Claim Missing Document
Check
Articles

Design Interior dan Re-layout Ruang Akomodasi dengan Metode CORELAP pada Kapal Ro-Pax 10000 GT Siswoyo, Ghaisani Nabilla; Mulyatno, Imam Pujo; Santosa, Ari Wibawa Budi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 4 (2023): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal Ro-Pax dilakukan perbaikan desain interior dan tata letak berdasarkan aturan SOLAS akibat kebakaran kapal. Penelitian ini bertujuan merencanakan layout ruang akomodasi kapal menggunakan metode CORELAP dan hasil desain interior dipastikan sesuai dengan peraturan SOLAS. Manfaat dari penelitian ini terciptanya layout yang teratur dan desain interior yang mementingkan aspek keamanan dan kenyamanan penumpang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa metode yang digunakan berhasil menciptakan susunan layout baru yang merupakan opsi terbaik, dimana Ruang Deluxe memiliki kedekatan dengan Ruang VVIP dan Ruang VIP. Toilet 1 memiliki kedekatan dengan Ruang VIP. Toilet 2 memiliki kedekatan dengan Mushola, Ruang Medis dan Ruang Ekonomi. Ruang Pengemudi memiliki kedekatan dengan Ruang Eksekutif 1 dan Ruang Eksekutif 2. Mushola memiliki kedekatan dengan Toilet 2, Ruang Eksekutif 1, Ruang Eksekutif 2 dan Ruang Medis. Dapur Saji memiliki kedekatan dengan Ruang Ekonomi dan Kafetaria. Perubahan pada masing-masing ruangan yang diteliti sudah memenuhi peraturan keselamatan mengenai material yang tidak mudah terbakar, peletakan furnitur, penerangan darurat tambahan, deteksi kebakaran, sprinkler, ketersediaan APAR, lifejacket.
ANALISA EVAKUASI PENUMPANG DENGAN METODE PENDEKATAN SIMULASI BERDASARKAN ATURAN IMO MSC.1/CIRC.1533 PADA KAPAL PENYEBRANGAN PENUMPANG 5000 GT Farrand, Joshua; Mulyatno, Imam Pujo; Adietya, Berlian Arswendo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut data KNKT jumlah kecelakaaan kapal penumpang sejak tahun 2019 sampai 2021 berjumlah 55 kasus kecelakaan. Kasus kecelakaan tersebut mengakibatkan 199 orang meninggal dunia dan 70 orang mengalami luka luka. Maka diperlukan evaluasi penanganan evakuasi penumpang dan awak kapal. Penelitian kali ini membahas waktu evakuasi pada kondisi kebakaran di geladak kendaraan serta dampak yang ditimbulkan. Penelitian ini dilakukan pada kapal KM. Dharma Kencana I dengan menggunakan metode simulasi kebakaran. Dari hasil simulasi memberikan dampak dari kebakaran yaitu menimbulkan gas beracun, jarak pandang yang minim, dan nilai laju pelepasan panas pada kisaran 1000 kW. Penelitian ini menghasilkan waktu evakuasi kasus 1; 22,90 menit, untuk kasus 2; 22,68 menit, kasus 3; 23,97 menit dan kasus 4; 23,43 menit dengan eror pada setiap kasusnya kurang dari 5%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menghasilkan waktu evakuasi di setiap kasusnya kurang dari 60 menit sesuai dengan standard performance IMO MSC. 1/Circ. 1533.
Penerapan Critical Chain Project Management (CCPM) dalam Percepatan Proyek Reparasi KT. Selat Legundi II – 206 dengan Variasi Pemotongan Safety Time Fahmi, Syamil; Mulyatno, Imam Pujo; Zakki, Ahmad Fauzan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 4 (2023): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Critical Chain Project Management (CCPM) adalah pendekatan manajemen proyek berdasarkan Theory of Constraints untuk mengevaluasi durasi proyek dengan mempertimbangkan keterkaitan antar aktivitas, kebutuhan sumber daya, dan lain-lain. Analisa ini menerapkan buffer proyek pada rantai jalur kritis untuk mengantisipasi keterlambatan. Pada reparasi KT. Selat Legundi II – 206 durasi normal 24 hari, setelah dianalisa menggunakan metode CCPM dengan pemotongan safety time sebesar 50% dengan software menjadi 12 hari, biaya tenaga kerja menjadi Rp 67.050.000, yaitu sama dengan biaya normal, tetapi saat buffer time 9 hari dikonsumsi, maka terjadi kenaikan harga sebesar 38,3% atau menjadi Rp 92.700.000. Saat dianalisa menggunakan metode CCPM dengan pemotongan safety time sebesar 20% dengan software menjadi 20 hari, biaya tenaga kerja mengalami kenaikan 14,3% atau menjadi Rp 76.650.000, tetapi saat buffer time 4 hari dikonsumsi, maka terjadi kenaikan harga sebesar 31,3% atau menjadi Rp 88.050.000. Kedua metode ini lebih efisien dari segi waktu tetapi mengalami kenaikan dari segi biaya.
