Dua puluh tujuh ekor tikus putih (Rattus norvegicus L.) jantan dibagi menjadi 9 kelompok perlakuan yaitu kontrol normal (K1), kontrol negatif (K2), kontrol positif (K3), serbuk daun kersen 800 mg/kgB (K4), serbuk daun kelor 800 mg/kgBB (K5), serbuk daun kersen 1600 mg/kg BB (K6), serbuk daun kelor 1600 mg/kgBB (K7), kombinasi serbuk daun kersen 400 mg/kgBB dan daun kelor 400 mg/kg BB (K8), kombinasi serbuk daun kersen 800 mg/kg BB dan daun kelor 800 mg/kgBB (K9). Pengukuran kadar glukosa darah tikus dilakukan pada hari ke-3, 7, dan 10. Hasil analisis menunjukan bahwa pemberian dosis kombinasi serbuk daun kersen 800 mg/kgBB dan daun kelor 800 mg/kgBB merupakan dosis yang paling efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah pada tikus putih jantan