Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN AUGMENTED REALITY (AR) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SPASIAL MATEMATIKA SISWA Lia Rista; Maryanti, Maryanti; Qadriah, Laila
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i3.22612

Abstract

Pendidikann merupakan proses dalam meningkatkan suasana belajar dan pembelajaran secara sadar dan terencana dengan maksud dan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, dan memiliki kemampuan dalam meningkatkan potensi pesesrta didik berdasarkan PP No. 4 Tahun 2022 Tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 57 Tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan. Pentingnya peran pendidikan membawa perubahan baik pada diri seseorang seiring berjalannya waktu. Berbagai tantangan yang muncul harus disikapi secara cepat oleh semua pihak yang terlibat di bidang pendidikan. Menurut Permendikbud No 16 tahun 2022 Pasal 7 menyatakan bahwa untuk mencapai tujuan pendidikan di indonesia, pendidik perlu menerapkan strategi pembelajaran yang efektif dapat memberikan pengalaman belajar yang berkualitas dan menarik sehingga peserta didik dapat berpartis aktif dalam proses pembelajaran. Sehingga berdasarkan hal tersebut peneliti telah melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh strategi pembelajaran problem based learning (PBL) (PBL) dengan aplikasi Augment Reality (AR) terhadap kemampuan Spasial matematik pada siswa SMP Negeri 3 Kota Lhokseumawe. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran problem based learning (PBL) berbantuan Augment Reality (AR) terhadap kemampuan Spasial matematik pada siswa SMP Negeri 3 Kota Lhokseumawe. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis quasi experiment dengan desai pre-test-post-test control group design. Peningkatan Spasial matematik setelah diterapkan pembelajaran problem based learning (PBL) berbantuan berbasis Augment Reality (AR) diketahui bahwa rata-rata nilai dari kelas ekperimen sebesar 0,43 dan kelas kontrol 0.33. Sedangkan perbedaan rata-rata N-gain spasial matematis adalah dengan nilai t = 2,156 dan Sig. (2-tailed) = 0,027. Karena analisis dalam pelaksanaan penelitian ini dengan melakukan uji hipotesis satu sisi (1-tailed) maka nilai sig. (2-tailed) harus dibagi dua menjadi nilai Sig. (1-tailed) = 0,0135, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan spasial matematis kelas eksperimen lebih baik daripada kemampuan siswa kelas kontrol Keyword: PBL, AR dan Spasial Mamtematis
PELATIHAN DESAIN LANDING PAGE UNTUK PEMASARAN HASIL PERTANIAN MASYARAKAT GAMPONG BAROH KECAMATAN PIDIE KABUPATEN PIDIE Qadriah, Laila; Achmady, Sayed; Maryanti, Maryanti; Husaini, Husaini; Fajarna, Usyur
Al Ghafur : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2023): Juli
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.102 KB) | DOI: 10.47647/alghafur.v2i1.1650

Abstract

Kemajuan terbaru dalam teknologi telah mempengaruhi hampir setiap aspek pemasaran. Salah satu dampak kemajuan teknologi dalam aspek pemasaran adalah penggunaan digital marketing. Keuntungan menggunakan digital marketing yaitu dapat meningkatkan pemasaran suatu produk. Saat ini, proses pemasaran hasil pertanian yang dilakukan oleh masyarakat petani yang ada di Gampong Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, masih dilakukan melalui personal selling. Proses pemasaran seperti dirasa kurang efektif dan efisien. Strategi pemasaran yang banyak diterapkan oleh pelaku usaha dalam melakukan promosi saat ini adalah melalui digital marketing melalui media landing page. Berdasarkan hal tersebut maka tim pengabdi mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan landing page untuk membantu memperluas proses pemasaran hasil pertanian yang dihasilkan oleh petani di Gampong Baroh. Manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, agar petani yang ada di Gampong Baroh dapat meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan digital marketing khususnya pemanfaatan landing page dalam proses pemasaran hasil pertanian, sehingga pemasaran hasil pertanian menjadi luas dan meningkat.  
Protective Effect of Black Rice Extract Cream on Ultraviolet B-Induced Skin Hyperpigmentation in Mice Maryanti, Maryanti; Putra, Agung; Subchan, Prasetyowati
Althea Medical Journal Vol 12, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15850/amj.v12n3.4192

