Articles
PENGEMBANGAN DESA LITERASI BERBASIS MASYARAKAT DI DESA ARA PAYUNG KECAMATAN PANTAI CERMIN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
Yusnadi Yusnadi;
Nani Barorah Nasution;
Zuraida Lubis;
Kamtini Kamtini
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jpkm.v29i3.48807
Tujuan Program Kemitraan Masyarakat yang dilaksanakan adalah melakukan pendampingan kepada penggiat dalam mengembangkan desa literasi berbasis masyarakat di Desa Ara Payung, Kec. Pantai Cermin, Kab. Serdang Bedagai. Hal ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang dialami mitra, antara lain: (1) Belum terlaksananya program desa literasi yang tertuang dalam RPJMDes Desa Ara Payung karena belum ada grand design desa litrasi Desa Ara Payung; (2) belum terlihatnya peran perpustakaan desa sebagai pusat kegiatan literasi di Desa; (3) koleksi perpustakaan masih minim dan secara garis besar banyak berkaitan dengan bacaan anak-anak karena pengguna utama masih didominasi oleh peserta didik PAUD Seroja Desa Ara Payung; dan (4) belum terlihat peran dari karang taruna dan pengurus perpustakaan desa yang notabene-nya ditugaskan sebagai penggiat utama desa literasi di Desa Ara Payung. Adapun solusi yang dilaksanakan berdasarkan permasalahan mitra, diantaranya: (1) Pendampingan penyusunan grand design desa literasi berbasis masyarakat di Desa Ara Payung; (2) Pendampingan tata kelola & pemberdayaan perpustakaan desa sebagai pusat kegiatan literasi; (3) Penambahan koleksi buku bacaan yang lebih update dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Desa Ara Payung; dan (4) Pendampingan karang taruna dan pengurus perpustakaan desa sebagai penggiat utama desa literasi berbasis masyarakat di Desa Ara Payung. Pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat motivasi mitra dalam mengembangkan Desa Ara Payung sebagai salah satu Desa Literasi yang mengoptimalkan potensi masyarakat sebagai agen literasi Desa.
Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Terhadap Pelaku Bullying Siswa
Nani Barorah Nasution;
Sami Sarah Samosir
INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY Vol 1, No 2: INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY (JUNE)
Publisher : Medan State University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/icp.v1i2.25765
This study aims to determine the Effect of Group Counseling Services with Sociodrama Techniques on Bullying Actors for Class VII Students of SMP Negeri 27 Medan T.A 2020/2021. The formulation of the problem in this study is: Is there an Influence of Sociodrama Technique Group Counseling Services on Bullying Actors for Class VII Students of SMP Negeri 27 Medan T.A 2020/2021. The method used in this study is a quantitative method. This type of research is a quasi-experimental with the type of pre-test-post-test one group design. This research was conducted from August to September 2020. The population in this study were all seventh grade students. The sample in this study was class VII-I students who were taken by purposive sampling method consisting of 8 students. The instrument used is a questionnaire to find out the perpetrators of student bullying. The instrument was given before and after the implementation of the sociodrama technique group counseling service. Then the data was analyzed using the Wilcoxon test to see if there was a significant effect of providing sociodrama technique group counseling services on student bullying perpetrators. This can be obtained from the calculation results with the initial test score (pre-test) in the experimental group obtained an average of = 167.5 while the post-test data obtained an average of = 94. This can be obtained from the Wilcoxon test which shows that the level test Wilcoxon obtained Jcount = 75 while Jtable = 4. From the table of critical values . J for the Wilcoxon-signed level test for n = 8, = 0.05 according to the criteria with acceptance and rejection of the hypothesis, the hypothesis is accepted if Jcount> Jtable, namely Jcount>Jtable where 75>4, from this calculation it can be seen the effect of treatment in the experimental group, it means that the influence of sociodrama technique group counseling is more significant (75>4). This means that the hypothesis which reads that there is a significant effect of providing group counseling services with sociodrama techniques on bullies for Class VII students of SMP Negeri 27 Medan for the 2020/2021 academic year can be accepted
