Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Edukasi Pertolongan pertama pada Syncope (Pentasy) Nasyiatul Aisyiyah di Balecatur, Gamping Sleman Tri Wulandari, Endah; Muhaji, Muhaji; Suparmanto, Gatot
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i03.450

Abstract

Kondisi seseorang yang mengalami kehilangan kesadaran yang mendadak dan bersifat sementara akibat aliran darah dan oksigen ke otak yang berkurang disebut sebagai syncope atau pingsan. Individu yang mengalami syncope dapat menyebabkan cidera sebanyak 28%. Pengetahuan dan sikap dalam memberikan pertolongan pertama pada syncope menentukan keberhasilan dari pertolongan pertama agar terhindar dari cidera. Penanganan syncope merupakan salah satu isu kesehatan yang signifikan di Desa Balecatur, Sleman, mengingat tingginya populasi masyarakat yang sering melakukan aktivitas fisik berat di bawah cuaca panas. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang gejala dan penanganan pingsan yang tepat menjadi penyebab utama dalam lambatnya respon ketika kasus pingsan sehingga dapat menyebabkan resiko cidera. Edukasi dan demonstrasi kesehatan yang menyasar penanganan pertama kasus syncope menjadi solusi yang dipandang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam merespons situasi darurat tersebut. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja untuk memberikan pertolongan pertama pada seseorang dengan syncope merupakan tujuan dari pengabdian ini. Selain itu, tujuan pengabdian ini mengajak remaja untuk dapat berperan sebagai penggerak atau motivator untuk lingkungan disekitarnya tentang bagaimana memberikan pertolongan pertama pada syncope.
Penerapan Mesin Spiner Dan Penataan Managemen Untuk Peningkatkan Produksi Dan Kualitas Alen-Alen Di UMKM Alen-Alen Bendorejo, Pogalan Trenggalek Muhaji, Muhaji; Ismawati, Rita; Fatkhur Romadhoni, Ita; Rohmah Mayasari, Noor
Jurnal Abdisci Vol 1 No 1 (2023): Vol 1 No 1 Tahun 2023
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/abdisci.v1i1.112

Abstract

Desa Bendorejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek merupakan sentra/pusat pembuat dan penjual alen-alen dan makanan khas Trenggalek. Alen-alen adalah makanan khas daerah Trenggalek yang bentuknya seperti cincin. Masyarakat Trenggalek menjadikan alen-alen sebagai camilan sehari-hari di kala musim hujan maupun musim panas sebagai teman minum kopi dan ada juga yang dijadikan pelengkap makan seperti krupuk. Permasalahan di IKM mitra (“RESTU IBU’’ dan “ANUGERAH”) adalah: (1) permasalahan aspek produksi, yakni rendahnya kualitas dan kuantitas produksi alen-alen disebabkan oleh proses penirisan minyak yang kurang maksimal, karena masih menggunakan alat peniris minyak seadanya sehingga hasilnya tidak optimal (kandungan minyak masih banyak dan mudah tengik) dan (2) permasalahan aspek manajemen yakni lemahnya pengelolaan manajemen UMKM pembuat alen-alen yang mencakup manajemen keuangan, manajemen produksi, manajemen sumber daya manusia dan manajemen pemasaran. Solusi yang ditawarkan untuk memecahkan permasalahan yang dialami oleh industri mitra adalah: 1) dibuatkan mesin spiner (peniris minyak) yang terbuat dari steanlis steel yang digerakkan oleh motor listrik dengan kecepatan putaran yang bisa diatur sesuai kebutuhan/tergantung jumlah dan jenis produk; 2) perbaikan manajemen yakni lemahnya pengelolaan manajemen UMKM pembuat alen-alen yang mencakup manajemen keuangan, manajemen produksi, manajemen sumber daya manusia dan manajemen pemasaran. Hasil pelaksanaan PKM-UMKN menunjukkan bawa mesin spiner yang telah dihasilkan dan dilaksanakan pengujian, hasilnya layak digunakan untuk penirisan minyak. Hasil uji lama penirisan menunjukkan bahwa dengan menggunakan spiner dengan penggerak motor listrik lebih cepat 12 kali jika dibandingkan dengan peniris tradisional, lebih cepat 4 kali jika dibandingkan dengan alat peniris yang digerakkan dinamo. Produksi penirisan menghasilkan 18 kg/jam, hal ini naik 4 kali jika dibandingkan dengan mesin penggerak dinamo dan naik 12 kali jika dibandingkan dengan peniris tradisional. Sedang dari hasil pelatihan dan pendapingan manajemen keuangan, manajemen produksi, manajemen sumber daya manusia dan manajemen pemasaran, menjukkan semua peserta mengikuti sangat antusias, dan 15% peserta pelatihan menyatan puas, 85% peserta pelatihan menyatan sangat puas terhadap pelaksanaan pelatihan.
Flame Behavior During the Combustion of Premixed Kapok Oil Influenced by Oxygen and Magnetic Field Perdana, Dony; Rohman, Muhamad Nur; Rosidin, Mochammad Khoirul; Muhaji, Muhaji
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v14i1.92-98