Abstract

Background: Hyperpigmentation is a common sign of skin aging caused by prolonged ultraviolet B (UVB) exposure. Black rice (Oryza sativa L. var glutinosa), known for its high antioxidant content, has moisturizing and regenerative properties that may support skin health. This  study aimed to evaluate the effect of black rice extract cream on transforming growth factor beta (TGF-β) and tumor necrosis factor alpha (TNF-α) expression in a UVB-induced hyperpigmentation mouse model.Method: An in vivo experimental study with post test only control group design was conducted in 2024 at the Stem Cell and Cancer Research Laboratory, Semarang, Indonesia. Twenty-eight male C57BL/6 mice were randomly divided into four groups: healthy control (K1),  UVB-exposed negative control group (K2), UVB-exposed group treated with  7.5% (K3) and 15 % (K4) black rice extract cream  for14 days. On day 15, TGF-β and TNF-α expression levels were analyzed using the RTq-PCR,  normalized to GAPDH. Data were analyzed using One-way ANOVA followed by post-hoc testing.Results: TGF-β gene expression was the highest in K4 (1.87±0.23), followed by K3 (1.52±0.42l) which was statistically significant different between groups (p=000); whereas TNF-α gene expression was the lowest in K4 (1.92±1.02) compared with K3 (5.40±2.28), and the difference between groups was also statistically significant (p=000).  Conclusion: Black rice extract cream increase TGF-β expression and reduces TNF-α expression in UVB-induced hyperpigmentation. These findings suggests its potential as a natural topical agent to mitigate UVB-induced skin damage and premature aging.
Tinjauan Ikonografi Bentuk-Ornamen Pada Candi Prambanan Sebagai Ide Penciptaan Elemen Estetis Interior Maryanti, Maryanti; Subkiman, Anwar
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v13i2.16954

Abstract

Candi Prambanan adalah salah satu lokasi yang dianggap sebagai warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai historis serta simbolis yang sangat berharga. Karakteristik arsitektur Candi Prambanan kaya akan detail dan makna dapat menjadi sumber inspirasi yang potensial dalam desain interior. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bentuk-ornamen Candi Prambanan dengan pendekatan teori ikonografi sebagai rujukan. Ikonografi menginterpretasikan keserupaan objek tersebut dengan objek lain yang lebih sederhana. Metode penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data dari karakteristik bentuk-ornamen dengan studi literatur, prinsip, dan elemen desain interior. Penelitian ini memberikan gambaran pencarian sumber ide penciptaan elemen estetis interior yang berasal dari bentuk dan ornamen pada Candi Prambanan.
PROSES BERPIKIR SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN LANGKAH-LANGKAH POLYA DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIEN Maryanti, Maryanti; Zulfarazi, Zulfarazi
Jurnal Sains Riset Vol 12, No 3 (2022): November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v12i3.898

