Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Efektivitas Booklet Sebagai Media Edukasi Terhadap Self-Efficacy Menyusui Pada Ibu Nifas Di Pidie Jaya Fazira, Frisca; Fitria, Fitria; Halizasia, Gadis
Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/z5b2p680

Abstract

Self-efficacy merupakan faktor psikologis penting yang berperan besar dalam keberhasilan menyusui. Ibu dengan tingkat self-efficacy tinggi cenderung mampu mengatasi masalah menyusui, mempertahankan ASI eksklusif, dan memiliki kepuasan lebih tinggi dalam proses menyusui. Media edukasi seperti booklet terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan keyakinan ibu terhadap kemampuan menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas booklet sebagai media edukasi terhadap self-efficacy menyusui pada ibu nifas di Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 ibu nifas yang dipilih secara purposive. Instrumen self-efficacy menggunakan Breastfeeding Self-Efficacy Scale–Short Form (BSES-SF) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha = 0,886). Intervensi berupa pemberian booklet menyusui dan edukasi singkat. Analisis data menggunakan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor self-efficacy meningkat dari 47,8 ± 6,2 pada pretest menjadi 58,6 ± 5,7 pada posttest. Hasil uji paired t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara skor self-efficacy sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,000). Seluruh responden mengalami peningkatan skor, menunjukkan adanya dampak positif yang konsisten dari penggunaan booklet. Penelitian ini menyimpulkan bahwa booklet efektif sebagai media edukasi dalam meningkatkan self-efficacy menyusui pada ibu nifas di Pidie Jaya. Media ini dapat digunakan sebagai bagian dari intervensi edukasi laktasi di fasilitas pelayanan kesehatan dasar untuk mendukung keberhasilan praktik menyusui.
Inovasi Media Edukasi untuk Optimalisasi Investigasi Kontak TB Keluarga di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh Utama, Reka Julia; Fajarina, Mira; Morian, Popy Citra Sari; Halizasia, Gadis; Fitria, Fitria
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.755

Abstract

Penurunan cakupan investigasi kontak tuberkulosis (TB) di masyarakat menjadi tantangan utama di wilayah kerja Puskesmas Baiturrahman. Rendahnya pengetahuan keluarga pasien, stigma sosial, dan keterbatasan media edukasi menjadi faktor penghambat optimalisasi penemuan kasus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterbukaan keluarga pasien TB melalui pengembangan media edukasi inovatif berupa buku panduan dan video edukasi, serta mendorong peningkatan cakupan investigasi kontak TB di sepuluh desa di Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan meliputi penyuluhan berbasis komunitas dengan desain pre-test dan post-test, observasi partisipatif, dan wawancara singkat. Media edukasi disampaikan oleh kader TB kepada keluarga pasien di Desa Lampaseh, Keudah, Lamgapang, Lamdingin, Lamteumen, Lamgugob, Lamteumen Barat, Lamteumen Timur, Lamteumen Tengah, dan Lamteumen Selatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan keluarga, yaitu pengetahuan tentang TB meningkat sebesar 30%, pemahaman pentingnya investigasi kontak meningkat 32%, dan kesadaran pencegahan penularan di rumah meningkat 28%. Selain itu, cakupan investigasi kontak meningkat dari 35% menjadi 70% setelah intervensi. Media edukasi inovatif yang dikombinasikan dengan pendampingan kader TB menunjukkan efektivitas yang baik dalam meningkatkan pengetahuan, mendorong keterbukaan keluarga, dan memperluas cakupan investigasi kontak TB, sehingga berpotensi menjadi model intervensi berbasis komunitas yang dapat diterapkan di wilayah lain.
The relationship between family support and improved nutritional status in Tuberculosis (TB) patients Nurdin, Ambia; Riansyah, Ferdi; Ristiani, Ristiani; Syariena, Syariena; Halizasia, Gadis
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 10, No 4 (2025): December
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v10i4.2742

