Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 PADA IBU YANG MEMPUNYAI BALITA DI PUSKESMAS PANEI KECAMATAN PANEI TONGAH KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN 2021 Yeni Trisna Purba, Nur Musdalifah, Meyana Marbun, Sri Rahma Friani, Romauli Pakpahan,
JURNAL PIONIR Vol 8, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/pionir.v8i2.2769

Abstract

ABSTRAK            COVID-19 atau yang lebih dikenal dengan virus corona menjadi topic yang paling banyak dibicarakan semua kalangan di semua negara di dunia saat ini.Penularan virus Covid 19 masih belum diketahui secara pasti. Hingga 26 april 2020, kasusnya terus bertambah menjadi 8.882 kasus diseluruh Indonesia dan menyebar di 34 provinsi dengan 282 kabupaten/ kota yang terdampak dan angka kematian mencapai 8,365%. Corona Virus merupakan penyakit yang mudah menyerang individu yang memiliki imun yang rendah sehingga anak-anak, ibu hamil dan lansia lebih rentan tertular wabah penyakit ini.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Yang Mempunyai Balita Terhadap Pencegahan Covid-19 Di Puskemas Panei Kecamatan Panei Tongah Kabupaten Simalungun.Jenis penelitian ini adalah analitik.Populasi penelitian ini adalah  ibu yang mempunyai balita. Sampel dalam  penelitian ini seluruh ibu yang berkujung ke Puskesmas Panei. Hasil penelitian berdasarkan  hasil uji statistik Chi-Square  diperoleh p value = 0,002 ≤ alpha 0,05.  Sehingga diketahui adanya  Hubungan Pengetahuan Ibu terhadap perilaku pencegahan Covid-19. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukan dan saran  untuk petugas kesehatan di Puskesmas Panei dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya ibu yang mempunyai balita tentang perilaku pencegahan Covid.Kata Kunci        :    Pengetahuan, Ibu, Perilaku Pencegahan Covid  ABSTRACT COVID-19 or better known as the corona virus is the most talked about topic in all countries in the world today. The transmission of the Covid-19 virus is still not known with certainty. Until April 26, 2020, the cases continued to increase to 8,882 cases throughout Indonesia and spread to 34 provinces with 282 districts/cities affected and the mortality rate reached 8.365%. Corona Virus is a disease that easily attacks individuals who have low immunity so that children, pregnant women and the elderly are more susceptible to contracting this disease outbreak. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge of mothers who have toddlers and prevention of Covid-19 at the Panei Public Health Center, Panei Tongah District, Simalungun Regency. This type of research is analytic. The population of this research is mothers who have toddlers. The sample in this study were all mothers who visited the Panei Health Center. The results of the study based on the results of the Chi-Square statistical test obtained p value = 0.002 alpha 0.05. So that it is known that there is a relationship between mother's knowledge and behavior to prevent Covid-19. It is hoped that the results of this study can be input and suggestions for health workers at the Panei Health Center in increasing public knowledge, especially mothers who have toddlers about Covid prevention behavior. Keywords: Knowledge, Mother, Covid Prevention Behavior
The Knowledge Level of Primiparous Mothers About Newborn Baby Care at the Pratama Kasih Ibu Clinic in Jaharun B Village, Galang District in 2020 Oktafiana Manurung; Meyana Marbun; Sri Rahma Friani
Science Midwifery Vol 9 No 2 (2021): April: Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v8i2, April.684