Pengaruh Konseling Kelompok Teknik Problem Solving Untuk Pengendalian Emosi Negatif Remaja Pelaku Bullying dI SMP N 2 Sei Bamban
Nani Barorah Nasution;
Donna Marito
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v4i2.1832
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok teknik problem solving untuk mengendalikan emosi negatif remaja pelaku bullying di SMP N 2 Seibamban, T.A 2022/ 2023. Subjek penelitian ini berjumlah 8 orang siswa kelas VII SMP N 2 Sei Bamban. Sampel penelitian menggunakan teknik screening jadi menggunakan seluruh jumlah populasi yang ada. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif dengan menggunakan desain quasi experimental. Berdasarkan data skor total baik Pre-test maupun Post-test dimana skor Pre-test mendapatkan skor total sebesar 519 dan setelah di berikannya perlakuan sebanyak 4 kali yaitu berupa layanan Konseling Kelompok dengan teknik Problem Solving maka hasil nilai Post-test pada pertemuan terkahir mendapatkan skor sebesar 749 dimana peningkatan terjadi sebesar 44,32%. Pada rata-rata pada nilai Pre-test di pertemuan pertama sebesar 64,87 dan pada hasil Post-Test di akhir pertemuan mendapatkan skor sebesar 93,62 dan dapat di ketahui bahwa adanya peningkatan sebesar 44,32% dan dapat di artikan bahwa pengaruh layananKonseling Kelompok dengan Teknik Problem Solving sangat efektif untuk mengubah emosi negatif subyek. Maka dengan begitu dapat di simpulkan bahwa adanya pengaruh layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Problem Solving terhadap Emosi negatif siswa SMP Negeri 2 Sei Bamban.
Penerapan Konseling Kelompok Teknik Stress Inoculation Training Dalam Mengatasi Stres Mengerjakan Skripsi Pada Mahasiswa Bimbingan Konseling Universitas Negeri Medan
Nani Barorah Nasution;
Mayrisa Khadijah Harris
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v4i2.1833
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan konseling kelompok teknik Stress Inoculation Training dalam mengatasi stress mengerjakan skripsi pada mahasiswa Bimbingan Konseling Universitas Negeri Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Pre-Experimental Design. Subjek pada penelitian ini adalah 8 orang mahasiswa bimbingan konseling stambuk 2019. Penelitian ini terdiri dari 4 kali pertemuan, hasil penelitian tersebut diketahui nilai rata-rata Pre-test dan Post-test keterampilan mengatasi stres mahasiswa sebesar 107,37 dan setelah diberikan layanan menurun drastis menjadi 74,25. Artinya nilai rata – rata mengatasi stres mahasiswa mengalami penurunan setelah diberikan layanan. hasil analisis data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa nilai
Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Teknik Sosiodramaterhadap Pengendalian Emosi Siswa Pelaku Bullying Kelas IX di SMP Negeri 1 Tanjung Morawa
Nani Barorah Nasution;
Sindy Aulia Butar-Butar
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v4i2.1834
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada pengaruh layanan konseling kelompok teknik sosiodrama dalam pengendalian emosi siswa pelaku bullying kelas IX di SMP Negeri 1 Tanjung Morawa tahun ajaran 2023/2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan desain one grup pre-test and post-test design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Tanjung Morawa yang berjumlah 8 orang siswa yang menjadi pelaku bullying dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif dengan cara membandingkan persentase yang dicapai sebelum dan sesudah dilaksanakan konseling. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa diketahui berdasarkan hasil analisis data nilai Jhitung = 15, dan nilai Jtabel untuk N = 8 dengan nilai α = 0,05 adalah 4. Adapun syarat hipotesis diterima berdasarkan hasil uji wilcoxon yaitu jika nilai Jhitung > Jtabel dimana 15 > 4 maka hipotesis dalam penelitian ini diterima. Hal ini juga dapat dilihat dari analisis hasil data pre-test diperoleh skor sebesar 563 dan post-test diperoleh skor sebesar 825, maka diperoleh selisih skor keseluruhan sebesar 262, artinya mengalami peningkatan kemampuan pengendalian emosi siswa pelaku bullying sebesar 20,99%. Adapun skor rata-rata pada pre-test sebesar 70,38 dan skor rata-rata pada post-test sebesar 103,1 maka diperoleh selisih skor sebesar 32,75. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa ada pengaruh konseling kelompok Teknik sosiodrama terhadap pengendalian emosi siswa pelaku bullying kelas IX SMP Negeri 1 Tanjung Morawa Tahun Ajaran 2023/2024.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Psikodrama Untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Pada Siswa Korban Broken Home di SMA Negeri 2 Tebing Tinggi
