Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Pemeliharaan Daerah Aliran Sungai (DAS) pada Masyarakat Berada di Das Kuranji Kota Padang Jamilah Jamilah; Isril Berd; Junaidi Junaidi; Zuherna Mizwar; Nefilinda Nefilinda
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 1 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i1.5053

Abstract

Daerah aliran Sungai atau yang disebut DAS khususnya DAS Kuranji meruapakan semua kawasan yang akan mempengaruhi kualitas Batang Kuranji. Saat ini air pada Batang Kuranji mengalami peramsalahan yang serius, mulai dari debit air yang sangat fluktuatif antara musim hujan dan kemarau, terjadinya pendangkalan sungai di bagian hilir, intensifnya penambangan galian C di bagian Hulu dan Tengah Kawasan DAS, alih fungsi lahan yang sangat intensif di bagian Hulu DAS, sampah yang potensial merusak badan sungai dan lingkungan, semuanya menjadikan DAS semakin tidak sehat. Tujuan kegiatan adalah memberikan pemahaman pada masyarakat di kawasan DAS Kuranji pentingnya memelihara DAS untuk kehidupan yang bersinergi antara alam dan manusia secara kesinambungan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 bulan dan 2 kali tiap minggu di 5 kecamatan yang berada dalam kawasan DAS Kuranji, yaitu Koto Tangah, Padang Utara, Nanggalo, Kuranji dan Pauh. Metode pelaksanaannya adalah dengan memberikan ceramah, diskusi (tanya jawab) dan buku program kerja FDAS Kota Padang pada Camat. Hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa Kegiatan sosialisasi memberikan dampak positif terhadap pemehaman masyarakat yang berada di dalam DAS Kuranji dalam upaya pemeliharaan DAS. Masyarakat mengharapkan kegiatan sosialisasidapat lebih intensif dilaksakan hingga ke kelurahan agar hasilnya jauh lebih efektif dibandingkan hanya di Kecamatan saja.
Analisis Sanitasi Lingkungan Masyarakat di Kelurahan Tembilahan Kota Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau Randika Clara Gita Yolanda; Nefilinda Nefilinda; Momon Dt Tanamir
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v14i1.26239

Abstract

This research is motivated by environmental problems that occur in the community in Tembilahan Village, Indragiri Hilir Regency, Riau Province. The amount of waste that is dumped into the river, as well as the disposal of feces and household waste, especially in people who live around the river. This type of research is descriptive where the research only describes the facts found in the field without making changes to each research variable. The data collection technique was the first time the researcher made observations at the location, then distributed questionnaires to 71 respondents and took documentation related to the problem to be studied. The results of this study concluded that sanitation in Kelurahan Tembilahan city was in the fairly good category. However, many still throw garbage, washing waste, and fecal waste directly into the river. So that the risk of sanitation in the environment is in the high-risk category. Because polluted rivers pose various risks such as; environmental pollution, causing unpleasant odors, and the proliferation of bacteria and viruses that cause various diseases such as diarrhea, dengue fever, vomiting, and other diseases.
Reuse Upcycling Sebagai Wujud Peduli Lingkungan Warga Sekolah di SD Islam Cendekia Kota Bukittinggi Nefilinda Nefilinda; Salsa Agra Siwi
PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/pakmas.v2i2.1148

