Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pendampingan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis High Order Thinking Skill (HOTS) Berlandaskan Merdeka Belajar bagi Guru SD Putri Mahanani; Ni Luh Sakinah Nuraini; Puri Selfi Cholifah; Titis Angga Rini; Muchtar Muchtar; Siti Umayaroh‬
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.4009

Abstract

Kemajuan teknologi menuntut kehidupan manusia semakin berkembang. Dengan demikian, semakin banyak pula keterampilan dan kompetensi yang harus dimiliki. Di abad 21 ini, keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan wajib yang seharusnya dikuasai oleh generasi penerus supaya mereka dapat bersaing di dunia yang akan datang. Merdeka belajar sebagai salah satu kebijakan baru Menteri Pendidikan memberikan tantangan baru bagi seluruh sekolah di Indonesia, termasuk SD. Permasalahan yang ada yaitu kesulitan guru dalam menuangkan pembelajaran berbasis High Order Thinking Skill (HOTS) dalam perangkat pembelajaran. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memaparkan pelatihan pengembangan perangkat pembelajaran berbasis HOTS berlandaskan Merdeka Belajar bagi guru SD. Metode yang digunakan yaitu pendampingan. Instrumen yang dipakai yaitu angket. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dengan pendampingan, pengetahuan serta keterampilan guru dalam membuat perangkat pembelajaran berbasis HOTS berbasis Merdeka belajar mengalami peningkatan dan termasuk dalam kategori baik. Tingkat kepuasan kegiatan yang dilaksanakan sebesar 94%.
Upaya Guru dalam Mengendalikan Kedisiplinan Belajar Siswa di Kelas V SDN Wadung Kabupaten Malang Erlinda Cahya Fauriza; Muchtar Muchtar; Putri Mahanani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i62022p531-545

Abstract

Abstract: Student learning discipline is very necessary because it can facilitate the learning process in the classroom. This research aims to find out the efforts of teachers and the obstacles faced by teachers in controlling student learning discipline in class V of SDN Wadung Malang Regency. Research methods use descriptive qualitative. The data collection tools in this study used observation, interview, and documentation instruments. Data analysis uses qualitative descriptive analysis with miles and huberman models including data reduction, data presentation, and inference. The results of the study showed that the efforts made by teachers in controlling learning discipline by using classroom management through authoritarian, permissive, democratic, and pseudo-democratic approaches. Teachers also set good example examples, enforcing rules in the classroom, giving negative reinforcement and giving positive reinforcement to students. The obstacles faced by teachers in controlling student learning discipline are the teacher's reluctance to provide negative reinforcement to students. Abstrak: Kedisiplinan belajar siswa sangat diperlukan karena dapat memperlancar proses belajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru serta kendala yang dihadapi guru dalam mengendalikan kedisiplinan belajar siswa di kelas V SDN Wadung Kabupaten Malang. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrument observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan model miles dan huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa upaya yang dilakukan guru dalam mengendalikan kedisiplinan belajar dengan menggunakan pengelolaan kelas melalui pendekatan otoriter, permisif, demokratis, dan pseudo demokratis. Guru juga memberikan contoh teladan yang baik, menegakkan peraturan di kelas, pemberian hukuman serta pemberian penghargaan kepada siswa. Kendala yang dihadapi guru dalam mengendalikan kedisiplinan belajar siswa yakni keengganan guru dalam memberikan hukuman kepada siswa.