Nani Barorah Nasution;
Yesy V. S. Br. Nainggolan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v4i2.1835
Penelitian ini bertujuan untuk untuk melihat peningkatan keterampilan komunikasi pada siswa korban broken home setelah mendapatkan layanan bimbingan kelompok teknik psikodrama dan untuk melihat pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik psikodrama terhadap keterampilan komunikasi siswa korban broken home di SMA Negeri 2 Tebing Tinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengn pendekatan eksperimen semu. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 7 orang siswa korban broken home kelas 11. Data skor rata-rata pre-test 78 dan skor rata-rata post-test 126,42, yang dimana rata-rata keterampilan komunikasi siswa mengalami peningkatan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik psikodrama sebesar 61%. Dan apabila dilihat dari jenis kelamin, keterampilan komunikasi subjek laki-laki lebih rendah daripada subjek perempuan. Hal ini dilihat dari perbandingan skor rata-rata hasil pre-test laki-laki 76 dan skor rata-rata pre-test perempuan 78,6. Setelah diberikan post-test meningkat menjadi skor rata-rata laki-laki 126 dan skor rata-rata post-test perempuan 126,5. Data analisis menggunakan uji Wilcoxon yang dimana Jhitung = 6 dengan α = 0,05 dan n = 7 sehingga Jtabel adalah 2. Data tersebut dapat dilihat bahwa Jhitung > Jtabel yaitu 6 > 2. Artinya ada pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik psikodrama untuk meningkatkan keterampilan komunikai siswa korban broken home di SMA Negeri 2 Tebing Tinggi atau hipotesis dapat diterima.
Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Teknik Problem Solving Untuk Meningkatkan Self Awareness Pada Remaja Tentang Bahaya Kecanduan Game Online di SMP Negeri 2 Sibolga
Nani Barorah Nasution;
Yohana Roma Claurisa Simanullang
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v4i2.1836
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok teknik problem solving untuk meningkatkan self awareness tentang bahaya kecanduan game online pada remaja di SMP Negeri 2 Sibolga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif. Dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experimental). Dengan desain penelitian yang digunakan adalah one group design pre-test dan post-test design. Subjek dalam penelitian ini adalah 8 orang siswa kelas VIII-C yang memiliki kemampuan self awareness rendah. Data penelitian dikumpulkan melalui skala self awareness yang berjumlah 31 item pernyataan yang sudah valid dan reliabel, reliabilitas instrumen tersebut adalah 0,8731. Instrumen diberikan sebelum dan sesudah layanan konseling kelompok sebanyak 4 kali pertemuan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis Wilcoxon dengan α= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum (pre-test) dilakukan konseling kelompok teknik problem solving skor rata-rata Self Awareness sebesar 58,25 dan setelah (post-test) diberikan layanan konseling kelompok teknik problem solving, maka rata-rata Self Awareness yang diperoleh adalah 97,37. Maka dari itu terjadilah peningkatan Self Awareness siswa sebesar 40,4%. Dengan mengetahui uji Wilcoxon dengan nilai peringkat terkecil yaitu 10. Sehinga J(hitung)= 10, α= 0,05, dan n=8, maka diperoleh J(tabel)= 4. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon diperoleh hasil bahwa J(hitung) > J(tabel) dimana 10 > 4. Maka dapat dikatakan “Ada konseling kelompok teknik Problem Solving untuk meningkatkan Self Awareness tentang bahaya kecanduan game online di SMP Negeri 2 Sibolga” dengan demikian hipotesis dapat diterima.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Pada Siswa Kelas X SMA IT Khairul Imam Medan
Nani Barorah Nasution;
Donna Marito
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v4i2.1837
