Claim Missing Document
Check
Articles

Imaji dalam Kumpulan Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono dan Implikasinya Margareta Finasehati; Munaris Munaris; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 1 Jan (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.153 KB)

Abstract

The aim of this research is to describe images in Hujan Bulan Juni by Sapardi Djoko Damono and its implications on literature teaching and learning at high school grade X. This study used a descriptive qualitative method. Data sources of the study in total were 21 poetry contained in Hujan Bulan Juni. The results showed that the images in the poems by Sapardi Djoko Damono used all kinds of images. Kind of images that often used is visual images, whereas the images that is rarely used is gustatory images. The results could be implicated in literature teaching and learning at senior high school grade X with the subject is poetry. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan imaji dalam kumpulan puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono dan implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMA kelas X. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini berjumlah 21 puisi yang termuat dalam kumpulan puisi Hujan Bulan Juni. Hasil penelitian menunjukan bahwa imaji dalam puisi-puisi karya Sapardi Djoko Damono menggunakan semua jenis imaji. Imaji yang sering digunakan yakni imaji visual, sedangkan imaji yang jarang digunakan imaji pencecapan. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan terhadap pembelajaran sastra di SMA kelas X pada materi puisi.Kata kunci: imaji, implikasi, puisi
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA PADA MAJALAH TEKNOKRA EDISI TAHUN 20132015 DAN IMPLIKASINYA Tika Qurratun Hasanah; Iqbal Hilal; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 2 Apr (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.828 KB)

Abstract

The problem in this research was the use of Indonesian language in Teknokra magazine edition 20132015 and its implication to reading and writing learning at school. This research aimed to describe the use of Indonesian language in Teknokra magazine and its implication. Data were analyzed per sentence, after the data were analyzed (1) the spelling usage include the use of capital letters, italics, prepositions in and to, a signpoint, the comma, dash, and apostrophe. This research used qualitative descriptive method. One of them, capitalization amounted to 676 with accuracy of 541 or 80% and inaccuracy of 135 or 20% (2) the use of the sentence amounted to 676 with accuracy of 561 or 83% and inaccuracy of 115 or 17%; (3) the implications for learning in school was in form of description of the scenario in the critical reading and writing exposition text.Masalah penelitian ini adalah penggunaan bahasa Indonesia pada majalah Teknokra edisi tahun 20132015 serta implikasinya dalam pembelajaran membaca dan menulis di sekolah. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa Indonesia pada majalah Teknokra dan implikasinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dianalisis perkalimat, setelah data dianalisis (1) penggunaan ejaan meliputi penggunaan huruf kapital, huruf miring, kata depan di dan ke, tanda titik, tanda koma, tanda pisah, dan tanda apostrof. Salah satunya, penggunaan huruf kapital berjumlah 676 dengan ketepatan 541 atau sebesar 80% dan ketidaktepatan 135 atau sebesar 20% (2) penggunaan kalimat berjumlah 676 dengan ketepatan 561 atau sebesar 83% dan ketidaktepatan 115 atau sebesar 17%; (3) implikasi terhadap pembelajaran di sekolah berupa uraian skenario dalam kegiatan membaca kritis dan menulis teks eksposisi.Kata kunci: ejaan, implikasi, kalimat.
RESEPSI SISWA TERHADAP PUISI CINTAKU JAUH DI PULAU KARYA CHAIRIL ANWAR Buyung Buyung; Munaris Munaris; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.642 KB)

Abstract

The problem in this research was the reception of students to poem Cintaku Jauh di Pulau by Charil Anwar. The purpose of this study was to describe the reception of students to poem Cintaku Jauh di Pulau by Charil Anwar. This study used a qualitative descriptive study. In the headline indicator, there are three groups of data. On the theme indicators found three groups of data. In the figure of speech indicators discovered three groups of data. On the mandate of the indicators found one group of data.Masalah dalam penelitian ini adalah resepsi siswa terhadap puisi Cintaku di Pulau karya Chairil Anwar. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan resepsi siswa terhadap puisi Cintaku Jauh di Pulau karya Chairil Anwar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pada indikator judul terdapat tiga kelompok data. Pada indikator tema ditemukan tiga kelompok data. Pada indikator majas ditemukan tiga kelompok data. Pada indikator amanat ditemukan satu kelompok data.Kata kunci : puisi, resepsi, siswa.
PENOKOHAN PADA NOVEL BULAN TERBELAH DI LANGIT AMERIKA Septiana Ningsih; Mulyanto Widodo; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.624 KB)

