Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

DAMPAK NEGATIF PENGIRIMAN TKI KE LUAR NEGERI TERHADAP KEHIDUPAN KAUM PEREMPUAN SASAK (Studi Kasus di Pulau Lombok Provinsi NTB) Ahmad Fauzan
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/a

Abstract

Abstract-The purpose of this study is (1) How to compare the quantity of the quality of the positive an d negative impact as a result of sending TKI abroad (2) What are the factors that contribute to the emergence of negative impacts of sending TKI (3) What are the efforts taken to overcome and reduce the negative impact of sending TKI.The result of the study indicate that the positive impact of development of Indonesia Migrant Workers to the national health is greater than the nagitve impact. The positive impact is improving the family’s economy, being able to bulid houses., buying rice fields and helping poor families. Meanwhile, the negative impact on the sending migrant workers is slow remittances. Vulnerable to the occurrence of misappropriation of wives with other man because no one is determined to leave her husband, kawm with other people.
INTERNALISASI NILAI-NILAI KARAKTER MELALUI MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Rispawati Rispawati; Ahmad Fauzan; Muhamad Salam; Dahlan Dahlan
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 9, No 1 (2022): Bhinneka Tunggal Ika: Kajian Teori & Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v9i1.15517

Abstract

AbstractThis study aims to internalize civics education courses to the application of character values for students in the Civics Study Program. To improve the quality of education in Indonesia, it becomes a demand to be able to make important contributions in the field of education, one of which is to produce qualified, competitive, professional, innovative and good character educator candidates for the nation's future. The method in this research is qualitative with a descriptive approach. Data collection techniques by means of observation, interviews, and documentation. The results of this study show that applying the character values of students through civic education courses, namely (religious) has obedient behavior to the teachings of the religion they adhere to, (honest) behavior that seeks to make themselves as a person who can always be trusted, (disciplined) shows behavior orderly and obedient to various provisions and rules, (hard work) showing genuine efforts in overcoming various learning and task barriers, (creative) finding good thinking patterns that produce something new, (independent) attitudes and behaviors that are not easily dependent on other people, (democratic) ways of thinking, and making decisions that are always judged on the basis of common interests.Keywords: Internalization, Civics, Values, Character, StudentsAbstrakPenelitian ini bertujuan menginternalisasikan mata kuliah pendidikan kewarganegaraan terhadap aplikasi nilai-nilai karakter mahasiswa program studi PPKn. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, menjadi sebuah tuntutan untuk dapat memberikan kontribusi-kontribusi penting dibidang pendidikan, salah satunya adalah dengan menghasilkan para calon pendidik yang  berkualitas, kompetitif, profesional,  inovatif dan memiliki karakter yang baik bagi penerus bangsa nantinya. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriftif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan megaplikasikan nilai-nilai karakter mahasiswa melalui mata kuliah pendidikan kewarganegaraan yaitu (religius) memiliki prilaku yang patuh terhadap ajaran agama yang dianutnya, (jujur) prilaku yang diupaya menjadikan dirinya sebagi orang yang selalu dapat di percaya, (disiplin) menunjukan prilaku tertib dan patuh berbagai ketentuan dan aturan, (kerja keras) menunjukan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, (kreatif) menemukan pola berpikir secara baik yang menghasilkan sesuatu yang baru, (mandiri) sikap dan prilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain, (demokrasi) cara berpikir, dan memberikan keputusan  yang selalu menilai dengan atas dasar kepentingan bersama.Kata Kunci : Internalisasi, PKn, Nilai, Karakter, Mahasiswa
Dampak Sosial dan Lingkungan Terhadap Pencemaran Limbah Pabrik Edy Kurniawansyah; Ahmad Fauzan; Mustari Mustari
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Muhammadiyah University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/civicus.v10i1.9658

