p-Index From 2021 - 2026
4.772
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Vektora : Jurnal Vektor dan Reservoir Penyakit Jurnal Kesehatan Masyarakat Public Health of Indonesia JCES (Journal of Character Education Society) Window of Health : Jurnal Kesehatan Journal of Dedicators Community Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Jurnal Pendidikan Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kesehatan Indonesia J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat J-Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat (Indonesian Journal of Public Health) Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Abdi Insani Jurnal Peduli Masyarakat Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Journal of Midwifery Madaniya Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat (JANAYU) ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference Jurnal Pepadu Jurnal Kependudukan dan Pembangunan Lingkungan (JKPL) Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
Claim Missing Document
Check
Articles

Generasi Sehat Tanpa Rokok: Wujudkan Kawasan Tanpa Rokok RW 01 Kelurahan Paledang Kota Bandung Kurniawati, Ratna Dian
Journal of Dedicators Community Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdc.v6i1.2113

Abstract

Merokok merupakan kondisi yang memberikan dampak kesehatan baik pada perokok aktif maupun perokok pasif. Terlebih pada masa pandemi COVID-19, merokok dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh. Menciptakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) merupakan salah satu upaya menekan dampak buruk dari rokok. Kawasan Tanpa Rokok diharapkan dapat menjadi faktor pendukung meningkatkan imunitas. Mengupayakan KTR bukan tanggung jawab individu ataupun pemerintah saja melainkan upaya kolaboratif bersama melalui pemberdayaan masyarajat yang dapat meningkatkan cakupan KTR. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam mengupayakan perwujudan KTR sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan melalui survey awal, focus group discussion, diseminasi dan evaluasi. Target dan sasaran adalah warga RW 01 Kelurahan Paledang Kota Bandung. Hasilnya adalah kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik dimana tahapan metode tercapai dengan kondisi masyarakat yng sangat antusiaisme mengikuti kegiatan walaupun dengan segala keterbatasan di masa pandemi. Saran yang  diajukan adalah adanya keberlanjutan dalam upaya mewujudkan KTR melalui kerjasama lintas sektor dan lintas program serta perluasan cakupan KTR di Kelurahan Paledang.
Prosocial Communication Model Kunci Mandiri Tingkatkan Pengelolaan Sampah Organik Di Desa Panenjoan Kabupaten Bandung Kurniawati, Ratna Dian; Akbar H, Haiqal; Aryanti, Syativa; Rantika, Dewi; Apriliani, Fitri; Aulia, Nadya; Ajeng P, Rheyva
Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Juli 2025
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/japm.v2i1.49

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan, mencegah pencemaran, dan melindungi kesehatan keluarga. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menjadi sumber penyakit, menimbulkan bau tidak sedap, serta mencemari air dan tanah di sekitar tempat tinggal. Setiap rumah tangga perlu memilah sampah berdasarkan jenisnya yaitu seperti organik, anorganik, dan B3 (bahan berbahaya dan beracun) serta membuangnya di tempat yang sesuai. Kebiasaan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mendaur ulang barang bekas juga dapat membantu mengurangi volume sampah. Dengan pengelolaan sampah yang baik, lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali. Pengabdian masyarakat dapat mengatasi permasalahan sampah di lingkungan dan menjadi kebiasaan baru bagi kader dalam pengolahan sampah organik rumah tangganya
KEMANDIRIAN GERAKAN CINTA SONIK (SAMPAH ORGANIK) MENGELOLA SAMPAH DARI SUMBER RUMAH TANGGA DESA LENGKONG KECAMATAN BOJONGSOANG KABUPATEN BANDUNG Kurniawati, Ratna Dian; Fauziah, Diah Adni; Stellata, Alyxia Gita; Munawaroh, Madinatul; Oktafiani2, Hani; Setiawati, Rita; Nurhaliza, Farah; Hidayana, Haiqal Akbar; Nugraha, Mochamad Faisal
Jurnal Pepadu Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i1.3911

