Claim Missing Document
Check
Articles

Implemantasi steganografi menggunakan metode end of file (EOF) dalam pengamanan data (Studi kasus pada file AVI, MP3, dan JPEG) Cahyono, Ari Dwi; Yasin, Mohamad
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 9 (2022): September
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v2i92022p7

Abstract

Steganografi adalah ilmu dan seni menyembunyikan pesan rahasia di dalam pesan lain sehingga keberadaan pesan rahasia tersebut tidak dapat diketahui. Metode yang digunakan untuk menyembunyikan pesan rahasia adalah metode penyisipan pesan EOF (End of File). Steganografi metode EOF ( End of File ) menggunakan cara dengan menyisipkan data pada akhir file. Dalam metode EOF data yang disisipkan diberi tanda khusus sebagai pengenal awal dan pengenal akhir data tersebut. Teknik ini dapat digunakan untuk menyisipkan data yang ukurannya sesuai dengan kebutuhan. File hasil steganografi ini secara visual maupun suara tampak tidak berubah dibanding file sebelum disisipi data. Hanya saja ukuran dari file tersebut menjadi lebih besar. Ukuran file yang telah disisipkan data sama dengan ukuran file sebelum disisipkan data ditambah dengan ukuran data yang disisipkan ke dalam file tersebut.
Implementasi algoritma harmony search (HS) pada mix fleet vehicle routing problem with split delivery (MFVRPSD) Astuti, Erlina Tri; Madja, Mimiep Setyowati; Yasin, Mohamad
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 11 (2022): Nopember
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v2i112022p2

Abstract

Salah satu varian dari VRP adalah Mix Fleet Vehicle Routing Problem with Split Delivery (MFVRPSD), dimana kendaraan yang dipakai bisa memiliki kapasitas yang berbeda-beda dan customer dapat dikunjungi lebih dari satu kali agar mendapatkan rute yang minimum. Pada MFVRPSD permintaan customer tidak boleh melebihi kapasitas kendaraan. MFVRPSD bertujuan untuk menentukan sejumlah rute yang memiliki jarak tempuh minimum. Semua rute berawal dan berakhir di depot yaitu 0. Total permintaan dari sebarang rute kendaraan tidak boleh melebihi kapasitas kendaraan. Dan kapasitas dari masing-masing kendaraan yang digunakan untuk melayani customer bisa berbeda-beda sesuai yang tersedia di tempat pengiriman atau produsen. Algoritma Harmony Search dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan MFVRPSD dengan tujuan untuk memperoleh solusi berupa rute yang optimum tanpa melanggar kendala kapasitas dan jarak. Algoritma Harmony Search memiliki 5 langkah utama yaitu inisialisasi parameter, inisialisasi harmony memory (HM), membangkitkan rute sementara, meng-update HM rute sementara, dan mengecek kriteria pemberhentian. Agar mudah dalam menyelesaikan permasalahan MFVRPSD dengan menggunakan Algoritma Harmony Search, maka akan direpresentasikan dalam program komputer dengan menggunakan Borland Delphi 7.0. Program dimulai dengan input data, kemudian data diproses dengan menggunakan algoritma Harmony Search dan output yang dihasilkan berupa rute yang optimum serta visualisasi graph hasilnya.
Algoritma genetika pada split delivery vehicle routing problem (SDVRP) dan implementasinya Rahayuningsih, Farid Tri; Wahyuningsih, Sapti; Yasin, Mohamad
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 11 (2022): Nopember
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v2i112022p5

Abstract

Split Delivery Vehicle Routing Problem (SDVRP) yaitu perluasan VRP dengan tiap customer dapat dilayani lebih dari satu kali yang dikarenakan jumlah permintaan customer sama besar atau lebih besar dengan kapasitas dari kendaraan dan dilayani dengan kendaraan yang berbeda untuk meminimalkan biaya pendistribusian. Algoritma genetika adalah suatu jenis struktur pencarian nilai optimal berdasarkan peniruan proses evolusi biologi. Algoritma genetika pada SDVRP terdiri dari enam langkah, yaitu teknik pengkodean, pembangkitan populasi awal, pembentukan rute berdasarkan kendala kapasitas, perhitungan nilai fitness kemudian seleksi pindah silang dengan metode Partial-Mapped Crossover (PMX) dan mutasi. Untuk mempermudah dalam menyelesaikan SDVRP dengan algoritma genetika maka direpresentasikan dalam program komputer menggunakan Borland Delphi 7. Meskipun program sangat membantu mempermudah dalam menghitung jarak minimum pada permasalahan pendistribusian, namun program ini memiliki kelemahan yaitu lama proses perhitungan dipengaruhi oleh banyak populasi dan maksimum generasi yang diberikan.
Pembuatan Aplikasi Pengelolaan Surat Keluar di Desa Dunggala Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango Abdussamad, Syahrir; Rianto Dako, Rahmad Dedi; Ridwan, Wrastawa; Tolago, Ade Irawaty; Mohamad, Yasin; Asmara, Bambang Panji
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 Nomor 2 Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v1i1.660

