Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN SILICA FUME TERHADAP KEKUATAN TEKAN GROUT MORTAR DENGAN PENDEKATAN PRACTICAL MIXED DESIGN Rahman, Aulia; Anisah Nur Fajarwati; Indah Ria Riskiyah; Mochamad Ardie Noegroho
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 29 No. 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v29i2.3123

Abstract

Penelitian mengenai pereduksi atau bahkan pengganti semen terus dikerjakan demi memperoleh material binder beton yang lebih ramah lingkungan. Silica fume adalah salah satunya karena kaya akan kandungan silika yang menyusun ikatan beton pada tingkatan molekuler. Sebagai tahap awal penelitian digunakan substansi yang lebih simpel daripada beton namun masih tersusun dari komposisi yang identik, yaitu grout mortar. Pendekatan practical mix design juga ditambahkan untuk menaksir kekuatan mortar di umur 7 dan 28 hari. Sedangkan prosentase silica fume digunakan pada rentang yang umum, yaitu 5%, 10%, 15%, dan 0% sebagai kontrol. Setelah dilakukan pengujian, hasil kuat tekan teoritis menunjukkan angka 33,43 MPa untuk umur 7 hari, dan 42,79 MPa pada umur 28 hari, yang mana mendekati hasil uji aktual, yaitu 30,2 MPa untuk 7 hari, dan 47,7 MPa untuk 28 hari. Sedangkan semua variasi silica fume menunjukkan penurunan kuat tekan yang konsisten baik di umur 7 maupun 28 hari. Adapun yang paling mendekati spesimen kontrol hanyalah variasi 5% pada umur 7 hari, dengan nilai sebesar 29,7 MPa. Kuat tekan terendah pada umur akhir pengujian didapat oleh proporsi 15%, dengan hanya mencapai 39,2 MPa. Kata kunci: grout mortar, silica fume, mix disain praktis, kuat tekan
PENANGANAN DAN PENCEGAHAN KEBOCORAN PADA GEDUNG KELOMPOK BERMAIN AL-FURQON, KOTA BATU Maghfiroh, Rofila El; Dewi, Mutia Lina; Khusniah, Rif'atul; Fajarwati, Anisah Nur; Cahyani, Kharisma Nur; Purwitasari, Kartika
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 5: Oktober 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i5.8641

Abstract

Kualitas lingkungan belajar yang baik sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran. Perawatan sarana dan prasarana sekolah dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar, khususnya pada penanganan dan pencegahan kebocoran gedung. Kebocoran pada gedung sekolah dapat mengganggu aktivitas belajar mengajar dan merusak aset sekolah. Pengabdian pada masyarakat ini berfokus pada upaya penanganan dan pencegahan kebocoran gedung sekolah KB AL-Furqon, Kota Batu. Kegiatan ini meliputi inspeksi menyeluruh terhadap kondisi bangunan, identifikasi titik-titik kebocoran, serta pelaksanaan perbaikan menggunakan material yang tepat. Hasil kegiatan ini adalah kenyamanan dan keamanan pengguna gedung dapat terjamin, serta kondisi bangunan yang layak.
Fenomena Alih Fungsi Ruang Terbuka dan Trotoar oleh Pedagang Kaki Lima: (Studi Kasus: Kawasan Wisata Gunung Klotok, Kediri) Fajarwati, Anisah Nur; Ramadhani, Suci Qadriana
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 11 No 2 (2024): December
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v11i2a8

