Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of the Application of the Rest Hour Maritime Labor Convention 2006 on MV. Pan Energen Crews to Improve Working Conditions With Analytical Hierarchy Process (AHP) Method Aprillia, Namira; Mulyatno, Imam Pujo; Mursid, Ocid; Yulianti, Serliana
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 20, No 3 (2023): October
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kapal.v20i3.58807

Abstract

The contribution made by the crew is very important for the welfare of the company and the performance on board. But their well-being has not been paid enough attention in the maritime world. Heavy workloads and working hours and lack of implementation of rest hours trigger human error and are prone to fatigue. The implementation of the Maritime Labor Convention 2006 has contributed significantly to the improvement of the working conditions of the crew.  The purpose of this study is to determine the right criteria and strategic solutions in helping to improve the application of rest hours to crew members. Criteria and strategy solutions were obtained through the Analytical Hierarchy Process (AHP) and Expert Choice methods are used as supporting software for calculations. The stages of observation, interviews, dissemination of questionnaires, modeling and choice are processes carried out in data processing.  Rest time criterias with a weight value of 0.534 and an inconsistency value of 0.004466 was the main criteria chosen by the respondents. Meanwhile, Sleep Duration is a strategy solution chosen as the top priority with the weight value of 0.220 with an inconsistency value of 0. The results of the two inconsistencies each have a CR value of < 0.1 indicating that the results of rest hour application data processing based on the 2006 Maritime Labor Convention can be declared consistent and accurate.
Analisa Evakuasi Pada Kapal KM. Kirana IX 9168 GT Menggunakan Metode Agent Based Modelling Simulation Dalam Kondisi Kebakaran perdana, muhammad jamal gilang; mulyatno, imam pujo; santosa, ari wibawa budi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 2 (2023): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data dari KNKT sebanyak 120 kecelakaan terjadi di Perairan Indonesia dimana 89% diantaranya terjadi pada kapal motor dengan 44 kejadian akibat kebakaran selama tahun 2003 hingga 2019. Penelitian ini membahas waktu evakuasi pada kondisi kebakaran dengan menerapkan ketetapan dari IMO MSC.1/Circ. 1238. Penelitian ini dilakukan pada kapal penumpang 9168 GT yang diasumsikan terjadi kebakaran pada salah satu truck di tengah geladak kendaraan. Software yang digunakan pada penelitian ini meliputi Pathfinder dan Pyrosim. Dari hasil simulasi memberikan dampak dari kebakaran yaitu menimbulkan gas beracun, jarak pandang yang minim, dan nilai heat release rate pada kisaran 1000 kW. Dengan kondisi tersebut dihasilkan waktu evakuasi pada kasus 1; 51,40 menit, kasus 2; 49,90 menit, kasus 3; 51,61 menit dan kasus 4; 50,31 menit dengan eror pada setiap kasusnya kurang dari 5%. Sehinga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menghasilkan waktu evakuasi di setiap kasusnya kurang dari 60 menit sesuai dengan standard performance IMO MSC. 1/Circ. 1238.
Analisa Reschedule Reparasi Tiga Unit Kapal menggunakan Metode Critical Chain Project Management (CCPM) Aeni, Kartika Nur; Mulyatno, Imam Pujo; Rindo, Good
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reparasi kapal berdasarkan repair list pada setiap kapal banyak mengalami keterlambatan karena sistem pekerjaan reparasi terpisah padahal sistem fasilitas saling memiliki ketergantungan, maka dari itu penelitian ini dilakukan penjadwalan ulang reparasi dengan menggabungkan repair list tiga unit kapal secara simultan sehingga diantisipasi keterlambatannya menggunakan metode critical chain project manajement (CCPM). CCPM merupakan suatu metode manajemen proyek yang berfokus pada pengelolaan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis durasi pada aktivitas kritis, menghitung biaya tenaga kerja, serta menentukan nilai buffer pada proyek reparasi tiga unit kapal. Hasil perhitungan pada penelitian ini didapatkan 22 aktivitas kritis dengan lama durasi reparasi 14 hari sudah termasuk penggunaan buffer, dan lebih cepat 6 hari dari durasi awal. Biaya tenaga kerja yang diperoleh dengan metode CCPM yaitu Rp. 141.131.250,- dan lebih hemat 25,8% dari biaya awal Rp. 190.200.000,- karena ada resources levelling dan buffer time yang menekan biaya pada sistem critical chain project management. Penelitian ini juga memperhitungkan nilai produktivitas, dimana produktivitas optimal terjadi pada pekerjaan replating, pengetesan plate deck, serta bangunan kapal sebesar 1000 kg/hari dan hasil analisis mengenai jumlah peralatan memenuhi dalam kegiatan proyek reparasi setelah dilakukan reschedule menggunakan critical chain project management.   