Abstract

Melayani masyarakat melalui surat menyurat merupakan salah satu tanggung jawab kecamatan atau desa yang merupakan penyelenggara pemerintahan tingkat terendah di daerah. Jika administrasi tidak dilakukan dengan benar, pembuatan surat di kelurahan akan menimbulkan masalah tersendiri. Evaluasi yang efektif atas kinerja pemerintah ditentukan oleh seberapa baik pemerintah melayani masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk membantu pemerintah dalam memberikan solusi pengelolaan surat keluar berbasis komputer, khusus untuk Desa Dunggala, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone-Bolango. Untuk menghemat waktu dan tenaga, desain aplikasi surat keluar ini akan mengotomatiskan format surat, tidak perlu memasukkan manusia untuk setiap surat yang dibutuhkan masyarakat atau warga kecamatan. Tujuan dari aplikasi ini adalah untuk memanfaatkan secara maksimal perangkat komputer desa yang saat ini hanya digunakan untuk menggantikan mesin tik manual. Aplikasi yang dikembangkan untuk berbasis web tetapi sebenarnya digunakan secara offline atau lokal, dengan maksud agar pengembangan di masa mendatang—jika memungkinkan—dapat dilakukan secara online. Program yang dibuat menyimpan datanya dalam database sistem, membuatnya mudah untuk menemukan huruf yang ditulis sebelumnya. Tersedianya program-program yang user-friendly yang mudah digunakan dan tidak memerlukan pengetahuan khusus merupakan salah satu hasil dari upaya ini. Peningkatan lebih lanjut dari aplikasi surat keluar ini dapat dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan desa atau kecamatan. Serving the community through writing letters is one of the responsibilities of the sub-district or village, which is the lowest level government administration manager in the area. If administration is not done correctly, making letters in the kelurahan leads to its own set of issues. An effective evaluation of a government's performance is determined by how well it serves the community. The purpose of this service activity is to assist the government in delivering a computer-based outgoing mail management solution, specifically for Dunggala Village, Tapa District, Bone-Bolango Regency. In order to save time and effort, the outgoing mail application's design will automate the letter format instead of requiring human entry for each letter that the community or subdistrict people require. The purpose of this application is to make the most of the village's current computer equipment, which is currently only being utilized to replace manual typewriters. Apps that are developed to be web-based but are actually used offline or locally, with the intention of enabling future development—if feasible—to be done online. The created program stores its data in a system database, making it simple to locate previously written letters. The availability of user-friendly programs that are simple to use and don't require specialized knowledge is one of the outcomes of this effort. A further enhancement of this outgoing letter application could be achieved by considering the demands of the village or sub-district.
Peningkatan Potensi Desa Botubarani Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Dengan Memanfaatkan Transformasi Teknologi Digital Mohamad, Yasin; Bonok, Zainudin; Abdussamad, Syahrir; Tansa, Salmawaty; Z Nasibu, Iskandar; Kamil Amali, Lanto M.; Matoka, Arifin; Salim, Sardi; Asmara, Bambang Panji; Musa, Wahab
ELDIMAS: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): Mei - Oktober 2024
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ejppm.v2i1.15

Abstract

Pengabdian pada Masyarakat ini adalah suatu upaya yang dilakukan agar supaya terlaksananya Tridarma Perguruan Tinggi untuk memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat. Berdasarkan hal ini, kami mengajukan kegiatan Pengabdian di Desa Pinomontiga kec Bulawa Kab Bone Bolango dengan Tujuan Pengabdian ini adalah untuk memberikan Pengelolaan Potensi Desa melalui Pemerdayaan BUMDES, Target luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah para pengelola BUMDES dan Aparat desa serta Masyarakat Desa Pinomontiga dan pengelola wisata yang ada di desa pinomontiga. Hal ini di lakukan untuk membrikan pembekalan tentang analisis bisnis dan kelayakan usaha agar BUMDES lebih mandiri dan berdaya saing. Studi kelayakan usaha dapat dilakukan melalui beberapa tahap yaitu tahap penemuan ide atau perumusan gagasan, tahap memformulasikan tujuan dan terakhir tahap analisis.
Perancangan Aplikasi Tracer Study berbasis Web berdasarkan Kriteria IKU MOHAMAD, YASIN; DAKO, RAHMAT DEDDY RIANTO; LAHABU, FIRMANSYAH
MIND (Multimedia Artificial Intelligent Networking Database) Journal Vol 9, No 2 (2024): MIND Journal
Publisher : Institut Teknologi Nasional Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/mindjournal.v9i2.194-205