Analisa Penerapan Metode Time Cost Trade Off Dalam Optimasi Proyek Reparasi MT Poka Jo Wijaya, Stefanus Victorino Candra; Yudo, Hartono; Mulyatno, Imam Pujo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Time Cost Trade Off merupakan metode yang digunakan untuk melakukan percepatan penyelesaian suatu proyek dengan penambahan biaya yang optimum. Metode ini menghasilkan analisa dari percepatan jadwal proyek yang dapat dilakukan dengan penambahan sumber daya, perlengkapan, jam lembur, dll. Proses percepatan dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan antara waktu, biaya dan kualitas pekerjaan. Namun, tidak menutup kemungkinan sebuah proyek tetap dapat mengalami keterlambatan seperti proyek reparasi kapal MT Poka Jo yang disebabkan oleh keterlambatan material. Pelaksanaan penelitian dimaksudkan untuk mempersingkat waktu penyelesaian proyek dengan memperhatikan perubahan biaya proyek. Time Cost Trade Off method dengan alternatif penambahan jam lembur serta tenaga kerja pada lintasan kritis dapat digunakan untuk menanggulangi keterlambatan. Hasil analisa pada penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan Time Cost Trade Off method dengan alternatif penambahan jam lembur selama 1 jam serta tenaga kerja sebanyak 11% merupakan opsi yang paling optimal karena dapat memperecepat durasi proyek sebanyak 15 hari yang semulanya 65 hari, dan pengurangan biaya sebanyak Rp 1.441.500 dari biaya awal proyek.
Analisa Shop Level Planning and Scheduling pada Pekerjaan Reparasi Kapal TB. MBS 88 dan BG. MBS 332 dengan Critical Path Method di Galangan Tegal rochim, fatkhu nur; Mulyatno, Imam Pujo; Budiarto, Untung
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 2 (2023): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlambatan proyek reparasi kapal seringkali terjadi dalam proses penyelesaiannya, sehingga diperlukan perencanaan jadwal yang akurat setiap bengkel. Percepatan durasi dengan Shop Level Planning and Schedulling dan Critical Path Method digunakan dalam penjadwalan setiap bengkel untuk mengetahui efektifitas waktu. Jalur kritis digunakan untuk mengetahui percepatan durasi proyek dengan alternatif penambahan jam kerja dan penambahan tenaga kerja. Penelitian dilakukan dengan menggabungkan schedule dari repair list dua kapal secara simultan yang menghasilkan nilai produktivitas pada setiap bengkel. Hasil analisa dengan menggunakan software Microsoft Project didapatkan 19 pekerjaan pada jalur kritis dan dilakukan crashing penambahan jam kerja mengalami percepatan durasi normal proyek dari 32 hari menjadi 27 hari yaitu 5 hari. Sedangkan crashing penambahan tenaga kerja mengalami percepatan durasi normal proyek dari 32 hari menjadi 28 hari yaitu 4 hari. Hasil analisa nilai produktivitas setiap bengkel sebagai berikut: bengkel hull 24,5 m²/mandays, 0,17 unit/mandays, pipe 0,7 m/mandays, deck outfitting 1,22 pcs/mandays, 12,35 kg/mandays, 0,22 unit/mandays, electrical 0,5 unit/mandays, propulsi and rudder 0,13 unit/mandays, tank cleaning and main deck 0,5 tangki/mandays, 0,09 ls/mandays, steel work 17,59 kg/mandays, 0,68 pcs/mandays, 2,22 m/mandays, 0,25 ls/mandays. Berdasarkan penelitian ini dihasilkan percepatan durasi dengan alternatif penambahan jam kerja lebih efektif 15,63% untuk mengatasi keterlambatan dalam penyelesaian proyek reparasi kapal.