Abstract

The obstacle for pedestrians to carry out walking activities safely and comfortably on the sidewalk is something ironic. The artificial environment should be created to be able to carry out its functions and fulfill the rights of its users. Most of the conditions currently occurring are that the sidewalks are becoming narrower due to the presence of street vendors (PKL). This will continue to be a phenomenon and will always repeat itself because the existence of pedestrian paths cannot be separated from the existence of street vendors. This study aims to determine the phenomenon of conversion of open spaces and sidewalks by street vendors in the Gunung Klotok Forest Tourism Area. This research is qualitative research with descriptive and explanatory methods. The case study in this research is located in Kediri, especially the Mount Klotok Tourism Area. The results of this research conclude that the phenomenon of conversion of functions by the informal sector, both legal and illegal, can be observed in the Wana Wisata Gunung Klotok area. The lack of local government policy to organize areas, especially the informal sector, has resulted in many locations or places being converted to street vendors. Attention is needed from the management so that they can overcome the damage to the sidewalk which was originally planned as a pedestrian route but was displaced by selling activities. Another impact that arises from the conversion and change of location by illegal street vendors is that it appears that rubbish spots in the area have increased
MODIFIKASI STRUKTUR GEDUNG MONUMEN DAN MUSEUM REOG PONOROGO MENGGUNAKAN KOLOM BULAT Rahmatur, Ramadhani Nida; Rahman, Aulia; Fajarwati, Anisah Nur
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 30 No 1 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v30i1.3912

Abstract

Bangunan tinggi dengan patung Reog seberat 1800 ton di atas gedung sangat riskan terhadap gempa bumi yang mengancam jiwa pengguna gedung. Oleh karena itu, untuk merencanakan bangunan bertingkat tersebut, struktur harus didesain dengan baik dan benar agar tidak terjadi kegagalan saat terjadi gempa. Modifikasi ini meliputi balok, pelat, tangga, dan kolom. Dengan perubahan bentuk kolom persegi menjadi kolom lingkaran. Untuk memaksimalkan fungsi ruang serta kegunaan gedung dilakukan penambahan pelat lantai di lantai 4 dan 8 – 12. Perhitungan struktur beton bertulang menggunakan peraturan SNI 2847:2019 dan pembebanan menggunakan peraturan SNI 1727:2020. Metode yang digunakan dalam modifikasi ini adalah Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) untuk mendapatkan struktur bangunan bertingkat tinggi yang kuat dan aman. Analisis statika struktur menggunakan perangkat lunak Autodesk Robot Structural Analysis (RSAP) Student Version 2021. Diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut: Balok 350/700 dengan tulangan longitudinal tarik 8 D29, tulangan tekan 4 D29, tulangan transversal tumpuan D19-100, dan tulangan transversal lapangan D19-200. Balok anak 250/300 dengan tulangan longitudinal tarik 5 D22, tulangan tekan 3 D22, tulangan transversal tumpuan D13-50, dan tulangan transversal lapangan D13-100. Pelat lantai tebal 120 mm, tulangan arah X D13-150, arah Y sebesar D13-150 dan tulangan bagi D13-300. Pelat tangga tebal 130 mm dengan tulangan D16-100. Kolom diameter 1000 mm dengan tulangan utama 18D22, tulangan transversal tumpuan D16-100, dan tulangan transversal lapangan D16-100. Digunakan pondasi bored pile dengan diameter 1000 mm dengan daya dukung tiang tunggal dihasilkan 8.313kN. Tulangan pile cap dihasilkan sebesar D22 – 60.
MODIFIKASI STRUKTUR GEDUNG MONUMEN DAN MUSEUM REOG PONOROGO MENGGUNAKAN KOLOM BULAT Rahmatur, Ramadhani Nida; Rahman, Aulia; Fajarwati, Anisah Nur
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 30 No. 1 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v30i1.3912