Abstract

ABSTRAKJurusan Teknik Elektro dan Komputer Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memiliki sistem informasi untuk mengelola kegiatan administrasi dan akademik, yang dinamakan dengan SIATEK. Namun, sistem tersebut belum memiliki fitur tracer study untuk mengelola data lulusan, sehingga pemetaan profil lulusan yang berkualitas berdasarkan Indikator Kinerja Utama (IKU) 1 belum tercapai. Penelitian ini bertujuan merancang modul tracer study berbasis web untuk Jurusan Teknik Elektro dan Komputer UNG. Metode Lean Software Development (LSD) untuk meningkatkan efisiensi waktu penelitian. Pengujian menggunakan metode blackbox equivalence partitions dengan menguji fungsionalitas 9 form dan 2 menu dengan 58 skenario perlakuan. Hasil pengujian menghasilkan 11 fitur yang diuji memberikan respon dari sisi fungsional berjalan dengan lancar dan sesuai dengan spesfikasi yang ditetapkan. Hasil penelitian ini adalah website tracer study yang sudah memenuhi kriteria IKU 1, mencakup kriteria pekerjaan, kelanjutan studi, dan kewirausahaan. Implementasi metode LSD terbukti efektif dalam merancang modul tracer study dengan waktu hanya dua bulan.Kata Kunci: Tracer Study, Lean Software Development, Indikator Kinerja UtamaAbstractThe Electrical and Computer Engineering Department of Universitas Negeri Gorontalo (UNG) has an information system called SIATEK that manages administrative and academic activities. However, the system does not yet have a tracer study feature to manage graduate data. So, the mapping of quality graduate profiles based on Indikator Kinerja Utama (IKU) 1 has not been achieved. This study aims to design a web-based tracer study module for the Electrical and Computer Engineering Department of UNG. The Lean Software Development (LSD) method is applied to improve the efficiency of research time. Testing was done using the blackbox equivalence partitions method by testing the functionality of 9 forms and 2 menus with 58 treatment scenarios. The test results showed that the 11 features tested responded to the functional side, running smoothly and following the specified specifications. The result of this study is a tracer study website that has met the KPI 1 criteria, which includes job criteria, continuing studies, and entrepreneurship. The implementation of the LSD method has proven effective in designing a tracer study module in only two months.Keywords: Tracer Study, Lean Software Development, Key Performance Indicator
Digital Transformation: Tabumela Village Government Administration Management Through a Web-Based System Mohamad, Yasin; Bonok, Zainudin; Abdussamad, Syahrir
ELDIMAS: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): November 2024 - April 2025
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ejppm.v2i2.25