Abstract

: Pencemaran limbah tahu merupakan salah satu penyebab kerusakan lingkungan hidup dan dapat menyebabkan penyakit kepada umat manusia. Para industri tahu selalu melakukan apapun untuk mendapatkan keuntungan yang besar bagi kepentingan diri mereka. Meningkatnya produksi yang terjadi pada sentra pembuatan tahu akan membuat pencemaran yang dihasilkan semakin bertambah, oleh karena itu diperlukan evaluasi terhadap pabrik tahu yang digunakan sehingga dapat dilakukan perbaikan terhadap pengelolahan limbah pabrik agar masyarakat yang berada disekitar lingkungan pabrik tahu tidak merasakan dampak dari pencemaran limbah tahu tersebut. Adapun persoalan yang dikaji dalam skripsi ini, yaitu Bagaimana dampak pabrik tahu terhadap pencemaran lingkungan di Kelurahan Brang Biji. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui dampak pabrik tahu terhadap pencemaran lingkungan di Kelurahan Brang Biji. Untuk mengungkap persoalan tersebut secara menyeluruh, Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif yang bermanfaat untuk memberikan informasi, fakta, dan data. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti terhadap 10 orang subjek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak positif keberadaan pabrik tahu yaitu menciptakan lapangan perkerjaan, meningkatkan taraf hidup, menambah pendapatan ekonomi rumah tangga, dan limbah ampas pabrik tahu yang berupa kulit kedelai masih dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak serta pencampuran pupuk organik. Sedangkan dampak negatif dari keberadaan pabrik tahu yaitu buangan limbah cair tahu ke sungai menyebabkan lingkungan menjadi tercemar. Hal ini dikarnkan pabrik tahu tidak memiliki penampungan yang layak untuk penyaringan limbah cair. Ketika memproduksi olahan kedelai limbah cair yang dihasilkan langsung dibuang ke aliran sungai sehingga membuat air sungai menjadi kotor dan menimbulkan bau busuk yang mengganggu masyarakat sekitar.
Pengembangan buku revitalisasi dan reaktualisasi pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menghadapi tantangan globalisasi Ahmad Fauzan; Edy Kurniawansyah; M. Salam
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 2 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36412/ce.v4i2.2373

Abstract

Penyuluhan Tentang Dampak Perkawinan Dini Bagi Remaja di SMA Negeri 2 Gerung Kabupaten Lombok Barat Muhammad Mabrur Haslan; Yuliatin Yuliatin; Ahmad Fauzan; I Nengah Agus Tripayana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.295 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.815

Abstract

Kasus pernikahan dini di Indonesia semakin memperhatikan. Menurut United Nations Children‟s Fund (UNICEF) pada tahun 2013, Indonesia menjadi negara dengan angka perkawinan tertinggi ketujuh dunia. Kemudian menurut Survei Sosial Ekonomi (Susenas) tahun 2015, sebanyak 1 dari 4 anak perempuan di bawah usia 18 tahun pernah menikah. Kemudian pada tahun 2017, sebanyak 2 dari 5 anak perempuan usia 0-17 tahun pernah menikah. Angka tersebut menunjukkan bahwa Indonesia masih perlu menaruh perhatian lebih pada kasus pernikahan usia dini. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan agar khalayak sasaran, yaitu siswa SMAN 2 Gerung Kabupaten Lombok Barat dapat:a. Memahami faktor-faktor penyebab terjadinya pernikahan dini di kalangan remaja, Memahami dampak fisik dan psikis pernikahan dini pada remaja., Memahami solusi untuk mencegah pernikahan dini di kalangan remaja. Metode pelaksanaan kegiatan adalah penyluhan dan FGD. Metode penyuluhan digunakan untuk memberikan informasi atau pengetahuan tentang faktor-faktor penyebab perkawinan dini dan dampak perkawinan dini bagi siswa di SMA Negeri 2 Gerung Kabupaten Lombok Barat. Sedangkan Focus Group Discussion digunakan dalam rangka mencari solusi atau upaya untuk mencegah perkawinan dini bagi siswa di SMA Negeri 2 Gerung Kabupaten Lombok Barat. Solusi dalam mencegah perkawinan dini, yaitu: pelatihan terkait kampanye perlindungan anak juga menyasar pada penyedia layanan di masyarakat, pelatihan di lingkungan sekolah, diarahkan langsung kepada anak-anak, pembelajaran kepada keluarga. Target luaran adalah terpolanya pengetahuan dan pemahaman tentang faktor-faktor penyebab terjadi pernikah dini di kalangan remaja, terpolanya pengetahuan dan pemahaman tentang dampak pernikahan dini di kalangan remaja, terpolanya solusi untuk mencegah terjadinya pernikahan dini di kalangan remaja.
Pendidikan dan Latihan Menghitung Validitas, Reliabilitas, Tingkat Kesukaran, Daya Beda Soal Bagi Guru PPKn SMAN Se-Kota Mataram Ahmad Fauzan; Hariyanto Hariyanto; Rispawati Rispawati; I Nengah Agus Tripayana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.253 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.982

