Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS ALAT ANGKUT FIXED CRANE MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DI PT. PELINDO (PERSERO) REGION IV GORONTALO Zilva Sabaya; Trifandi Lasalewo; Stella Junus
Jurnal Vokasi Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL VOKASI SAINS DAN TEKNOLOGI (MEI)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.091 KB) | DOI: 10.56190/jvst.v2i2.36

Abstract

Pemeliharaan alat merupakan kegiatan untuk menjamin keberlangsungan produksi. Mesin rusak akan mempengaruhi proses produksi, dan parahnya proses pada saat produksi akan terhenti. Salah satu alat angkut yang digunakan pada kegiatan bongkar-muat di PT. Pelindo yaitu fixed crane. Salah satu Penyebab terjadinya breakdown pada alat angkut fixed crane yaitu habisnya air radiator. Hal ini terjadi disebabkan oleh kelalaian pihak perusahaan yang kurang memperhatikan kebutuhan alat berat, sehingga untuk mengukur kinerja peralatan tersebut, maka digunakan metode Overal Equipment Effectiveness (OEE) untuk mengatasi masalah pada mesin/ peralatan. Tujuan yang ingin dicapai yaitu agar dapat mengetahui efektivitas kerja alat angkut fixed crane untuk mengefektifkan waktu kerja dan mesin. Berdasarkan hasil perhitungan OEE selama 3 bulan disimpulkan bahwa efektivitas penggunaan alat angkut fixed crane memiliki nilai dibawah nilai standar OEE sehingga harus dilakukan penggantian selang air radiator pada fixed crane 2 dan Memasukkan jadwal pengisian air radiator pada jadwal maintenance 200 jam.
Analisis Mitigasi Risiko Penjualan Kopi Roasted Pada UKM Puntang Coffee Menggunakan Metode House of Risk Ferdianto Oten Yunus; Trifandi Lasalewo; Hendra Uloli
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 6, No 1 (2023): JIMB - VOLUME 6 NOMOR 1 MEI 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v6i1.19359

Abstract

Saat ini bisnis penjualan kopi sangrai merupakan salah satu UKM yang berkembang pesat. Hal tersebut menyebabkan persaingan antar industri pengolahan kopi menjadi semakin ketat dengan selalu menyediakan kualitas kopi yang lebih baik. UKM Puntang Coffee adalah salah satu bisnis yang bergerak pada bisnis penjualan Coffee Roasted memiliki proses rantai pasok dan dari setiap proses tersebut memiliki risiko tidak dapat dipungkiri yang dapat merugikan Puntang Coffee dan juga bisa berdampak kualitas kopi. Belum optimalnya proses persediaan dan metode penyimpanan bahan baku menjadi salah satu risiko yang muncul sehingga mengganggu proses bisnis kopi roasted serta menurunkan value dari produk dihasilkan. Penelitian ini bertujuan menilai kejadian risiko dan sumber risiko yang dapat menghambat proses bisnis penjualan kopi roasted pada UKM Puntang Coffee dan merencanakan langkah-langkah yang bisa meminimalkan risiko yang muncul untuk menanggulangi risiko tersebut. Metode house of risk (HOR) akan mmengenali risiko dan penyebabnya dan merancang prosedur penanganannya, serta untuk memetakan risiko tersebut digunakan Model Supply Chain Operation Reference (SCOR). Risiko yang telah teridentifikasi selanjutnya akan dirangking untuk menentukan nilai risiko dengan prioritas tertinggi, yang akan menjadi fokus upaya pencegahan dan mitigasi. 17 kejadian risiko, 19 agen risiko, dan 10 rencana mitigasi risiko prioritas dianalisis sebagai hasil penelitian.
Strategi Pengembangan Bisnis Dalam Upaya Peningkatan Penjualan Produk Heo Lubricant Di PT. Bina Pertiwi Dengan Analisis SWOT Dan QSPM Claudio Fitrah Daeng Kuma; Trifandi Lasalewo; Abdul Rasyid
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 6, No 1 (2023): JIMB - VOLUME 6 NOMOR 1 MEI 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v6i1.19385