Abstract

The purpose of implementing service activities is to provide knowledge, skills and experience about reuse upcycling as a form of environmental care for school residents to reduce waste in the school environment, this is also a contributor to waste. Also consider reducing waste, it is also necessary to pay attention to the aesthetic side and have good usability. The method used in this community service activity is the lecture method and practice/demonstration. The lecture method was carried out to deliver material on environmental impacts related to the amount of waste in the form of used cardboard, used flannel, leftover yarn, used plastic bags, and used tires. An explanation of how to make upcycling reuse to utilize used goods. The method of practice/demonstration is carried out to provide examples of the process of making reuse upcycling starting from making a toga garden and making a reading garden. The results of these training activities are (1) The implementation of training activities on making a toga garden using flower pots that can still be utilized by painting and using used tires as a garden medium in the school yard as a reuse upcycle, (2) School residents are trained in gardening read by reusing upcycling using used cardboard, used flannel, leftover yarn, used plastic bags, and old tires to extend the life with high creativity. Based on the evaluation of the process, 100% of participants' attendance during the training was met. Meanwhile, based on the results of the practice, 80% of the participants were able to make a toga garden and a reading garden well, have good usability and creativity.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Makromedia Flash 8 Terhadap Hasil Belajar Geografi Peserta Didik di Kelas Xi IPS SMAN 2 Lubuk Basung Siska Janelia Putri; Nefilinda Nefilinda; Ade Irma Suryani
Horizon Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.76 KB) | DOI: 10.22202/horizon.v2i4.6048

Abstract

This study aims to determine how the influence of the use of Macromedia Flash 8 learning media on the learning outcomes of students' geography in class XI IPS SMA N 2 Lubuk Basung.The type of research used in this research is a quasi-experimental type of research. The subjects in this study were students of class XI IPS 1, XI IPS 2, XI IPS 3 and Class XI IPS 4 who took geography lessons at SMA N 2 Lubuk Basung in the academic year 2021/2022, with a total of 121 students.The results of the study found that: This study aims to determine the effect of the application of macromedia flash 8-based learning media on geography subjects in class XI IPS SMA N 2 Lubuk Basung. To determine whether there is an influence of the applied learning media, the researchers conducted a t-test to obtain the results of the hypothesis from student learning outcomes. Based on the data that has been processed, the results of the t-test are obtained with a significant value of 0.000 <0.05, meaning that Ha is accepted and H0 is rejected, so that the data can be concluded that there is an effect of using macromedia flash 8 learning media on the geography learning outcomes of students in class XI social studies. SMAN 2 Lubuk Basung. 
Analysis of the Carrying Capacity of Nabita Tourism at Nagari Binjai Tapan, Ranah Ampek Hulu District, Tapan, Pesisir Selatan District Filza Nadilla Utari; Rika Despica; Nefilinda
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 2 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v2i6.4502

Abstract

The aim of the study was to analyze the carrying capacity of the Nabita tourist attraction in Nagari Binjai Tapan, Ranah Ampek Hulu Tapan District, and Pesisir Selatan District. There are 3 formulations of the problem, namely: the carrying capacity of the Nabita tourist attraction, the management support, and the attractiveness of the Nabita tourist attraction. The research method is descriptive quantitative. Research results: 1). The carrying capacity of the Nabita tourist area, as a whole the Nabita Tourism Object can have a carrying capacity of 231 people/day, 2). Management carrying capacity obtained a percentage of 100% so it can be concluded that what is needed to manage the Nabita tourist attraction, 3). The attractiveness of the Nabita tourist attraction was obtained with a total number of 10,501, an average of 3.961, a percentage of 79.22 with very attractive criteria.
PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DI KORONG SIJANGEK NAGARI SUNGAI DURIAN KECAMATAN PATAMUAN KABUPATEN PADANG PARIAMAN Slamet Rianto; Nefilinda Nefilinda; Loli Setriani; Nila Afryansih; Ade Irma Suryani
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.309 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2021.v3i2.5111