Abstract

Efforts to create a healthy life must start from a baby because at this time there is a rapid growth and development that determines growth and development in adulthood. Mothers must prepare themselves by increasing their knowledge in caring for newborns, because the mother's ability to care for newborns is influenced by mother's knowledge from the beginning, if the mother does not have good knowledge, the mother will have difficulty in carrying out new roles as a mother. This study aims to find out the description of knowledge of Primipara's mother about the care of a newborn baby at the Pratama Kasih Ibu clinic 2020 in caring for a newborn baby. This research is conducted with a descriptive method, sampling is carried out by taking the entire population, namely 30 primiparous mothers are examined (Total Sampling). Based on the results of the research, the Respondents' knowledges of newborn care with good knowledge are 5 people (16.7 %), and Respondents with less Knowledge are 6 people (20%) . Based on the results of the study, it can be found that the majority of Primipara mothers get information from friends, not from health workers, so it is advisable for health workers or the local government to provide counseling or care about newborn baby care.
Pengaruh Mediasi Knowledge Sharing terhadap Kinerja Pegawai RS. Efarina Berastagi Elsida Aritonang; Deswidya S Hutauruk; Sri Rahma Friani
Jurnal Hukum Bisnis Vol. 12 No. 04 (2023): Call for Paper July 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jhb.v12i04.2555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang positif dan signifikan antara mediasi Knowledge Sharing terhadap kinerja pegawai RS Efarina Berastagi. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai tenaga kesehatan RS Efarina Berastagi yang berjumlah 280 orang. Sampel penelitian diambil sebanyak 15% dari total jumlah populasi yaitu sebanyak 42 orang. Variabel knowledge sharing diukur dengan knowledge donating dan collecting, sedangkan variabel kinerja karyawan diukur dengan kualitas kerja, kuantitas kerja, pengetahuan pekerjaan, kerjasama, dapat diandalkan, inisiatif, dan kualitas personal. Metode penelitian ini adalah metode kuantatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan kuesioner Knowledge Sharing dan kinerja pegawai kepada pihak yang bersangkutan. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier dan One Way Anova. Dari hasil analisis regresi data diketahui bahwa ada hubungan linier Mediasi Knowledge Sharing (X1) terhadap Kinerja Pegawai (Y), yang dibuktikan dengan nilai R Square (R2) sebesar 0,663 atau 66.3% yang berarti bahwa 66.3% variabel knowledge sharing dapat dijelaskan oleh variabel kinerja karyawan atau memberikan pengaruh sebesar 66.3% terhadap kinerja karyawan RS Efarina Berastagi. Kemudian, melalui analisis data ANOVA dalam menguji hipotesis diperoleh bahwa variabel knowledge sharing memiliki nilai tHitung 8.72 > tTabel 2,02. Hal ini berarti bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara mediasi Knowledge Sharing terhadap kinerja pegawai RS Efarina Berastagi.
Gambaran Telur Cacing Gelang (Ascaris Lumbricoides) pada Usia 0-75 Tahun dengan Dugaan Ascariasis Hutauruk, Deswidya S; Nababan, Roserica; Aritonang, Elsida; Tarigan, Sri Wahyuni; Friani, Sri Rahma
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 03 (2023): Artikel Riset Edisi Desember 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i03.3506

Abstract

Penyakit ascariasis (kecacingan) menjadi salah satu penyakit paling umum dan paling banyak diderita masyaraat beriklim tropis ataupun sub-tropis dan penyakit ini dapat menyerang semua usia. Kasus penyakit ini banyak ditemukan pada anak usia prasekolah dan usia sekolah dasar dan tidak menutup kemungkinan juga dapat terjadi pada orang dewasa hingga lansia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif metode pengumpulan data eksperimen semu untuk memperoleh gambaran Ascaris lumbricoides pada pasien usia 0-75 tahun dengan dugaan Ascariasis yang terinfeksi Ascaris lumbricoides di rumah sakit Efarina Pematangsiantar. Untuk mendeteksi keberadaan Ascaris lumbricoides pada tinja usia balita sampai lansia digunakan untuk memeriksa telur cacing Ascaris lumbricoides adalah metode KATO-KATZ. Dari hasil 65 sampel feses pemeriksaan keberadaan telur cacing Ascaris lumbricoides dilaboratorium dengan dugaan ascariasis ditemukan 32 sampel (49,23%) ditemukan positif keberadaan telur cacing Ascaris lumbricoides dan 33 sampel (50,77%) negatif tidak ditemukan keberadaan telur cacing Ascaris lumbricoides. Pada pasien laki-laki sebanyak 36 responden (55,38%) dimana 17 responden positif ditemukan telur cacing (53,12%) dan 19 responden negatif (57,58%). Pada pasien perempuan sebanyak 29 responden (44,62%) dimana 15 responden positif ditemukan telur cacing (46,88%) dan 14 responden negatif (42,42%). Dari 65 pasien uisa 0-75 tahun dengan dugaan Ascariasis terdapat 32 pasien positif ditemukan keberadaan telur cacing Ascaris lumbricoides dan 33 pasien negatif ditemukan keberadaan telur cacing Ascaris lumbricoides. Berdasarkan jenis kelamin, pada pasien usia 0-75 tahun dengan dugaan Ascariasis terinfeksi Ascaris lumbricoides yaitu lebih banyak dialami oleh laki-laki yaitu 36 orang (55,38%).
Asuhan Kebidanan pada Klien dengan Puting Susu Tenggelam Purba, Yeni Trisna; Friani, Sri Rahma; Marbun, Meyana; Saragih, Astri Ulina; Febiola, Marcelyn
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 13, No 4 (2023): November 2023
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik13401