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal bagi pihak perusahaan dalam divisi Sales and Branch Operation dan menentukan strategi pengembangan bisnis yang tepat bagi pihak perusahan untuk meningkatkan penjualan produk HEO Lubricant. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode analisis yang digunakan adalah analisis SWOT dan QSPM. Hasil dari penelitian ini yaitu berdasarkan analisis matriks IFE diperoleh total skor 3,18 sedangkan analisis Matrix EFE sebesar 3,52. Hasil Matrix IE berada pada sel I yang disebut strategi tumbuh dan membangun, selain itu pada sel I terdapat strategi integratif yaitu integrasi ke depan, integrasi ke belakang dan integrasi horizontal. Matriks SWOT menghasilkan 4 alternatif strategi yang dapat dipilih oleh perusahaan yaitu strategi S-O, strategi W-O, strategi S-T, dan strategi W-T. Berdasarkan hasil keputusan dari matriks QSPM alternatif strategi yang diprioritaskan adalah strategi S-O, dengan skor TAS sebesar 6,47.
PENGEMBANGAN INOVASI DESAIN KAIN TENUN SEBAGAI PRODUK EKONOMI KREATIF UNGGULAN PENGRAJIN TENUN DESA RANGGO Ahmad Sandi; Muh Nasir; Nikman Azmin; Trifandi Lasalewo; Hariana Hariana; Jafar Lantowa
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v7i1.1831

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Potensi unggulan yang ada di Desa Ranggo kecamatan pajo Kabupaten Dompu, berupa hasil kreatifitas warga Desa yang menjadi sumber pendapatan dan peningkatan ekonomi masyarakat terutama untuk ibu-ibu yang telah mengembangkan usaha tenun tersebut secara individu maupun secara berkelompok yaitu usaha “Tenun Tradisional”, bidang pertanian perkebunan, peternakan dan potensi pengembangan Air bersih skala Desa. Latar belakang terbentuknya usaha tenun yang memiliki nilai. program ini bertujuan untuk melakukan pengembangan inovasi desain kain tenun, pelatihan penyusunan rencana usaha dan pemasaran melalui digital marketplace. Melakukan diversifikasi produk tenun. Meningkatkan harga jual produk tenun yang telah diversifikasi menjadi model dan motif yang baru. Meningkatkan keberdayaan mitra melalui pelatihan pejaminan mutu produk. Bidang yang ditangani pada mitra yaitu aspek manajemen, produksi dan pemasaran. Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan dan pendampingan dalam menyusun rencana bisnis, produksi tenun muna pa’a dan penjaminan mutu produk. Hasil kegiatan ini adalah pengembangan inovasi kain tenun sebagai produk ekonomi kreatif yang telah disepakati dengan mitra kelompok pengrajin tenun muna pa’a adalah berupa pengembangan produksi kain tenun pa’a, pembentukan koperasi pengrajin tenun, anggota kelompok pengrajin tenun sudah mampu mengelola digital marketing, branding produk dan inovasi produk untuk meningkatkan penjualan produk hasil produksi kelompok tenun
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI LABORATORIUM TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO Lasalewo, Trifandi; Budjang, Dhimiral Alfasih; Arafat, Muh. Yasser
JURNAL REKAYASA SISTEM INDUSTRI Vol 9 No 1 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/jrsi.v9i1.7259

Abstract

A website is a collection of pages in a domain that contains various information so that it can be read and viewed by internet users through a search engine. This research aims to produce an information system that is used as a management tool for the management of the UNG Industrial Engineering Laboratory. The research method used is the prototype method. This research produces a web-based UNG Industrial Engineering Laboratory information system that makes data storage and laboratory archiving easier and makes it easier for the academic community and the public to obtain information and service needs from the UNG Industrial Engineering Laboratory.
Re-Design Line Header Discharge Pada Sistem Perpipaan Nitrogen Generator Di PT Pertamina EP Cepu Regional 4 Zona 13 Donggi-Matindok Filed Dengan Menggunakan Metode Fishbone Diagram Dwiyanti, Puput; Lasalewo, Trifandi; Hasanuddin, Hasanuddin
Jurnal Vokasi Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023): JURNAL VOKASI SAINS DAN TEKNOLOGI (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jvst.v3i1.40