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada masyarakat di Korong Sijangek Nagri Sungai Durian antara lain: 1) Rendahnya pemahaman masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan, 2) Rendahnya pemahaman masyarakat terkait keuntungan dari pemanfaatan pekarangan, dan 3) Rendahnya pemahaman masyarakat tegkait gagasan kreatif dalam pemanfaatan lahan pekarangan. Oleh sebab itu perlu adanya sosialisasi peningkatan pemahaman masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan sebagai upaya untuk menambah perekonomiaan keluarga. Sosialisasi terlaksana jika ada kerjasama dengan mitra yang ada di korong Sijangek Adapun mitra dalam pengabdian ini adalah wali nagari Sungai Durian. Solusi yang dapat dilakukan untuk memecahkan permasalahan yang terjadi di Korong Sijangek adalah:1) Melakukan sosialisasi dalam peningkatan pemahaman masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan, 2) Melakukan simulasi terkait keuntungan dari pemanfaatan pekarangan, 3) Memberikan pemahaman tentang gagasan kreaktif dalam memanfaatkan lahan pekarangan. Hasil PKM peningkatan pemahaman masyarakat dalam pemanfaatan pekarangan adalah:1) Meningkatnya pemahaman masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan dapat mengartikan, menafsirkan, menerjemahkan, atau menyatakan sesuatu dengan caranya sendiri tentang pemanfaatan lahan pekarangan 2) Meningkatnya pemahaman masyarakat terkait keuntungan dari pemanfaatan pekarangan dapat mengurangi pengeluaran untuk konsumsi pangan dan 3) Terciptanya pemahaman masyarakat tegkait gagasan kreatif dalam pemanfaatan lahan pekarangan di Korong Sijangek dapat memunculkan gagasan yang inovatif dalam memanfaatkan lahan pekarangan. 
Pengabdian Mitigasi Bencana di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Nefilinda Nefilinda
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (989.012 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2019.v1i2.3853

Abstract

AbstrakLatar belakang dilakukan pengabdian kepada masyarakat, karena wilayah Indonesia terletak di antara 3 lempeng tektonik, maka rentan terhadap bencana geologi. Kota Padang yang terletak di pesisir pantai Sumatera Barat, sehingga daerah ini rawan terhadap bencana banjir, gempa bahkan tsunami. Lokasi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana ini menjadi alasan penting untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat, salah satunya di Kelurahan Pasie Nan Tigo. Perhatian masyarakat terkait mitigasi bencana sangatlah kurang, hal ini dapat dilihat dari rendahnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait evakuasi bencana dan rendahnya pendidikan dan pelatihan dalam menghadapi dan menanggulangi dampak bencana. Tujuan pengabdian kepada masyarakat, untuk melakukan simulasi terkait evakuasi bencana dan memberikan pendidikan dan pelatihan dalam menghadapi dan menanggulangi dampak bencana. Metode yang digunakan, dengan cara ceramah, diskusi, penyuluhan dan pelatihan. Hasil yang dicapai: 1). Sosialisasi evakuasi bencana telah dilakukan, team pengabdian memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang evakuasi bencana kepada masyarakat yang tinggal di bibir pantai, 2). Pelatihan menghadapi dampak bencana telah dilaksanakan bersama masyarakat dan anggota KSB Kelurahan, agar masyarakat dapat menghadapinya dengan tanggap, tangkas dan cepat, sehingga dapat menghindari jatuhnya korban bencana, 3). Pelatihan menanggulangi dampak bencana telah dilakukan, masyarakat membutuhkan pelatihan ini, agar selalu ingat bahaya gempa dan tsunami yang mengintainya, 4). Simulasi bencana telah dilaksanakan oleh masyarakat dengan bersemangat, sampai mereka mengerti dan memahami manfaat kegiatan simulasi tersebut. Seluruh kegiatan pengabdian di laksanakan oleh KSB Kelurahan beserta masyarakat dengan baik. Sehingga masyarakat mempunyai pengetahuan dan pemahaman dalam mengahadapi serta mengurangi resiko bencana.
The Influence of Environmental Knowledge, Place Attachment, and Ecoliteracy on Pro-Environmental Behavior of Class X and XII Students at SMA N 1 Sitiung Nova Yulfiana Sari; Nefilinda; Momon Dt Tanamir
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 2 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v2i9.5801

