Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Kebertahanan petani cengkeh: Studi kasus di Desa Linawan, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Hatu, Rauf A.; Latare, Sainudin; Bumulo, Sahrain; Satingi, Prasetyo
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i1.175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebertahanan petani cengkeh di Desa Linawan, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, yang merupakan wilayah yang mayoritas penduduknya menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Fokus utama penelitian adalah untuk memahami tantangan yang dihadapi petani cengkeh dan bagaimana mereka bertahan dalam menghadapi penurunan pendapatan akibat hasil panen yang tidak menentu. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan wawancara kepada petani cengkeh di Desa Linawan, serta observasi langsung terhadap praktik pertanian yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun petani cengkeh di desa ini mengalami penurunan pendapatan karena kegagalan panen yang disebabkan oleh faktor kurangnya perawatan kebun, tanaman cengkeh tetap memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan bagi keluarga mereka. Petani juga mengelola tanaman lain, seperti cabai, kelapa, dan jagung, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Keberlanjutan pertanian cengkeh di Desa Linawan dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti keterbatasan akses terhadap pelatihan, penyuluhan, serta dukungan pemerintah. Penelitian ini mengungkapkan pentingnya diversifikasi usaha pertanian dan peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi keberlanjutan petani cengkeh di masa depan.
MODEL PPENATAAN KERAGAMAN ETNIK DI DAERAH TRANSMIGRASI KABUPATEN BOALEMO PROVINSI GORONTALO Lukum, Roni; Hatu, Rauf; Wantu, Sastro M; Sulila, Ismet; Aneta, Yanti
TheJournalish: Social and Government Vol. 6 No. 1 (2025): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v6i1.889

Abstract

Penataan keberagaman suku bangsa menjadi perhatian serius bagi bangsa dan negara Republik Indonesia yang memiliki kondisi demografi yang heterogen, diperlukan suatu model yang pasti dalam mengelola keberagaman tersebut. Berkat keluhuran budi para Pendiri Bangsa yang memilih dasar negara Pancasila dan merumuskannya dalam kebijakan makro melalui Undang-Undang Dasar 1945, nilai-nilai dasar negara sebagai model tradisi multikulturalisme mampu menata keberagaman demografi yang ada di negara kita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari jawaban langsung tentang bentuk-bentuk penataan keberagaman suku bangsa di Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo, mengungkap faktor-faktor yang mendukung keberhasilan penataan keberagaman suku bangsa, melihat implikasi penataan suku bangsa di Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo. Tujuan penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa (1). Penataan keberagaman suku bangsa di kabupaten melalui Forum Komunikasi Antarumat Beragama (FKUB) sebagai implementasi kebijakan makro pemerintah pusat masih dalam kondisi yang sangat kokoh dalam mewujudkan integrasi nasional, (2) Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan penataan keberagaman suku bangsa di daerah transmigrasi Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo, disebabkan oleh kearifan lokal dan peran lembaga pendidikan formal, (3) Dampak penataan keberagaman suku bangsa di wilayah tersebut memberikan kontribusi terhadap kenyamanan warga transmigrasi untuk mengembangkan usaha bersama tanpa adanya gesekan sosial. Semoga kondisi ini dapat terus dipertahankan guna menjaga integrasi nasional.
ORGANIZATIONAL PERFORMANCE OF PUBLIC SERVICES AT THE GENERAL ELECTION COMMISSION (KPU) OF GORONTALO CITY Idham Mantali; Rauf A. Hatu; Yanti Aneta; Dian Ekawaty Ismail
INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE Vol. 3 No. 2 (2025): February
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the quality of public services provided by the General Election Commission (KPU) of Gorontalo City. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and then analyzed using qualitative analysis methods. The findings reveal that the quality of services offered by KPU Gorontalo City staff is optimal. Facilities and infrastructure, such as parking spaces, waiting rooms, internet connectivity, and other supporting amenities, provide significant comfort for service users and are updated to meet modern needs. Services are delivered promptly according to standard operating procedures (SOP) and are provided free of charge without any additional fees.  This favorable condition is reinforced by the office environment, which prominently displays posters or notice boards emphasizing a zero-tolerance policy for illegal levies. However, the quality of services can be further improved by enhancing staff reliability in IT. This could be achieved through training existing staff or recruiting skilled IT personnel. Such improvements would support the technology-driven activities and performance of the KPU Gorontalo City.
DIGITALISATION CATALYST: THE ROLE OF ORGANIZATIONAL CULTURE IN PUBLIC SERVICE TRANSFORMATION Jorry Karim; Rauf A. Hatu; Sastro Mustapa Wantu; Zuchri Abdussamad
INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE Vol. 3 No. 2 (2025): February
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital transformation in the public service sector is a strategic step in increasing efficiency, transparency, and accountability of the bureaucracy. Organizational culture plays an important role in supporting the implementation of technology through strengthening values ​​such as integrity, professionalism, and commitment. This study aims to analyze the role of organizational culture in driving the success of digital-based public service transformation, especially through the implementation of the Electronic-Based Government System in Gorontalo Province. With a qualitative approach and case study method, data were collected through observation, interviews, and document analysis. The results of the study indicate that the integrity of regional apparatus needs to be improved through stricter supervision and structured training. Professionalism still faces challenges in the form of a lack of technical competence and capacity development. The commitment of regional apparatus to digital transformation also needs to be strengthened through a collaborative and innovative work culture. This study concludes that the synergy between integrity, professionalism, and commitment is key to creating an organizational culture that supports sustainable digital transformation. Strategic recommendations include increasing digital-based training, strengthening monitoring mechanisms, and integrating organizational cultural values ​​into policies to achieve more effective and responsive public services.
Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Minanga di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara Paludai, Moh. Sahrul; Hatu, Rauf A.; Latare, Sainudin; Bumulo, Sahrain
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i2.220

