Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penguatan Nilai Dan Moral Pancasila Melalui Kegiatan Organisasi Pusat Informasi Dan Konseling Remaja(Pik-R) (Studi Kasusu Di Yayasan Pondok Pesantren Darul Anshor Pegading Lombok Tengah) Ratna Ratna Kumala; Edy Herianto; Ahmad Fauzan; Mohammad Mustari
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i2.14949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguatan nilai dan moral pancasila melalui kegiatan organisasi pusat informasi dan konseling remaja (PIK-R) Di Yayasan Pondok Pesantren Darul Anshor Pegading Lombok Tengah serta faktor penghambat penguatan nilai dan moral pancasila melalui kegiatan organisasi PIK-R di Yayasan Pondok Pesantren Darul Anshor Pegading Lombok Tengah. Metode penelitian ini menggunakan Pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan konsep Miles dan Huberman, yaitu reduksi, display, kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan organisasi pusat informasi dan konseling remaja di ponpes darul anshor merupakan sebuah wadah penguatan nilai dan moral pancasila bagi santri-santriwati, dimana melalui program kerja seperti kegiatan pagi petang seperti mengaji Qur’an, kitab-kitab dan shalat berjamaah bersama dapat meningkatkan nilai religius, penyuluhan, bimbingan konseling dapat meningkatkan nilai kestia kawanan, kegiatan publick speaking, pembinaan skill dapat memperkuat rasa tanggug jawab dan disiplin, dan kegiatan membantu masyarakat ketika mendapatkan kesusahan memperkuat nilai dan moral peduli sosial, dan masih banyak lagi kegiatan PIk-R yang dapat memperkuat nilai dan moral Pancasila. Kegiatan-kegiatan ini merupakan sebuah strategi yang dilakukan oleh PIK-R untuk memperkuat nilai dan moral Pancasila kepada santri-santriwati. Adapun faktor penghambat penguatan nilai dan moral Pancasila ini berasal dari luar dan dalam pesantren serta sarana dan prasarana. Yang menjadi penghambat dari luar adalah masyarakat, keluarga santri-santriwati. Faktor penghambat dari dalam adalah guru dan santri-santriwati itu sendiri, sedangkan dari sarana dan prasarana yaitu biaya dan kurangnya fasilitas ruang PIK-R.
Pengaruh Pengajaran Bauran terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PPKn di SMPN 8 Mataram Irfanul Furqan; H. M. Ismail; Ahmad Fauzan; Edy Herianto
PALAPA Vol 10 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : LP2M STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/palapa.v10i2.1927

Abstract

This study aims to determine: Is there any effect of applying the blended learning outcomes on Civic Education at SMP Negeri 8 Mataram. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental type with a Nonequivalent Control Group Design. The population in this study is the total number of students in class VIII at SMP Negeri 8 Mataram which consists of 8 classes and the sample uses 2 classes. The data was collected by using observation and test techniques. The test technique was carried out with a pretest and posttest. The data analysis was carried out with a prerequisite test consisting of a normality test and a homogeneity test, and the effect test was carried out by testing the hypothesis using the t test. The results showed that the implementation of the teaching mix was carried out in 4 meetings and adjusted to the basic components of the teaching mix. And there is the application of the application of the mix to student learning outcomes in Civics subjects. It is proven by the results of the t-test at a significance level of 5% where the results are tcount > ttable value (2,6204 > 2,0057).
Blended Learning Models Using Moodle SPADA Unram to Enhance Student Critical Thinking PPKn Study Program FKIP University of Mataram Ahmad Fauzan; Rispawati Rispawati; Lalu Sumardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1229

Abstract

This project aims to learn more about the usage of blended learning models using moodle Spada Unram to foster critical thinking among students enrolled in programs at Mataram's PPKn and FKIP universities. This type of investigation is quasi-experimental. There was no requirement for a group control because this study only involved one group and was a group experiment. Students participating in the PPKn FKIP University of Mataram study program may exhibit enhanced critical thinking if blended learning models with moodle Spada Unram are utilized. Students have watched the process of learning. Blended learning is a method of instruction that makes use of technology, specifically the internet and websites, to augment offline or face-to-face learning with online instruction. Due to the convenience of access offered, learning can assist in overcoming educational difficulties such as room class constraints, level presence lecturer class, and level presence student in the classroom.Blended Learning, Moodle, SPADA, UNRAM, and Critical Thinking are described.
Kontribusi Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn Dalam Menumbuhkembangkan Karakter Tanggung Jawab Pengurus Ely Aulia Safitri; Lalu Sumardi; Ahmad Fauzan; Bagdawansyah Alqadri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1264