Abstract

This research describes the characters in the novel entitled Bulan Terbelah di Langit Amerika by Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra and its appropriateness as a learning material for Senior High School. This research is aimed at describing the characteristics of the characters, characters technique drawing, and kinds of characters in that novel and its appropriateness as a learning material of Senior High School. The method used is descriptive qualitative method. The source of this research is the part of the text in that novel. The results of this research are the characteristics of the characters, characters technique drawing, and kinds of characters in that novel, and its appropriateness as a learning material for Senior High School based on language, psychology, and culture background aspect.Penelitian ini mendeskripsikan penokohan dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra dan kelayakannya sebagai bahan ajar di SMA. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan watak tokoh, teknik pelukisan tokoh, dan jenis-jenis tokoh yang terdapat pada novel Bulan Terbelah di Langit Amerika dan kelayakannya sebagai bahan ajar di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah bagian teks novel Bulan Terbelah di Langit Amerika. Hasil penelitian ini berupa penokohan yaitu watak tokoh, teknik pelukisan tokoh, dan jenis-jenis tokoh yang terdapat dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika dan kelayakan kumpulan novel Bulan Terbelah di Langit Amerika sebagai bahan ajar di SMA berdasarkan aspek bahasa, psikologi, dan latar belakang budaya.Kata kunci: kelayakan, novel, tokoh.
Deskripsi Fisik Tokoh Utama Novel Sengsara Membawa Nikmat dan Tidak Membalas Guna Rahmiyati rahmiyati; Kahfie Nazaruddin; Sumarti sumarti
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.75 KB)

Abstract

The objectives of this research were to describe the physical description of the main characters in the novel of Sengsara Membawa Nikmat and Tidak Membalas Guna by Tulis Sutan Sati and its use as learning material in Indonesian language and literature for senior high schools. This study adopted qualitative-descriptive method. The result of the research showed that Tulis Sutan Sati intended to use accelerative installment presentation, analytical technique, subjective description, and symbolic sign in describing the physic appearance of the main characters. The result of the research could be used as learning material for twelveth grade students which was aimed for students to analyze designing novel by considering the content and structure based especially in KD.3.9 analyzing the content and structure of novel and KD.4.9 designing novel or novelet by considering the content and structure. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan deskripsi fisik tokoh utama dalam novel Sengsara Membawa Nikmat dan Tidak Membalas Guna karya Tulis Sutan Sati dan pemanfaatannya sebagai materi ajar Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tulis Sutan Sati lebih banyak menggunakan penyajian akselerasi berangsur, teknik analitik, jenis deskripsi subjektif, dan jenis tanda simbolik saat mendeskripsikan penampilan fisik tokoh utama dalam novel Sengsara Membawa Nikmat dan Tidak Membalas Guna. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai materi ajar di SMA kelas XII semester genap yang bertujuan agar siswa mampu menganalisis dan merancang novel bedasarkan isi dan kebahasaannya sesuai pada KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel dan KD 4.9 merancang novel atau novelet dengan memperhatikan isi dan kebahasaan. Kata kunci: deskripsi fisik, tokoh utama, dan pemanfaatan
LATAR DALAM NOVEL PADANG BULAN KARYA ANDREA HIRATA DAN KELAYAKANNYA Sukesi Hermansyah; Kahfie Nazaruddin; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.305 KB)

Abstract

The problem of this research was how is the setting in the novel of Padang Bulan written by Andrea Hirata.The aim of this research was to describe the setting in the novel Padang Bulan andits worthiness as a material learning of literature in SMA. This research used qualitative descriptive method.The data resources were taken from the novel Padang Bulan written by Andrea Hirata.It was found that the novel makes use of (1) place setting, (2) time setting, (3) social setting, and (4) the functions of setting as a metaphor and atmosphere. Padang Bulan is worthy to be used as a alternative learning material for students in SMA.Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah latar dalam novel Padang Bulan karya Andrea Hirata. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan latar dalam novel dan kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Padang Bulan karya Andrea Hirata. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan (1) latar tempat, (2) latar waktu, (3) latar sosial, dan (4) fungsi latar sebagai metafora dan atmosfer. Novel Padang Bulan layak dijadikan sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA.Kata kunci: bahan ajar, fungsi latar, latar.
DESKRIPSI LATAR DAN FUNGSINYA DALAM NOVEL CINTA DI DALAM GELAS DAN IMPLIKASINYA Ria Anggraeni; Kahfie Nazaruddin; Ali Mustofa
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.467 KB)