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease that substantially affects the nutritional status of patients. Family support is believed to contribute to improved nutritional outcomes during the treatment. This study aimed to determine the relationship between family support and improvements in the nutritional status among TB patients with TB. A quantitative study with a cross-sectional design was conducted between May and June 2024, involving 44 patients with TB at the Langkahan Primary Health Center, North Aceh. Data were collected using a validated questionnaire that assessed four dimensions of family support and nutritional status. The Chi-square test was used for data analysis (p < 0.05). A total of 75% of the patients demonstrated improvements in their nutritional status. Overall family support was significantly associated with improved nutritional status (p = 0.013; OR = 7.875; 95% CI: 1.733–35.785), and all support dimensions showed significant relationships (p < 0.05). These findings indicate that family support plays an essential role in enhancing the nutritional status of patients with TB. Strengthening family based interventions is recommended to support nutritional recovery and successful treatment.
Sosialisasi Penggunaan Jamban Untuk Mencegah Penyakit Menular TBC di Desa Atong Aceh Besar Ferdi Riansyah; Mhd Hidayattullah; Taufiq Karma; Gadis Halizasia; Mahruri Saputra; Fitria Fitria; Ristiani Ristiani; Reka Julia Utama; Mira Fajira
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Mei-Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/3s9b0019

Abstract

Sanitasi yang buruk masih menjadi penyebab utama terjadinya berbagai penyakit menular di wilayah pedesaan. Banyak masyarakat belum memahami hubungan antara perilaku buang air besar sembarangan dengan penyebaran penyakit, terutama akibat rendahnya kesadaran akan pentingnya penggunaan jamban yang layak dan sehat. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan kegiatan sosialisasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sanitasi dan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari kepala keluarga, ibu rumah tangga, remaja, dan tokoh masyarakat. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test guna mengukur perubahan pengetahuan. Sebelum sosialisasi, hanya 33% peserta memiliki pemahaman yang cukup baik terkait sanitasi dan penularan penyakit. Setelah kegiatan, 87% peserta mampu menjawab dengan benar pertanyaan mengenai fungsi jamban dan bahaya buang air besar sembarangan. Selain itu, sebanyak 70% peserta menyatakan kesediaan untuk menggunakan atau membangun jamban sehat. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran dan komitmen masyarakat terhadap perilaku hidup bersih. Pelatihan lanjutan tentang pembuatan jamban sederhana dari bahan lokal sangat dianjurkan untuk keberlanjutan perubahan perilaku.
The Effectiveness of Peer Education Methods in Increasing Tuberculosis Knowledge in High School Students Ferdi Riansyah; Nadia Sari; Seri Warzukni; Elvina Sari; Niswatul Khaira; Nuril Ria Alifa; Mhd. Hidayattullah; Nisrina Hanum; Reka Julia Utama; Muliana Muliana; Gadis Halizasia; Said Usman; Ristiani Ristiani; Abdul Ajiz
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2026): Januari-April. Synergy of Research and Community Service for Community Empowerm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ynxmqn29

Abstract

This study aimed to determine the effectiveness of the peer education method in improving tuberculosis knowledge among high school students. The problem addressed in this research was the limited understanding of tuberculosis among adolescents, which may influence prevention behavior and awareness. The study used a quantitative approach with a quasi-experimental one group pretest–posttest design. The research was conducted in February 2025 at a senior high school, involving 112 students selected using a total sampling technique. Data were collected using a structured questionnaire that measured students’ knowledge before and after the educational intervention. The intervention was delivered through peer education, where trained students provided health education sessions, group discussions, and interactive learning activities to their classmates. Data analysis was conducted using descriptive analysis to describe respondent characteristics and comparative analysis to examine changes in knowledge levels before and after the intervention. The results showed that students’ knowledge improved after receiving peer education, indicating that this method helped students better understand information related to tuberculosis. The study concludes that peer education is an effective approach for increasing adolescents’ health knowledge because it encourages active participation, comfortable communication, and better information acceptance among students.