Abstract

The research aims to analyze and describe the influence of environmental knowledge, place attachment and ecoliteracy on the pro-environmental behavior of class X and XI students at SMA N 1 Sitiung and the influence of environmental knowledge, place attachment and ecoliteracy together on the pro-environmental behavior of class X and at SMA N 1 Sitiung. The sample collection technique in the research that the researcher will carry out is using a probability sampling technique, namely Proportionate stratified random sampling. Research results: 1). There is a positive and significant influence between environmental knowledge on pro-environmental behavior, namely the t value is 3.756 while the p value is 0.000, so the p value is <5% (0.000 <0.05). 2). There is a positive and significant influence between place attachment on pro-environmental behavior, namely with a t value of 7,820, while the p value is 0.000, so the p value is <5% (0.000 <0.05).
Pola Persebaran TPS, TPA dan Upaya Pengelolaan Sampah di Kabupaten Agam Bagian Barat, Sumatera Barat Yuliza Dwiana Kasih; Nefilinda Nefilinda; Rozana Eka Putri
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v14i2.28323

Abstract

Sampah memberikan ancaman serius terhadap lingkungan yang jumlahnya semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk. Peran masyarakat sangat diperlukan dalam mewujudkan pengurangan tumpukan dan pembuangan sampah sembarangan. Peran ini didukung oleh pemerintah Kabupaten Agam Bagian Barat yang menyediakan 57 TPS da 1 TPA. Walaupun demikian, hasil observasi menunjukkan masyarakat masih banyak membuang sampah sembarang walaupun sudah tersedia tempat bak sampah. Tujuan penelitian adalah menganalisis pola persebaran TPS, TPA dan upaya pengelolaan sampah di Kabupaten Agam Bagian Barat. Jenis penelitian mix method dengan pendekatan spasial menggunakan purposive sampling sebanyak 57 titik sampel TPS dan 1 titik sampel TPA di Kabupaten Agam Bagian Barat. Analisis data menggunakan Average Nearest Neighbar Summary dengan mengunakan aplikasi ArcGis 10.4. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pola persebaran TPS dan TPA Kabupaten Agam Bagian Barat cenderung mengelompok dan lebih banyak berada dekat dengan pusat kota. Klasifikasi indeks penyebaran 0.001-2.580. Upaya pengelolaan sampah dilakukan dengan cara memperbanyak sarana dan prasarana, menjadwal pembuangan sampah dari TPS ke TPA secara teratur, membuat aturan yang jelas terkait ketertiban dalam membuang sampah di TPS dan TPA, dan melakukan sosialisai mengenai upaya pengelolaan sampah yang baik dan tepat.
Penanggulangan Sampah di Kenagarian Tamparungo Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat Rena Kurniati; Dasrizal Dasrizal; Nefilinda Nefilinda
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v14i2.28324