Abstract

Tujuan  pengabdian dilakukan ini adalah; 1) meningkatkan kemampuan menghitung validitas, realibilitas , tingkat kesulitan dan daya beda suatu soal bagi guru PPKn  pada jenjang SMAN  se kota mataram. 2) para guru PPKn jenjang SMAN se Kota mataram menyadari bahwa soal yang telah dihitung validitas, realibilitas, tingkat kesulitan dan daya bedanya, maka mereka telah memiliki soal terstandar. 3) para guru PPKn jenjang SMAN se kota mataram merintis dan membangun Bank soal terstandar dan bank sola PPKn.4) para guru PPKn jenjang SMAN se Kota Mataram memiliki kesadaran untuk memperbaiki soal yang memiliki validitas, realibilitas, tingkat kesukaran dan daya beda yang jelek. Metode pengabdian menggunakan pendekatan studi kasus pengalaman guru terkait  dengan soal uraian maupun soal pilihan ganda. Hasil dilakukannya pengabdian ini adalah tidak semua guru suka hitungan statistic, maka banyak guru hanya mengandalkan validitas dan reliabilitas soal secara rasional saja dengan tukar pikiran di antara guru PPKn dalam wadah Musyawarah Guru Mata Pelajaran PPKn. Dengan disediakan materi pengabdian kepada masyarakat secara rinci renik, maka kegiatan Pendidikan Dan Latihan menghitung Tingkat Kesuliatan dan Daya Beda soal disertai contoh menghitung validitas dengan uji product moment dan uji reliabilitas test-retest dengan uji product moment menjadi sangat menarik dan menjadi tantangan tersendri bagi masing-masing peserta.
Peran Organisasi Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam Peningkatan Soft Skill Muhammad Thoyyib Fuady; Hariyanto Hariyanto; Ahmad Fauzan; Bagdawansyah Alqadri
MANAZHIM Vol 4 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Manajemen Pendidikan Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/manazhim.v4i2.1803

Abstract

The purpose of this study was to find out 1) the role of the HMPS PPKn FKIP UNRAM organization, 2) Soft Skill improvement of students of the PPKn FKIP UNRAM study program, 3) The role of the HMPS PPKn FKIP UNRAM organization in improving soft skills. This study uses a qualitative approach to the type of survey. The subjects in this study were the chairperson and secretary of the HMPS PPKn FKIP UNRAM 2021. Meanwhile, the informants in this study were the division coordinators related to soft skill development. The informants of this study were determined by purposive sampling technique, namely by using certain considerations so that the data from the informants were not arbitrary. Data was collected by using interview, observation and documentation techniques. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman model which consisted of three steps, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that (1) the Organization of HMPS PPKn FKIP UNRAM has an important role to students of the PPKn FKIP UNRAM study program seen from the potential development work program carried out at any time according to the division, (2) Improvement of soft skills in the HMPS PPKn FKIP Unram organization, ( 3) The organization of HMPS PPKn FKIP UNRAM has an important role for students in improving soft skills in the Civics study program, it can be seen from the habituation process carried out by work program activities continuously and repeatedly.
Penerapan Pembelajaran Nearpod pada Mata Pelajaran PPKn di MTsN 2 Mataram Nurmasita Nurmasita; M. Ismail; Ahmad Fauzan; Edy Herianto
MANAZHIM Vol 4 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Manajemen Pendidikan Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/manazhim.v4i2.1805