Abstract

The problem of this research is defining a description of the setting and its function as the metaphor and atmosphere in the novel of Cinta di Dalam Gelas written by Andrea Hirata. The purpose of this research is to describe description of the setting and its function as the metaphor and atmosphere in the novel of Cinta di Dalam Gelas written by Andrea Hirata and and its implications to literature learning in SMA. The result of this research showed that description of the setting with realistic approach includes seven categories. Based on impressionistic approach includes eight categories and based on according to the author‘s attitude includes five categories. Description of the setting in this novel also functions as the metaphor and atmosphere. Its implications is presented as the design of literature learning scenario in SMA.Masalah penelitian ini adalah pemerian deskripsi latar dan fungsinya sebagai metafora dan atmosfer dalam novel Cinta di Dalam Gelas karya Andrea Hirata. Tujuan penelitian ini untuk memerikan deskripsi latar dan fungsinya sebagai metafora dan atmosfer dalam novel Cinta di Dalam Gelas karya Andrea Hirata dan implikasinya pada pembelajaran sastra di SMA. Hasil penelitian menunjukan bahwa deskripsi latar dengan pendekatan realistis meliputi tujuh kategori. Berdasarkan pendekatan impresionistis meliputi delapan kategori, dan berdasarkan pendekatan menurut sikap penulis meliputi lima kategori. Deskripsi latar dalam novel ini juga berfungsi sebagai metafora dan atmosfer. Implikasinya dituangkan sebagai rancangan scenario pembelajaran sastra di SMA.Kata kunci: deskripsi latar, implikasi, pendekatan.
Gaya Bahasa Kiasan dalam Kumpulan Cerpen BH serta Kelayakannya sebagai Bahan Ajar Nanda Puspitasari; Kahfie Nazaruddin; Bambang Riadi
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 3 Jul (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.223 KB)

Abstract

The problem discussed in this research was how the style of figurative language in the collection of short stories BH by Emha Ainun Nadjib and feasibility as a literary material in high school. The purpose of this study was to describe the style of figurative language in the collection of short stories and feasibility as a literary material in high school. The method used was qualitative descriptive method. Sources of research data was short stories in a collection of short stories BH. Data analysis technique in this research was text analysis. The results showed that the figurative style of language contained in a collection of BH short stories was the language style of simile, metaphor, personification, allusion, eponym, epithet, sinekdoke, metonimia, sarcasm, and cynicism. A collection of short stories BH deserves to be a teaching material because it meets the criteria in the selection of teaching materials based on curriculum 2013 and literature.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimanakah gaya bahasa kiasan pada kumpulan cerpen BH Karya Emha Ainun Nadjib dan kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan gaya bahasa kiasan pada kumpulan cerpen tersebutdan kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif.Sumber data penelitian adalah cerpen-cerpen dalam kumpulan cerpen BH. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis teks.Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa kiasan yang terdapat dalam kumpulan cerpen BH adalah gaya bahasa simile, metafora, personifikasi, alusi, eponim, epitet, sinekdoke, metonimia, sarkasme, dan sinisme.Kumpulan cerpen BHlayak dijadikan sebagai bahan ajar karena sudah memenuhi kriteria dalam pemilihan bahan ajar berdasarkan aspek kurikulum 2013 dan sastra.Kata kunci: bahan ajar, cerita pendek, gaya bahasa.
REPRESENTASI SIKAP KORBAN DALAM DI ANTARA LUMPUR, MAINANKU HILANG KARYA PANCA JAVANDALASTA Febry Wicaksono; Kahfie Nazaruddin; Muhammad Fuad
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.021 KB)

Abstract

The problem of this research is how the representation of Sidoarjo mud flow victims attitude in the novel by Panca Javandalasta, and it’s wortheness as a literature learning source alternative at senior high school. This research is aimed to describe victims attitude representation, and decide it’s wortheness as a literature learning source alternative at senior high school. The method that is used in this research was a descriptive qualitative method. Data source in the research was taken from a novel Di Antara Lumpur, Mainanku Hilang by Panca Javandalasta. The result of this research is the representation of Sidoarjo mud flow victims attitude, which is represented by the main character in this novel, named Bayu, that shows how the mud flow caused harm for many people and getting them more suffer. A novel entitled Di Antara Lumpur, Mainanku Hilang deserve to became Indonesian literature learning source alternative at senior high school. It is seen by two aspects: literature and character education.Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana representasi sikap korban semburan lumpur Sidoarjo dalam novel karya Panca Javandalasta dan kelayakannya sebagai sumber belajar di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi sikap korban dalam novel, dan menentukan kelayakannya sebagai sumber belajar sastra Indonesia di SMA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Di Antara Lumpur, Mainanku Hilang karya Panca Javandalasta. Hasil penelitian berupa representasi sikap para korban, yang diceritakan oleh tokoh utama dalam novel ini, yaitu Bayu, yang memperlihatkan betapa semburan lumpur menyebabkan banyak orang yang dirugikan dan menderita. Novel Di Antara Lumpur, Mainanku Hilang layak dijadikan alternatif sumber belajar sastra Indonesia di SMA. Hal ini ditinjau dari dua aspek: kesastraan dan pendidikan karakter.Kata kunci: korban, representasi, sikap.
PENGGUNAAN EUFEMISME DAN DISFEMISME PADA TAJUK RENCANA SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN Abdan Syakur Febrianjaya; Kahfie Nazaruddin; Mulyanto Widodo
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.282 KB)