Abstract

Transformasi digital dalam pengelolaan administrasi pemerintahan desa telah menjadi suatu keharusan yang tidak bisa diabaikan di era modern ini. Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, desa-desa di Indonesia perlu beradaptasi agar dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat. Salah satu contoh implementasi yang nyata adalah sistem berbasis web dalam pengelolaan administrasi Pemerintahan Desa Tabumela. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Melalui adopsi teknologi informasi, diharapkan desa ini dapat mengoptimalkan layanan publik, sehingga masyarakat merasa lebih terlibat dan memiliki akses yang lebih baik terhadap informasi yang relevan. Dalam konteks Desa Tabumela, implementasi sistem berbasis web bukan hanya sekadar penggantian metode manual dengan digital, tetapi juga merupakan perubahan paradigma dalam cara pengelolaan administrasi. Sebelumnya, banyak proses yang dilakukan secara konvensional, seperti pencatatan data, pengelolaan anggaran, dan penyampaian informasi kepada masyarakat, yang sering kali memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan. Dengan adanya sistem berbasis web, semua data dapat diakses secara real-time dan terintegrasi dalam satu platform. Transisi dari metode tradisional ke sistem digital ini juga memberikan dampak signifikan terhadap transparansi. Namun, untuk mencapai keberhasilan dalam transformasi digital ini, perlu ada pelatihan yang memadai bagi aparat desa dan masyarakat. Metode pelatihan dengan pendekatan partisipatif menjadi kunci dalam proses ini. Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya diberikan pengetahuan tentang penggunaan sistem, tetapi juga dilibatkan dalam diskusi dan simulasi yang relevan. Kesimpulannya, transformasi digital dalam pengelolaan administrasi pemerintahan desa, seperti yang diterapkan di Desa Tabumela, merupakan langkah strategis yang dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan partisipasi masyarakat. Dengan sistem berbasis web, desa tidak hanya mampu mengoptimalkan layanan publik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi masyarakat. Melalui pelatihan yang partisipatif, diharapkan semua pihak dapat beradaptasi dengan perubahan ini, sehingga manfaat dari transformasi digital dapat dirasakan secara maksimal. Dalam jangka panjang, hal ini akan berkontribusi pada pembangunan desa yang lebih berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Digital transformation in managing village government administration has become a necessity that cannot be ignored in this modern era. In the midst of rapid technological developments, villages in Indonesia need to adapt in order to provide better services to the community. One example of real implementation is a web-based system in managing the administration of the Tabumela Village Government. This system is designed to increase efficiency, transparency and public participation in the decision-making process. Through the adoption of information technology, it is hoped that this village can optimize public services, so that the community feels more involved and has better access to relevant information. In the context of Tabumela Village, implementing a web-based system is not just replacing manual methods with digital ones, but is also a paradigm shift in the way administration is managed. Previously, many processes were carried out conventionally, such as recording data, managing budgets, and conveying information to the public, which often took time and was prone to errors. With a web-based system, all data can be accessed in real-time and integrated on one platform. The transition from traditional methods to digital systems also has a significant impact on transparency. However, to achieve success in this digital transformation, there needs to be adequate training for village officials and the community. Training methods with a participatory approach are key in this process. In this training, participants are not only given knowledge about using the system, but are also involved in relevant discussions and simulations. In conclusion, digital transformation in managing village government administration, as implemented in Tabumela Village, is a strategic step that can increase efficiency, transparency and community participation. With a web-based system, villages are not only able to optimize public services, but also create a more inclusive environment for the community. Through participatory training, it is hoped that all parties can adapt to these changes, so that the benefits of digital transformation can be felt optimally. In the long term, this will contribute to village development that is more sustainable and responsive to community needs.
Optimalisasi Penggunaan Aplikasi Pengelolaan Surat untuk Meningkatkan Efisiensi Kerja Aparat di Desa Tunggulo R. Dako, Rahmat Dedi; Abdussamad, Syahrir; Nasibu, Iskandar Zulkarnain; Tolago, Ade Irawaty; Mohamad, Yasin
Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2 Nomor 2 Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/ejppm.v2i2.1104