Studi Manajamen Risiko dengan Metode FTA dan FMEA akibat Keterlambatan Proyek Pembangunan Kapal Perintis KM. Sabuk Nusantara 72 Putri, Henna Dellya Zenitta; Mulyatno, Imam Pujo; Manik, Parlindungan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 2 (2023): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek pembangunan kapal di salah satu galangan mengalami keterlambatan. Manajemen risiko dilakukan guna mengurangi dampak yang dapat merugikan perusahaan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor peyebab dan probabilitas keterlambatan, risiko yang paling dominan dan menentukan langkah mitigsi yang tepat. Metode Fault Tree Analyasis digunakan untuk mengetahui probabilitas keterlambatan dari hasil risiko yang telah diidentifiksi. Metode Failure Mode and Effect Anlysis digunakan untuk menentukan risiko dominan dari nilai Risk Priority Number.  Hasil analisa FTA didapatkan 2 (dua) faktor utama yang menyebabkan keterlambatan yaitu Proses produksi terhambat dengan probabilitas 0,1043 dan Sistem manajemen kurang optimal dengan probabilitas 0,0228. Sehingga didapatkan probabilitas Top Event (Keterlambatan Proyek Pembangunan Kapal) sebesar 0,1248. Hasil analisa FMEA didapatkan 11 risiko kategori high risk yang menjadi penyebab dominan yaitu Permasalahan pemberian hak karyawan RPN 632, Permasalahan pembayaran pembelian barang RPN 631, Sub kontraktor kurang berkompeten RPN 605, Jumlah peralatan terbatas RPN 570, Peralatan yang tidak dirawat dengaan baik 566, Pemakaian alat  melebihi batas RPN 564, Sub kontraktor belum dibayar RPN 538, Kualitas material kurang baik sehingga dilakukan rebuy RPN 532, Material belum ada dipasaran RPN 513, Koreksi gambar oleh BKI RPN 510, dan Koreksi interior oleh OS RPN 507 Berdasarkan hasil observasi dan diskusi yang telah dilakukan bersama dengan dengan Kepala Divisi Perencanaan dan Teknik, Kepala Divisi Komersil, Kepala Proyek dan Kepala Bagian terkait didapatkan urutan risiko beserta langkah mitigasi yang diperlukan berupa rekomendasi perbaikan untuk risiko kategori high risk. Sebagaimana dapat dilihat pada tabel 12.
Analisa Reschedule Dengan Critical Path Method Pada Reparasi Kapal Mooring Di Galangan Cirebon Lestari, Indah; Mulyatno, Imam Pujo; ., Kiryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 2 (2023): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian proyek reparasi kapal MB. Transko Patin 02 di galangan PT. Dok Bahari Nusantara dilaksanakan dengan durasi 16 hari. Critical Path Method digunakan dalam sistem penjadwalan untuk menyelesaikan penelitian reshedule reparasi MB. Transko Patin 02. Penelitian ini bertujuan guna menghindari keterlambatan yang dapat merugikan pihak galangan dengan memberikan alternatif durasi waktu dan biaya optimal. Analisa percepatan proyek reparasi dilakukan dengan alternatif penambahan jam kerja dan penambahan tenaga kerja pada pekerjaan lintasan kritis. Total biaya normal pekerjaan reparasi yang berada pada lintasan kritis Rp 30.360.000,00. Hasil analisa diperoleh percepatan durasi sebesar 31,25% yaitu 5 hari dari durasi normal 16 hari menjadi 11 hari. Pada analisa dengan alternatif jam kerja (lembur) sebesar 45,45% yaitu Rp13.800.000,00 sehingga total biaya menjadi Rp 44.160.000,00. Sedangkan hasil analisa dengan alternatif penambahan tenaga kerja diperoleh pengurangan biaya sebesar 3,03% yaitu Rp 920.000,00 sehingga total biaya menjadi Rp 29.440.000,00. Rescedule dengan alternatif penambahan tenaga kerja menghasilkan durasi dengan biaya lebih efisien dan optimal dari alternatif penambahan jam kerja (lembur).