Abstract

Bangunan tinggi dengan patung Reog seberat 1800 ton di atas gedung sangat riskan terhadap gempa bumi yang mengancam jiwa pengguna gedung. Oleh karena itu, untuk merencanakan bangunan bertingkat tersebut, struktur harus didesain dengan baik dan benar agar tidak terjadi kegagalan saat terjadi gempa. Modifikasi ini meliputi balok, pelat, tangga, dan kolom. Dengan perubahan bentuk kolom persegi menjadi kolom lingkaran. Untuk memaksimalkan fungsi ruang serta kegunaan gedung dilakukan penambahan pelat lantai di lantai 4 dan 8 – 12. Perhitungan struktur beton bertulang menggunakan peraturan SNI 2847:2019 dan pembebanan menggunakan peraturan SNI 1727:2020. Metode yang digunakan dalam modifikasi ini adalah Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) untuk mendapatkan struktur bangunan bertingkat tinggi yang kuat dan aman. Analisis statika struktur menggunakan perangkat lunak Autodesk Robot Structural Analysis (RSAP) Student Version 2021. Diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut: Balok 350/700 dengan tulangan longitudinal tarik 8 D29, tulangan tekan 4 D29, tulangan transversal tumpuan D19-100, dan tulangan transversal lapangan D19-200. Balok anak 250/300 dengan tulangan longitudinal tarik 5 D22, tulangan tekan 3 D22, tulangan transversal tumpuan D13-50, dan tulangan transversal lapangan D13-100. Pelat lantai tebal 120 mm, tulangan arah X D13-150, arah Y sebesar D13-150 dan tulangan bagi D13-300. Pelat tangga tebal 130 mm dengan tulangan D16-100. Kolom diameter 1000 mm dengan tulangan utama 18D22, tulangan transversal tumpuan D16-100, dan tulangan transversal lapangan D16-100. Digunakan pondasi bored pile dengan diameter 1000 mm dengan daya dukung tiang tunggal dihasilkan 8.313kN. Tulangan pile cap dihasilkan sebesar D22 – 60.
Analisis Nilai Tegangan Terhadap Variasi Cekungan pada Pelat Baja Menggunakan Finite Element Method Yoganata, Yehezkiel Septian; Purwitasari, Kartika; Cahyani, Kharisma Nur; Fajarwati, Anisah Nur
Jurnal Serambi Engineering Vol. 10 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The need for high-rise buildings is increasing as land is limited. Buildings made of steel materials are very good at resisting lateral forces. It is very necessary to analyze the mechanical properties of steel to know that the material can effectively resist the load. Modeling of steel plate material with width of 10 mm, thickness of 1 mm and height of 20 mm. Modeling was done using the Abaqus program with four variations of shell radius 0.01, 0.05, 0.1, and 0.2. Von Mises (tensile) stress results were obtained at the horizontal position of the basin at points A (radius point), B (center), and C (edge). For all modeling variations, the highest stress is at point A and then the stress value decreases to point B and then to point C. The most significant difference in value at each point is obtained for a radius variation of 0.2 with the value of each point A = 2.24059 MPa, B = 1.02566, and C = 0.64195. The steel plate variation with a radius of 0.2 has the largest deformation compared to the other variations. It can be concluded that the steel plate with a radius of 0.2 is more likely to be damaged. In the maximum principal stress value, the 0.2 radius variation also has the largest value compared to other variations.
BIMBINGAN DAN BANTUAN TEKNIS PEMASANGAN CCTV UNTUK PENINGKATAN KEAMANAN DI LINGKUNGAN RT 04 RW 11, LESANPURO, KEDUNGKANDANG, MALANG Anisah Nur Fajarwati; Fuji Asema; Rizki Putri Ramadhani; Ayisya Cindy Harifa; Martince Novianti Bani; Zulmy Faqihuddin Putera
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.3966