Abstract

Efforts to process waste at the source are a must considering that the Sarimukti Landfill (TPA) only accepts 50% of waste. These efforts include reducing waste with Reduce, Reuse and Recylce method and processing waste independently through simple composting. RT 01/013 area of Lengkong Village, Bojongsoang District is a densely populated settlement that has had a Reduce, Reuse, Recycle Waste Management Site (TPS 3R) for the Bagja Self-Help Group (KSM) since 2021. This TPS 3R can only accommodate the waste of 3 RW out of 17 RW in Lengkong Village. This means that the existence of TPS 3R KSM Bagja hasn’t been able to accommodate the volume of waste. This community service aims to increase community knowledge, especially RT 01/013 Lengkong Village about processing household organic waste. The community service method with the theme "Gerakan Cinta Sampah OrgaNIK" (Cinta SONIK) includes counseling, education, organic waste processing practices and providing waste processing equipment assistance in the form of biopori making tools and EM4 as a decomposer of organic matter. After the organic waste processing education, there was an increase in the average knowledge of participants during the posttest to 84.73, higher than the pretest value of 62.63. Data analysis states that there’s a significant difference between the knowledge of respondents before and after being given education about processing household organic waste. The community service that has been carried out has succeeded in increasing the knowledge of the RT 01/013 community in Lengkong Village.
Determinant of Smoking Behavior at Home as a Clean and Healthy Life Behavior Effort in Puskesmas Nanjungmekar in 2019 Kurniawati, Ratna Dian; Noorfarijan, Bintang Fathan
J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health) Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/j-kesmas.v7i1.1901

Abstract

PHBS Household itself is an effort so that families know, want and be able to maintain their own health in the health sector so as to avoid various risks of disease. The purpose of this study was to determine the determinants of smoking behavior in the home as an effort to clean and healthy behavior in the household setting in the working area of Nanjungmekar Health Center. The study design uses descriptive correlational with Cross Sectional approach. Sampling used Multistage Sampling as many as 96 households. The measuring instrument is a questionnaire with Chi-square analysis. The results showed that the majority (54.2%) of family heads behaved in the house smoking. There is a relationship of knowledge, attitudes, and the role of cadres with smoking behavior and there is no relationship between motivation and smoking behavior. So it is necessary to disseminate PHBS evenly throughout the work area of the puskesmas through increasing the performance of cadres in order to be more competent in carrying out their duties in order to increase the coverage of household PHBS in the work area of the Nanjungmekar Puskesmas.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEMANDIRIAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH UNTUK MENGENDALIKAN HIPERTENSI DI DESA CIPARAY RW 07 KABUPATEN BANDUNG Kurniawati, Ratna Dian; Lolan, Yosef Pandai; K, Supriyatni; Ramadhan, Adi Putra; Rahmaan, Shyfa Auliya; Aryani, Meta; Nuraeni, Widia; Rizkianto, Kahfi
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1486

Abstract

Permasalahan Kesehatan Penyakit Tidak Menular (PTM) terutama hipertensi yakni suatu keadaan peningkatan tekanan darah abnormal yang terjadi didalam arteri. Mengacu pada hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 masyarakat indonesia yang memiliki Usia lebih dari 18 tahun memiliki persentase 34,1% dan Persentase 8,8% terdiagnosis hipertensi. Penyakit hipertensi merupakan penyakit yang harus ditangani secara tepat dan tepat, semakin tinggi tensi darah dari penderita maka akan semakin tinggi risiko diterima oleh penderita. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan upaya kesehatan preventif dan promotif terkait hipertensi dengan mekanisme peningkatan pengetahuan masyarakat untuk mencegah dan mengendalikan penyakit hipertensi. Metode pengabdian Masyarakat ini di awali dengan Pelatihan dan Pembentukan Kader Khusus Posbindu PTM, pembagian Pre-test, penyuluhan dan kegiatan Posbindu PTM, di akhiri dengan pembagian Post-test. Dengan sasaran kader dan 33 warga dengan Hipertensi. Seluruh rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat telah di lakukan. Penyuluhan, pelatihan, dan Pembentukan Kader Khusus Posbindu PTM berhasil dilaksanakan, dibentuk, dan diaktifkan. Setelah dilakukan pengabdian masyarakat, terdapat perbedaan peningkatan pengetahuan warga tentang Hipertensi. Pada saat dilakukan pengukuran pre-test sejumlah 24% warga berpengetahuan Baik, meningkat saat dilakukan pengukuran post-test dengan hasil 70% warga berpengetahuan Baik. Kegiatan pengabdian masyarakat terlaksana sesuai rencana yang telah disepakati pada MMRW. Pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan warga tentang hipertensi.
Integration of Dengue Fever Prevention into School Learning: An Experimental Study-Interactive Media for Dengue Fever Prevention Kurniawati, Ratna Dian; Martini Martini; Nur Endah Wahyuningsih; Dwi Sutiningsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v8i12.8723