Perancangan Sistem Digitalisasi Monitoring Data RPM Engine dan Temperatur Minyak Lubrikan Kapal Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Metode Simulasi Prototype ESP32 Agustini, Syarifah Ahdi; Mulyatno, Imam Pujo; Amiruddin, Wilma
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 4 (2023): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) pada permesinan kapal mendukung upaya pemeliharaan predictive maintenance yang memanfaatkan peralatan berteknologi tinggi seperti sensor dan satelit komunikasi untuk memonitor peralatan serta mendeteksi kerusakan sebelum terjadinya kegagalan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model sistem monitoring rpm mesin dan temperatur minyak lubrikan kapal berbasis IoT dengan menggunakan simulasi prototype. Sensor encoder berfungsi untuk membaca data rpm dan sensor DS18B20 untuk pembacaan data temperatur minyak lubrikan diintegrasikan dengan mikrokontroler ESP32 dan jaringan internet, sehingga didapatkan pelaporan data yang akurat secara real-time. Perancangan penerapan teknologi IoT pada permesinan kapal menggunakan sensor-sensor dan jaringan internet berpedoman pada Peraturan BKI Kapal Tak Berawak Section 8 terkait Pengendalian dan Pengoperasian Jarak Jauh. Hasil dari pengujian dan analisis kerja prototype sistem yang telah dirancang menunjukkan mikrokontroler ESP32 dapat digunakan untuk monitoring kondisi rpm mesin dan suhu minyak lubrikan dengan masing-masing nilai presentase error sebesar 1,305% untuk sensor encoder dan 0,972% untuk sensor DS18B20. Keunggulan penerapan sistem monitoring berbasis IoT antara lain, kondisi mesin dapat dipantau secara real-time menggunakan aplikasi/web dashboard yang dapat diakses oleh operator di kapal dan/atau operator jarak jauh di pelabuhan, mengirimkan peringatan kondisi operasi serta sebagai support decision making bagi operator mesin apabila terjadi kondisi tidak normal.
Analisa Pengaruh Variasi Ketebalan Serta Jenis Coating Pada Pelat Baja SS400 Terhadap Laju Korosi dan Uji Adhesi Aji, Alfi Bayu; Santosa, Ari Wibawa Budi; Mulyatno, Imam Pujo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja SS 400 merupakan material utama dalam industri perkapalan. Meskipun memiliki keunggulan, baja ini menghadapi masalah yang tidak dapat dihindari yakni korosi. Namun dapat diperlambat dengan melakukan pemberian pelapisan pada permukaan baja (coating). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi ketebalan dan jenis coating yang berbeda terhadap pengujian adhesi dan laju korosi. Material yang digunakan adalah baja SS400 dengan menerapkan variasi ketebalan 75 µm, 125 µm, dan 250 µm, serta jenis coating alkyd dan epoxy sebagai primer coating menggunakan solvent thinner. Pengujian adhesi menggunakan metode pull-off-test dengan Standar ASTM D4541, sedangkan untuk pengujian laju korosi menggunakan metode elektrokimia menggunakan sel tiga elektroda dengan software CorrTest sesuai standar ASTM G102. Pengujian dilakukan setelah pelapisan diaplikasikan dan cat benar-benar kering. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai adhesi metode pull-off-test  tertinggi diperoleh pada pelapis epoxy hempadur mastic 45881  dengan ketebalan 250 µm, yaitu 18,78 MPa. Sementara itu, laju korosi metode elektrokimia terbaik diperoleh pada coating epoxy hempadur mastic 45881 dengan ketebalan 125 µm menghasilkan nilai 0,016915 mmpy. Semakin tebal penerapan coating tidak selalu meningkatkan perlindungan terhadap laju korosi, tetapi justru dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya cacat coating yang dapat menurunkan perlindungan pada material.