Abstract

Fenomena aksi pembegalan terjadi di Kota Malang pada penghujung tahun 2023 hingga awal 2024. Salah satu wilayah terjadinya kejahatan ini adalah Perumahan Sawojajar. Perumahan ini merupakan wilayah padat penduduk dengan aktivitas yang tinggi sepanjang waktu. Masyarakat dihimbau untuk tidak keluar saat larut malam dan dalam kondisi sendiri. Menurut sumber berita, terungkapnya pelaku kejahatan ini adalah salah satunya dengan adanya bukti rekaman CCTV (Closed-Circuit Television) di lokasi kejadian. Belum semua ruas jalan di Perumahan Sawojajar memiliki sistem keamanan tambahan berupa CCTV. Salah satu ruas jalan tersebut berada di wilayah RT 04 RW 11, yaitu ruas Jalan Selat Sunda IV. Di wilayah RT tersebut hanya ada satu Pos Satpam di bagian pintu masuk gerbang perumahan. Pemasangan CCTV sejumlah dua unit dipasang di ujung Jalan Selat Sunda IV – Selat Sunda Raya. Pemantauan CCTV memerlukan ruang kontrol yang ditempatkan di salah satu rumah warga yang bersedia. Selain bantuan teknis pemasangan CCTV, dilakukan pula bimbingan teknis cara pengoperasian dan perawatan CCTV bagi Satpam (Satuan Pengamanan) dan perangkat RT setempat. Bantuan dan bimbingan teknis pemasangan CCTV di ruas jalan lingkungan di wilayah RT 04 RW 11 bertujuan untuk meningkatkan keamanan, mencegah tindak kejahatan pencurian dan pembegalan, pemantauan 24 jam non-stop, serta tersedianya bukti hukum.
ANALISIS CLASH DETECTION DAN QUANTITY TAKE OFF STRUKTUR ATAS GEDUNG B RSUD KRIAN MENGGUNAKAN METODE BIM Saputra, Khusnul Aldi; Raharjo, Bobby Asukmajaya; Fajarwati, Anisah Nur
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3387

Abstract

Pada proses pembangunan Gedung RSUD Krian terdapat beberapa clash antar disiplin dan multi disiplin yang mengakibatkan perlu adanya beberapa kali penyesuaian terhadap kondisi eksisting di lapangan. Penyelesaian clash akan menghambat proses pelaksanaan konstruksi karena membutuhkan waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis clash detection lebih awal dan cepat pada desain sehingga pengaruh clash terhadap quantity dapat diminimalisir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuntitatif dengan studi kasus struktur atas Gedung B RSUD Krian. Software yang digunakan adalah software berteknologi BIM buatan Autodesk yang antara lain software RSAP 2020 untuk analisis kekuatan struktur, Navisworks 2020 untuk clash detection, dan Revit 2020 untuk desain model 3D sekaligus quantity take off sebelum dan sesudah perbaikan clash. Dari hasil analisis kekuatan struktur, didapatkan bahwa struktur eksisting sudah kuat untuk menopang beban yang terjadi tanpa dilakukan perubahan terhadap dimensi dan spesifikasi elemen struktur. Hasil analisis clash detection ditemukan bahwa sebanyak 8466 clashes terjadi pada elemen struktur dengan persebaran data sebesar 98,51% clashes terjadi pada tulangan, 1,42% clashes terjadi pada material lainnya, dan 0,07% clashes terjadi pada beton. Sebesar 66,71% clashes dapat diperbaiki dengan cara menggeser elemen struktur tanpa menyebabkan perubahan quantity, 33,22% clashes dapat diselesaikan dengan mengubah bentuk elemen stuktur yang menyebabkan pertambahan quantity, dan 0,07% clashes dapat diperbaiki dengan mengubah bentuk elemen struktur yang menyebabkan pengurangan quantity. Hasil rekapitulasi quantity take off didapatkan bahwa perbaikan clash antar elemen struktur hanya berpengaruh <1% terhadap nilai perubahan quantity secara total. Pengaruh clash sangat kecil jika dibandingkan dengan nilai overhead wajar konstruksi yang biasanya berkisar antara 5% hingga 15% dari total nilai proyek.
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS GEDUNG MENARA 17 PWNU JAWA TIMUR Rohmah, Fadila Nur; Naibaho, Armin; Fajarwati, Anisah Nur
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3495