Abstract

Digitalisasi dalam administrasi desa merupakan langkah penting dalam meningkatkan efisiensi kerja aparat desa. Dalam konteks modern yang semakin mengandalkan teknologi, penerapan sistem digital di tingkat desa menjadi sangat relevan dan mendesak. Dengan semakin kompleksnya tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh aparat desa, digitalisasi tidak hanya memberikan solusi praktis, tetapi juga berpotensi untuk mengubah cara kerja yang lebih efektif dan transparan. Melalui digitalisasi, proses administrasi yang sebelumnya memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan dapat dikelola dengan lebih baik, sehingga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi pengelolaan surat di Desa Tunggulo, yang diharapkan dapat mempercepat alur surat-menyurat dan mengurangi kesalahan administratif. Hal ini sangat signifikan mengingat surat-menyurat adalah salah satu aktivitas utama dalam administrasi desa yang seringkali menghambat kinerja aparat desa. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan setiap surat dapat diproses dengan cepat dan akurat, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih responsif.  Metode yang digunakan dalam meliputi observasi langsung, serta pelatihan. Observasi langsung memungkinkan untuk melihat langsung bagaimana aplikasi digunakan dalam praktik sehari-hari serta pelatihan yang diberikan juga menjadi aspek krusial dalam pengabdian ini, karena memastikan bahwa aparat desa tidak hanya memahami cara menggunakan aplikasi, tetapi juga dapat memaksimalkan fungsionalitasnya. Melalui pendekatan ini, pengabdian ini tidak hanya berfokus pada implementasi teknologi, tetapi juga pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa. Diharapkan hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan efisiensi waktu pengelolaan surat bagi aparat desa setelah implementasi aplikasi tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan digitalisasi tidak hanya bergantung pada teknologi yang diimplementasikan, tetapi juga pada kesiapan dan kemampuan aparat desa dalam mengadaptasi teknologi tersebut ke dalam rutinitas kerja mereka. Dengan demikian, untuk mencapai hasil yang optimal, perlu ada strategi berkelanjutan yang melibatkan pelatihan dan evaluasi berkala terhadap penggunaan aplikasi. Digitalization in village administration is an important step in improving the efficiency of village officials' work. In a modern context that increasingly relies on technology, the implementation of digital systems at the village level is very relevant and urgent. With the increasingly complex tasks and responsibilities carried out by village officials, digitalization not only provides practical solutions, but also has the potential to change the way of working to be more effective and transparent. Through digitalization, administrative processes that were previously time-consuming and prone to errors can be better managed, thereby improving services to the community. This service aims to optimize the use of letter management applications in Tunggulo Village, which is expected to speed up the flow of correspondence and reduce administrative errors. This is very significant considering that correspondence is one of the main activities in village administration that often hinders the performance of village officials. With this application, it is hoped that every letter can be processed quickly and accurately, so that services to the community become more responsive. The methods used include direct observation, as well as training. Direct observation allows for direct viewing of how the application is used in daily practice and the training provided is also a crucial aspect of this service, because it ensures that village officials not only understand how to use the application, but can also maximize its functionality. Through this approach, this service not only focuses on the implementation of technology, but also on developing human resource capacity at the village level. It is expected that the results of this service will show an increase in the efficiency of letter management time for village officials after the implementation of the application. This shows that the success of digitalization does not only depend on the technology implemented, but also on the readiness and ability of village officials to adapt the technology into their work routines. Thus, to achieve optimal results, there needs to be a sustainable strategy that involves training and periodic evaluation of the use of the application.
PENGARUH LEVERAGE, UKURAN PERUSAHAAN DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Yasin, Mohamad; Wahab, Abd; Akhmad, Akhmad; Kadir, Abdul; Nurapiah, Nurapiah; Djalamang, Zulfikar Jakaputera; Sangkota, Megawati; Aprina, Aprina
