Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Penyuluhan Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran Terhadap Pengetahuan Keluarga Di Desa Pasie Lubuk Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar Halizasia, Gadis; Malem , Rehmaita; Khairil Mursalin, Muhammad Oki
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 3 (2024): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/fnxdwz78

Abstract

Kebakaran merupakan suatu kejadian yang tidak dapat diperkirakan dan diprediksi kapan terjadinya, serta dapat menyebabkan kerugian materi maupun kerugian jiwa. Disebabkan oleh alam secara tidak langsung seperti letusan gunung, api, petir, korlesting listrik, kebocoran gas, dan kelalaian manusia (Miranti & Mardiana, 2018). Penyuluhan merupakan proses penyampian informasi kepada orang lain yang dilakukan oleh seorang penyuluh. Diharapkan bagi seorang penyuluh dapat memiliki pengetahuan dan keahlian yang baik serta mampu berkomunikasi agar informasi yang diberikan dapat di mengerti dan dipahami. Komunikasi aktif dalam penyampian pesan yang baik akan memberikan manfaat mereka yang disuluh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Menurut Sugiyono (2014) Metode penelitian ini yang digunakan adalah quasy eksperimen design dengan menggunakan rancangan Pre and post test without control (control diri sendiri) pada desain ini peneliti hanya melakukan intervensi pada satu kelompok tanpa pebanding dengan jumlah responden 100. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan keluarga terhadap kesiap siagaan bencana kebakaran dengan memberikan penyuluhan pada keluarga dengan pemberian teknik : Quasy Eksperimen design. Adapun cara pengumpulan data yag digunakan dengan menggunakan penyebaran kuesioner. Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 25  Mei s/d 5 Juni 2023 tentang Pengaruh Penyuluhan KesiapSiagaan Bencana Kebakaran Terhadap Pengetahuan Keluarga Di Desa Blang Krueng Aceh Besar sebanyak 100 orang responden, maka peneliti dapat ditarik beberapa kesimpulan hasil uji wilcoxon signed rank test sebelum diberikan penyuluhan dan sesudah diberikan penyuluhan bahwa Z hitung sebesar -5, 708a dan signifikan sebesar 0.000. ha l ini menunjukkan bahwa nilai signifikan 0.000 lebih kecil dari 0.05 (taraf kesalahan 5%). Jadi dapat disimpulkan ada pengaruh pengetahuan keluarga terhadap kesiapsiagaan bencana kebakaran sebelum diberikan penyuluhan dan sesudah penyuluhan.
Efektivitas Booklet Sebagai Media Edukasi Terhadap Self-Efficacy Menyusui Pada Ibu Nifas Di Pidie Jaya Fazira, Frisca; Fitria, Fitria; Halizasia, Gadis
Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/z5b2p680

Abstract

Self-efficacy merupakan faktor psikologis penting yang berperan besar dalam keberhasilan menyusui. Ibu dengan tingkat self-efficacy tinggi cenderung mampu mengatasi masalah menyusui, mempertahankan ASI eksklusif, dan memiliki kepuasan lebih tinggi dalam proses menyusui. Media edukasi seperti booklet terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan keyakinan ibu terhadap kemampuan menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas booklet sebagai media edukasi terhadap self-efficacy menyusui pada ibu nifas di Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 ibu nifas yang dipilih secara purposive. Instrumen self-efficacy menggunakan Breastfeeding Self-Efficacy Scale–Short Form (BSES-SF) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha = 0,886). Intervensi berupa pemberian booklet menyusui dan edukasi singkat. Analisis data menggunakan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor self-efficacy meningkat dari 47,8 ± 6,2 pada pretest menjadi 58,6 ± 5,7 pada posttest. Hasil uji paired t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara skor self-efficacy sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,000). Seluruh responden mengalami peningkatan skor, menunjukkan adanya dampak positif yang konsisten dari penggunaan booklet. Penelitian ini menyimpulkan bahwa booklet efektif sebagai media edukasi dalam meningkatkan self-efficacy menyusui pada ibu nifas di Pidie Jaya. Media ini dapat digunakan sebagai bagian dari intervensi edukasi laktasi di fasilitas pelayanan kesehatan dasar untuk mendukung keberhasilan praktik menyusui.
Inovasi Media Edukasi untuk Optimalisasi Investigasi Kontak TB Keluarga di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh Utama, Reka Julia; Fajarina, Mira; Morian, Popy Citra Sari; Halizasia, Gadis; Fitria, Fitria
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.755

Abstract

Penurunan cakupan investigasi kontak tuberkulosis (TB) di masyarakat menjadi tantangan utama di wilayah kerja Puskesmas Baiturrahman. Rendahnya pengetahuan keluarga pasien, stigma sosial, dan keterbatasan media edukasi menjadi faktor penghambat optimalisasi penemuan kasus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterbukaan keluarga pasien TB melalui pengembangan media edukasi inovatif berupa buku panduan dan video edukasi, serta mendorong peningkatan cakupan investigasi kontak TB di sepuluh desa di Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan meliputi penyuluhan berbasis komunitas dengan desain pre-test dan post-test, observasi partisipatif, dan wawancara singkat. Media edukasi disampaikan oleh kader TB kepada keluarga pasien di Desa Lampaseh, Keudah, Lamgapang, Lamdingin, Lamteumen, Lamgugob, Lamteumen Barat, Lamteumen Timur, Lamteumen Tengah, dan Lamteumen Selatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan keluarga, yaitu pengetahuan tentang TB meningkat sebesar 30%, pemahaman pentingnya investigasi kontak meningkat 32%, dan kesadaran pencegahan penularan di rumah meningkat 28%. Selain itu, cakupan investigasi kontak meningkat dari 35% menjadi 70% setelah intervensi. Media edukasi inovatif yang dikombinasikan dengan pendampingan kader TB menunjukkan efektivitas yang baik dalam meningkatkan pengetahuan, mendorong keterbukaan keluarga, dan memperluas cakupan investigasi kontak TB, sehingga berpotensi menjadi model intervensi berbasis komunitas yang dapat diterapkan di wilayah lain.
The relationship between family support and improved nutritional status in Tuberculosis (TB) patients Nurdin, Ambia; Riansyah, Ferdi; Ristiani, Ristiani; Syariena, Syariena; Halizasia, Gadis
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 10, No 4 (2025): December
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v10i4.2742

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease that substantially affects the nutritional status of patients. Family support is believed to contribute to improved nutritional outcomes during the treatment. This study aimed to determine the relationship between family support and improvements in the nutritional status among TB patients with TB. A quantitative study with a cross-sectional design was conducted between May and June 2024, involving 44 patients with TB at the Langkahan Primary Health Center, North Aceh. Data were collected using a validated questionnaire that assessed four dimensions of family support and nutritional status. The Chi-square test was used for data analysis (p < 0.05). A total of 75% of the patients demonstrated improvements in their nutritional status. Overall family support was significantly associated with improved nutritional status (p = 0.013; OR = 7.875; 95% CI: 1.733–35.785), and all support dimensions showed significant relationships (p < 0.05). These findings indicate that family support plays an essential role in enhancing the nutritional status of patients with TB. Strengthening family based interventions is recommended to support nutritional recovery and successful treatment.