Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS HAMBATAN GURU IPS DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH DAMPAK PANDEMI COVID-19 DI SMP/MTS KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS Ferdianita, Naila Ferdianita Naila; Mulianingsih, Ferani
Sosiolium : Jurnal Pembelajaran IPS Vol 3 No 1 (2021): Volume 3 Nomor 1 April Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v3i1.45551

Abstract

This study aims to determine the barriers of IPS teachers in distance learning (PJJ) in Gebog District, Kudus Regency. The results of the analysis show that the covid-19 pandemic makes learning in Gebog District, Kudus Regency done with distance learning (PJJ). IPS teacher barriers in distance learning (PJJ) include; (1) differences in geographical location, (2) limitations of learning infrastructure, (3) passive learners, (4) learning assessment, (5) large learning quota, (6) teacher professional ability. And efforts in overcoming distance learning barriers (PJJ) include; (1) the policy of each school, (2) assignment of work directly (3) provision of study motivation and school visit, (4) grant of study quota from the government, (5) direct collection of duties, (6) increasing the professional ability of teachers in the use of technology and communication. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan guru IPS dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus. Hasil analisis menunjukan adanya pandemi covid-19 menjadikan pembelajaran di Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hambatan guru IPS dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) meliputi; (1) perbedaan letak geografis, (2) keterbatasan sarana prasarana pembelajaran, (3) peserta didik pasif, (4) penilaian pembelajaran, (5) kuota belajar yang besar, (6) kemampuan profesional guru. Dan upaya dalam mengatasi hambatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) meliputi; (1) kebijakan masing-masing sekolah, (2) pemberian tugas dilakukan secara langsung (3) pemberian motivasi belajar dan school visit, (4) pemberian kuota belajar dari pemerintah, (5) pengumpulan tugas secara langsung, (6) peningkatan kemampuan profesional guru dalam penggunaan teknologi dan komunikasi.
ANALISIS KENDALA PERENCANAAN BELAJAR TUNTAS DITENGAH PANDEMI COVID-19 OLEH GURU IPS KECAMATAN KARANGPUCUNG KABUPATEN CILACAP Mahmudah, Mellania Nur; Mulianingsih, Ferani
Sosiolium : Jurnal Pembelajaran IPS Vol 3 No 2 (2021): Volume 3 Nomor 2 Oktober Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v3i2.48699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kendala penerapan pembelajaran tuntas ditengah pandemi covid-19 bagi guru mata pelajaran IPS Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu penelitian yang berlandaskan pada filosofi positivism dan mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran tuntas dibeberapa SMP/MTS Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap. SMP/MTS tersebut meliputi SMP N 1 Karangpucung, SMP Islam Karangpucung dan MTS Nurul Huda Karangpucung. Langkah-langkah penelitian meliputi faktor internal perencanaan pembelajaran tuntas dan upaya untuk mengatasi kendala tersebut. Dari hasil penelitian guru IPS dalam penerapan pembelajaran ditengah pandemi covid-19, kendala tersebut antara lain tidak memiliki alat pembelajaran atau smartphone, kuota internet yang sangat terbatas, jaringan internet yang tidak stabil, kurangnya pemahaman materi, kurangnya motivasi belajar pada peserta didik dan peserta didik mengalami kesulitan dalam belajar. This study aims to analyze the safety factor of the application of complete learning in the midst of the Covid-19 pandemic for social studies subject teachers, Karangpucung District, Cilacap Regency This research is a qualitative research that is research based on the philosophy of positivism and finding out how to apply complete learning in several SMP / MTS, Karangpucung District, Cilacap Regency. The SMP / MTS includes SMP N 1 Karangpucung, SMP Islam Karangpucung and MTS Nurul Huda Karangpucung. The research steps included internal factors of complete learning planning. From the results of research that is too strict which is protected by social studies teachers in the application of learning amid the Covid-19 pandemic. These constraints include not having a learning tool or smartphone, a very limited quota, an unstable internet network, a lack of understanding of the material and a lack of student motivation. Communication constraints that are communicated by social studies teachers are the smallest part of students, who have the most difficulty in learning students.
LITERASI SOCIOPRENEURSHIP DAN SUSTAINABLE LIFESTYLE PESERTA DIDIK SMP NEGERI 25 SEMARANG DI TENGAH COVID-19 Ramadhania, Melati; Mulianingsih, Ferani
Sosiolium : Jurnal Pembelajaran IPS Vol 3 No 2 (2021): Volume 3 Nomor 2 Oktober Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v3i2.51504