Abstract

Exclusive breastfeeding is very important, especially for babies aged 0-6 months, so efforts must be made not to hamper it. One of the obstacles to smooth breastfeeding is sinking nipples. The study aimed to describe midwifery care for clients with inverted nipples so that they can maintain breastfeeding for their children. This study was a case report conducted at the Independent Practicing Midwife Hj. Hendrayatni in 2023. The study was carried out using a standard midwifery care management approach involving Mrs. E with the age of 28 years. The study results showed that care had been provided according to standards to clients with the diagnosis: Mrs E, 28 years old G1P0A0 with inverted nipples at 1-14 days of postpartum visits. Through a physical examination, it was found that the mother's nipples had sunk, making it difficult for the baby to breastfeed, making it difficult for the baby to breastfeed. Furthermore, breastfeeding was guided using breastfeeding techniques that are appropriate to the client's condition. It was concluded that midwifery care was successfully carried out according to the client's condition so that breast milk was successfully given to the baby.Keywords: sinking nipple; postpartum mothers; baby ABSTRAK Pemberian ASI eksklusif menjadi hal yang sangat penting, terutama bagi bayi berusia 0-6 bulan, sehingga harus diupayakan tidak terhambat. Salah satu penghambat kelancaran pemberian ASI adalah puting susu tenggelam. Studi bertujuan untuk menggambarkan asuhan kebidanan pada klien dengan puting susu tenggelam agar tetap dapat mempertahankan pemberian ASI kepada anaknya. Studi ini merupakan laporan kasus yang dilakukan di Bidan Praktik Mandiri Hj. Hendrayatni pada tahun 2023. Studi dilakukan dengan pendekatan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan standar dengan melibatkan Ny. E dengan usia 28 tahun. Hasil studi menunjukkan bahwa asuhan telah diberikan sesuai dengan standar kepada klien dengan diagnosis: Ny E usia 28 tahun G1P0A0 dengan puting susu tenggelam pada 1-14 hari kunjungan nifas. Melalui pemeriksaan fisik diperoleh bahwa puting susu ibu tenggelam sehingga menyulitkan bayi untuk menyusui sehingga bayi sulit untuk menyusui. Selanjutnya pemberian ASI dibimbing menggunakan teknik menyusui yang sesuai dengan kondisi klien. Disimpulkan bahwa asuhan kebidanan berhasil dilakukan secara dengan kondisi klien sehingga ASI berhasil berhasil diberikan kepada bayi. Kata kunci: puting susu tenggelam; ibu nifas; bayi
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Hamil Untuk Memeriksakan Kehamilan Di Bidan Praktek Swasta Arista Silalahi Pematangsiantar Purba, Yeni Trisna; Friani, Sri Rahma; Saragih, Astri Ulina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9688