Abstract

Wacana tetang pentingnya pendidikan karakter sudah sering dibicarakan oleh pemerhati pendidikan khususnya dalam forum ilmiah. Salah satu karakter penting yang harus dimiliki oleh seseorang adalah tanggung jawab. Perguruan tinggi memiliki tugas untuk menyelenggarakan suatu pendidikan dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Melalui kegiatan organisasi, mahasiswa dilatih untuk   meningkatkan karakter tanggung jawab dalam mensukseskan kegiatan yang diselenggarakan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui 1) kontribusi Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn dalam menumbuhkembangkan karakter tanggung jawab pengurus, 2) faktor pendukung dan faktor penghambat Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn dalam menumbuhkembangkan karakter tanggung jawab pengurus. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data penelitian ini adalah para pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn periode kepengurusan tahun 2022 dan dokumen. Informan penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dimana penentuan informan dipilih dari pengurus inti dan dua anggota dari masing-masing divisi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi dengan menggunakan instrument pedoman observasi, wawancara terbuka dengan menggunakan instrument pedoman wawancara, dan teknik dokumentasi dengan instrument lembar catatan dokumen. Selanjutnya melakukan teknik analisis data dengan teknik ineraktif tiga tahap dari Miles, Huberman, dan Saldana, yaitu: kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan tidak semua pengurus memiliki karakter tanggung jawab. Kontribusi Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn dalam menumbuhkembangkan karakter tanggung jawab pengurus melalui berbagai program kerja dan agenda. Faktor pendukung Himpunan Mahasiswa Program Studi PPKn dalam menumbuhkembangkan karakter tanggung jawab pengurus juga bisa menjadi faktor penghambat.
Implementasi Profil Pelajar Pancasila di SMP Negeri 1 Mataram Nurul Wahidah; M. Zubair; Ahmad Fauzan; Bagdawansyah Alqodri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1b (2023): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1b.1287

Abstract

Profil Pelajar Pancasila merupakan program yang di buat oleh kemdikbud untuk memperkuat pendidikan karakter di indoesia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1). mengetahui bagaimana implementasi Profil Pelajar Pancasila, 2). mengetahui faktor pendukung dan penghambat implementasi Profil Pelajar Pancasila. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu: Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Implementasi Profil Pelajar Pancasila di SMP Negeri 1 Mataram di implementasikan melaui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), adapun tema P5 yang sudah diterapkan yaitu tema kearifan lokal, tema hidup berkelanjutan dan tema kewirausahaan, 2). Faktor pendukung pelaksanaan Profil Pelajar Pancasila di SMP negeri 1 Mataram karena semangat kerja sama dari semua warga sekolah sedangkan faktor penghambatnya yaitu: karakteristik siswa yang berbeda-beda, P5 merupakan kurikulum baru, kurangnya fasilitaor atau guru pendamping P5. Topik ini menarik dan penting karena program ini mempunyai harapan besar dalam meningkatkan karakter dan kompetensi skill peserta didik disatuan pendidikan sesuai dengan 6 karakter Pofil pelajar Pancasila sebagai berikut: Beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa dan berahlak mulia, berkhebinekaan global, gontonh royong, mandiri, kreatif dan bernalar kritis.
Peran Ombudsman Republik Indonesia Dalam Penyelesaian Pengaduan Penggunaan Dana Bantuan Oprasional sekolah di Kabupaten Lombok Timur Muhammad Hamdani; Mabrur Haslan; Ahmad Fauzan; Yuliatin Yuliatin
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 7, No. 2 (April 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v7i2.1905

Abstract

Tujuan dari penelitian ini : (1) untuk mengetahui peran Ombudsman Republik Indonesia dalam penyelesaian pengaduan dana bantuan Oprasional Sekolah (2) mengetahui faktor-faktor mempengaruhi peran Ombudsman Republik Indonesia dalam penyelesaian pengaduan dana bantuan Oprasional Sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriftif. Subjek dalam penelitian ini adalah  pihak yang berhubungan langsung dengan penyelesaian pengaduan Ombudsman RI perwakilan NTB dalam pelayanan publik bidang pendidikan, pihak yang diberikan kewenangan dalam penyelesaian pengaduan Ombudsman. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) Peran Ombudsman Republik Indonesia dalam penyelesaian pengaduan penggunaan dana bantuan oprasional sekolah di kabupaten Lombok timur diperoleh Ombudsman tidak melakukan pengawasan BOS secara khusus melainkan pengawasan dilakukan berdasarkan pengaduan pungutan yang dilakukan kepada orang tua siswa untuk biaya tertentu secara khusus pengawasan dilakukan berdasarkan laporan, pengawasan pemberian biaya oprasional sekolah yakni dengan cara menyampaikan sosialisasi dalam penggunaan dana BOS sesuai dengan petunjuk teknis dari kementerian. (2) Faktor yang mempengaruhi peran ombudsman Republik Indonesia perwakilan NTB dalam penyelesaian pengaduan penggunaan dana bantuan oprasional sekolah di Lombok timur ini diperoleh faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelayanan publik bidang pendidikanKata Kunci : Ombudsman, Republik Indonesia, Penyelesaian, Pengaduan, Dana Oprasional 
Ethnocivic: Eksplorasi Potensi Kearifan Lokal Sasak sebagai Sumber Belajar PPKn Sekolah Menengah Atas Kelas XII Lalu Sumardi; Mohamad Mustari; Edy Herianto; Ahmad Fauzan; Edy Kurniawansyah
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.2289