Abstract

SMP Negeri 25 Semarang develops an environment-based curriculum in order to develop a school culture that cares about the environment while teaching children to be entrepreneurship. The purpose of this study was to find out (1) to determine the level of sociopreneurship in students in the midst of the COVID-19 pandemic (2) the Sustainable Lifestyle attitude possessed by students in the midst of the COVID-19 pandemic. This research method is qualitative with data collection techniques of observation, interviews, documentation, and perposive sampling. The research location is at SMP Negeri 25 Semarang. The data validity technique uses source triangulation. The results of this study indicate that (1) the level of sociopreneurship literacy of students in grades VII, VIII, IX of SMP Negeri 25 Semarang in the midst of the COVID-19 pandemic shows a sufficient category (2) the level of sustainable life style of students of SMP Negeri 25 Semarang in the midst of the COVID-19 pandemic. -19 indicates high category. SMP Negeri 25 Semarang mengembangkan kurikulum yang berbasis lingkungan supaya mengembangkan budaya sekolah yang peduli terhadap lingkungan hidup sekaligus mengajarkan anak berwirausaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) untuk mengetahui tingkat sociopreneurship pada peserta didik di tengah pandemi COVID-19 (2) sikap Sustainable Lifestyle yang dimiliki peserta didik di tengah pandemi COVID-19. Metode penelitian ini adalah Kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi, dan perposive sampling. Lokasi penelitian di SMP Negeri 25 Semarang Teknik validitas data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1), tingkat literasi sociopreneurship peserta didik kelas VII, VIII, IX SMP Negeri 25 Semarang di tengah pandemi COVID-19 menunjukkan kategori cukup (2) tingkat sustainable life style peserta didik SMP Negeri 25 Semarang di tengah pandemi COVID-19 menunjukkan kategori tinggi
IMPLEMENTASI PENANAMAN NILAI KARAKTER DISIPLIN DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 1 BOJA KABUPATEN KENDAL Gunawan, Ali; ., Tukidi; Mulianingsih, Ferani
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 1 No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v1i1.30447

Abstract

The character building in school which is conducted through the learning process to develop. Further, one of the character values ​​is discipline. (1) the improvement of learning values ​​in social science learning in SMP Negeri 1 Boja; (2) the obstacles which are experienced by the teachers who apply character value in SMP Negeri 1 Boja; (3) the way teachers overcome obstacles when applying the discipline character in the process of social science learning in SMP Negeri 1 Boja. The results of this study indicated that (1) the discipline character building ​​in social science learning in SMP Negeri 1 Boja was integrated through learning tools, activities and evaluation; (2) the problem experienced by the teachers in applying the discipline character in social science learning was there were some students who spoke by their own in learning activity process; (3) the teacher's way to overcome the problem was by giving warning and question. Penanaman pendidikan karakter di sekolah dilaksanakan melalaui proses pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan nilai-nilai karakter Salah satunya nilai karakter disiplin.Tujuan dari penelitian ini (1) penanaman nilai karakter disiplin dalam proses pembelajaran IPS di SMP Negeri 1 Boja; (2) kendala yang dialami guru dalam menerapkan nilai karakter disiplin pada proses pembelajaran IPS di SMP Negeri 1 Boja; (3) cara guru dalam mengatasi kendala saat menerapakan nilai karakter disiplin pada proses pembelajaran IPS di SMP Negeri 1 Boja. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penanaman nilai karakter disiplin dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 1 Boja diintegrasikan melalui perangkat pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran; (2) kendala yang dialami guru dalam menanamkan nilai karakter disiplin dala pembelajaran IPS adalah masih ada peserta didik yang berbicara sendiri ketika proses kegiatan pembelajaran; (3) cara guru dalam mengatasi kendala tersebut adalah menggunakan teguran halus dan diberikan pertanyaan.
Kreativitas Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS di Smp Negeri 34 Semarang Tahun Pelajaran 2017/2018 Ulul Azmi, Frishana Selaksa; Purnomo, Arif; Mulianingsih, Ferani
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v1i2.36419

