Abstract

Pengabdian dilaksanakan atas latar belakang masih rendahnya kemampuan guru-guru di SMA N 1 Sidamanik dalam menggunakan Media Pembelajarn berbasis ICT. Persoalan yang dihadapi ialah dikarenakan segala sesuatu yang serba digital-computerized termasuk kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah. Hal ini berimplikasi kepada guru yang perlu menguasai media pembelajaran berbasis ICT untuk memudahkan kegiatan pembelajaran tersebut dilaksanakan dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Solusi yang dilakukan dalam mencapai target ialah berupa pelatihan yang diberikan kepada guru-guru bertema penggunan media pembelajaran berbasis ICT. Hasil dari pelatihan tersebut dapat dilihat dari kegiatan yang dilaksanakan oleh guru-guru dalam menggunakan bantuan yaitu media Power Point (PPT) dan Ms. Word dalam proses pembelajaran di kelas. Hasilnya dapat dilihat berdasarkan cara guru-guru dalam menggunakan media pembelajaran tersebut dengan menerapkan langkah-langkah yang diberikan pada kegiatan workshop memiliki peningkatan dalam penggunaan media PPT dan Ms.Word tersebut sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermanfaat.
Symbolic Meaning of Batak Simalungun Wedding Ceremony in Sindar Raya Village (A Semiotic Study) Junifer Siregar; Nanda Saputra; Eva Pratiwi Pane
LingLit Journal Scientific Journal for Linguistics and Literature Vol 2 No 1 (2021): Linglit Journal: Scientific Journal of Linguistics and Literature, March
Publisher : Britain International for Academic Research (BIAR-Publisher)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/linglit.v2i1.426

Abstract

This research describes the meaning of symbols, symbols, or signs contained in the Batak Simalungun wedding ceremony as a semiotic study. Symbols, symbols, or signs can be identified the meaning, use and benefits in the implementation of marriage customs for the Batak Simalungun community which need to be preserved as one of the local wisdom. The meaning of symbols, symbols, or signs is part of the semiotic approach which is the binding factor in his studies. The sign aims to simplify thoughts or ideas to facilitate communication which contains meaning, values, norms, or certain intentions that must be obeyed by the Simalungun Batak community, especially in the Sindarraya area. The signs found in the Simalungun Batak wedding ceremony are mangalo-alo boru na bayu, boras tenger, tondong welcome (mangalo-alo tondong), tombuan na marappang-appang, ambanganni tondong na baru, groceries, jambar, partadingan manurdukhon, tobus huning, panruttuki, uluni omas / tintin marakkup, suhuni appang, padaskon hiou holong, hiou parsimatuaon and panukkunan dishes.
Penguatan Pembelajaran Inovatif Berbasis Deep Learning untuk Meningkatkan Kreativitas dan Profesionalisme Guru Eva Pratiwi Pane; Nancy Angelia Purba; Vita Riahni Saragih; Gayus Simarmata; Bernard Simanjuntak; Rina Devi Romauli Siahaan; Golda Novatrasio Sauduran; Rio Parsaoran Napitupulu; Christian Neni Purba; David Togi Hutahaean
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan wawasan dan kompetensi guru SMA Negeri 5 Pematangsiantar dalam mengimplementasikan pembelajaran inovatif berbasis deep learning. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal dan wawancara dengan pihak sekolah yang menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum memahami konsep deep learning dalam konteks pedagogis. Dari 22 guru yang menjadi peserta, sekitar 68% guru masih mengidentikkan deep learning dengan kecerdasan buatan atau teknologi digital semata, sedangkan penerapannya sebagai pendekatan pembelajaran yang mendalam, bermakna, dan reflektif belum dipahami secara optimal. Kondisi tersebut berdampak pada masih terbatasnya penggunaan model pembelajaran yang mendorong berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan dan pendampingan kepada 22 guru dari berbagai mata pelajaran. Materi mencakup konsep deep learning dalam pendidikan, penerapan strategi Project Based Learning dan Problem Based Learning, serta pemanfaatan OLabs (Online Labs) sebagai platform laboratorium virtual gratis untuk mendukung pembelajaran eksperimen secara daring. OLabs menjadi alternatif solusi bagi sekolah yang memiliki keterbatasan sarana laboratorium. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap prinsip-prinsip pembelajaran berbasis deep learning dan pemanfaatan media digital pendukung pembelajaran. Guru juga menunjukkan komitmen untuk mengimplementasikan pendekatan tersebut sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan kebutuhan peserta didik. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi pedagogik guru dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka serta menjawab tuntutan keterampilan abad ke-21.
Pemberdayaan Sekolah melalui Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Profil Pelajar Pancasila dalam Membangun Generasi Unggul dan Berkarakter Rina Devi Romauli Siahaan; Prini Desima Evawani Ambarita; Vita Riahni Saragih; Rio Parsaoran Napitupulu; Eva Pratiwi Pane
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.592

