Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of the coal and white leadtree wood co-firing needs as a primary fuel source in the anggrek gorontalo coal-steam electricity power plant (PLTU) Wijaya, Bagus; Mohamad, Yasin; Matoka, Arifin; Irawaty Tolago, Ade
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 25, No 1: March 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v25i1.8758

Abstract

The Anggrek coal-steam power plant (PLTU) in gorontalo is anpower generation facility that utilizes coal as its primary energy source. In recent years, the energy industry has undergone significant changes, driven by the need to reduce greenhouse gas emissions and increase the utilization of renewable energy souces. Dried white leadtree wood, exposed to sunlight for 18 hours, has a moisture content of 40% and a high calorific value of 4,197 kcal/kg, making it suitable for blending with coal. This power plant applies co-firing, which involves blending 1-5% white leadtree woodwith 1,000 tons of coal daily. This study aims to analyze the electricity generated. Additionally, this study evaluates the needs and procurement of both coal and white leadtree, alongside the sales of electricity in kWh. The methodology involvescollecting monthly data on fuel consumption and cost estimates per kWh generated. The results indicatevthat coal accounts for 95% of the total fuel consumption, while white leadtree contributes only 5%. The estimated cost of purchasing coal for co-firing with white leadstree is IDR 520 per kg, whereas the selling price of electricity is IDR 2.500 per kWh.
Kajian Literatur Penerapan Deep Learning Pedagogis dan Hots untuk Meningkatkan Literasi dan Numerasi Menuju Indonesia Emas 2045 Hafidzni, Nihayatul; Yasmine, Nabila Putri; Yasin, Mohamad
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i3.4938

Abstract

Rendahnya tingkat literasi dan numerasi di kalangan siswa Indonesia merupakan hambatan utama dalam mewujudkan visi “Indonesia Emas 2045.” Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pendekatan deep learning dan HOTS dapat memperkuat literasi dan numerasi dalam konteks pendidikan. Kajian dilakukan secara sistematis dengan menganalisis lima artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dan Research Gate, dengan proses seleksi mengikuti alur PRISMA. Analisis data menggunakan pendekatan thematic synthesis yang mencakup proses thematic coding, klasifikasi, dan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi antara deep learning dan HOTS secara signifikan mendorong pengembangan pola pikir kritis, kreatif, dan reflektif pada siswa. Namun demikian, tantangan seperti kesiapan guru dan keterbatasan infrastruktur masih menjadi hambatan implementasi. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pembelajaran yang kontekstual, inklusif, dan berbasis bukti sebagai kunci keberhasilan pendidikan abad ke-21. Oleh karena itu, kombinasi HOTS dan deep learning merupakan model pembelajaran strategis dan adaptif untuk membentuk generasi unggul di masa depan.
Tegangan Tembus STUDI TEGANGAN TEMBUS MATERIAL ELEKTRODA DALAM MEDAN LISTRIK SERAGAM PADA MEDIUM ISOLASI UDARA: STUDI TEGANGAN TEMBUS MATERIAL ELEKTRODA DALAM MEDAN LISTRIK SERAGAM PADA MEDIUM ISOLASI UDARA Karim, Aco; Amali, Lanto Mohamad Kamil; Yasin Mohamad; Ilham, Jumiati; Ntobuo, Nova Elysia
Journal Of Renewable Energy Engineering Vol. 3 No. 1 (2025): Journal Of Renewable Energy Engineering
Publisher : Program Vokasi-Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jree.v3i1.55