Abstract

Matematika memiliki objek yang abstrak sehingga untuk memahaminya tidak cukup hanya dengan menghafal tetapi dibutuhkan adanya proses berpikir. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan proses berpikir dan menganalisa kesulitan siswa dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan langkah-langkah Polya ditinjau dari adversity quotient. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang subjek penelitian adalah siswa kelas XII SMAN 1 Banda Aceh yang terdiri dari  tiga  siswa. Pemilihan subjek menggunakan teknik pemilihan sampel bertujuan (purposive sampling) dan didasarkan   pada tingkat AQ  (climber,   camper, dan  quitter)   dan   kelancaran komunikasi (lisan dan tulisan) siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara berbasis tugas, kemudian dilakukan triangulasi  untuk  memeriksa keabsahan data. Data dianalisis dengan menggunakan konsep Miles dan Huberman: meliputi  tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa;  (1)  subjek climber  melakukan  proses  berpikir  secara  asimilasi dalam   memahami,    menyusun   rencana    penyelesaian,    dan   memeriksa    Kembali penyelesaian  masalah.  Sementara   itu, dalam  melaksanakan  rencana   penyelesaian masalah proses berpikir yang dilakukan adalah asimilasi dan akomodasi. Kesulitan yang dialami subjek climber dalam memecahkan masalah matematika adalah kesulitan dalam memahami beberapa makna soal dari masalah yang diberikan, (2) subjek camper juga melakukan proses berpikir  secara  asimilasi  dalam memahami,  menyusun  rencana penyelesaian, dan memeriksa kembali penyelesaian masalah. Namun, melakukan proses berpikir secara asimilasi dan akomodasi dalam melaksanakan rencana penyelesaian masalah. Kesulitan   yang   dialami   subjek camper dalam memecahkan masalah matematika  disebabkan lupa konsep,  kesulitan memahami makna soal dari  masalah yang  diberikan  dan terkadang  juga kurang teliti ketika memecahkan masalah,  dan (3) subjek  quitter  melakukan  proses  berpikir   secara  asimilasi  dan  akomodasi dalam memahami dan melaksanakan rencana penyelesaian masalah. Sementara itu, dalam menyusun rencana   penyelesaian dan memeriksa   kembali  penyelesaian   masalah dilakukan proses berpikir secara asimilasi. Kesulitan yang dialami subjek quitter dalam memecahkan masalah matematika disebabkan belum memahami dengan baik beberapa konsep dalam matematika, kesulitan memahami makna soal dari masalah yang diberikan dan kurang teliti ketika memecahkan masalah.Kata kunci:  Proses  Berpikir,  Pemecahan Masalah,  Langkah Langkah  Polya,  Adversity Quotient (AQ). 
Analisis Wanita Minang dalam Pemanfaatan Ekologi Berkelanjutan di Kabupaten Dharmasraya Sari, Cici Indah; Bachtiar, Nasri; Maryanti, Maryanti
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wanita Minang dalam pemanfaatan ekologi berkelanjutan di Kabupaten Dharmasraya. Menggunakan metode mixed-method, penelitian ini menggabungkan kuesioner dan wawancara mendalam untuk mengumpulkan data dari responden yang terdiri dari wanita Minang di daerah tersebut. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana wanita Minang mengelola sumber daya alam dan menerapkan praktik-praktik berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita Minang memainkan peran kunci dalam pengelolaan lingkungan di tingkat rumah tangga. Mereka terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang mendukung keberlanjutan, termasuk pengelolaan limbah, daur ulang, penggunaan air yang efisien, dan penanaman tanaman pangan. Pendidikan dan kesadaran lingkungan, baik melalui pendidikan formal maupun non-formal, terbukti sangat berpengaruh dalam meningkatkan pemahaman dan praktik berkelanjutan di kalangan wanita Minang. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa keterbatasan ekonomi dan akses terhadap informasi lingkungan yang memadai menjadi hambatan utama bagi wanita Minang dalam menerapkan praktik-praktik berkelanjutan secara lebih luas. Dukungan kebijakan publik dan program-program pemerintah yang mendukung pengelolaan lingkungan di tingkat rumah tangga sangat diperlukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini menggaris bawahi pentingnya peran wanita Minang dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Dharmasraya. dengan dukungan yang tepat, peran ini dapat diperkuat untuk mencapai tujuan keberlanjutan yang lebih luas.
Pengaruh Penerapan Metode PECS (Picture Exchange Comunication System) Terhadap Kemampuan Membaca Huruf Hijaiyah Anak Asd (Autism Syndrom Disorder) Di SD Muhammadiyah 1 Karanganyar Maryanti, Maryanti; Rinawati, Atim; Maryanto, Maryanto
Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/tarbi.v5i1.819

Abstract

This study aims to determine how the process of applying the PECS (Picture Exchange Communication System) method and how the PECS method influences reading hijaiyah letters for autistic children in SD Muhammadiyah 1 Karanganyar, Karanganyar sub-district, Kebumen district, Central Java. The design of this research is Pre-Experimental. This research is a quantitative study which was carried out with 6 trials of applying phase I to phase III. The subjects in this meeting were 8 children with autism special needs students with different categories, where 3 children were categorized as severe autism, 2 children were categorized as moderate autism and 3 children with mild autism category. The instrument used is a PECS Picture Exchange Communication System test sheet from phase I to phase III. The data analysis technique used the Paired Sample T-test to determine the relationship between variables X and Y. Based on the results of the study, the average value before the PECS method was carried out was 80.87 on the test results after the PECS method was 83.12. where the results show Sig. (2-tailed) 0.02 < 0.05 it can be concluded that the PECS method has a significant influence on the ability of autistic students to read hijaiyah letters.
Improving Fine Motor Skills through Finger Painting Activities in Early Childhood at Kindergarten Maryanti, Maryanti; Nisa, Uswatun; Yusuf , Muhammad
AlBanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2025): Albanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/albanna.v5i2.4949