Abstract

Kebiasaan masyarakat untuk mengelola sampah belum mengarah kepada perilaku yang positif seperti membuang sampah pada tempatnya atau mengumpulkan sampah-sampah domestik dari rumah tangga ke tempat pengumpulan sampah komunal. Belum adanya pengelolaan sampah oleh masyarakat juga ditemukan di Kenagarian Tamparungo Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Hal ini dibuktikan belum adanya Tempat Pembuangan Sementara (TPS) atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data penanggulangan sampah di Kenagarian Tamparungo Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jumlah populasi 611 KK. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling yaitu Jorong Simaru dan Jorong Kotolamo Utara yang membuang sampah secara sembarangan dan ke sungai. Responden diambil dengan teknik proporsional random sampling dengan proporsi 50% sehingga sampel berjumlah 123 KK. Analisis data secara deskriptif dengan memakai formula persentase. Hasil penelitian ditemukan bahwa pengetahuan masyarakat tentang penanggulangan pembuangan sampah rumah tangga termasuk sangat baik (82.15%); sikap masyarakat dalam penanggulangan pembuangan sampah rumah tangga termasuk baik (62.45%), dan kepercayaan masyarakat tentang penanggulangan pembuangan sampah rumah tangga termasuk sangat baik (86.48%). Perilaku masyarakat dalam penanggulangan pembuangan sampah rumah tangga di Kenagarian Tamparungo Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung termasuk baik walaupun belum ada kebijakan pemerintahan nagari dalam penanggulangan pembuangan sampah rumah tangga.
Co-Authors Ade Irma Suryani Afifah, Qonitatun Afrina Suriati Afrisandra Afrisandra Afrital Rezki Afryansih, Nila Agus Teguh Prihartono Agustin, Meli AIDA FATMA Aldi, Aldi ALFI DASRI Amallia, Chairun Amin, Visal Are Are Arie Zella Putra Ulni Ateng Ateng Bakaruddin Bakaruddin Berd, Isril Darmayeni Darmayeni Dasrizal Dasrizal Dasrizal Dasrizal Dasrizal Dasrizal DEFRI YUWANDI Dewi Ayu Sari Dike Armita DIKOMAI PUTRA Drs. Ridwan Ahmad Dt. Tanamir, Momon. Edi Suarto Elvawati Elvawati Elvi Zuriyani Elvi Zuriyani Eriska Wahyuni Erna M.Si Juita S.Pd Eryka Okta Juanty Febriani, Trina Felia Siska Filsa Mayalisa Filza Nadilla Utari Fina Gustina Fitri Ayu Fitri Sri Handayani Hayati, Rahmi Herviyanti Herviyanti Hilky Marbun, Rosna Ibrahim, Mohd Hairy Irwan Irwan Irwan Irwan Isril Berd Isril Berd Jamilah Jamilah Jamilah Munir Jamilah, Jamilah Jamsari Jamsari Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Lia Elfika LISDA FITRI Lusi Aulia Putri M.Pd Drs. Edi Suarto M.Pd Drs. Edi Suarto Maina Roza Mei nesti four ningsih Meli Agusti Mesi Elfia Nora MP Drs. Dasrizal MP Drs. Dasrizal Ms DRS. Bakaruddin Ms DRS. Bakaruddin Mualim, Sadri Husnul Muhammad Sobri Munir, Jamilah Nadia Syafitri Neffi Sulkaisi Nepra Doanta Nesvi Yulia Ningsih Nofri Yendra Nova Yulfiana Sari Nova Yulfiana Sari Nurrahma, Epriwina Gini Oktania, Tiara ORI HARDIANTO Pera Masnah Pratama, Tomi Prihartono, Agus Teguh Putri Nst, Shelina Rahma Putri, Lusi Yennita Putri, Rozana Eka Putri, Rozana Eka Putri, Vutisia Pronika Rahayu, Refi Gustri Rahmat Hidayat Rahmi, Anisa Rahmona, Maulana Ramadani, Dhea Randika Clara Gita Yolanda Refa, Candika Refni Yulia Rena Kurniati RidaCintia Rahayu Ridwan Ahmad Rika Despica Riko Andika Putra Rozana Eka Putri S A H N A N S A H N A N S, Rahmi Safirman Safirman Sakoikoi, Fera Ramayana Salma Salma Salsa Agra Siwi Sari, Windi Aprelia Sertika Wahyuni Setiawan, Febry Gusnedi Setriani, Loli Shelina Rahma Putri Nst Sihab, Fitra Al SILVIA Martha Siska Desnila Putri Siska Janelia Putri Slamet M.Pd Rianto Slamet Rianto Slamet Rianto Slamet Rianto Slamet Rianto Slamet Riyanto Stefani, Vincensia Gita Suryani, M.Pd, Ade Irma Tiara Kurnia Dewi, Tiara Kurnia Wilia Meri Faradona Yaspina D. Putri Yeni Erita Yenni Melia Yogi Jamasri Yuherman Yuherman Yuherman Yuherman Yulius Rahmanto Yuliza Dwiana Kasih Yusutria Yusutria Zella Putra Ulni, Arie Zuherna Mizwar Zusmelia Zusmelia