Abstract

Introduction: The risk of contracting Dengue can affect anyone, including school students. This fact poses a threat because there is no specific program related to Dengue prevention in the school environment. This study aims to test the effectiveness of HyperText Markup Language 5 (HTML5) with Smart Apps Creator as an interactive medium for dengue prevention integrated into learning. Methods: This research is divided into testing and evaluation stages. The testing stage was conducted through a true experimental design with a Pre-test, Post-test, and Control Group. The evaluation stage was conducted through a quasi-experimental design with a pre-test, post-test, and one-group intervention method. The research population was 5th-grade students of public elementary schools. The sample for the testing stage was 35 students for both intervention and control, and the sample for the evaluation stage was 396 students. The research sample was selected using simple random sampling. The research was conducted for 8 weeks. Data were obtained from filling out questionnaires for pre-test, post-test I, and post-test II. Ethical approval was obtained from Bhakti Kencana University ethics committee (98/09.kepK/UBK/VII/2023). Results: There was a significant difference in motivation in the media test and evaluation before and after the intervention through HTML5-based interactive game media with a smart app creator, with a p-value of 0.000. The intervention significantly increased motivation with a p-value of 0.000 compared to the control group in the media test. Likewise, the evaluation results p-value of 0.000. Thus, the intervention was proven effective in increasing motivation. Another indicator of success was that during the 4 weeks of observation, the presence of larvae decreased significantly. Even in the 4th week, no larvae were found in all the containers. Conclusion: The Dengue Prevention through HTML5 Interactive Media with Smart Apps Creator is significantly effective as an intervention because it can significantly increase motivation
Sexsual Awareness for Education Melalui Media Puzzle Sebagai Upaya Pencegahan Seks Bebas Di SMK Yadika 2 Cijagra Paseh Winengsih, Ecih; Kurniawati, Ratna Dian; Noprianty, Richa; Munawaroh, Madinatul; Sutriyawan, Agung; Marton, Rizma Raisa; Rahmah, Nazwa Nisrina; Charlina, Yolla; Susanti, Susi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ggexwg18

Abstract

Permasalahan rendahnya pengetahuan remaja terkait kesehatan reproduksi dan risiko seks bebas masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Bandung. Data BPS 2024 menunjukkan 5,78% perempuan usia 20–24 tahun di Jawa Barat menikah atau hidup bersama sebelum usia 18 tahun, dengan peningkatan kasus signifikan di wilayah Kabupaten Bandung. Laporan DP2KBP3A juga mencatat kenaikan kasus pernikahan dini dari 1.962 kasus (2021) menjadi 1.998 kasus (2023). Penelitian pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja mengenai bahaya seks bebas melalui program Sexual Awareness for Education berbasis media puzzle edukatif sebagai metode belajar interaktif. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukasi partisipatif melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Media puzzle dikembangkan untuk menjelaskan konsep seks bebas, risiko kesehatan, dampak sosial, serta strategi pencegahannya. Kegiatan dilaksanakan melalui diskusi kelompok, pemaparan materi, simulasi permainan puzzle, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terkait risiko seks bebas serta meningkatnya kemampuan siswa dalam mengidentifikasi langkah pencegahan perilaku seksual berisiko. Selain itu, media puzzle terbukti menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan. Program ini memberikan model edukasi kreatif yang dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh pihak sekolah sebagai upaya pencegahan permasalahan kesehatan reproduksi remaja. Sexual Awareness for Education Through Puzzle Media as an Effort to Prevent Free Sex at SMK Yadika 2 Cijagra Paseh The issue of low adolescent knowledge regarding reproductive health and the risks of free sex remains a serious challenge in Bandung Regency. Data from BPS 2024 indicate that 5.78% of women aged 20–24 in West Java were married or cohabiting before the age of 18, with a significant increase recorded in Bandung Regency. Reports from DP2KBP3A also show a rise in early marriage cases from 1,962 cases in 2021 to 1,998 cases in 2023. This community service study aims to improve adolescents’ awareness of the dangers of free sex through the “Sexual Awareness for Education” program utilizing educational puzzle media as an interactive learning method. The method applied was a participatory educational approach consisting of preparation, implementation, evaluation, and follow-up stages. The puzzle media was developed to explain the concept of free sex, health risks, social impacts, and preventive strategies. Activities included group discussions, material presentations, puzzle simulations, and evaluation using pre- and post-tests. The results showed an increase in students’ understanding of the risks associated with free sex and an improvement in their ability to identify preventive measures against risky sexual behavior. Moreover, the puzzle media succeeded in creating a more active and engaging learning atmosphere. This program offers a creative educational model that can be implemented sustainably by schools as an effort to prevent adolescent reproductive health problems
Environmental Health Determinants of Stunting Incidence: An Observational Study in Densely Populated Settlements Kurniawati, Ratna Dian; Khoerunnisa, Fitrina; Widjanarko, Bagoes; Nugraheni, Sri Achadi; Mulyati, Iceu; Ariani, Antri
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 4 (2025): October - December
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i4.1483