Abstract

Pemeriksaan kehamilan atau pelayanan antenatal merupakan pelayanan yang diterima wanita selama kehamilan dan sangat penting dalam membantu memastikan bahwa ibu dan janin selamat dalam kehamilan dan persalinan. Tujuan penelitian untuk mengetahuai faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil untuk memeriksakan kehamilan di Bidan Praktek Swasta Arista Silalahi pematangsiantar. Jenis penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Bidan Praktek Swasta Arista Silalahi, teknik pengambilan sampel dengan metode non random yaitu dengan tehnik sampling jenuh dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel sebanyak 30 orang. Instrument penelitian yang digunakan yaitu lembar kuesioner (20 item). Setelah diperoleh data maka dilakukan pengolahan data. Hasil penelitian berdasarkan faktor pendidikan, mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 13 orang (43,4%). Faktor pengetahuan, mayoritas berpengetahuan baik sebanyak 15 orang (50,0%). Faktor jarak tempuh, mayoritas berjarak tempuh + 200 m sebanyak 13 orang (43,3%). Faktor sosial ekonomi mayoritas berpenghasilan Rp.500.000 s/d Rp 1.500.000 sebanyak 16 orang (53,3%).  Hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa pendidikan, pengetahuan, jarak tempuh dan sosial ekonomi merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil untuk memeriksakan kehamilan. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapat memberikan informasi atau penyuluhan tentang pemeriksaan kehamilan dan kepada ibu hamil agar lebih rutin memeriksakan kehamilan demi terlaksananya program kesehatan ibu dan anak (KIA).
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PENCEGAHAN INFEKSI NASOKOMIAL DENGAN KEPATUHAN MENCUCI TANGAN DI RUMAH SAKIT EFARINA ETAHAM PEMATANGSIANTAR friani, sri rahma; Sidabutar, Sondang; Silaen, Peterson Yosua
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 13, No 1 (2025): Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48134/jurkessutra.v13i1.186

Abstract

Infeksi nosokomial merupakan infeksi yang terjadi di rumah sakit yang menjadi salah satu penyebab angka kematian di Rumah Sakit. Kepatuhan perawat dalam melakukan cuci tangan sangat berpengaruh terhadap kejadian infeksi nasokomial. Mikroorganisme hidup dan berkembang biak dilingkungan rumah sakit seperti lantai rumah sakit, air, udara, alat-alat medis dan non medis. Kurangnya pengetahuan perawat akan menyebabkan upaya pencegahan infeksi nasokomial kurang baik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik untuk melihat hubungan variabel independen dan dependen. Pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling (sampel acak sederhana), dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan (α): 0,05. Hasil uji tentang hubungan pengetahuan perawat tentang pencegahan infeksi nasokomial dengan kepatuhan mencuci tangan didapatkan hasil nilai signifikan (p): 0,001 menunjukkan adanya korelasi.Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat tentang pencegahan infeksi nasokomial dengan kepatuhan mencuci tangan di Rumah Sakit Efarina Etaham Pematangsiantar. Diharapkan kepada tenaga kesehatan agar makin memaksimalkan program-program kesehatan salah satunya mengenai peningkatan pelayanan kesehatan melalui tindakan pencegahan infeksi nasokomial dan juga dalam memonitoring kepatuhan mencuci tangan di Rumah Sakit. Kata Kunci: Pengetahuan; Infeksi Nasokomial; Kepatuhan Cuci Tangan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Hamil Untuk Memeriksakan Kehamilan Di Bidan Praktek Swasta Arista Silalahi Pematangsiantar Purba, Yeni Trisna; Friani, Sri Rahma; Saragih, Astri Ulina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9688