Analisis Pengaruh Variasi Larutan Garam Pada Proses Quenching Terhadap Ketahanan Aus, Struktur Mikro, Dan Kekerasan Baja VCN 150 sebagai Material Poros Propeller Simanjuntak, Redeko Saferland; Budiarto, Untung; Mulyatno, Imam Pujo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 3 (2024): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keausan pada poros propeller terjadi diakibatkan oleh kebocoran pada seal yang menyebabkan masuknya air laut ke terowongan poros propeller dan sekaligus membuat tercampurnya minyak pelumas dengan air laut. Keausan adalah hilangnya material secara progresif ketika dua permukaan yang berinteraksi bergerak relatif satu sama lain yang kemudian menyebabkan kerusakan pada salah. satu atau. kedua. permukaan. VCN 150 merupakan baja paduan yang sering digunakan untuk pembuatan poros dan memiliki kemampuan untuk dikeraskan yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan. agar mengetahui. pengaruh media. pendingin quenching larutan garam terhadap nilai kekerasan, keausan dan struktur mikro. Untuk mendapatkan kekerasan dan ketahanan aus dari material yang diinginkan dapat dilakukan dengan perlakuan panas dan quenching. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu spesimen 35‰ yang mendapatkan tahan aus yang baik yaitu sebesar 0,000097  disusul dengan spesimen 15‰, 3‰, dan raw material. Nilai keausan berbanding lurus dengan nilai kekerasan, dimana semakin keras material tersebut maka semakin baik juga ketahanan aus yang dihasilkan. Nilai kekerasan tertinggi pada spesimen 35‰ sebesar 565,8 VHN dan yang terendah pada spesimen raw material sebesar 255,58 VHN. Pada uji mikrografi terdapat fasa martensite setelah mengalami proses quenching, semakin tinggi kadar larutan garam maka struktur martensite yang terbentuk juga semakin halus dan fasa pearlit pada spesimen 35‰ lebih dominan dibandingkan spesimen raw material, 3‰, dan 15‰. Dari hasil penelitian ini, dapat. disimpulkan. bahwa. penerapan media pendingin larutan garam proses quenching pada baja VCN 150 dapat meningkatkan kekerasan baja dan tahan aus.
Perencanaan Galangan Kapal Kapasitas 6000 DWT di Wilayah Greenfield Pekalongan Pradipta, Muhammad Daffa; Mulyatno, Imam Pujo; Tuswan, Tuswan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 4 (2023): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah Greenfield Pekalongan sangat berpotensi untuk pengembangan industri perkapalan. Kajian kapal-kapal yang potensial di Indonesia adalah kapal 6000 DWT, galangan kapal di Jawa Tengah untuk bangunan baru kapasitas 1,6 ton/hari dan reparasi kapasitas 10 ton/hari. Penelitian ini bertujuan merencanakan galangan kapal yang efisien dan efektif, menentukan tata letak yang paling efisien dengan biaya penanganan material yang rendah, maka dilakukan analisa Algoritma CRAFT (Computerized Relative Allocation of Facilities Techniques). Hasilnya: luas area produksi sebesar 17.450 m2 dan kapasitas produksi 11.480 ton/tahun, bangunan baru 6.000 ton/tahun dengan waktu material handling 297,58 jam dan reparasi 1.370 ton/triwulan dengan waktu material handling 68 jam. Dilakukan simulasi aliran material dengan perangkat lunak ProModel untuk memastikan kelancaran proses produksi. Hasil simulasi menunjukkan utilisasi di setiap departemen produksi mencapai lebih dari 70%, dan penanganan material tidak mengganggu proses produksi. Rata-rata waktu penggunaan forklift 0,05 jam, dan mobile crane 0,07 jam untuk 1 perjalanan. Galangan kapal yang direncanakan mampu memenuhi target produksi dan reparasi yang telah ditentukan, maka wilayah Greenfield Pekalongan layak untuk dilakukan pembangunan galangan kapal baru.
Analisa Shop Level Planning Dengan Metode CPM Pada Kapal TB. Equator 06 dan TK SML 3001 Saean, Indra; Kiryanto, Kiryanto; Mulyatno, Imam Pujo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 2 (2023): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Critical Path Method adalah suatu metode yang memanfaatkan adanya jalur kritis untuk mengetahui durasi waktu proyek., pada penelitian ini menggabungkan jadwal dan repair list kapal TB Equator 06 dan TK. SML 3001 secara simultan sehingga diperoleh jalur kritis yang baru. Dilanjutkan dengan analisa shop level planning untuk mendapat produktivitas bengkel. Penelitian ini bertujuan  untuk mendapatkan nilai produktivitas bengkel dengan penambahan tenaga kerja dan penambahan waktu, mendapatkan alternatif schedule  baru berbasis critical path method, mendapatkan ulasan percepatan waktu pada alternatif schedule  proyek. Dalam penelitian menunjukan hasil 20 critical path baru di network diagram. setelah dilakukan penjadwalan baru dan memperoleh tiga varian jadwal baru yaitu variasi  A, variasi B, dan variasi C dan dilakukan crashing dengan penambahan tenaga kerja pada proyek, didapatkan percepatan waktu proyek dari durasi awal 73 hari menjadi 50 hari (31%) pada variasi A , 42 hari (42%) pada variasi B dan 30 hari (58%) pada variasi C. Sementara produktivitas bengkel didapatkan nilai terbaik pada variasi penjadwalan C yaitu pada bengkel sandblasting dan scrubbing dengan nilai  202,5 m²/mandays; bengkel sistem propulsi 0,125 unit/mandays; bengkel outfitting 0,0923 unit/mandays; 0,0717 set/mandays; 0,706 pcs/mandays dan bengkel fabrikasi 0,22 unit/manday. Hal ini menunjukkan shop level planning dapat digunakan untuk perhitungan produktivitas kapal secara simultan.