Abstract

This study aimed to determine effect of oxygen enrichment and magnetic field direction on the flame behavior kapok oil combustion. Experiment was carried out to obtain flame evolution, temperature and height. Kapok oil (600 ml) was put in the boiler, and heated to 300°C. A burner chamber is placed for the reaction between kapok oil vapor with air from compressor and oxygen. Two permanent magnets of neodymium nickel grade N52 with intensity 1.1 Tesla were placed on side of burner tip. Results showed the magnetic field produce more transparent, slimmer flames with highest temperature of 679°C, lowest flames height of 5 mm. Magnetic fields produce a Lorentz force that breaks the fuel chemical chain and creates magnetic pulses in the flames. Oxygen contained in air around the burner coupled with oxygen enrichment create excessive oxidizing gas to separate and release electrons. Excessive oxygen results in a higher flame temperature due to faster combustion reaction. The magnetic fields around flames induces flow air which magnetically cause heat transfer around the flame, resulted variable flame height. This combustion produces different flame evolution, temperature, and height. Keywords: Flames behavior, Flames colour, Kapok oil, Magnetic field, Premixed combustion.
Analysis of the Implementation of the Merdeka Belajar Curriculum at SMAN 2 Taliwang Fajrin, Maghfiroh; ramdani, novi; Akbar, Filza; Muhaji, Muhaji; Hikma, Sarah Nikmatul
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 4 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i4.6303

Abstract

This study aims to identify the application of the independent curriculum at SMAN 2 Taliwang. The research method used in this study is qualitative descriptive. Data collection techniques use observation and interview techniques. The data analysis technique consists of three stages, namely data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that the implementation of the Merdeka Belajar curriculum at SMAN 2 Taliwang went well. Students are more active because they can explore their learning interests, which adequate educational facilities support. 
HUBUNGAN FAKTOR USIA TERHADAP TINGKAT KEJADIAN SHIVERING PADA PASIEN PASCA SPINAL ANESTESI DI IBS RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING Muhaji, Muhaji; Nurkholifah, Siti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan: November 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jik.v13i2.6597

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor usia dan kejadian shivering pada pasien anestesi spinal. Menggigil adalah salah satu komplikasi yang mungkin terjadi ketika pasien menjalani anestesi spinal. Salah satu penyebab utama menggigil adalah usia karena berkaitan dengan anatomi, fisiologi, dan kemampuan termoregulasi yang berbeda-beda pada setiap kelompok orang. Jenis penelitian ini melibatkan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian analitik cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang berjumlah 60 responden dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisa data di lakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Dalam analisis distribusi frekuensi, data dikumpulkan dari berbagai aspek seperti jenis kelamin, usia. Tabel distribusi frekuensi memberikan gambaran tentang karakteristik sampel penelitian. Hasil dari penelitian ini yaitu diharapkan dapat memberikan kontribusi Untuk pelayanan kepenataan mulai dari pre hingga post anestesi untuk mengatasi kejadian shivering.
Pengaruh Leadership dan Knowledge Management terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Pelayanan Pajak Madya Makassar Karmianti, Karmianti; Misi, Hasrullah Liong; Indriasari, Dewi Pratiwi; Muhaji, Muhaji
Vifada Management and Digital Business Vol. 1 No. 1 (2024): Januari - June
Publisher : Yayasan Vifada Cendikia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70184/56y8r174

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui serta menguji Pengaruh Leadership dan Knowledge Management terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Pelayanan Pajak Madya Makassar secara parsial dan simultan dari variabel yang diteliti. Penelitian ini mengggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang pegawai dengan metode analisis regresi berganda dengan bantuan aplikasi SPSS.20. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan antara leadership terhadap kinerja pegawai secara parsial, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara knowledge management terhadap kinerja pegawai secara parsial, secara simultan leadership dan knowledge management berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Pelayanan Pajak Makassar
Preparedness of health workers to face the risk of earthquake disasters in the Operating Room (OR) Murdiyanto, Joko; Muhaji, Muhaji; Tri Wulandari, Endah
International Journal of Health Science and Technology Vol. 7 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/ijhst.v7i2.4356

Abstract

According to Yogyakarta Province Regional Disaster Management Agency (BPBD) in the Indonesian Disaster Data and Information, ranking 1st among various disaster indices in the Yogyakarta Province. Health workers in all hospital units are important to prepare for earthquake disaster preparedness, one of which is health workers working in the operating room (OR). There has been no evaluation of preparedness in the operating room in the previous study, and as a form of preparedness evaluation in facing future earthquake disasters. The purpose of this study is to determine the preparedness of health workers to face the risk of earthquake disasters in the operating room (OR). The method employed a mixed-methods approach with a phased mixed approach, namely quantitative and qualitative in the research variables. The samples in this study consisted of all health workers in the PKU Muhammadiyah Yogyakarta General Hospital, totaling 20 people. The results of the study showed varying results on each indicator of healthcare workers' disaster preparedness in the operating room. There are several themes from the results of this study including: the concept of earthquakes, problems and solutions in operating rooms facing mass casualties, and earthquake preparedness in the operating room. This study describes knowledge about the daily habits of activities in the Central Surgical Installation (Operating Room) and illustrates the importance of a better understanding of regular phenomena so that it can be used as a basis for accurate estimates of how a hospital's operation room will face major disaster events and provide the required services.