Abstract

Learning using nearpod can make learning interactive, effective, innovative and besides that it can also increase students' motivation in learning. This study aims to determine the application of nearpod application learning in Civics subjects at MTsN 2 Mataram. This study uses a qualitative approach with descriptive type. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. Based on the results of the study, it showed that the application of nearpod application learning in Civics subjects was carried out through 3 stages, namely the planning stage, the implementation stage and the evaluation stage. The supporting factors for implementing the nearpod application learning are ready-to-use materials, various features or content, student human resources, and learning motivation. While the inhibiting factors consist of the internet network and the limited number of students.
Problematika Guru dalam Penggunaan Model Pembelajaran Koperatif Tipe Group Investigation di Kelas VIII SMP Negeri 1 Dompu Neneng Ayu Wahdania; Ahmad Fauzan; Hariyanto Hariyanto; Muh Zubair
MANAZHIM Vol 4 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Manajemen Pendidikan Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/manazhim.v4i2.1876

Abstract

This study aims to describe the problems of Civics Teachers in the use of the Group Investigation (GI) Cooperative Learning Model for Class VIII SMPN 1 Dompu. This study uses a qualitative research approach using the phenomenological method. Collecting data in this study using interviews and documentation. The results showed that the Problems of Civics Teachers in the Use of Group Investigation Type Cooperative Learning Model (GI) Class VIII SMPN 1 Dompu, namely: (1) PPKn Teacher Problems (2) Problems of Using Group Investigation Type Cooperative Learning Models in Civics Subjects Class VIII SMPN 1 Dompu and (3) PPKn teacher problems using the Group Investigation type of cooperative learning model in the Civics Class VIII subject at SMPN 1 Dompu.
PENGARUH MODEL BLENDED LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SMP NEGERI 9 MATARAM Muhammad Ilham; Rispa Wati; Ahmad Fauzan; Edy Herianto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 6 Nomor 2 Edisi Desember 2022
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembang pesatnya teknologi dan ilmu pengetahuan yang sangat terlihat pada abad 21 ini. Perkembangan tersebut juga mempengaruhi semua aspek kehidupan, termasuk sektor pendidikan, yang ditandai dengan adanya model blended learning. Tujuan penelitian ini antara lain: 1) Untuk mengetahui pengaruh model campuran terhadap motivasi belajar kewarganegaraan murid dikelas VII di SMPN 9 Mataram, 2) Untuk mengetahui motivasi siswa kelas VII belajar kewarganegaraan di SMPN 9 Mataram. SMPN 9 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitiankuantitatif asosiatif dengan desain pretest-posttest group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 9 Mataram yang terdiri dari 9 kelas,dan sampelnya menggunakan 1 kelas menjadi 2 kelompok berdasarkan sesi perkenalan yang berbeda. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi dan survei. Teknik surve menggunakan pretest dan posttest, analisis data dengan pre-test yang terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas serta uji pengaruh dengan uji hipotesis menggunakan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan blended learning dilaksanakan dalam sesi dan disesuaikan dengan komponen utama blended learning. Bahwa motivasi belajar di kelas eksperimen lebih tinggi daripada di kelas control yaitu nilai pengaruh eksperimen (0,383) atau 38,8 persen pengaruh blanded terhadap motivasi belajar siswa. Dan didapat pengaruh dan dikelas kontrol (0,305) atau 30,5 persen pengaruh blanded terhadap motivasi belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa blended learningberpengaruh terhadap motivasi belajar siswa.Kata Kunci : Model Blended Learning, Motivasi Belajar, dan Pembelajaran PPKn