Optimasi Reschedule Reparasi Kapal KMP. Tribuana 1 dan MT. Bulue Star 5 Menggunakan Metode Time Cost Trade Off dengan 8 Variasi Crashing Berbasis CPM Asfala, Davierend; Mulyatno, Imam Pujo; Manik, Parlindungan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 1 (2024): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimasi reschedule reparasi 2 kapal yang dilaksanakan secara simultan bertujuan untuk mencegah keterlambatan dari pengerjaan proyek yang berdasarkan repair list untuk mendapatkan skenario pengerjaan yang paling efektif untuk menyelesaikan proyek dengan mempertimbangkan biaya dan durasi yang optimum, metode yang digunakan pada penelitian ini adalah time cost trade off berbasis critical path method dengan variabel durasi, tenaga kerja, dan biaya, reschedule reparasi proyek diuji dengan 8 variasi crashing. Dari hasil pengujian didapatkan beberapa kesimpulan mengenai variasi dalam pengerjaan proyek bahwa Dalam skenario normal, proyek ini akan memakan waktu total selama 144 hari dengan biaya sebesar 50,400,000. berdasarkan crashing dengan variasi A1, waktu pengerjaan proyek dapat berkurang menjadi 134 hari dengan tambahan biaya 4,550,000, atau sebesar 9.03% biaya dari pengerjaan normal. Skenario A2 dan A3 juga menunjukkan efisiensi serupa dengan penambahan biaya sebesar 18.08% dan 15.08%. Sedangakan di sisi lain, pengerjaan proyek dengan scenario B1 menghasilkan pengurangan durasi pengerjaan proyek hingga 118 hari dengan tambahan biaya Rp.4.316.666,- pada pengerjaan B2 menghasilkan pengurangan durasi proyek 29,86% dengan biaya Rp.5.623.333,- skenario B3 memungkinkan pengurangan yang signifikan waktu penyelesaian menjadi 86 hari dengan penambahan biaya sebesar 12.15%
Analisa Shop Level Planning dengan Precedence Diagram Method pada Dua Unit Reparasi Kapal Hasibuan, Evi Aisah; Mulyatno, Imam Pujo; Amiruddin, Wilma
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa shop level planning diperlukan untuk mengetahui tingkat produktivitas pada setiap bengkel berdasarkan repair list, urutan pekerjaan dan dihitung berdasarkan jalur kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menggabungkan  dua repair list pada  kapal X dan kapal Y sehingga diperoleh penjadwalan baru dengan alternatif penambahan waktu kerja dan tenaga kerja menggunakan shop level planning dan precedence diagram method dengan mempertimbangkan keadaan fasilitas, peralatan galangan. Hasil analisis penelitian ini menghasilkan 18 lintasan kritis dan memperoleh  percepatan durasi proyek  lebih optimal  dengan alternatif penambahan jam kerja selama 4 jam  dan penambahan tenaga kerja dengan persentase 30%, mengakibatkan penambahan tenaga kerja 44 orang atau 30%, lebih banyak  dari tenaga kerja awal dan pada kedua alternatif ini menghasilkan durasi dibawah normal yaitu dari 28 hari menjadi 13 hari atau sebesar 54%, lebih cepat dari durasi normal dengan produktivitas 403,79 kg/ hari, dan dihasilkan analisa nilai berupa produktivitas disetiap bengkel yaitu bengkel replating menghasilkan produktivitas sebesar 101,53 kg/ hari orang, bengkel sandblasting dan pengecatan menghasilkan produktivitas  sebesar 131,99 /hari orang, sedangkan bengkel perpipaan menghasilkan produktivitas  sebesar 68,14 kg / hari orang. Berdasarkan hasil perhitungan utilitas galangan sudah mencukupi dengan kebutuhan galangan  yaitu trafo las SMAW 105 kg/unit hari, trafo las GTAW 4,037 kg/ unit hari, mesin NC cutting 2632 kg/unit hari, mesin bending pipa 554 kg/unit hari, mesin pemotong 2148 kg/unit hari, pompa cat 478 /unit hari, compressor sandblasting 717 /unit hari.
Analisa Penerapan Schedule Reparasi 4 unit Kapal secara Simultan Berbasis Critical Path Method Serta Pengaruhnya Terhadap Progress Pekerjaan Rahmawati, Rissa Dwi; Mulyatno, Imam pujo; kiryanto, kiryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 1 (2024): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada galangan kapal yang mengerjakan reparasi dengan berbagai type kapal dilakukan scheduling pada masing-masing repair list. Sebelum kegiatan perbaikan kapal dilakukan, pihak dari galangan kapal akan menyediakan suatu jadwal (schedule) untuk perkiraan waktu kapal saat perbaikan. Agar pekerjaan menjadi efisien maka akan dibuat repair list secara simultan yang bertujuan untuk mengetahui produktifitas, lintasan kritis serta mendapatkan schedule baru berdasarkan network planning. Pada penelitian ini data yang dipakai adalah repair list 4 unit kapal dengan critical path method (CPM) yang dibantu oleh software Microsoft Project untuk membantu mengelola suatu proyek. Hasil yang diperoleh pada network diagram adalah dari total jumlah aktivitas kerja terdapat 75 kegiatan lintasan kritis dari 113 keseluruhan kegiatan perbaikan. Dengan opsi lembur (penambahan jam kerja) terjadi perubahan durasi sebanyak 18,03% atau 11 hari dari 61 hari menjadi 50 hari. Sedangkan dengan opsi penambahan jumlah pekerja, terjadi perubahan durasi sebanyak 19,67% atau 12 hari dari 61 hari menjadi 49 hari. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan opsi penambahan jumlah pekerja lebih efisien dan efektif, dikarenakan hasil percepatan durasi dengan opsi menambah jumlah pekerja lebih optimal dibandingkan menambah jam kerja (lembur).