Peningkatan Keterampilan Menulis Ringkasan Teks Eksplanasi Menggunakan Model SQ3R Berbantuan Mind Mapping Pada Siswa Kelas V SDN Esa Savira Salsabila; Titis Angga Rini; Putri Mahanani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to improve the ability to write an explanatory text summary using the SQ3R model with the aid of mind mapping. This research is a Classroom Action Research (CAR). This study uses the Arikunto cycle in two cycles. Data collection techniques in this study were observation, interviews, tests, documentation, and field notes. The subjects of this study were students of class 5C SDN Polehan 2 Malang City. The research instrument used teacher and student observation instruments, interview instruments, and test instruments. Data analysis used quantitative and qualitative descriptive analysis. The average percentage of teacher activity from the first cycle was 83.35 percent to 95 percent in the second cycle. The percentage of learning outcomes in pre-action skills is 31.81 percent. The percentage of skill learning outcomes in the first cycle was 86.36 percent, in the second cycle it increased to 90.9 percent. The aspect of attitude in the first cycle is still lacking in the aspect of self-confidence because students are still shy and do not dare to show themselves, but in the second cycle they are better and the attitude of responsibility is increasingly visible. Based on the data obtained, the ability to write an explanatory text summary using the SQ3R model with the aid of mind mapping increased. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis ringkasan teks eksplanasi menggunakan model SQ3R berbantuan mind mapping. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan siklus Arikunto dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, tes, dokumentasi, dan catatan lapangan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5C SDN Polehan 2 Kota Malang. Instrumen penelitian menggunakan instrumen observasi guru dan siswa, instrumen wawancara, dan instrumen tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Persentase rata-rata aktivitas guru dari siklus I sebesar 83.35 persen menjadi 95 persen pada siklus II. Persentase hasil belajar keterampilan pada pra tindakan sebesar 31.81 persen. Persentase hasil belajar keterampilan pada siklus I sebesar 86.36 persen, pada siklus II meningkat menjadi 90.9 persen. Pada aspek sikap pada siklus I masih kurang dalam aspek percaya diri dikarenakan siswa masih malu dan belum berani unjuk diri, namun pada siklus II sudah lebih baik serta sikap tanggung jawab semakin terlihat. Berdasarkan data yang didapatkan, kemampuan menulis ringkasan teks eksplanasi menggunakan model SQ3R berbantuan mind mapping meningkat.
Pengembangan Multimedia Interaktif Menggunakan Ispring Materi Mensyukuri Keberagaman dengan Penguatan Sikap Kemandirian Siswa Kelas IV Ayu Pangesti; Putri Mahanani; Erif Ahdhianto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to produce interactive multimedia products using iSpring on material grateful for diversity for grade IV students that are valid according to material experts, media experts, teachers and are practical/interesting and able to strengthen the attitude of independence in students. The research method uses (R&D), the research model uses ADDIE, data collection techniques: interviews, questionnaires, validation questionnaires, and documentation. Data analysis techniques: qualitative descriptive and quantitative results are calculated in the form of percentages. The results obtained: material validation 100 percent (very valid), media validation 90 percent (very valid), teacher validation 95 percent (very valid), and product trial results for practicality/attractiveness 98 percent (very interesting/practical) and able to strengthen the attitude of independence 97.3 percent. It can be concluded that iSpring interactive multimedia is declared to be very valid and practical/interesting and able to strengthen students' independence in learning Civics. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk multimedia interaktif menggunakan iSpring pada materi mensyukuri keberagaman untuk siswa kelas IV yang valid menurut ahli materi, ahli media, guru serta praktis /menarik dan mampu menguatkan sikap kemandirian pada siswa. Metode penelitian menggunakan (R&D), model penelitian menggunakan ADDIE, teknik pengumpulan data: wawancara, angket kuesioner, angket validasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data : kualtitatif berbentuk deskriptif dan kuantitatif hasilnya dihitung dalam bentuk persentase. Hasil penelitian diperoleh: validasi materi 100 persen (sangat valid), validasi media 90 persen (sangat valid), validasi guru 95 persen (sangat valid), dan hasil uji coba produk untuk kepraktisan/kemenarikan 98 persen (sangat menarik/praktis) serta mampu menguatkan sikap kemandirian 97,3 persen. Dapat disimpulkan multimedia interaktif iSpring dinyatakan sangat valid dan praktis/menarik serta mampu menguatkan sikap kemandirian siswa dalam belajar PPKn.
Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Menggunakan Google Sites Materi Hak dan Kewajiban Kelas IV Sekolah Dasar Aulia Permatasari; Arda Purnama Putra; Putri Mahanani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Development of Electronic Teaching Materials Using Google Sites Materials on Rights and Obligations need to be developed as an alternative in delivering material in learning activities. This development intends to produce electronic teaching materials that are suitable for use by material experts, media experts, users, and are interesting and practical for students. This development model is ADDIE which consists of five stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data collection techniques used interviews, expert validation questionnaires, attractiveness and practicality questionnaires of students, documentation. This development data analysis uses quantitative and qualitative data. Obtaining the results of expert validation and product testing obtained 93.7 percent of material experts, 91.6 percent of media experts, and 95.8 percent of users with very valid and usable validity criteria. The practicality and attractiveness of the product were obtained based on small group trials getting 98 percent results and subsequent group trials getting 94 percent results in the very practical category. From the data information above, it can be concluded that electronic teaching material products using google sites can be used. Abstrak: Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Menggunakan Google Sites Materi Hak dan Kewajiban perlu dikembangkan sebagai alternatif dalam penyampaian materi pada kegiatan pembelajaran. Pengembangan ini bermaksud menghasilkan bahan ajar elektronik materi hak dan kewajiban yang layak digunakan menurut ahli materi, ahli media, pengguna, serta menarik dan praktis untuk siswa. Model pengembangan ini adalah ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket validasi ahli, angket kemenarikan dan kepraktisan siswa, dokumentasi. Analisis data pengembangan ini menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Memperoleh hasil validasi ahli dan uji coba produk diperoleh 93,7 persen dari ahli materi, ahli media 91,6 persen, dan pengguna 95,8 persen dengan kriteria kevalidan sangat valid dan dapat digunakan. Kepraktisan dan kemenarikan produk diperoleh berdasarkan uji coba kelompok kecil mendapatkan hasil 98 persen dan uji coba kelompok selanjutnya mendapatkan hasil 94 persen dengan kategori sangat praktis. Dari informasi data diatas dapat disimpulkan bahwa produk bahan ajar elektronik menggunakan google sites dapat digunakan.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web pada Muatan PKn Tema 6 Subtema 1 Pembelajaran 1 Kelas V SD Abdilla Putri Asri; Arda Purnama Putra; Putri Mahanani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This experiment aims to realize the application of web intermediary tools in subjects of Civics Theme 6 Subtheme 1 Learning 1 which are valid according to media experts, material experts, practical according to users (teachers) and interesting according to users (students). The research was carried out in February-March at the Laboratory Elementary School, State University of Malang, class V. This experimental and improvement model utilizes the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) steps. The research instruments used were interviews, observations, and questionnaires. Analysis of the materials used in the experiment and improvement of this media, namely, quantitative fact analysis and qualitative fact analysis. The validity test was carried out with validators who were good at media, good at material, consumers to understand the effectiveness of media products according to users (teachers) and to find out the attractiveness of products according to users (students) totaling 31 people. The results of data analysis prove that media products get a value of 95 percent on the validity test by media experts, and get a score of 89 percent on the validity test by material experts. In the practicality test the product gets a value of 96 percent and small-scale trials get a score of 87 percent while large-scale trials get a value of 90 percent. Based on the results after being explained, it was concluded that the advanced intermediary products had correct, practical, and interesting categories to be used during Civics learning activities theme 6 sub-theme 1 learning 1 class V. Abstrak: Percobaan ini bertujuan agar mewujudkan penerapan alat perantara web pada mata pelajaran Pkn Tema 6 Subtema 1 Pembelajaran 1 yang valid menurut ahli media, ahli materi, praktis menurut pengguna (guru) dan menarik menurut pengguna (siswa). Penelitian mewujudkan turut bulan Februari-Maret di SD Laboratorium Universitas Negeri Malang kelas V. Model percobaan dan peningkatan ini memanfaatkan langkah-langkah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen penelitian yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan angket. Analisis bahan yang dipakai dalam percobaan dan peningkatan media ini yakni, analisis fakta kuantitatif dan analisis fakta kualitatif. Uji validitas dilakukan dengan validator pandai media, pandai materi, konsumen bagi memahami efektif produk media menurut pengguna (guru) serta untuk mengetahui kemenarikan produk menurut pengguna (siswa) yang berjumlah 31 orang. Hasil analisis data membuktikan produk media mendapatkan nilai 95 persen pada uji validitas oleh ahli media, dan mendapatkan nilai 89 persen pada uji validitas oleh ahli materi. Pada uji kepraktisan produk mendapatkan nilai 96 persen serta uji coba skala kecil mendapatkan nilai 87 persen sedangkan uji coba skala besar mendapatkan nilai 90 persen. Berdasarkan dari hasil usai dijelaskan, peroleh kesimpulan maka produk perantara yang memajukan memiliki kategori valid, praktis, dan menarik untuk digunakan saat kegiatan pembelajaran muatan PKn tema 6 subtema 1 pembelajaran 1 kelas V.