Abstract

Pemeriksaan kehamilan atau pelayanan antenatal merupakan pelayanan yang diterima wanita selama kehamilan dan sangat penting dalam membantu memastikan bahwa ibu dan janin selamat dalam kehamilan dan persalinan. Tujuan penelitian untuk mengetahuai faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil untuk memeriksakan kehamilan di Bidan Praktek Swasta Arista Silalahi pematangsiantar. Jenis penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Bidan Praktek Swasta Arista Silalahi, teknik pengambilan sampel dengan metode non random yaitu dengan tehnik sampling jenuh dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel sebanyak 30 orang. Instrument penelitian yang digunakan yaitu lembar kuesioner (20 item). Setelah diperoleh data maka dilakukan pengolahan data. Hasil penelitian berdasarkan faktor pendidikan, mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 13 orang (43,4%). Faktor pengetahuan, mayoritas berpengetahuan baik sebanyak 15 orang (50,0%). Faktor jarak tempuh, mayoritas berjarak tempuh + 200 m sebanyak 13 orang (43,3%). Faktor sosial ekonomi mayoritas berpenghasilan Rp.500.000 s/d Rp 1.500.000 sebanyak 16 orang (53,3%).  Hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa pendidikan, pengetahuan, jarak tempuh dan sosial ekonomi merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil untuk memeriksakan kehamilan. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapat memberikan informasi atau penyuluhan tentang pemeriksaan kehamilan dan kepada ibu hamil agar lebih rutin memeriksakan kehamilan demi terlaksananya program kesehatan ibu dan anak (KIA).
Pemberian Edukasi Mengenai Penggunaan KB Sebagai Upaya Mengatur Jarak Kehamilan yang Sehat pada Pasangan Usia Subur Wardati, Jumadiah; Marbun, Meyana; Friani, Sri Rahma; Herawati, Noni; Handayani, Putri; Yolanda, Yolanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1 (2025): Edisi Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jpmik.v6i1.6400

Abstract

Ledakan penduduk dapat terus meningkat akibat penambahan angka kehamilan. Bahkan beberapa keluarga mengalami kesulitan dalam mengontrol kelahiran. Keluarga berencana merupakan suatu cara yang memungkinkan seseorang untuk mencapai jumlah anak yang diinginkan dan menentukan jarak kehamilan, dimana hal ini dapat dicapai melalui penggunaan metode kontrasepsi. Pasangan Usia Subur (PUS) adalah pasangan yang berada dalam rentang usia dimana wanita mampu untuk hamil dan melahirkan, umumnya antara 15 hingga 49 tahun. Sedangkan program keluarga berencana (KB) adalah suatu upaya untuk membantu pasangan dalam menentukan jumlah anak yang diinginkan dari jarak kelahiran. Pada umumnya PUS  harus mengikuti program KB karena sebagian besar aktivitasnya dilakukan di rumah. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah  untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan dan mengatur jarak kehamilan sehingga dapat mengurangi ledakan penduduk akibat penambahan angka kehamilan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan para peserta mengenai cara penggunaan kontrasepsi yang baik dan benar. Selain itu, peserta diharapkan memiliki kemampuan untuk memilih metode kontrasepsi yang cocok dan sesuai dengan kondisi mereka. Pendekatan yang dilakukan yaitu metode partisipatif dengan melakukan pendekatan terhadap tokoh masyarakat untuk mendapat perizinan dan dukungan dalam memberikan edukasi kepada sasaran kegiatan yaitu Pasangan Usia Subur (PUS).  Kegiatan ini juga meliputi pemberian edukasi berupa penyuluhan yang menggunakan media seperti video edukasi dan poster. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan yang dilakukan.
Asuhan Kebidanan Pada Bayi NY.S Dengan Berat Badan Lahir Rendah Di RS Efarina Pematang Siantar Sahfitri, Amanda; Kartika, Yuni; Friani, Sri Rahma; Utami, Ria Lusi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10612

Abstract

Angka kematian ibu akibat anemia cukup tinggi. Kejadian anemia pada ibu hamil yang tidak ditindaklanjuti dengan baik kemungkinan besar akan berdampak buruk terhadap kesehatan ibu dan bayi serta meningkatkan angka kematian ibu dan bayi. Kehamilan normal ditandai dengan pusing, sakit kepala, kadang rasa cepat lelah yang sering dirasakan ibu sudah teratasi, keadaan umum ibu baik, kesadaran compos mentis, tanda vital dalam batas normal, pembesaran perut sesuai usia kehamilan dan detak jantung janin dalam batas normal. batas. normal, Hb meningkat dari 9,2 gr% menjadi 11,2 gr%, ibu menghabiskan obat yang diberikan, dan mengurangi aktivitas. Dengan demikian hasil asuhan kebidanan yang diberikan pada Ny. L berhasil dengan melihat perubahan yang ibu rasakan baik dari keluhan, kadar Hb ibu dan kehamilan berjalan normal.