Abstract

Tegangan tembus merupakan salah satu parameter penting dalam sistem isolasi listrik yang menentukan batas kemampuan suatu medium dalam menahan medan listrik sebelum terjadi pelepasan muatan listrik (breakdown). Material elektroda yang digunakan dalam sistem bertegangan tinggi sangat mempengaruhi distribusi medan listrik dan nilai tegangan tembus yang dihasilkan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji karakteristik tegangan tembus dari berbagai jenis material elektroda dalam medan listrik seragam. Studi ini secara khusus membandingkan empat jenis logam, yaitu stainless steel, aluminium, tembaga, dan kuningan, yang umum digunakan dalam aplikasi kelistrikan. Pengujian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Tegangan Tinggi dengan menggunakan konfigurasi elektroda bola-bola, jarum-jarum, dan pelat-pelat pada medium udara. Hasil pengujian menunjukkan bahwa material elektroda memiliki pengaruh signifikan terhadap besar tegangan tembus. Stainless steel secara konsisten menunjukkan performa terbaik dengan nilai tegangan tembus tertinggi pada semua konfigurasi, yakni 8,07 kV (bola-bola), 8,21 kV (jarum-jarum), dan 6,37 kV (pelat-pelat). Sebaliknya, tembaga menghasilkan tegangan tembus terendah, khususnya pada konfigurasi pelat-pelat sebesar 3,27 kV. Aluminium dan kuningan menunjukkan hasil yang bervariasi, namun masih di bawah performa stainless steel
EFFECTS OF FLY ASH CONTAMINATION ON THE ELECTRICAL PROPERTIES OF CERAMIC INSULATOR SURFACES Moh. Rafli A. Bolilio; Lanto Mohamad Kamil Amali; Yasin Mohamad
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 27 No 1 (2025): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tesla.v27i1.34086

Abstract

The decrease in insulator performance due to environmental pollution, especially by fly ash produced from Steam Power Plants (PLTU). Fly ash contains conductive elements that have the potential to reduce the surface resistivity of insulators, so that it can accelerate insulation failure, especially in humid or wet conditions. Therefore, it is important to study in depth the effect of fly ash on the electrical parameters of insulators, such as surface conductivity and breakdown voltage. The main objective of this study was to determine how much impact the content of conductive elements in fly ash has on the decrease in surface resistivity of insulators. The methods used include analysis of chemical elements in fly ash, simulation of variations in pollutant solution concentration, and testing of leakage current and breakdown voltage in an AC high voltage laboratory. The results showed that fly ash from PLTU Anggrek contains conductive elements of Iron (Fe) of 1.595%, Magnesium (Mg) 0.44%, Sodium (Na) 1.45%, Calcium (Ca) 1.60%, and Sulfur (S) 0.085%. In addition, increasing the concentration of fly ash has been shown to increase the conductivity of the solution on the insulator surface and reduce the breakdown voltage, with the fastest breakdown voltage value being 38.45 kV and the leakage current reaching 0.318 mA on the wet polluted insulator surface. Abstrak Penurunan kinerja isolator akibat polusi lingkungan, khususnya oleh fly ash yang dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Fly ash mengandung unsur-unsur konduktif yang berpotensi menurunkan resistivitas permukaan isolator, sehingga dapat mempercepat kegagalan isolasi, terutama dalam kondisi lembap atau basah. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji secara mendalam pengaruh fly ash terhadap parameter kelistrikan isolator, seperti konduktivitas permukaan dan tegangan tembus. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar dampak kandungan unsur konduktif fly ash terhadap penurunan resistivitas permukaan isolator. Metode yang digunakan meliputi analisis unsur kimia fly ash, simulasi variasi konsentrasi larutan polutan, serta pengujian arus bocor dan tegangan tembus pada laboratorium tegangan tinggi AC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fly ash dari PLTU Anggrek mengandung unsur konduktif Besi (Fe) sebesar 1,595%, Magnesium (Mg) 0,44%, Natrium (Na) 1,45%, Kalsium (Ca) 1,60%, dan Sulfur (S) 0,085%. Selain itu, peningkatan konsentrasi fly ash terbukti meningkatkan konduktivitas larutan pada permukaan isolator serta menurunkan tegangan tembus, dengan nilai tegangan tembus tercepat sebesar 38,45 kV dan arus bocor mencapai 0,318 mA pada kondisi permukaan isolator yang terpolusi basah
The application potential of net zero energy building using rooftop photovoltaics case study of apartments in Gorontalo Province Djafar, Abdi Gunawan; Pratiwi, Niniek; Mohamad, Yasin; Zhai, Zhiqiang John
International Journal of Applied Power Engineering (IJAPE) Vol 14, No 3: September 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijape.v14.i3.pp743-751