Keterampilan Memberi Penguatan dalam Pembelajaran di Kelas V SD Hizbullah Hizbullah; Muchtar Muchtar; Putri Mahanani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The skill of giving reinforcement is one of the basic teaching skills that is very important to be mastered by the teacher. Reinforcement is any form of response that is part of the modification of the teacher's behavior on student behavior, which aims to provide information or feedback for students on the actions of the responses given. as an encouragement or correction. Strengthening skills provided by the teacher, students will feel compelled forever to respond whenever an activity appears from the teacher, or students will try to avoid responses that are considered useless. The purpose of this study was to determine the skills of teachers in providing verbal and non-verbal reinforcement in class V SDN Kotalama 2. This study used descriptive qualitative research. Data collection techniques in the form of observation, interviews, documentation, and instruments. The research subjects were classroom teachers, religion teachers, and fifth grade students at SDN Kotalama 2. The results showed that the skills to provide reinforcement in learning in grade V at SDN Kotalama 2 had been implemented well. The skill of giving reinforcement is carried out by the teacher in every learning that takes place. However, it was also found that several barriers to the skills of providing reinforcement from both classroom and religious teachers were found to be less than optimal. Abstrak: Keterampilan memberi penguatan merupakan salah satu keterampilan dasar mengajar yang sangat penting untuk dikuasai oleh guru, Penguatan adalah segala bentuk respon yang merupakan bagian dari modifikasi tingkah laku guru terhadap tingkah laku siswa, yang bertujuan untuk memberikan informasi atau umpan balik bagi siswa atas perbuatan responnya yang diberikan sebagai suatu dorongan atau koreksi. Keterampilan penguatan yang diberikan guru, maka siswa akan merasa terdorong selamanya untuk memberikan respon setiap kali muncul kegiatan dari guru, atau siswa akan berusaha menghindari respon yang dianggap tidak bermanfaat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterampilan guru dalam memberi penguatan verbal dan non-verbal dalam pembelajaran dikelas V SDN Kotalama 2. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan instrument. Subjek penelitian adalah guru kelas, guru agama, dan siswa kelas V SDN Kotalama 2. Hasil menunjukan bahwa keterampilan memberi penguatan dalam pembelajaran di kelas V SDN Kotalama 2 sudah dilaksanakan dengan baik. Keterampilan memberi penguatan dilakukan oleh guru disetiap pembelajaran berlangsung. Namun, ditemukan juga beberapa hambatan terhadap keterampilan memberi penguatan baik dari guru kelas maupun guru agama yang kurang maksimal.
Representasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Film Animasi “Battle of Surabaya” Defitasari Novia Anggraeni; Muchtar Muchtar; Putri Mahanani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The film is one of the means of entertainment that is in demand by the public and has many fans from children to adults. A film can be used as a medium of education, especially for children. The purpose of this study is to describe the values of Pancasila contained in the animated film Battle of Surabaya. The research method used is qualitative with descriptive research types using content analysis. The data collection using document studies. Data analysis using three steps, data reduction, data display, and conclusion. The results showed that the value of the first precept appeared nine times, the value of the second precept appeared twenty-three times, the value of the third precept appeared thirty-five times, the value of the fourth precept appeared thirteen times, and the value of the fifth precept appeared six times. Based on the results of the study, it can be concluded that this battle of Surabaya animated film represents the values of Pancasila. Abstrak: Film merupakan salah satu sarana hiburan yang diminati oleh masyarakat dan memiliki banyak penggemar mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Film dapat digunakan sebagai media pendidikan, terutama bagi anak-anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam film animasi Battle of Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif menggunakan analisis konten. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi dokumen. Analisis data yang telah diperoleh dilakukan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan nilai sila pertama muncul sebanyak sembilan kali, nilai sila kedua sebanyak dua puluh tiga kali, nilai sila ketiga sebanyak tiga puluh lima, nilai sila keempat sebanyak tiga belas kali, dan nilai sila kelima sebanyak enam kali. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa film animasi Battle of Surabaya ini merepresentasikan nilai-nilai Pancasila.