Abstract

ABSTRAK Pada PT. Pertamina EP Cepu Regional 4 Zona 13 Matindok Field telah mengidentifikasi masalah-masalah yang terjadi khususnya di Unit Generator Nitrogen. Berdasarkan pengamatan di lapangan masalah yang didapatkan yaitu khususnya pada Kompresor Nitrogen yang diakibatkan oleh akumulasi air endapan yang masuk kebagian Compressor Screw.Tindakan atau strategi yang tepat adalah memodifikasi jalur pipa yang sering terakumulasi air, lalu ditambahkan beberapa komponen perpipaan agar air yang berada dalam pipa dapat disalurkan keluar dan tidak masuk ke bagian kompresor screw. Adapun tujuan dilakukannya penelitian yaitu untuk mengetahui sambungan-sambungan pada sistem perpipaan dan menemukan solusi air akibat kondensasi di kompresor N2 yang masuk ke komponen/part kompresor sehingga merusak komponen. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah metode Fishbone Diagrams  (Diagram Tulang Ikan). Hasil yang didapatkan dengan metode tersebut adalah penyebab terjadinya kerusakan pada kompresor dry nitrogen disebabkan oleh alat yaitu drainnase pada perpipaan terlalu kecil dan kontruksi pipa yang memungkinkan air dapat masuk langsung ke screw, sedangkan penyebab dari manusia yaitu tidak menguras terlebih dahulu air sebelum kompresor running dan penyebab dari lingkungan yaitu tingkat humidity di lapangan 80%. Sehingga penyelesaian yang didapatkan yaitu membuat desain pipeline agar dapat mengurangi kelebihan air endapan dalam pipa, sehingga kemungkinan air masuk ke bagian kompresor dapat dikurangi.
USULAN PERBAIKAN MESIN BATCHING PLANT DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) Bilatula, Veronika; Lasalewo, Trifandi; Arafat, Muhammad Yasser
Jurnal Vokasi Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL VOKASI SAINS DAN TEKNOLOGI (MEI)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Azwa Utama adalah perusahaan yangmensuplai beton siap pakai (Ready mix).Permasalahan yang dihadapi perusahaan khususnyaberkaitan dengan kerusakan mesin produksi beton,mesin Batching Plant yang merupakan mesin produksi beton. Mesin ini digunakan untuk memproduksi bahan baku yang digunakan dalam pembuatan beton siap pakai (Ready Mix). Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi penyebab kerusakan yang dialami mesin Batching Plant dan mengetahui nilai RPN tertinggi dengan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) adalah metode yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut. Dari hasil analisis data dengan menggunakan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) terdapat tiga komponen mesin yang memiliki nilai RPN tertinggi yaitu Dinamo dengan nilai RPN 140 , MCB genset dengan nilai RPN 126, dan Belt dengan nilai RPN 126. Sehingga komponen yang memiliki nilai RPN tertinggi yang paling berisiko memberikan kegagalan. maka pada komponen kritis di usulkan perbaikan pada komponen mesin yang kritis. Kata kunci: Usulan Perbaiakn Mesin; Failure Mode And Effect Analysis.
Optimalisasi Rute Distribusi Pada PT. Pusaka Agro Tani Menggunakan Metode Clarke And Wright Saving Heuristic Imran, Ahmad Ali; Lasalewo, Trifandi; Macmoed, Buyung Rahmad
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 2 NO. 2, NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v2i2.20674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi rute distribusi pada P.T Pusaka Agro Tani. Salah satu foktor penting yang perlu diperhatikan, yaitu pendistribusian produk dari perusahaan ke konsumen yang tepat waktu dan efektif. Permasalahan yang dihadapi oleh prusahaan saat ini adalah belum adanya sistem perencanaan pendistribusian barang yang tepat dalam menentukan jalur distribusi ke custemer sehingga jarak pengiriman yang ditempuh panjang yang mengakibatkan biaya distribusi menjadi mahal. Metode penelitian yang digunakan adalah Clarke And Wright Saving Heuristic. Data yang digunakan adalah data primer berupa hasil wawancara dan data sekunder berupa data permintaan barang, jumlah dan jenis armada, wilayah distribusi, serta data kapasitas kendaraan. Hasil penelitian menunjukan bahwa  jarak tempuh dengan menggunakan metode clarke wright saving heuristik dapat melakukan penghematan, dengan deskripsi kondisi saat ini total waktu perjalanan 43.53 jam, dengan total jarak tempuh 1.662 km menjadi 1.035 menit atau 17.25 jam dengan total jarak tempuh 679.7 km, sehingga besar penghematan yang dihasilkan total waktu perjalanan 1.577 menit atau 26.28 jam menit dengan total jarak tempuh 982.3 km, disimpulkan bahwa jarak tempuh km yang dihasilkan menggunakan metode clarke wright saving heuristic dapat melakukan penghematan jarak dan waktu.Kata Kunci : Distribusi, Rute,  Clarke Wright Saving
Analisis Metode NEH Untuk Meminimalkan Makespan Pada Penjadwalan Produksi di Rumah Industri Wahyu Arifandi, Diki; Lasalewo, Trifandi; Hasanuddin, Hasanuddin
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 2 NO. 2, NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v2i2.15861