Abstract

Masyarakat Sasak sangat kaya dengan kearifan lokal baik berupa pengetahuan, kepercayaan, persepsi, ataupun adat istiadat. Di sektor pendidikan kearifan lokal Sasak dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas pendidikan salah satunya menjadi sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengkategorisasi, dan memadankan kearifan lokal Sasak yang relevan menjadi sumber belajar PPKn SMU Kelas XII . Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan naturalistik dengan jenis penelitian etnograpi. Sumber data penelitian ini adalah para tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pelaku budaya Sasak, serta dokumen. Informan penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik bola salju (snowball sampling) dimana penentuan informan dimulai dari informan kunci dan terus bergulir sampai data dirasa cukup. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara terbuka dengan menggunakan instrumen pedoman wawancara dan teknik dekumentasi dengan instrumen lembar catatan dokemen. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif tiga tahap dari Miles, Huberman, & Saldana, yaitu; kondensasi data, display data, dan penarikan simpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan semua PB PPKn Kelas XII inline dengan kearifan lokal Sasak. Banyak kearifan lokal Sasak yang relevan menjadi sumber belajar PPKn Kelas XII. Berkaitan dengan bentuk relevansi ada 2 bentuk relevansi kearifan lokal Sasak dengan materi PPKn Kelas XII, yaitu; relevansi substantif dan relevansi valuatif.
Blended Learning Models Using Moodle Spada UNRAM To Improve Student Learning Outcomes In Religious Education Subjects Rispawati Rispawati; Ahmad Fauzan
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i03.4608

Abstract

This study aims to determine the application of the blended learning model using Spada Unram's Moodle so that it is expected to improve student learning outcomes in religious education courses in the PPKn Study Program FKIP University of Mataram. Seeing the conditions of the Covid-19 pandemic that have not yet ended, lecturers need to find learning innovations based on a combination of online and offline using Moodle Spada Unram so that learning for students can be effective and efficient. This type of research is quasi-experimental. The results of the study are as follows: 1) this study shows that the application of the blended learning model using the SPADA UNRAM Moodle in religious education subjects can provide positive changes in learning outcomes; 2) Make it easy for students to collaborate so they can develop their ideas well; 3) Students can access and download teaching materials in PDF or PPT format through Moodle SPADA as literacy enrichment related to religious education courses. 4) applying the blended learning model using the SPADA UNRAM Moodle, which is collaborative or work between groups in the implementation process. Not only does the lecturer appear active, but students can explore material, discuss with groups, express opinions and discuss. Lecturers help direct students in concluding material, so variations in learning and student involvement in lectures appear by themselves.
The Role of Zakat Community Development Program Institutions in Increasing Youth Creativity in Selat Village, West Lombok Regency Rudi Siswandi; Ahmad Fauzan; Edy Kurniawansyah; Muh. Zubair
Abjadia Vol 8, No 1 (2023): Abjadia
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/abj.v8i1.21509

Abstract

This study aims to determine the role of Zakat Community Development program institutions, the creativity of Youth in Selat village, West Lombok district, and the role of Zakat Community Development program institutions in increasing youth creativity in Selat village, West Lombok district. The research method used is a qualitative approach with a survey type. The subject of this research is the head of the program or commonly called a friend of zakat at the Zakat Community Development program institution in Selat village, West Lombok district. Informants in this study were youth and the people of Selat village who had involvement with Zakat Community Development. The informants for this study were determined with certain considerations so that the data from the informants were not arbitrary or commonly referred to as a purposive sampling technique. Data collection was carried out by observation, interview and documentation techniques. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman model which took place in four cycles, namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the Zakat Community Development (ZCD) program institution has a very important role in increasing youth creativity in Selat village, West Lombok district, this can be seen from ZCD's commitment in facilitating financing, utilization of natural resources, training and coaching, can be seen also on creative products produced by youth.
Nilai dan Makna Simbol dalam Tradisi Maulid Adat Bayan Nurlatifa Nurlatifa; Muh. Zubair; Ahmad Fauzan; Bagdawansyah Alqadri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.076 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i4.6631

Abstract

Tradisi Maulid Adat Bayan merupakan suatu tradisi yang terus menerus dilaksanakan dan dilestarikan oleh Masyarakat Adat Bayan dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad S.A.W. (Maulid Nabi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai dan makna simbol yang terdapat dalam pelaksanaan Tradisi Maulid Adat Bayan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Subjek dalam penelitian ini yaitu Mayarakat Adat Bayan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Tradisi Maulid Adat Bayan dilaksanakan dalam beberapa tahapan kegiatan diantaranya Menyilak (mengundang), mengumpulkan bahan makanan, menghias Masjid Kuno Bayan, Presean, Meriap (memasak), mempersiapkan hidangan ke dalam Ancak (wadah makanan), menghias para Praja Mulud, dan acara Puncak Maulid. Adapun tahapan-tahapan tersebut memiliki makna simbol sesuai dengan keyakinan Masyarakat Adat Bayan. Selain dari pada itu terdapat nilai yang terkandung dalam pelaksanaan Tradisi Maulid Adat Bayan yaitu nilai gotong royong, nilai religius, nilai budaya, dan nilai keindahan.