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan perubahan sosial pada era globalisasi memberikan tantangan besar bagi dunia pendidikan, khususnya dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Sekolah sebagai institusi pendidikan memiliki peran strategis dalam mengembangkan nilai-nilai karakter melalui implementasi pendidikan berbasis Profil Pelajar Pancasila. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan sekolah melalui penguatan pendidikan karakter berbasis Profil Pelajar Pancasila di UPTD SMP Negeri 1 Pematangsiantar, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, dengan melibatkan sebanyak 20 peserta yang terdiri atas kepala sekolah, guru, dan warga sekolah sebagai mitra kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8–9 Desember 2025 dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas sekolah dalam mengintegrasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila ke dalam pembelajaran, budaya sekolah, dan kegiatan pengembangan diri peserta didik. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, implementasi program, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan melalui pemberian materi penguatan pendidikan karakter, diskusi interaktif, workshop penyusunan program sekolah berbasis karakter, serta pendampingan guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai Pancasila. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru dan warga sekolah mengenai pentingnya pendidikan karakter, peningkatan kemampuan sekolah dalam merancang program berbasis Profil Pelajar Pancasila, serta terbentuknya budaya sekolah yang lebih positif melalui penguatan nilai religius, gotong royong, kemandirian, kreativitas, bernalar kritis, dan tanggung jawab. Program PkM ini memberikan kontribusi dalam memperkuat ekosistem sekolah sebagai lingkungan pendidikan yang mendukung terbentuknya generasi unggul, adaptif, dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.
Co-Authors Ady Frenly Simanullang Anita Debora Br Simangunsong Anita Debora Simangunsong Anita Debora Simangunsong Anita Sitanggang Apriani Sijabat Ayi Darmana Ayi Darmana Ayi Darmana, Ayi Batubara, Nurhasana Benjamin A Simamora Bernard Simanjuntak Br Simangunsong, Anita Debora D. Yuliana Sinaga Dewi, Anisa Kurnia Dian Arisetya Febri Yanti Gayus Simarmata Golda Novatrasio Sauduran Golda Novatrasio Sauduran Hamela Sari Sitompul Herna Febrianty Sianipar Hisar Marulita Manurung Hisar Marulitua Manurung Hutagalung, S.Lamriana Hutagalung, Sampe Roly Hutahaean, David Togi Imanuel Gideon Sihombing Ivan Samuel Junifer Siregar Lampola Sitorus P. Lidya Marwaty Haloho Lubis, Nenni Faridah Marbun, Lastri Evati Mori Melda Veby Ristella Munthe Mobo, Froilan D. Mungkap Mangapul Siahaan Nanda Saputra Pasaribu, Sunggul Prini Desima Evawani Ambarita Purba, Christian Neni Purba, Nancy Angelia Purba, Rudiarman Rina Devi Romauli Siahaan Rio Parsaoran Napitupulu Ropinus Sidabutar Sabar Dumayanti Sihombing Sanggam Magda Lasmaria Siahaan Saragih, Reagan Surbakti Saragih, Vita Riahni Sauduran, Golda Novatrasio Septiani, Nanda Teodora Siahaan, Fine Eirene Siahaan, Theresia Monika Sibagariang, Susy Alestriani Sidabutar, Ropinus Simamora, Benjamin Albert Simangunsong, Anita Debora Simanjuntak, Bernard Simanjuntak, Hendra Sinaga, Asima Rohana Sinaga, Christa Voni Roulina Sirait, Esti Marlina Sirait, Jumaria SITINJAK, ERNI KUSRINI Sitorus P, Lampola Sitorus, Ester Situmorang, Eduward Suprapto Manurung Theresa Sipayung Triska Idawati Situmorang Vina Merina Sianipar Vita Riahni Saragih