Jurnal Ekonomi Trend Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/trend.v12i2.483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ileverage, iukuran iperusahaan idan iprofitabilitas iterhadap inilai iperusahaan iperbankan iyang iterdaftar idi iBursa iEfek iIndonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 perusahaan, dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 perusahaan. Periode pengamatan yang dilakukan selama 3 tahun yaitu dimulai dari 2018-2022. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh langsung berupa laporan keuangan pada situs www.idx.co.id. Teknik analisis data yang digunakan mengunakan analisis statistik yaitu: uji asumsi klasik, analisis regresi data panel, uji hipotesis serta diolah menggunakan Program Microsoft Excel dan Eviews Versi 10. Hasil penelitian leverage, iukuran iperusahaan idan iprofitabilitas isecara isimultan itidak iberpengaruh iterhadap iNilai iPerusahaan ipada iPerusahaan iPerbankan iPeriode i2020-2022. Kemudian hasil penilitian secara parsial leverage, iukuran iperusahaan idan iprofitabilitas tidak bepengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.
EVALUASI INTENSITAS PENCAHAYAAN GEDUNG RUMAH SAKIT UMUM DAERAH OTANAHA KOTA GORONTALO Kamil Amali , Lanto Mohamad; Palakua, Hendra; Mohamad , Yasin; Ntobuo, Nova Elysia
ELECTRA : Electrical Engineering Articles Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RSUD Otanaha merupakan salah satu rumah sakit di Kota Gorontalo yang mengalami permasalahan pencahayaan ruangan yang belum memenuhi standar. Standar pencahayaan sangat penting untuk dipatuhi guna memastikan lingkungan yang aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi intensitas pencahayaan pada gedung RSUD Otanaha Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode observasi serta pengukuran langsung terhadap objek yang akan diukur, seperti luas ruangan dan intensitas cahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 36 ruangan yang belum memenuhi standar intensitas pencahayaan sesuai dengan Permenkes RI No. 40 Tahun 2022 tentang persyaratan teknis bangunan, prasarana, dan peralatan kesehatan rumah sakit. Agar intensitas pencahayaan sesuai dengan standar, diperlukan penambahan jumlah titik lampu yang bervariasi di setiap ruangan. Selain itu, kebutuhan pencahayaan untuk berbagai waktu penggunaan ruangan—pagi, siang, sore, dan malam—dapat dipenuhi dengan pengaturan penyalaan jumlah titik lampu sesuai rekomendasi. Berdasarkan standar SNI 6197:2011 tentang Konservasi Energi pada Sistem Pencahayaan, spesifikasi lampu yang direkomendasikan adalah lampu 13 watt dengan intensitas cahaya 1200 lumen.  RSUD Otanaha is a hospital in Gorontalo City that faces issues with inadequate room lighting, which does not meet the required standards. Compliance with lighting standards is essential to ensure a safe, comfortable environment that meets user needs. Therefore, this study aims to evaluate the lighting intensity in the RSUD Otanaha building. This research employs observation methods and direct measurements of room dimensions and light intensity. The results indicate that 36 rooms do not meet the lighting intensity standards set by Minister of Health Regulation (Permenkes) No. 40 of 2022 concerning technical requirements for hospital buildings, infrastructure, and medical equipment. To achieve the required lighting intensity, additional light points with varying numbers are needed in each room. Furthermore, lighting requirements for different times of the day—morning, afternoon, evening, and night—can be fulfilled by adjusting the number of activated light points as recommended. According to SNI 6197:2011 on Energy Conservation in Lighting Systems, the recommended specification is a 13-watt lamp with a luminous intensity of 1200 lumens.
Co-Authors Abdi Gunawan Djafar Abdul Kadir Abdul Wahab abdusammad, Syahrir Ade Irawaty Tolago Adnan, Sri Reski Agung Anwar Akhmad Akhmad Amali, Kamil Amali, Lanto Aminuddin Aminuddin Amirudin Y. Dako Aprina, Aprina Arafat, Muhammad Yasser Arifin Matoka Astuti, Erlina Tri Azis, Abd Bagus Wijaya, Bagus Bambang Panji Asmara Bin Muhtar, Dzulkifli Budianto Budianto Cahyono, Ari Dwi Dionixius, Dionixius Djabir D, Muhammad Djalamang, Zulfikar Jakaputera Dongka, Rahmat Hidayat Eka Cahyani, Denis Elysiantobuo, Nova Ervan Harun Ervan Hasan Harun H, Haeriani Hafidzni, Nihayatul Hidayat, iksan Idham Idham Idrus, Talhah Al Ifan Wiranto Ikhsan Hidayat Ilham Amu Indah Oktaviani Iskandar Z Nasibu Iskandar Zulkarnain Nasibu Jofanda, Achmad Naufal Wijaya Jumiati Ilham JUNUS, ALYA PRATIWI PUTRI Kamil Amali , Lanto Mohamad Kamil Amali, Lanto M. Karim, Aco Komang Arya Utama L.M Kamil Amali LAHABU, FIRMANSYAH Lanto M. Kamil Amali Lanto Mohamad Kamil Amali Maulana, Muhammad Irfan Maulidaningsih, Ranti Mimiep Setyowati Madja Mirna Mirna Moh. Rafli A. Bolilio Muhammad Yunus Mutmainnah, Nur Nadifa, Ulfatun Nirmalasari Nirmalasari Nova Elysia Ntobuo Nurapiah Nurapiah, Nurapiah Ode Asri, Aristi Ayuningsi Palakua, Hendra Pratiwi, Amelya Indah Pratiwi, Niniek Qurrotul Aini R. Dako, Rahmat Dedi Rahayuningsih, Farid Tri Rahmat Deddy Rianto Dako Rahmat Dedi Rianto Dako Rianto Dako, Rahmad Dedi Ritin Uloli Ruth Debora Salmawaty Tansa Samalam, Abdul Gafar Sangkota, Megawati Sangkota, Megawaty Sapti Wahyuningsih, Sapti Saputra, Guntur Hadi Sardi Salim Setumin, Samsul Solikhudin, Ahmad Sri Ayu Ashari Sujarwadi, Sujarwadi Surayya, Surayya Surusa, Frengki Susanto, Setya Egha Syahrir Abdussamad Taufik Ismail Yusuf Taufiq Ismail Yusuf Taufiq Ismail Yusuf Tri Oktoviana, Lucky Umar A, Muhammad Wahab Musa Wahab, Abd Wahyu Saputra Wrastawa Ridwan Yahja Igirisa Yasmine, Nabila Putri Yasser , Muhammad Yuslizar E.P. Bachari Z Nasibu, Iskandar Zainudin Bonok Zhai, Zhiqiang John