Co-Authors ., Kiryanto A.F. Zakki Abdul Aziz Romani Achmad Nurochman Adnan Septi Hadi Romadlon Aeni, Kartika Nur Agung Putra Agung Surana Dwi Yoga Agung, Risto Wibowo Agustini, Syarifah Ahdi Ahmad Fauzan Zakki Ahmad Firdhaus Aji, Alfi Bayu Akbar Huffadz Kalam Akbar, Heri Akbar, Ilham Fathony Alam Fajar Ramadhany Aldias Bahatmaka Alief Hidayatulloh Ananda Riris Kurnia Pratama Andi Trimulyono Andreas Ricardo Hasian Siagian Andriyanto, Fajar Andromeda, Trias Angelia, Christine Anggita Firda Renatasari Aprillia, Namira Ardi Septiadi Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santoso Arif Putra Rizky Ary Ramadhan Asfala, Davierend Astrid Aisya Rahmi Aziz Mukhsin Bayu Ade Mahaputra Bayu Adityo Nugroho Bela Saktila Sandy Berlian Arswendo A Berlian Arswendo Adietya Bibit Saputra Bimantara, Rizky Dwi Ananda Cindy Rizka Griyantia Citra Tri Tunggal Dewi Deddy Chrismianto Defina - Prawoto Dhimas Satriyan Panuntun Dina Krisnawati Ebenhazer Rizky Dwiano Eko Sasmito Hadi Ellypar Sutisna S Fahmi, Syamil Fajar adha Fajar Susilo Fajrul Falah Rosid Fakhrija, Muhammad Fahmy Farrand, Joshua Fasya Nurayoga, Fasya Feri Adi Mukhlisin Ferlyn Papalangi Fikri Khalis Tenar Firmandha, Topan Frima Daim Siregar Good Rindo Hafidh Ivandri Harry Pratama, Muhammad Hartono Yudo Hasibuan, Evi Aisah Herman Afdul Ngazis, Herman Afdul Heru Ayo Subandi Hidayat, Nur Fajar Hilman Andriyana Hidayatis Salam I Made Wira Karisma Imam Handhika, Imam Indah Lestari, Indah Indra Kurniawan Iqbal Fahrudin J. Johan Joko Subekti Jordan Samuel Hutapea Josua Parulian Parulian Sinaga Khoirulloh, Muhamad Iman Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kyky Ramalida Yanti Ladwika Ilham Albiyan Lestari Damanik M Yaqut Zaki Aji M. Andi Handrian M. Ikbal Afdhal Maria Listyo Yulianti Moh. Hasan Sidiq Moh. Resi Trimulya S Muhammad Alan Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Najma Hozilah Nofia Maranata Norman Yasser Arrazi Ocid Mursid Ocid Mursid Overt Elois Pardamean Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik perdana, muhammad jamal gilang Permadi, Andy Setya Ponco Bagio Pamungkas Pradipta, Muhammad Daffa Purba, Siska Dearni Ajijah Putri, Henna Dellya Zenitta Rachmat Alif Maulana Rahmawati, Rissa Dwi Raldimaz Islahan Recha Hafida Ardiansyah Rezza Alvian Santosa Richad Yunanto Rifat Al Farid Riki Agustian, Riki Risda Septerina Rizki Hidayatullah rochim, fatkhu nur Romansah, Dimas Rosita, Ila Saean, Indra Samuel Febriary Khristyson Samuel Febriary Khristyson Samuel Samuel Samuel Samuel Sari, Kamala Nabila Sarjito Joko Sisworo Sarjito Joko Sisworo Sarjito Joko Sisworo Sarjito Jokosisworo Sarjito Jokosiworo Setiyo Triyanto Shafira Nabila Siregar Shalwa An-nisa Addawiyah Sheila Ayu Kirana Prabani Simanjuntak, Redeko Saferland Siregar, Frima Daim Siswoyo, Ghaisani Nabilla Solihin Suwarsa Sudarminto, Tri Astuti Sukanto Jatmiko Sukron Makmun Sukron Makmun Surya Ari Wardana Syaiful Tambah Putra Ahmad Tuswan Tuswan Untung Budiarto Vina Widya Lestari Wahyu Dwi Yunanto Wahyu Wibowo Wijaya, Stefanus Victorino Candra Wildan Achmad Suryaningrat Wilma Amiruddin Wiranda, Ariiq Daffa Yuli Prastyo Yulianti, Serliana Zaki Maulana Iqbal