Abstract

Gorontalo Province is one of the developing regions in Indonesia. The province has been actively building apartments since 2009. The construction increases population density and energy use intensity. Consequently, demand for electricity power rises. Renewable energy such as rooftop photovoltaics has the potential as a power source for the apartments, considering the abundant solar radiation in Gorontalo which is located near the equator line. Three apartments representing three levels of the inhabitant’s income are selected as study case for the application of photovoltaic (PV) on roof to achive net zero energy building. Simulation of PV energy to power the buildings is conducted using photovoltaic geographical information system (PVGIS). By utilizing monthly electrical bill data, it is found that PV on roof is sufficient to cover the building energy demand and achieve net zero energy building (NZEB). However, there is uncertainty of the fluctuation of energy demand due to the tenant’s energy consumption behaviour. The consumption intensity is limited only by the installed power on each apartment unit. PV on roof alone is unable to provide the need if it is employed to power the unit to the maximum extent.
ANALISIS PROFITABILITAS PADA PT BLUE BIRD Tbk. PERIODE 2018-2021 DENGAN MENGGUNAKAN METODE DU PONT SYSTEM Djabir D, Muhammad; Yasin, Mohamad; Samalam, Abdul Gafar; Susanto, Setya Egha; Mirna, Mirna
Movere Journal Vol. 5 No. 02 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tri Dharma Nusantara Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53654/mv.v5i02.394

Abstract

: PT Blue Bird Tbk. adalah salah satu perusahaan penyedia jasa transportasi yang telah lama merajai dunia transportasi taksi di berbagai kota di Indonesia. Di tahun 2014, sebelum muncul banyaknya transportasi berbasis online, PT Blue Bird Tbk. sudah mempunyai aplikasi Taxi Mobile Reservation yang dapat di akses pada masa itu. PT Blue Bird Tbk. merupakan perusahaan transportasi merajai dunia taxi selain PT Express Transindo Tbk. (TAXI). Transportasi basis online yang telah berhasil merajai pasar pada tahun 2016 hingga kini, maka PT Blue Bird Tbk. memutar strategi dengan mencoba keberuntungan dengan cara berkolaborasi dengan taksi online dan menjalankan strategi yang baru, PT Blue Bird Tbk. mencoba untuk menaikkan pasar dengan lebih baik agar mendapatkan profit dari tahun sebelumnya. Dalam menghadapi persaingan, perusahaan dituntut untuk mampu membuat keputusan keuangan yang efektif. Keputusan keuangan yang efektif diperlukan didalam sebuah perusahaan untuk menghasilkan laba. Oleh karena itu, untuk mengetahui efesiensi perusahaan maka perlu dilakukan evaluasi kinerja keuangan. Untuk melakukan evaluasi kinerja keuangan maka dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya dengan menganalisis laporan keuangan. Oleh itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa tingkat profitabilitas yang diperoleh PT Blue Bird Tbk. Adapun metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis Du Pont System. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi fluktuasi Return On Investment pada PT Blue Bird Tbk. Profitabilitas yang diukur dengan menggunakan metode du pont system menunjukkan penurunan pada Return On Investmen selama tiga tahun, yang dikarenakan terjadinya penurunan pada laba bersih dan terjadi fluktuasi terhadap total aset. Perusahaan dapat meningkatkan Return On Investmen pada tahun 2020 dikarenakan terjadinya peningkatan pada laba bersih dan penurunan pada total aset.
Analisis Nilai Indeks Keandalan Sistem Distribusi Primer PT.PLN (Persero) ULP Bangkir Mohamad, Yasin; Nirmalasari, Nirmalasari; Yusuf, Taufiq Ismail
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v5i2.6898

Abstract

PT. PLN (Persero) ULP Bangkir berperan sebagai pelayanan pelanggan dan pemeliharaan jaringan distribusi dalam ruang lingkup Kawasan yang lebih kecil dibawah naungan UP3 Tolitoli. ULP Bangkir melayani Sebagian wilayah dari Lais, Ogoamas, Ogotua dan Malala tentunya hal ini menuntut suplai kelistrikan dengan keandalan yang tinggi. Metode yang digunakan untuk menghitung lama padam rata rata, frekuensi padam rata rata, dan konsumen lama padam rata rata ialah dengan menggunakan indeks SAIDI, SAIFI, dan CAIDI yaitu menghitung dengan berdasarkan data gangguan atau pemadaman dan jumlah konsumen. Hasil perhitungan nilai Indeks SAIDI, SAIFI dan CAIDI pada sistem Distribusi tegangan menengah 20 kV PT.PLN (Persero) ULP Bangkir pada 3 tahun terakhir dengan nilai rata rata SAIDI sebesar 44,82 Jam/Pelanggan/Tahun, hal ini menunjukkan bahwa sistem tidak Handal karena telah melebihi Standar SPLN 68-2 : 1986 sebesar 21 Jam/Pelanggan/Tahun, sementara Nilai Indeks rata rata SAIFI sebesar 73,97 Kali/Pelanggan/Tahun, ini menunjukkan bahwa sistem dikatakan tidak handal karena telah melewati sistem SPLN 68-2 : 1986 sebesar 3,2 Kali/Pelanggan/Tahun, dan Nilai Indeks rata rata CAIDI sebesar 0,79 Jam/Kali/Tahun.
KARAKTERISTIK TEGANGAN TEMBUS MINYAK TRAFO SHELL DIALA B MENGGUNAKAN MATERIAL ELEKTRODA BERBAHAN STAINLES STEEL, KUNINGAN, TEMBAGA DAN ALUMUNIUM Amali, Kamil; Mohamad, Yasin; Yusuf, Taufik Ismail; Ntobuo, Nova Elysia
Journal Of Renewable Energy Engineering Vol. 2 No. 1 (2024): Journal Of Renewable Energy Engineering (April)
Publisher : Program Vokasi-Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jree.v2i1.24