Abstract

Teacher is an important part in the learning process. Besides teaching, the teacher should act as facilitator and motivator for students. Teachers’ Creativity is very important as a support in learning to achieve the learning objectives of the students. Efforts which are done by the teachers are showing up new various ideas, new ways that can make students active, and be able to minimize the causes of learning difficulties of students in Social Science or Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) subject. The research method is qualitative research, with the location of the research is in SMP Negeri 34 Semarang. The research result of teacher creativity in overcoming learning difficulties of students in Social Science subject, there were two factors, namely the internal factors and external factors, the teachers were trying in overcoming learning difficulties of students, as for the efforts that have been done by the teachers, there were obstacles that must be faced by the teachers in overcoming learning difficulties of students. Guru merupakan peranan penting dalam proses pembelajaran. Selain sebagai pengajar, guru harus berperan sebagai fasilitator dan motivator bagi siswa. Kreativitas guru sangat penting sebagai penunjang dalam pembelajaran untuk mencapai tujuan belajar siswa. Upaya yang dilakukan guru dengan memunculkan berbagai ide-ide baru, caracara baru yang dapat menjadikan siswa aktif, serta dapat meminimalisir penyebab kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Metode penelitian adalah penelitian kualitatif, dengan lokasi penelitian di SMP Negeri 34 Semarang. Hasil penelitian kreativitas guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPS terdapat dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal, guru berupaya dalam mengatasi kesulitan belajar siswa, adapun upaya yang telah dilakukan oleh guru, terdapat kendala yang dihadapi guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa.
Implementasi Pendidikan Karakter Peduli Sosial di SMP Negeri 1 Karangtengah Demak Himmah, Faiqotul; Tukidi, Tukidi; Mulianingsih, Ferani
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v1i2.36421

Abstract

Character Education Strengthen (PPK), that consists of social care characther education, is applied at SMP 1 Karangtengah. The purposes of this study are: (1) Describing the implementation of social character education in Social Science learning. (2) Describing how the school culture in implementing social care character. (3) Describing the obstacles in the implementation of social care character education in SMP Negeri 1 Karangtengah. This is a qualitative descriptive study. Researchers conducted observations, interviews, and documentation. Analysis date uses reduction data, display data, and conclusions. The technique of data validity uses triangulation technique and triangulation source. The results showed that: (1) the implementation of educational character of social care starting from preparation of learning, the implementation of learning and evaluation of learning have been going well. (2) The school culture implemented in SMP Negeri 1 Karangtengah already supports the inculcation of social caring character in the students. (3) Obstacles experienced in the implementation of social care character education in the form of obstacles from IPS teachers, differences in the level of understanding of students, and the influence of the outside environment. Penguatan pendidikan karakter (PPK) diantaranya terdiri dari karakter peduli sosial sudah diterapkan di SMP Negeri 1 Karangtengah. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter peduli sosial dalam pembelajaran IPS. (2) Mendeskripsikan bagaimana budaya sekolah dalam penanaman karakter peduli sosial. (3) Menjelaskan hambatanhambatan dalam implementasi pendidikan karakter peduli sosial di SMP Negeri 1 Karangtengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengimplementasian pendidikan karakter peduli sosial mulai dari persiapan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran sudah berjalan dengan baik; (2). Budaya sekolah yang diterapkan di SMP Negeri 1 Karangtengah sudah mendukung penanaman karakter peduli sosial pada siswa. (3). Hambatan yang dialami dalam berupa hambatan dari guru IPS, perbedaan tingkat pemahaman siswa, serta pengaruh lingkungan luar.
IMPLEMENTASI PEMBELAJAARAN IPS BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SMP NEGERI 2 JATINOM KABUPATEN KLATEN Purnani, Syarifah Niken; Mulianingsih, Ferani
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v2i1.39847