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok Teknik problem solving terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas X SMA IT Khairul Imam Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu. Subjek pada penelitian ini adalah 10 orang siswa kelas X. Data skor rata-rata pre-test 77 dan skor rata-rata post-test 141,3 maka selisih skor rata-rata 64,3 artinya rata-rata keterampilan berpikir kritis siswa lebih tinggi sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik problem solving maka keterampilan berpikir kritis siswa menjadi meningkat 38%. Data analisis menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat apakah ada perubahan positif dan signifikansi pemberian layanan bimbingan kelompok teknik problem solving. Berdasarkan hasil perhitungan uji Wilcoxon jumlah jenjang bertanda positif = 27 dan jumlah jenjang bertanda negatife = 28. Jadi, nilai J = 27 yaitu jumlah jenjang yang lebih besar dari tabel nilai kritis J untuk uji yang bertanda Wilcoxon, dimana n = 10, α = 0,05, maka diperoleh Jtabel = 8. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon diperoleh hasil bahwa Jhitung > Jtabel dimana 27 > 8, artinya bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik problem solving terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas X SMA IT Khairul Imam Medan Tahun Ajaran 2022/2023.
Pengaruh Konseling Kelompok Teknik Realitas Terhadap Empati Siswa Pelaku Bullying Di Sekolah SMA Negeri 16 Medan
Nadia Delviana;
Nani Barorah Nasution;
Utami Nurhafsari Putri
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v4i3.2153
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana empati siswa pelaku bullying dengan pengaruh teknik realitas konseling kelompok di SMA Negeri 16 Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu. Subjek dalam penelitian ini adalah 10 siswa kelas XI. Data skor rata-rata pre-test keseluruhan sebesar 67,2 dan nilai rata-rata post-test sebesar 115,8. Jika dilihat dari jenis kelamin, empati subjek laki-laki lebih rendah dibandingkan perempuan. Berdasarkan tabel uji Wilcoxon diperoleh nilai Jhitung = 25,5 dengan α = 0,05 dan n = 10 sehingga nilai Jtabel adalah 8. Dari data tersebut terlihat Jhitung > Jtabel yaitu 25,5 > 8. Hasil dari analisis angket empati siswa yang berjumlah 10 subjek atau responden diperoleh total nilai pre-test (sebelum diberikan layanan) sebesar 672 dan total nilai post-test (setelah diberikan layanan) sebesar 1158. Artinya terdapat pengaruh Layanan Konseling Kelompok Teknik Realitas terhadap empati siswa. terhadap pelaku bullying di Angkatan 2023/2024” atau Hipotesis yang Dapat Diterima.
Pengaruh Konseling Individual Teknik REBT Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah pada Siswa Korban Bullying di Kelas VIII Mesra Pematangsiantar
Nasution, Nani Barorah;
Azzahra, Luthfi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 1 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54373/imeij.v5i1.827
This study aims to use the Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) technique with the aim that it can help students to be able to live more productively by thinking rationally. The research approach used is a quantitative approach with the type of quasi-experimental research (Quasi Experiment) using a design one group pretest and posttest. The type of research used is descriptive research. The sampling technique in this study was purposive sampling technique. The data collection instrument used in the research is using a psychological scale about problem solving skills. By using questioner and interviews to collect data in this study. Based on the results of the Wilcoxon test, the results of changes in the ability to solve problems of students who were victims of bullying can be proven from the results of data analysis, namely the value of J_count = 16.4, α = 0.05, and N = 5 obtained J_table = 0 . So, J_count>J_table where 16.4 > 0, which means the hypothesis can be accepted. With the influence of individual counseling services, rational emotive behavior therapy (REBT) techniques can help students solve problems and increase the level of ability to solve problems for victims of bullying. Through this research, it is hoped that it can teach students how to solve the problem of victims of bullying supported by positive thoughts and attitudes.