Perancangan Kapal Katamaran untuk Menunjang Pariwisata di Waduk Cacaban Kabupaten Tegal Jawa Tengah Khoirulloh, Muhamad Iman; Mulyatno, Imam Pujo; Mursid, Ocid
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 1 (2024): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waduk Cacaban merupakan waduk yang berada di Kabupaten Tegal lebih tepatnya di Kecamatan Kedungbanteng yang memiliki luas permukaan 982,07 ha dan kapasitas 90 juta m3. Disamping pemanfaatan air waduk sebagai saluran irigasi keindahan waduk cacaban juga dapat dijadikan sarana rekreasi. Peningkatan infrastruktur pendukung, seperti ketersediaan kapal wisata, diharapkan dapat mendukung program pemerintah kabupaten untuk menjadikan Waduk Cacaban menjadi tujuan wisata populer dan meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke waduk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang lines plan, general arrangement, analisa resistance, hidrostatik, stability serta analisa biaya ekonomis pembuatan kapal, sehingga dapat dijadikan referensi bagi pihak pengelola wisata untuk membuat kapal wisata yang sesuai dengan karakteristik waduk cacaban. Metode parent design approach digunakan untuk pembuatan kapal ini, serta disesuaikan dengan karakteristik waduk cacaban. Hasil dari penelitan ini didapatkan ukuran utama kapal yaitu panjang LOA 13,5, lebar 2,95 m, sarat 0,75 m dan cb 0,73. Pembuatan 3D modeling kapal ini dibantu menggunakan software, hasil analisa stabilitas kapal pariwisata katamaran ini berdasarkan kreteria IMO dan telah memenuhi kreteria tersebut. Analisa biaya ekonomis pembuatan kapal sebesar Rp. 538.716.438,00 dengan break event point tercapai setelah 5,3 tahun.
OPTIMALISASI WAKTU DAN BIAYA MENGGUNAKAN METODE TIME COST TRADE OFF (TCTO) PADA REPARASI DUA UNIT KAPAL Sari, Kamala Nabila; Mulyatno, Imam Pujo; Rindo, Good
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimalisasi waktu dan biaya pada proyek reparasi Kapal X dan Y di sebuah galangan Cirebon dilakukan untuk mengatasi keterlambatan proyek. Keterlambatan tersebut dapat dihindari dengan melakukan percepatan dengan tetap memperhitungkan waktu dan biayanya. Penelitian ini melakukan penjadwalan ulang reparasi dengan penggabungkan repair list dua unit kapal secara simultan menggunakan metode Critical Path Method (CPM) yang merupakan metode penjadwalan proyek yang melibatkan analisis terperinci terhadap jaringan aktivitas atau kegiatan yang saling terkait. Metode lain yang digunakan yaitu Time Cost Trade Off (TCTO), penerapannya dilakukan diantara durasi dan biaya dalam sebuah proyek melalui diagram jaringan penjadwalan proyek yang kemudian dilakukan upaya percepatan durasi dan ditentukan durasi serta biaya yang optimal. Pengerjaan proyek ini dibantu dengan software Microsoft Project. Alternatif percepatan pada penelitian ini yaitu dengan pengadaan waktu kerja ekstra (1-4 jam) dan pengadaan pekerja tambahan, setelah dilakukan perhitungan dan analisa, diketahui kegiatan yang terdapat pada jalur kritis sejumlah 11 kegiatan. Durasi dan biaya yang paling optimal terjadi setelah penambahan 1 jam kerja dan 6 orang pekerja. Durasi proyek yang awalnya 50 hari berkurang 40% menjadi 30 hari, dengan pengurangan biaya sebesar 7,67%  dari biaya awal Rp 399.970.000,- menjadi Rp 369.276.629,-. Durasi dan biaya yang dihasilkan pada penelitian ini berkurang, namun pada penelitian ini tidak menghitung produktifitas di tiap bengkelnya.