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan  masa emas yang menjadi landasan bagi perkembangan anak secara holistik khususnya aspek perkembangan motorik halus yang dapat membantu anak dalam melakukan aktivitas dasar seperti menggenggam, menekan, mengontrol gerakan jari, serta melatih koordinasi mata dan tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas aktivitas finger paint dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini di TK ABA Al-Fitrah, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan motorik halus anak, terbukti dari ketuntasan yang naik dari 38% pada pra-tindakan menjadi 62% pada Siklus I, dan mencapai 85% pada Siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa kegiatan finger painting mampu melatih otot tangan dan jari, meningkatkan pengendalian gerakan, serta memperkuat koordinasi mata dan tangan melalui aktivitas yang kreatif, eksploratif, dan menyenangkan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru perlu secara konsisten menghadirkan aktivitas pembelajaran yang kreatif dan interaktif untuk mendukung perkembangan anak usia dini. Orang tua diharapkan dapat mendampingi anak di rumah agar stimulasi motorik halus tetap berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran berbasis bermain dalam mengoptimalkan perkembangan motorik halus pada anak usia dini. Early childhood education is a golden period that serves as a foundation for holistic child development, particularly in the aspect of fine motor skills, which can assist children in performing basic activities such as controlling finger movements and training hand-eye coordination. This research aims to determine the effectiveness of finger painting activities in improving the fine motor skills of preschool children at TK ABA Al-Fitrah, Karang Intan Subdistrict, Banjar Regency, South Kalimantan Province. The study employs a descriptive quantitative approach with data collection techniques in the form of pre-tests and post-tests.ensure safe and engaging facilities to optimally support the development of fine motor skills. The research results indicate an improvement in children's fine motor skills, evidenced by an increase in mastery from 38% in the pre-action phase to 62% in Cycle I and reaching 85% in Cycle II. These findings demonstrate that finger painting activities can train hand and finger muscles, enhance movement control, and strengthen hand-eye coordination through creative, exploratory, and enjoyable activities. The implications of this research suggest that teachers need to consistently present creative and interactive learning activities to support the development of young children. Parents are expected to accompany their children at home to ensure that fine motor stimulation continues. This research contributes to the development of play-based learning strategies in optimizing fine motor development in early childhood.
Quality Assessment of Arabica and Robusta Coffee Under Different Post-Harvest Processing Methods Using Solar Dryer Technology Fanesa, Anggia; Maryanti, Maryanti; Fahmi, Putri Mariska Fahmi
Agricultural Science Vol. 9 No. 2 (2026): March In Progress
Publisher : Faculty of Agriculture, Merdeka University Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55173/agriscience.v9i2.192

Abstract

Post-harvest processing methods significantly influence coffee quality, yet traditional sun-drying techniques require 15-17 days and often result in inconsistent quality, particularly during rainy seasons. This study investigated the effects of four post-harvest processing methods (Natural, Full Wash, Semi Wash, and Honey) on quality characteristics of Arabica Sigararutang and Robusta Toraja coffee varieties using solar dryer dome technology. The research employed a factorial design with five replications for each treatment combination, resulting in 40 experimental plots. Coffee cherries were harvested from West Sumatra plantations at elevations of 1050-1150 masl for Arabica and 780-900 masl for Robusta. Quality assessment encompassed physical parameters (fresh weight, drying duration, color changes, dry weight, and yield), chemical parameters (moisture content, caffeine content, and pH level), and sensory parameters (color intensity, aroma, and overall acceptance) evaluated by certified panelists using 1-7 scoring scales. Results demonstrated that the Honey process yielded superior overall quality for both varieties, achieving highest sensory scores for color (5.30-5.35), aroma (5.36-6.21), and overall acceptance (3.81-4.64). The Semi Wash process exhibited the most efficient drying performance, requiring only 22.7-24.6 days compared to 33.4-32.9 days for Natural process. All treatments successfully achieved optimal moisture content (11.3-12.3%) using solar dryer dome technology. Arabica beans demonstrated higher fresh weight and caffeine content than Robusta across all processing methods. The Honey processing method combined with solar dryer dome technology represents an optimal approach for enhancing coffee quality and market competitiveness in small and medium-scale enterprises.
Students’ Perceptions of the Utilization of Artificial Intelligence in the Learning Process Sudarmono, Sudarmono; Maryanti, Maryanti; Dewi, asadiah Junita; Cici, Cici
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 12, No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v12i2.10354

Abstract

This study aims to explore the perceptions of Economic Education students at Muhammadiyah University of Sampit regarding the utilization of artificial intelligence (AI) in the learning process. The integration of AI in higher education has become a global phenomenon that is transforming learning paradigms; however, understanding of how students evaluate and interpret this technology remains limited, particularly within the context of Economic Education in Indonesia. This study involved 15 students selected through purposive sampling and employed a descriptive qualitative approach grounded in the Technology Acceptance Model (TAM). Data were collected through semi-structured interviews and analyzed thematically using NVivo 12 Pro.The findings reveal that students perceive AI as enhancing learning effectiveness, being easy to use, and fostering academic motivation and independence. Four major themes emerged: perceived usefulness, perceived ease of use, attitude toward using, and behavioral intention to use. The acceptance of AI was found to encompass not only technological dimensions but also social-emotional aspects. This study reinforces the relevance of TAM within the Indonesian higher education context and provides implications for developing ethical, creative, and adaptive technology-based learning policies aligned with students’ needs in the digital era.