Abstract

Teachers must be able to integrate local wisdom in the learning process to create contextual learning. This study aims to determine the learning of social science based on local wisdom, know the inculcation of local wisdom values in Social Studies learning and nalyze the constraints in learning social knowledge based on local wisdom in SMP N 2 Jatinom. This study used qualitative research methods. The results of the study show: (1) Social studies learning by utilizing local wisdom emphasizes the ability to use local wisdom potential. The planning, implementation and evaluation stages are inseparable from the use of local wisdom including legen, pasaran, merak temples, ya qowiyyu and durian festivals. (2) The value of local wisdom instilled in social studies learning in the form of ethical values, social values, and religious values, outside of learning is carried out through the school culture-based character building strengthening program. (3) The obstacles found by the teacher in learning are in the form of external and internal constraints. Guru harus mampu mengintegrasikan kearifan lokal dalam proses pembelajaran agar tercipta pembelajaran yang kontesktual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal, penanaman nilai kearifan lokal dalam pembelajaran IPS dan menganalisis kendala dalam pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal pada SMP N 2 Jatinom. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pembelajaran IPS dengan memanfaatkan kearifan lokal menekankan pada kemampuan pemanfaatan potensi kearifan lokal. Tahap perencanaan, pelaksanaan maupun evaluasi tidak lepas dari pemanfaatan kearifan lokal meliputi pasar legen, pasaran, candi merak, ya qowiyyu dan festival durian. (2) Nilai kearifan lokal yang ditanamkan dalam pembelajaran IPS berupa nilai etika, nilai sosial, dan nilai religius, di luar pembelajaran dilakukan melalui program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) berbasis budaya sekolah. (3) Kendala yang ditemukan Guru dalam pembelajaran berupa kendala eksternal dan internal.
Pemanfaatan Sumber Belajar IPS dalam Proses Pembelajaran Daring di MTs Sultan Agung Srati Octaviani, Nurul Army; Mulianingsih, Ferani
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 3 No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v3i1.44237

Abstract

Region potential-based learning is reflected goverment regulations in the 2013 curriculum, where students must be able to link knowledge with all aspects of life. This study used qualitative research methods. Data collections tecniques throught observation interviews, and documentation. Data sources were obtained from primary and secondary data sources. The validity test in the study used triangulation and data analysis techniques consisted of data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that the learning implementation plan as a result of the covid-19 pandemic. In implementating the learning proces the teacher use the social studies package book and the Menganti Beach tourism booklet as a social science learning resources. The focus of the material in this research is natural resources and maritime materials. The output of the learning is the from of a summary of the material potential of natural and maritime resources. The obstacles found were the lack of learning resources, limited learning media and internet networks.
Analisis Hambatan Guru IPS dalam Pembelajaran Jarak Jauh Dampak Pandemi Covid-19 di SMP/MTs Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus Ferdianita, Naila Ferdianita Naila; Mulianingsih, Ferani
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 3 No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v3i1.45551

Abstract

This study aims to determine the barriers of IPS teachers in distance learning (PJJ) in Gebog District, Kudus Regency. The results of the analysis show that the covid-19 pandemic makes learning in Gebog District, Kudus Regency done with distance learning (PJJ). IPS teacher barriers in distance learning (PJJ) include; (1) differences in geographical location, (2) limitations of learning infrastructure, (3) passive learners, (4) learning assessment, (5) large learning quota, (6) teacher professional ability. And efforts in overcoming distance learning barriers (PJJ) include; (1) the policy of each school, (2) assignment of work directly (3) provision of study motivation and school visit, (4) grant of study quota from the government, (5) direct collection of duties, (6) increasing the professional ability of teachers in the use of technology and communication.
Analisis Kendala Perencanaan Belajar Tuntas di Tengah Pandemi Covid-19 oleh Guru IPS Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap Mahmudah, Mellania Nur; Mulianingsih, Ferani
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 3 No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v3i2.48699

Abstract

This study aims to analyze the safety factor of the application of complete learning in the midst of the Covid-19 pandemic for social studies subject teachers, Karangpucung District, Cilacap Regency This research is a qualitative research that is research based on the philosophy of positivism and finding out how to apply complete learning in several SMP/MTS, Karangpucung District, Cilacap Regency. The SMP/MTS includes SMP N 1 Karangpucung, SMP Islam Karangpucung and MTS Nurul Huda Karangpucung. The research steps included internal factors of complete learning planning. From the results of research that is too strict which is protected by social studies teachers in the application of learning amid the Covid-19 pandemic. These constraints include not having a learning tool or smartphone, a very limited quota, an unstable internet network, a lack of understanding of the material and a lack of student motivation. Communication constraints that are communicated by social studies teachers are the smallest part of students, who have the most difficulty in learning students.