Abstract

Background:  Stunting, a form of chronic malnutrition manifesting in early childhood, typically becomes apparent by the age of two.  It inhibits physical growth, disrupts brain development, and increases the risk of disease in children, thus affecting the quality of future human resources. Babakan Penghulu sub-district, with 53 cases of Stunting in 2023, has been designated a priority area for stunting control program by ​​the Cinambo Health Center.  As a densely populated and flood-prone area in Bandung, Babakan Penghulu suffers from inadequate environmental sanitation, which adversely impacts toddler health and development. Objective: This study aims to identify environmental factors related to the incidence of stunting in the Babakan Penghulu sub-district. This study employs an analytical observational design with a cross-sectional approach. Method: This research is a quantitative research. The population comprised 458 mothers with toddlers. A sample of 79 mothers was selected using proportional random sampling across 8 neighborhood units. Data were collected through observation sheets, and data analysis was conducted using the Chi-Square Test. Results: The results showed a relationship between drinking water quality (P-value:0.018), waste disposal facilities (P-value:0.044), and access to healthy toilet facilities (P-value:0.001). In contrast, household wastewater disposal facilities (P-value:0.089) not show a significant relationship. Conclusion: Stunting in toddlers is significantly associated with environmental sanitation factors such as the quality of drinking water, waste disposal facilities, and toilet hygiene. However, household wastewater disposal wasn’t significantly related. Strengthening community-based total sanitation infrastructure and promoting community health initiatives, with support and supervision from the local health office and the Bandung City government, are recommended.
Co-Authors AA Cahya Abiyyah, Silmi Farhah Afifah Nurul Salsabila Ajeng P, Rheyva Akbar H, Haiqal Alyxia Gita Stellata Anggia Murni Saleha ANI ANGGRAINI Antri Anriani Ariani, Antri Aryani, Meta Aryanti, Sri Ayu Aryanti, Syativa Asi Raja Pasaribu Astrid Astrid aulia, nadya Bagoes Widjanarko Bilqis Annisa Charlina, Yolla Choerrunisa Choerrunisa Dayu Fitrah Desi Trisiani Dhimas Amin Herlangga Diah Adni Fauziah Dwi Sutiningsih Ekawati Ekawati Ekawati Ekawati Fathiya Insania Fathiya Insania Fauzi, Agung Ahmad Fenty Nurohmah Fikran Hafizh Rasyadi Firdaus, Rendy Fitri Apriliani Fitrina Khoerunnisa Habibi, Julius HADIANSYAH, WALDI ISRA Hayati, Ning Hidayana, Haiqal Akbar Iceu Mulyati Imam Abidin Ina Sugiharti Intan Yusita Irna Rohmawaty Jumiatun Jumiatun K, Supriyatni Khoerunnisa, Fitrina Kosasih Kosasih Krisna Dwi Mulya Linda Rofiasari Luky Adrianto M. Try Kusaeri Madinatul Munawaroh Mamay Maulana Mariana Hanny Kraar Martina, Lies Ferra Martini Martini Martini Martini Marton, Rizma Raisa Meti Sulastri Mulyani, Yanyan Mutiudin, Ade Iwan Nabilah Nuur Fajr Namira Sabitha Neneng Elviana Noorfarijan, Bintang Fathan Noprianty, Richa Nugraha, Mochamad Faisal Nur Endah Wahyuningsih Nuraeni, Widia Nurhaliza, Farah Nyimas Sopi Sibtiah Oktafiani2, Hani Rahayu, Sindi Sri Rahmaan, Shyfa Auliya Rahmah, Nazwa Nisrina Raidinata, MB Ismu Raihany Sholihatul Mukaromah Ramadhan, Adi Putra Rantika, Dewi Riska Riska Rizki Siti Nurfitria Rizkianto, Kahfi Rosdianah, Lilis Sarrah Rizki Rahmawati Sarrah Rizkia Rahmawati Setiawati, Rita Shinta Renjani Sony Sony Sri Achadi Nugraheni SRI NURAENI, FADILA MUTIARA SRI RAHAYU Suherdin Suherdin Supriyatni Supriyatni Supriyatni Susi Susanti SUTANDI, DEDE Sutriyawan, Agung Tika - Lubis Valiani, Cici Verano Verano Vivit Nurul Amalia Wawono Pandu Wiratmoyo Winengsih, Ecih Yakobus Sinaga Yanni Dhiani Mardhiani Yosef Pandai Lolan yuliani, meda Yusniar Hanani D., Yusniar