Abstract

Gedung bertingkat tinggi sangat riskan terhadap guncangan gempa yang mengancam jiwa penghuni atau pengguna gedung. Oleh karena itu, gedung bertingkat tinggi harus didesain sesuai dengan ketentuan gempa yang berlaku. Perencanaan ulang struktur Gedung Menara 17 PWNU Jawa Timur meliputi struktur atap dak beton dan struktur atas beton bertulang. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan ulang struktur kolom, balok, pelat, tangga dan shear wall sesuai dengan SNI 2847-2019 mengenai perencanaan beton. Metode yang digunakan dalam perencanaan ulang gedung ini yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan kombinasi Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dan Sistem Dinding Struktural untuk mendapatkan struktur bangunan bertingkat tinggi yang kuat dan aman. Analisis statika struktur menggunakan software Autodesk Robot Structural Analisys Professional (RSAP) student version 2021. Hasil dari perencanaan ulang sebagai berikut: pelat atap dengan tebal 120mm penulangan lapangan arah x dan y P10-150, penulangan tumpuan arah x dan y P10-150. Pelat lantai dengan tebal 120mm dan 150mm penulangan lapangan arah x dan y P10-150, penulangan tumpuan arah x dan y P10-150. Balok induk B1 400/600mm tulangan pada tumpuan atas 6S25 dan bawah 4S25, pada lapangan bawah 6S25 dan atas 4S25. Balok induk B2 300/450mm pada tumpuan atas 5S22 dan bawah 3S22, pada lapangan bawah 5S22 dan atas 3S22. Balok anak B3 250/300mm pada tumpuan atas 3S25 dan bawah 2S25, pada lapangan bawah 3S25 dan atas 2S25. Kolom K1 1000/1000mm menggunakan tulangan utama 24S25. Kolom K2 800/800mm menggunakan tulangan utama 20S25. Tangga dengan tebal 120mm, dengan penulangan tumpuan P10-50 dan lapangan P10-200, tulangan bagi P10-100. Dinding geser SW1 dan SW2 dengan tebal 250mm pada tulangan utama arah x dan y S22-250 dan tulangan bagi arah x dan y 2S13-250.
DESAIN ULANG STRUKTUR GEDUNG KELAS & LAB PUPR SEMARANG MENGGUNAKAN PERFORMANCE BASED DESIGN Khairil, Akhmad; Wahiddin, Wahiddin; Fajarwati, Anisah Nur
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4754

Abstract

Struktur Gedung Kelas & Lab PUPR Semarang merupakan sebuah struktur yang memiliki level kinerja struktur life safety pada gempa Kobe BSE-1E dan BSE-2E. Berdasarkan hasil kinerja level struktur tersebut, tidak sesuai dengan ASCE 41-17. Oleh sebab itu maka akan didesain ulang struktur Gedung Kelas & Lab PUPR Semarang. Metode desain berbasis kinerja merupakan analisis yang dapat memastikan bahwa struktur mampu memenuhi kapasitas layan, kapasitas ultimit, serta memenuhi tingkat kinerja struktur yang sudah direncanakan. Hasil analisis tersebut didapatkan dimensi balok B1 500×1000 mm, balok B2 500×950 mm, balok B3 450×900 mm, balok B4 500×900 mm, balok B5 250×450 mm, balok B6 200×400 mm, balok BA1 300×600 mm, balok BA2 250×500 mm, balok BK 1 200×400 mm, balok BK 2 200×400 mm, kolom K1 1000×1000 mm, kolom K2 900×900 mm, kolom K3 700×700 mm, kolom K4 300×300 mm, kolom K5 400×400 mm, shear wall SW1 350 mm, pelat SA 120 mm. Dengan menggunakan dimensi serta tulangan yang sudah didesain, didapatkan level kinerja struktur Gedung Kelas & Laboratorium Semarang pada gempa Kobe BSE-1N berada pada kondisi immediate occupancy dengan nilai drift ratio 0,00704 dan untuk BSE-2N berada pada kondisi life safety dengan nilai drift ratio 0,01056, pada gempa Loma Prieta BSE-1N berada pada kondisi immediate occupancy dengan nilai drift ratio 0,00688 dan untuk BSE-2N berada pada kondisi life safety dengan nilai drift ratio 0,01032, dan pada gempa Parkfield BSE-1N berada pada kondisi immediate occupancy dengan nilai drift ratio 0,00629 dan untuk BSE-2N berada pada kondisi immediate occupancy dengan nilai drift ratio 0,00943. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa struktur sudah memenuhi syarat.