Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Artificial Intelligence Dalam Mengukur Kinerja Ruas Jalan Margonda Raya Kota Depok Suardika, Bayu; Malkhamah, Siti; Rizka Fahmi Amrozi, Mukhammad
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v12i1.665

Abstract

Jalan Margonda Raya is a primary collector road in Depok City that plays a vital role in urban traffic movement. The high volume of vehicles, especially during peak hours, often leads to significant congestion. This study aims to analyze traffic performance on the road segment based on the Indonesian Highway Capacity Guidelines (PKJI, 2023) and to evaluate the application of Artificial Intelligence (AI) in traffic surveys to improve data accuracy and minimize bias commonly found in conventional methods. The survey was conducted on weekdays, and the analysis showed that the highest traffic volume reached 4,161 pcu/hour, with a total vehicle count of 10,465 pcu/hour and an average speed of 31 km/h. The degree of saturation (DS) was recorded at 0.90, indicating a Level of Service (LOS) E—an unstable traffic condition approaching maximum capacity. The peak traffic period occurred between 06:45 and 07:45 AM. The implementation of AI in traffic surveys proved to deliver efficient and reliable results, offering an innovative alternative to support decision-making in transportation planning.
Pengembangan Metode Pengelolaan Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Gaspar, Don; Malkhamah, Siti; Suparma, Latif Budi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 6 (2016): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v28i6.582

Abstract

Kurangnya kapasitas sumber daya terbukti menjadi kendala pengelolaan risiko kecelakaan. Walaupun demikianpenelitian-penelitian terdahulu menunjukkan bahwa sebagian besar faktor penyebab dan pemicu kecelakaanmasih dianalisis secara terpisah, sementara skema pengelolaan risiko terpadu sangat terbatas. Tujuan studiini adalah untuk mengembangkan skema pengelolaan risiko kecelakaan lalu lintas terpadu. Pengembangannyadidasarkan pada hasil investigasi terhadap substansi pengelolaan berbagai pola pengelolaan risiko kecelakaanyang ada. Ditemukan bahwa 1) variabel yang dipakai dalam proses analisis risiko harus tidak saja mengakomodirfactor penyebab dan pemicu kecelakaan melainkan juga variabel-variabel penjelasnya. 2) untuk meminimalkanaspek ketidakpastian dalam metode analisis risiko, penentuan periode, durasi maupun lokasi survai harusdisesuaikan dengan kebutuhan kontekstual di lapangan 3) diperlukan upaya pengembangan skema pengelolaanrisiko kecelakaan yang lebih sesuai dengan mengintegrasikan pengaruh tiap variabel terkait secara menyeluruhdan proporsional. Selain itu, model Jarak Pandang Henti direkomendasikan untuk digunakan dalam analisisrisiko kecelakaan.
Keterlibatan Pemangku Kebijakan Dalam Pengembangan Trans Jogja Menuju Full BRT Pamungkas, Anggera Gandi; Malkhamah, Siti; Susilastuti, Dewi Haryani
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 26 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v26i2.2115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan peran pemangku kebijakan dalam pengembangan Trans Jogja menuju full BRT, mendeskripsikan perencanaan pembangunan jalur khusus dan angkutan pengumpang (feeder) sebagai pemenuhan syarat full BRT, dan merumuskan aksi yang dilakukan oleh masing-masing pemangku kebijakan untuk mewujudkannya. Teori yang digunakan adalah teori stakeholders mapping dan stakeholders engagement. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada penyelenggaraan angkutan perkotaan Trans Jogja. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sebelumnya dilakukan pemetaan pemangku kebijakan untuk mengelompokkan kategori pemangku kebijakan berdasarkan kepentingan dan pengaruh. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana pemangku kebijakan saling melakukan keterlibatan dalam mendorong Trans Jogja menjadi full BRT. Rekomendasi penelitian adalah mencanangkan program pengembangan full BRT ke dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), mengajukan pendanaan bantuan luar negeri melalui World Bank di tahun 2023, mengalihkan pendanaan sebagian rute operasional Trans Jogja yang dibiayai APBD ke APBN (pengalihan dana tersebut digunakan untuk membiayai pembangunan feeder di Yogyakarta), dan memperkuat kelembagaan PT AMI bukan sebagai operator saja, namun sebagai BUMD yang otonom dan mandiri.
Strategi Pengembangan Sistem Transportasi Khusus Pegawai Pemerintah Kota Palu: Pendekatan Efisiensi dan Aksesibilitas Fortuna, Ellyni Dwi; Malkhamah, Siti; Irawan, Muhammad Zudhy
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 7 No 1 (2025): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v7i1.5092

Abstract

AbstrakUrbanisasi yang pesat di Kota Palu telah menimbulkan tantangan terhadap mobilitas pegawai pemerintah, yang masih bergantung pada kendaraan pribadi. Penelitian ini bertujuan merancang strategi pengembangan sistem transportasi khusus berbasis efisiensi dan aksesibilitas. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dengan metode survei terhadap 250 pegawai dari berbagai instansi, untuk mengidentifikasi pola perjalanan, preferensi moda, dan faktor penentu pemilihan transportasi. Hasil menunjukkan 83% responden bersedia menggunakan angkutan khusus dengan preferensi biaya perjalanan Rp4.000–Rp8.000, waktu tunggu 5–15 menit, dan jarak halte maksimal 300 meter. Dengan menggunakan analisis GIS, dirancang rute angkutan khusus dari 18 wilayah asal perjalanan utama menuju Balai Kota dengan waktu tempuh maksimal 20 menit. Studi ini merekomendasikan pengembangan sistem transportasi pegawai berbasis kebutuhan pengguna, dengan fokus pada keterjangkauan biaya, kecepatan layanan, dan kemudahan akses, guna mendukung efisiensi perjalanan dan keberlanjutan mobilitas di Kota Palu.Kata Kunci: Aksesibilitas, Angkutan khusus, Efisiensi mobilitas, Perencanaan rute, Transportasi pegawai