Optimizing Inclusive Education: Uncovering Challenges and Strategies in Primary Schools Through a Literature Review Ediyanto, Ediyanto; Mahanani, Putri; Aprilia, Imas Diana; Ramadhani, Risa Safira; Wulandary, Verra
Mimbar Sekolah Dasar Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v11i2.71803

Abstract

Inclusive education means that every student, including those with special needs, has the right to an education in an inclusive school environment. In the context of inclusive education, several fundamental obstacles stand in the way of creating an inclusive and supportive learning environment. The current study aims to provide a deeper understanding of the importance of inclusive education and the steps that can be taken to ensure that every child, including those with special needs, can benefit from a balanced and equitable education. The method used in writing this article is a literature review, with the ten articles used being literature published in 2020-2023 Articles were selected by determining the scope, selecting relevant keywords, and writing eligible articles related to the implementation of inclusive education in Indonesia. The results show that most schools in Indonesia have an understanding of inclusive education but still need to improve their implementation. Factors include the need for more special assistant teachers, socialization of inclusion policies, and limited budgets. Although some schools have implemented the inclusion program well, there are still challenges, including a need for more understanding from the community and parents, a shortage of human resources, and barriers to the optimality of inclusive education activities. In implementing inclusive education, success factors involve teachers' attitudes and knowledge, communication, and adequate infrastructure.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBANTUAN SPARKOL VIDEOSCRIBE MATERI HAK, KEWAJIBAN DAN TANGGUNG JAWAB DI KELAS V SEKOLAH DASAR Rohmah, Diah Aulia Azizatur; Nawawi, Imam; Mahanani, Putri
Wahana Sekolah Dasar Vol 31, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um035v31i12023p1-7

Abstract

Keterbatasan media mengakibatkan pembelajaran monoton dan kurang menarik. Tujuan penelitian menghasilkan media pembelajaran berbantuan sparkol videoscribe materi hak, kewajiban dan tanggung jawab di kelas V sekolah dasar yang valid, praktis dan menarik. Valid menurut ahli materi (Dra. Widayati M.H), ahli media (Ferril Irham Muzaki S.Pd.,M.Pd), pengguna/guru (Kripton Susilo Fradony S.Pd), serta praktis/menarik bagi siswa SDN Kauman 2 Kota Blitar. Metode penelitian menggunakan pengembangan R&D menurut Borg&Gall meliputi: 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi produk, 5) revisi produk, 6) uji coba produk, 7) revisi produk, 8) uji coba pemakaian 9) revisi produk. Instrumen pengumpul data berupa pedoman wawancara, instrumen validasi, serta angket peserta didik. Jenis data kuantitatif diperoleh dari hasil angket validator materi, media, pengguna/guru, serta peserta didik. Data kualitatif diperoleh dari saran dan masukan ahli, pengguna maupun peserta didik. Teknik analisis validator menggunakan Skala Likert. Sedangkan data yang diperoleh dari uji coba produk dan uji coba pemakaian menggunakan skala Guttman. Hasil validasi materi 100% (sangat valid), validasi media 93,75% (sangat valid), validasi pengguna 100% (sangat valid), dan uji coba produk 98,8% (sangat praktis/menarik). Kesimpulan media pembelajaran berbantuan sparkol videoscribe dinyatakan sangat valid, praktis dan menarik digunakan dalam pembelajaran PKN pada materi hak, kewajiban dan tanggung jawab di kelas V sekolah dasar.