Abstract

Transformer oil insulation breakdown voltage testing is usually carried out at high AC voltage using the SPLN 49-1 1982 standard. The electrodes used are hemispherical electrodes with a distance between the electrodes of 2.5mm. The breakdown voltage value of transformer oil insulation that meets the standards according to SPLN 49-1 of 1982 is 30 kV/2.5mm. In this research, a new Shell Diala B brand transformer oil insulation breakdown voltage test was carried out using the SPLN 49-1 1982 testing standard. The novelty of this research is using various electrode shapes and different electrode materials to test the breakdown voltage of the transformer oil's liquid insulation. The method used in this research is an experimental method where the test is adapted to the SPLN 49-1 standard of 1982. The electrodes used are ball, needle, and plate electrodes. Based on test results at a distance between electrodes of 2.5 mm, it was found that the breakdown voltage characteristics of stainless steel, brass, copper, and aluminum electrode materials varied and did not meet the SPLN 49-1 1982 standard, namely 30 kV/2.5 mm.
STUDI PEMANFAATAN LIMBAH BAMBU DAN TEMPURUNG KELAPA DALAM PEMBUATAN BIOBRIKET MENJADI SUMBER ENERGI ALTERNATIF Saputra, Guntur Hadi; Ilham, Jumiati; Mohamad, Yasin
Journal Of Renewable Energy Engineering Vol. 2 No. 1 (2024): Journal Of Renewable Energy Engineering (April)
Publisher : Program Vokasi-Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jree.v2i1.25

Abstract

The use of fossil fuels has resulted in the emission of greenhouse gases which can trigger global warming. In addition, fossil energy reserves that continue to decrease also raise concerns regarding aspects of their reselience and sustainability. Therefore, new and renewble energy must be developed immediately. The use of biomass as an alternative fuel for Steam Power Plant (PLTU) is in line with Indonesia’s efforts towards net zero emission in the future. In addition to increasing the contribution of renewable energy to the national energy mix, cofiring will also have a positive impact on the development of the circular economy as it can open up employment and business opportunities in the biomass sector, especially those based on garbage and waste. This research aims to determine the value of moisture content, heating value, combustion rate, and electrical energy produced from bamboo twigs and coconut shell waste with different composition variation. The method used in this research is an experimental method in which a bomb calorimeter is used to determine the heating, and a biomass stove is used to determine the combustion rate. The research finding reveals that the best samples for utilizing bamboo and coconut shell waste in the production of bio-briquettes as an alternative energy source are the variety of 200 grams of shell charcoal and 10 grams sago adhesive (sample 9). It is the best sample due to it has moisture content value of 6.38%, heating value of 5663.9 cal/gram, combustion rate is 0.227 gram/minute, and the electrical energy generated by converting the heating value to kWh is 6.5857 kWh/gram. In reference to SNI 01-6235-2000, the moisture content should not be more than 8%, and the minimum heating value is 5000 cal/g.
REVIEW OF IOT SUBJECT: TREND AND CHALLENGE FOR RESEARCH AND PUBLICATION Nadifa, Ulfatun; Mohamad, Yasin; Asmara, Bambang Panji; H, Haeriani; Ode Asri, Aristi Ayuningsi; Dongka, Rahmat Hidayat; Ashari, Sri Ayu; Saputra, Wahyu; Mutmainnah, Nur
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 5, No 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v5i1.29986