Abstract

Pemenuhan kebutuhan dari permintaan konsumen dengan waktu yang telah di tetapkan akan berdampak pada kepuasan konsumen terhadap suatu produk sehingga akan meningkatkan jumlah permintaan suatu produk. Pemenuhan kebutuhan permintaan produk yang tepat waktu didasari pada penjadwalan produksi yang baik. Penjadwalan produksi yang baik bisa kurangi waktu menganggur dalam produksi serta meminimalkan waktu proses produksi khususnya di Rumah Industri Wahyu serta ukuran keberhasilan penjadwalan adalah waktu penyelesaian (makespan) menjadi lebih minimum. UMKM Rumah Industri Wahyu bergerak pada bidang produksi keripik dan sale pisang. UMKM ini terletak di Kelurahan Hanga-hanga Kecamatan Luwuk Selatan. Penjadwalan yang diterapkan di Rumah Industri Wahyu pada saat ini berdasarkan First Come First Serve (FCFS). Dengan menggunakan FCFS sehingga masih adanya kerterlambatan penyelesaian produk yang dipesan oleh konsumen sehingga perlu adanya sistem penjadwalan yang baik dengan harapan dapat memenuhi permintaan konsumen yang diselesaikan tepat waktu. Maka dari itu, akan dilakukan penelitian penjadwalan produksi menggunakan metode NEH (Nawaz Enscore Ham). Hasil dari penelitian ini yaitu nilai makespan menggunakan metode NEH dengan nilai sebesar 3.44 jam serta urutan job yakni J2-J1-J3. Makespan yang dihasilkan dari panjadwalan di rumah industri wahyu yaitu sebesar 9,39 jam dengan urutan J1-J2-J3. Metode Nawaz Enscor Ham (NEH) menghasilkan nilai yang paling minimum, sehingga lebih efisien untuk diterapkan di rumah industri wahyu.
ANALISIS KESEIMBANGAN LINTASAN DENGAN METODE RANKED POSITIONAL WEIGHT (RPW) DAN LARGEST CANDIDATE RULES (LCR) DI UD. SUKAMAJU FURNITURE Novarika, Ni Kadek Fany; Lasalewo, Trifandi; Uloli, Hendra
Jurnal Vokasi Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): JURNAL VOKASI SAINS DAN TEKNOLOGI (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jvst.v4i1.63

Abstract

Penelitian ini dilakukan di UD Sukamaju Furniture sebuah perusahan manufaktur yang bergerak di bidang industri mebel/furniture. Dalam proses produksinya, perusahaan seringkali dihadapkan pada permasalahan keseimbangan lintasan produksi, hal ini terlihat dari waktu menganggur yang signifikan pada satu stasiun kerja dan sibuknya stasiun kerja yang lain. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan keseimbangan lintasan produksi yang mengacu pada indikator seperti; balance delay, efisiensi lintasan, dan total waktu menganggur. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah Ranked Positional Weight (RPW) dan Largest Candidate Rule (LCR). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode Ranked Positional Weight (RPW) menghasilkan keluaran potensial atau performansi 4 stasiun kerja dengan line efficiency 69,13%, memiliki balance delay 30,86%, dan smoothnes index sebesar 426,01 dengan total waktu mengganggur 661,05. Sedangkan pada metode Largest Candidate Rule (LCR) menghasilkan 6 stasiun kerja dengan line efficiency 46,09%, memiliki balance delay 53,90%, dan smoothnes index sebesar 845,10 dengan total waktu mengganggur 1732,09. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa setelah dilakukan perbaikan dengan metode Ranked Positional Weight (RPW) dan Largest Candidate Rule (LCR) memperlihatkan peningkatan performansi lintasan yang lebih baik dibandingkan lintasan sebelumnya. Dari kedua metode tersebut, didapatkan bahwa metode Ranked Positional Weight (RPW) merupakan metode yang paling optimal dengan performansi 4 stasiun kerja, mengalami peningkatan efisiensi lintasan sebesar 29,62 %, dan penurunan balance delay sebesar 29.81 %, serta pengurangan total waktu menganggur sebesar 1.606,55 detik. Saran untuk UD Sukamaju Furniture Gorontalo untuk mengatur ulang alokasi elemen kerja sesuai dengan hasil perhitungan keseimbangan lintasan.