Abstract

The problem of this research were how the euphemism and disfesmisme on the editorial of Radar Lampung and Lampung Post and the implication of the learning bahasa Indonesia at SMA. The objective of this research were to describe the euphemism and disfemisme on the editorial of Radar Lampung and Lampung Post and then the implication of the learning bahasa Indonesia at SMA. The method of this research was qualitatif method. The sources of this research were the editorial of Radar Lampung and Lampung Post. On the editorial of Radar Lampung and Lampung Post was the use of disfemisme more productive than euphemism. Euphemism and disfemisme on the editorial of Radar Lampung and Lampung Post implicated to the learning bahasa Indonesia at SMA, which was the ability of communication.Masalah dalam penelitian ini bagaimanakah eufemisme dan disfemisme pada tajuk rencana Radar Lampung dan Lampung Post serta implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan eufemisme dan disfemisme pada tajuk rencana Radar Lampung dan Lampung Post serta implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian adalah tajuk rencana Radar Lampung dan Lampung Post. Pada tajuk rencana Radar Lampung dan Lampung Post disfemisme lebih produktif dibandingkan eufemisme. Eufemisme dan disfemisme pada tajuk rencana Radar Lampung dan Lampung Post berimplikasi terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA mengenai kemampuan berkomunikasi.Kata kunci: disfemisme, eufemisme, pembelajaran.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abdan Syakur Febrianjaya Agung Kurniawan Ali Mustofa Andika Putri Andreas Zulfikar Ani Setiawati Annisa Elvira Anteng Rairiati Lalanissa Apriliani, Eka Nadya Arifal Paslah Arini Wastiti Ayuning Tyas Purwaningrum Bagus Setiawan Bambang Riadi Bernadheta Elsa Pratrista Buyung Buyung Deris Astriawan Dona Ratnasari Dwi Prihatini Edi Suyanto Eka Sofia Agustina Eli Ermawati Endah Fitrianingsih Endah Prihastuti Era Octafiona Erda Rismawati Fauzie Purnomo Sidi Febriel Mayangsari Febry Wicaksono Fenny Rosmiyanti Fikri Ariyanto Hana Yakfi Aningsih Hanifah, Kun Haris Nur Prasetyo Herda Silviana Holyness Nurdin Singadimedja Ibrahim Toha Ichan Prastika Iqbal Hilal Juwita Sari Pebriani Laudia Riska Umami Lia Annisa Lida Sari Linda Ocviliana Maemunah Maemunah Margareta Finasehati Maryani Maryani Mediyansyah Mediyansyah MUHAMMAD FUAD Mulyanto Widodo Munaris . Nanda Puspitasari Ni Nyoman Wetty Suliani Nuning Anggrainingsih Nur Aisah Nurlaksana Eko Rusminto Petra Sriyanti Putri Astari Makki Rahmiyati Rahmiyati Ratu Faizatul Mufazah Rendi Deswantoni Reni Apriyanti Restty Purwana Suwama Retika Cahya Karnastuti Ria Anggraeni Ria Apriyanti Ria Luxfiani Harjanto Riadi, Bambang Rizki Amalia Rusvitasari Roni Mustofa Sekar Wulandari Sepirna Juwita Putri Septiana Ningsih Siti Samhati Steffi Cahya Hartama Sukesi Hermansyah Sulaiman Sulaiman Sumarti Sumarti Teguh Teguh Tika Qurratun Hasanah Tri Adhitya Umi Janurwati Uti Utari Mutiara Windi Prawati Wini Tarmini Yinda Dwi Gustira Yunita Fitri Yanti Zusi Ardiana