Abstract

The Internet of Things (IoT) has emerged as a transformative technology that is revolutionizing various industries and everyday life. This study aims to explore current trends and challenges in IoT research and publication. The research method employed in this study begins with a blind search across various international journal databases, followed by ranking the minimum and maximum percentages of each IoT subject. The journal databases used include IEEE, Science Direct, Taylor and Francis, and NATURE. Subjects with minimal rankings or IoT journal topics with the lowest percentages in each database were then reviewed based on predetermined filters. The blind search results revealed that IoT subjects with the lowest percentages were IoT Smart Farming at 0.87%, IoT Smart Bin at 1.54%, and IoT Smart Water at 2.73%. A review was subsequently conducted on journals covering IoT subjects to identify trends and challenges related to techniques, tools, and objects in the subjects with the lowest percentages.
Co-Authors Abdi Gunawan Djafar Abdul Azis Abdul Gani Fadhlulrahman S. H. lihawa Abdul Kadir Abdul Wahab Ade Irawaty Tolago Aditya Kisman Adnan, Sri Reski Agung Anwar Akhmad Akhmad Amali, Kamil Amali, Lanto Aminuddin Aminuddin Amirudin Y. Dako Aprina, Aprina Arafat, Muhammad Yasser Arifin Matoka Aristi Ayuningsi Ode Asri Astuti, Erlina Tri Azis, Abd Bagus Wijaya, Bagus Bambang Panji Asmara Bin Muhtar, Dzulkifli Budianto Budianto Cahyono, Ari Dwi Chandhita Cahya Tirtani Dionixius, Dionixius Djabir D, Muhammad Djalamang, Zulfikar Jakaputera Dongka, Rahmad Hidayat Dongka, Rahmat Hidayat Eka Cahyani, Denis Elysiantobuo, Nova Ervan Harun Ervan Hasan Harun Fenti Prihatini Dance Tui H, Haeriani Hafidzni, Nihayatul Hendra Palakua Hendy Prasetyo Idham Idham Idham Idham Ifan Wiranto Ikhsan Hidayat Ilham Amu Indah Oktaviani Iskandar Z Nasibu Iskandar Zulkarnain Nasibu Jofanda, Achmad Naufal Wijaya Jumiati Ilham JUNUS, ALYA PRATIWI PUTRI Kamil Amali, Lanto M. Karim, Aco Komang Arya Utama L.M Kamil Amali LAHABU, FIRMANSYAH Lanto M. Kamil Amali Lanto Mohamad Kamil Amali Maulana, Muhammad Irfan Maulidaningsih, Ranti Mimiep Setyowati Madja Mirna Mirna Moh. Rafli A. Bolilio Muhammad Yunus Mukhammad Solikhin Mutmainnah, Nur Nadifa, Ulfatun Nirmalasari Nirmalasari Nova Elysia Ntobuo Nur Khofifah Ayu Ashari Nurapiah Nurapiah, Nurapiah Olga Cindi Rahayu Pratiwi, Amelya Indah Pratiwi, Niniek Qurrotul Aini R. Dako, Rahmat Dedi Rahayuningsih, Farid Tri Rahmat Deddy Rianto Dako Rahmat Dedi Rianto Dako Rahmatia Alam Rianto Dako, Rahmad Dedi Rifaldi, Mohammad Ritin Uloli Rival Septian Ruth Debora Salmawaty Tansa Samalam, Abdul Gafar Sangkota, Megawati Sangkota, Megawaty Sapti Wahyuningsih, Sapti Saputra, Guntur Hadi Sardi Salim Setumin, Samsul Solikhudin, Ahmad Sri Ayu Ashari Sudirman Sujarwadi Sujarwadi Surayya, Surayya Surusa, Frengki Susanto, Setya Egha Syahrir Abdussamad Talhah Al Idrus Taufik Ismail Yusuf Taufiq Ismail Yusuf Taufiq Ismail Yusuf Tohopi, Rustam Tri Oktoviana, Lucky Ulfatun Nadifa Umar A, Muhammad Wahab Musa Wahab, Abd Wahyu Saputra Wildan Wildan Wrastawa Ridwan Yahja Igirisa Yasmine, Nabila Putri Yuslizar E.P. Bachari Z Nasibu, Iskandar Zainudin Bonok Zhai, Zhiqiang John