Abstract

Industri pariwisata telah berkembang pesat dan menjadi salah satu sumber devisa utama bagi banyak negara, termasuk Indonesia yang dikenal sebagai negara kepulauan dengan potensi wisata bahari yang melimpah. Salah satu destinasi yang tengah berkembang adalah Kawasan Wisata Pantai Minanga di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, yang dibuka pada tahun 2020. Pantai ini menarik wisatawan tidak hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena berbagai fasilitas pendukung seperti ayunan, gazebo, dan cottage. Pengelolaan yang optimal diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal dan membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan wisata Pantai Minanga. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, guna menggali secara mendalam makna partisipasi masyarakat dalam konteks pembangunan pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat mencakup tiga bentuk utama: partisipasi pikiran, tenaga, dan materi. Masyarakat terlibat dalam pemberian ide dan saran, pelaksanaan pembangunan infrastruktur, serta penyediaan sumber daya melalui usaha kecil dan fasilitas wisata. Dukungan pemerintah daerah berupa pelatihan dan bantuan pendanaan menjadi faktor pendukung utama. Kendala yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman masyarakat terhadap manfaat jangka panjang dari sektor pariwisata. Secara keseluruhan, keterlibatan aktif masyarakat berkontribusi terhadap keberlanjutan pengembangan kawasan wisata dan peningkatan kesejahteraan lokal.
Strategi Petani Sawah dalam Menghadapi Musim Kering di Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo Wungguli, Nuraisyah Ramadani; Hatu, Rauf A.; Tamu, Yowan; Bumulo, Sahrain
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i2.271

Abstract

Indonesia, sebagai negara agraris, menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin signifikan, khususnya kekeringan selama musim kemarau. Kekeringan berdampak langsung pada produktivitas pertanian, terutama pada sawah yang bergantung pada pasokan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan oleh petani sawah di Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, dalam menghadapi musim kering. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi yang digunakan petani dalam menghadapi musim kering, di antaranya: 1) Strategi Pemilihan Jenis Padi, yaitu petani memilih jenis padi yang tahan terhadap kondisi air terbatas selama musim kering untuk menghindari kerugian akibat gagal panen; 2) Diversifikasi Pendapatan di Luar Pertanian, di mana petani mencari pekerjaan di luar pertanian, seperti transportasi (bentor) dan usaha jasa (warung), untuk menutupi kerugian hasil panen selama musim kering; 3) Strategi Pemanfaatan Sumber Air, yaitu petani menggunakan pompa air untuk mengangkat air dari sungai ke areal persawahan yang mengalami kekeringan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami adaptasi petani terhadap tantangan ekosistem serta merekomendasikan kebijakan pendukung untuk meningkatkan ketahanan petani terhadap musim kering.
Pemberdayaan Nelayan Melalui Inovasi Kerupuk Ikan sebagai Usaha Mikro di Desa Modelomo Hatu, Rauf A.; Hatu, Dewinta Rizky R.; Bangga, Bilfadliyanto; Suaib, Giwang Eka Putri; Nur, Sitiria; Andi, Sri Ramdina Putri; Nasri, Mir’ah Azizah; Bakari, Nurita; Damopolii, Imelia; Rahim, Nurlin; Nento, Natasya; Silfina Ir Su’a; Hamrah Qobliyah; Abdul Said; Karim, Pratomo; Ahmad Hasan; Anisa Dewi K Hidiya
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i3.350