Co-Authors ., Kiryanto A.F. Zakki Abdul Aziz Romani Achmad Nurochman Adnan Septi Hadi Romadlon Aeni, Kartika Nur Agung Putra Agung Surana Dwi Yoga Agung, Risto Wibowo Agustini, Syarifah Ahdi Ahmad Fauzan Zakki Ahmad Firdhaus Aji, Alfi Bayu Akbar Huffadz Kalam Akbar, Heri Akbar, Ilham Fathony Alam Fajar Ramadhany Aldias Bahatmaka Alief Hidayatulloh Ananda Riris Kurnia Pratama Andi Trimulyono Andreas Ricardo Hasian Siagian Andriyanto, Fajar Andromeda, Trias Angelia, Christine Anggita Firda Renatasari Aprillia, Namira Ardi Septiadi Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santoso Arif Putra Rizky Ary Ramadhan Asfala, Davierend Astrid Aisya Rahmi Aziz Mukhsin Bayu Ade Mahaputra Bayu Adityo Nugroho Bela Saktila Sandy Berlian Arswendo A Berlian Arswendo Adietya Bibit Saputra Bimantara, Rizky Dwi Ananda Cindy Rizka Griyantia Citra Tri Tunggal Dewi Deddy Chrismianto Defina - Prawoto Dhimas Satriyan Panuntun Dina Krisnawati Ebenhazer Rizky Dwiano Eko Sasmito Hadi Ellypar Sutisna S Fahmi, Syamil Fajar adha Fajar Susilo Fajrul Falah Rosid Fakhrija, Muhammad Fahmy Farrand, Joshua Fasya Nurayoga, Fasya Feri Adi Mukhlisin Ferlyn Papalangi Fikri Khalis Tenar Firmandha, Topan Frima Daim Siregar Good Rindo Hafidh Ivandri Harry Pratama, Muhammad Hartono Yudo Hasibuan, Evi Aisah Herman Afdul Ngazis, Herman Afdul Heru Ayo Subandi Hidayat, Nur Fajar Hilman Andriyana Hidayatis Salam I Made Wira Karisma Imam Handhika, Imam Indah Lestari, Indah Indra Kurniawan Iqbal Fahrudin J. Johan Joko Subekti Jordan Samuel Hutapea Josua Parulian Parulian Sinaga Khoirulloh, Muhamad Iman Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kyky Ramalida Yanti Ladwika Ilham Albiyan Lestari Damanik M Yaqut Zaki Aji M. Andi Handrian M. Ikbal Afdhal Maria Listyo Yulianti Moh. Hasan Sidiq Moh. Resi Trimulya S Muhammad Alan Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Najma Hozilah Nofia Maranata Norman Yasser Arrazi Ocid Mursid Ocid Mursid Overt Elois Pardamean Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik perdana, muhammad jamal gilang Permadi, Andy Setya Ponco Bagio Pamungkas Pradipta, Muhammad Daffa Purba, Siska Dearni Ajijah Putri, Henna Dellya Zenitta Rachmat Alif Maulana Rahmawati, Rissa Dwi Raldimaz Islahan Recha Hafida Ardiansyah Rezza Alvian Santosa Richad Yunanto Rifat Al Farid Riki Agustian, Riki Risda Septerina Rizki Hidayatullah rochim, fatkhu nur Romansah, Dimas Rosita, Ila Saean, Indra Samuel Febriary Khristyson Samuel Febriary Khristyson Samuel Samuel Samuel Samuel Sari, Kamala Nabila Sarjito Joko Sisworo Sarjito Joko Sisworo Sarjito Joko Sisworo Sarjito Jokosisworo Sarjito Jokosiworo Setiyo Triyanto Shafira Nabila Siregar Shalwa An-nisa Addawiyah Sheila Ayu Kirana Prabani Simanjuntak, Redeko Saferland Siregar, Frima Daim Siswoyo, Ghaisani Nabilla Solihin Suwarsa Sudarminto, Tri Astuti Sukanto Jatmiko Sukron Makmun Sukron Makmun Surya Ari Wardana Syaiful Tambah Putra Ahmad Tuswan Tuswan Untung Budiarto Vina Widya Lestari Wahyu Dwi Yunanto Wahyu Wibowo Wijaya, Stefanus Victorino Candra Wildan Achmad Suryaningrat Wilma Amiruddin Wiranda, Ariiq Daffa Yuli Prastyo Yulianti, Serliana Zaki Maulana Iqbal