Abstract

Program KKN-MBKM terpadu melibatkan lebih banyak mahasiswa dalam proses pembangunan masyarakat di Desa Modelomo. Mahasiswa, dosen pembimbing lapangan, pemerintah desa, dan masyarakat setempat bekerja sama dalam kegiatan ini. Isu utama yang diangkat adalah kurangnya pemanfaatan potensi lokal, khususnya hasil laut bernilai tinggi seperti ikan. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap inisiatif pembangunan desa, mendorong keterlibatan aktif dalam pembangunan, serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola dan memasarkan produk UMKM berbasis ikan. Teknik Perencanaan Partisipatif Pembangunan Masyarakat Desa (P3MD) diterapkan, yang mencakup sosialisasi dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kapasitas masyarakat dalam pembuatan kerupuk ikan sebagai produk lokal, peningkatan kontribusi ekonomi UMKM terhadap desa, serta pelaksanaan pelatihan dalam pembuatan produk, pemasaran, dan manajemen bisnis. Selain itu, dengan memberdayakan masyarakat dalam proses pembangunan berbasis sosiologi, kegiatan ini juga meningkatkan efektivitas pemerintah desa. Melalui pengenalan kerupuk ikan sebagai usaha mikro, inisiatif ini berhasil memberdayakan masyarakat nelayan Desa Modelomo, serta meningkatkan kesadaran dan keterlibatan mereka dalam pembangunan desa.
Analisis Dampak Sosial dan Ekonomi Pada Masyarakat Sekitar PT. Pani Gold Project Damalante, Gina; Hatu, Rauf A.; Tamu, Yowan; Bumulo, Sahrain
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i4.284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan oleh kehadiran PT. Pani Gold Project terhadap masyarakat di Desa Hulawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran perusahaan memberikan dampak positif maupun negatif. Dari sisi sosial, perusahaan berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur seperti renovasi sekolah dan puskesmas, serta peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan. Namun, dampak negatifnya mencakup perubahan struktur sosial, ketimpangan akses terhadap pekerjaan, dan kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan. Dari aspek ekonomi, perusahaan membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal dan mendorong pertumbuhan usaha kecil di sekitar wilayah tambang. Meski demikian, sebagian masyarakat yang sebelumnya bekerja sebagai petani dan penambang rakyat mengalami kesulitan mengakses lahan akibat ekspansi perusahaan.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mengelola Terong Menjadi Produk Makanan Di Desa Lomaya Hatu, Rauf A.; Hatu, Dewinta Rizky R.
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i1.4

Abstract

Most of the people of Lomaya Village have a background as farmers and in every community environment they grow eggplant plants as a vegetable for personal consumption, but the Lomaya Village KKN team provides innovation and creation for eggplant management so that it can be used as a source of business ideas for the people of Lomaya Village. And it is hoped that it can have a positive impact on the people of Lomaya Village, especially helping the community's economy because the people of Lomaya Village on average have low incomes so the community needs social assistance. Therefore, the Lomaya Village KKN team implemented an additional program, namely community empowerment in managing eggplant into a food product, namely crispy eggplant in Lomaya Village. The methods used in this research were initial observation, FGD (Forum Group Discussion), lectures and training. The importance of carrying out this additional program is so that it can increase the community's knowledge and creativity regarding the use or management of natural resources in the surrounding areas and can help the economy of the Lomaya Village community.
Dinamika Kelompok Tani Mandiri di Desa Lakeya (Studi Pada Kelompok Tani Mandiri di Desa Lakeya Kecamatan Tolangohula) Hatu, Rauf A.; Latare, Sainudin; Bumulo, Sahrain; Duto, Mawar Anggraini
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i3.38

Abstract

Hasil pengamatan tentang Tani Rakyat Mandiri dalam meningkatkan pendapatan kelompok tani menunjukkan banyak permasalahan di bidang pembagian upah kerja yang menjadi penghambat kemajuan “Kelompok Tani” dalam memproduksi hasil pertanian. Hal ini menunjukkan bahwa tujuan Kelompok “Tani Rakyat Mandiri” masih menghadapi berbagai kendala dalam upaya meningkatkan hasil pertanian. Peneliti memilih lokasi penelitian di Desa Lakeya dengan alasan bahwa desa ini memiliki potensi yang baik dalam hasil pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem kelompok tani dalam dinamika kelompok tani mandiri, di mana penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan kelompok tani terhadap kehidupan sosial dan ekonominya dinilai baik, mengingat interaksi sosial yang terjalin antara sesama buruh, antara buruh dengan petani pemilik lahan, dan dengan masyarakat sekitar. Meskipun demikian, aspek ekonomi dari segi pendapatan masih dianggap kurang memadai karena pendapatan yang diterima oleh petani belum mencukupi kebutuhan hidup mereka secara menyeluruh. Petani melakukan berbagai upaya untuk bertahan hidup, baik melalui strategi sosial seperti memanfaatkan relasi dan jaringan untuk mencari informasi tentang pekerjaan sampingan serta bantuan sosial dari pemerintah, maupun strategi ekonomi.